Panitia Pawai Hijratur Rasul Tingkat Kab.Bantaeng Dalam Rangka Tahun Baru Hijriyah Siapkan 10.000 Kupon

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Tahun 1437 Hijriyah sebentar lagi akan meninggalkan kita, sebagai seorang Muslim, sangatlah ironis apabila Tahun Baru Masehi disambut dan dirayakan dengan penuh meriah, sementara Tahun Baru Islam dibiarkan berlalu begitu saja tanpa kesan

Beruntunglah Pemerintah kita Pemkab Bantaeng dibawah kepemimpinan Bupati H M Nurdin Abdullah dan Wabup H Muh Yasin beserta segenap jajarannya bekerja sama dengan Kementerian Agama Kab. Bantaeng beserta segenap jajarannya sebagai penggagas kegiatan dibawah Pimpinan Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag menggelar Pawai Hijratur Rasul dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1438 H yang bertepatan dengan tanggal 2 Oktober 2016 M. 

Pawai Hijratur Rasul yang akan digelar pada hari Senin tanggal 3 Oktober 2016 atau 2 Muharram 1438 H dengan sejumlah Hadiah Doorprize menarik yang disediakan panitia, diprediksi akan dihadiri oleh ribuan peserta, karena selain akan diikuti oleh segenap warga Kementerian Agama Kab. Bantaeng juga akan di ikuti oleh segenap SKPD lingkup Pemkab Bantaeng dan sejumlah elemen masyarakat lainnya baik perorangan maupun kelompok/organisasi. Dengan prediksi ini, panitia pelaksana teknis kegiatan dalam hal ini Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng menyiapkan 10.000 kupon undian Door Prize yang akan dibagikan kepada peserta pada saat Pawai.

Hadiah Doorprize utama berupa 1 Paket Umrah dari Pemkab Bantaeng sedang hadiah hiburan dari Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng berupa 1 buah sepeda motor jenis matic dan 4 buah sepeda gunung yang merupakan sumbangan dari BRI Cabang Bantaeng sebagai Sponsor Kegiatan menanti para peserta di Tribun Pantai Seruni. Semoga salah satu dari hadiah Doorprize ini menjadi Berkah dan Keberuntungan bagi anda peserta Pawai dalam menyambut dan memasuki Tahun Baru Hijriyah 1438 H.

Jum'at Bersih Di Lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Di penghujung bulan September 2016, Jajaran ASN lingkup Kantor Kemenag Bantaeng dibawah komando Kepala Kantor Kemenag Bantaeng kembali menggelar kegiatan "Jum'at Bersih" di sekitar lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng, Jum'at 30 September 2016.

Kegiatan Jumat Bersih yang telah dicanangkan oleh Kepala Kantor Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag ini merupakan kegiatan rutin yang telah lama dilaksanakan oleh segenap Karyawan di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng, namun karena padatnya aktifitas, seringkali rutinitas yang sesungguhnya sangat bermanfaat selain sebagai pengganti kegiatan olah raga juga demi menjaga solidaritas dan kekompakan antar pegawai ini sering kali terabaikan.

Kegiatan Kerja bhakti yang dilaksanakan pada hari ini momentumnya sangatlah tepat mengingat sebentar lagi kita akan memasuki Tahun Baru Hijriyah 1438 H.






Urusan Keuangan Kantor Kemenag Bantaeg Gelar Monev Ke KUA

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Monev Pelaksanaan Anggaran dan Pelaporan untuk Anggaran tahun 2016 guna mengetahui dan mengevaluasi sejauh mana kesesuaian LPJ yang telah dibuat oleh masing-masing Seksi dan KUA dengan Juknis Pembuatan Pelaporan Anggaran yang ada dalam rangka pencapaian Zona Integritas dan dalam mewujudkan 5 Budaya Kerja Kementerian Agama digelar oleh Seluruh Staf/Pelaksana Urusan Keuangan Sub Bag TU Kantor Kemenag Bantaeng hari ini memasuki hari ke 2

Tim Monev yang juga  memeriksa LPJ para Seksi dan penyelenggara Lingkup Kemenag Bantaeng ini terdiri dari 3 tim yang beranggotakan seluruh staf Keuangan Sub Bag TU Kantor Kemenag Bantaeng dibawah Koordinasi Kasub Bag TU H. Muh. Ahmad Jailani, S.Ag, MA sebagai Ketua Tim.

Tim 1 yang beranggotakan Muh. Hatta, S.Ag dan A. Sukmawati, SE mendapat lokasi KUA Pa'jukukang, KUA Gantarangkeke dan KUA Tompobulu, Sementara Tim 2 yang terdiri dari Jamaluddin SE dan Tasrif, SE pada hari ke 2 ini menyambangi KUA Eremerasa, diantara KUA Kec. Uluere dan KUA Kec. Sinoa yang menjadi tujuan Monevnya. Sedang Abustam, SE, Muh. Natsir, SE dan ST. Hamna, SE yang tergabung dalam Tim 3 menyasar KUA Kec Bissappu dan KUA Kec. Bantaeng.

Adapun hasil monev oleh para tim pada lokasi tujuan masing-masing sesuai hasil review dan pemeriksaan secara marathon sebelum ke lapangan ditemukan beberapa kekurangan-kekurangan pada LPJ masing-masing KUA untuk dilengkapi sesuai dengan Juknis yang sebenarnya.




2017, Penyuluh Non PNS Kemenag Bantaeng Dibatasi 8 Orang Per KUA Atau 1 Orang Per Desa

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Berdasarkan Surat Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulsel perihal Rekruitmen Penyuluh Agama Islam Non PNS, Kantor Kementerian Agama Se-Sulawesi Selatan termasuk Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng secara serentak mulai bulan depan (Oktober 2016) akan membuka pendaftaran atau Rekruitmen Penyuluh Agama Islam Non PNS.

Point-point yang menjadi perhatian Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota bersama jajarannya dalam hal ini Seksi Bimas Islam berdasarkan Surat Kepala Bidang Penais Kanwil Kemenag Sulsel perihal Rekruitmen Penyuluh Agama Islam Non PNS tersebut adalah bahwa : 

1. Penyuluh Agama Islam Non PNS Tahun 2017 untuk masing-masing Kab/Kota ditetapkan sebanyak 8 (Delapan) orang pada setiap Kantor Urusan Agama (KUA), kecuali untuk wilayah-wilayah tertentu seperti daerah rawan konflik, daerah terdepan, terluar dan tertinggal, dapat lebih dari jumlah yang ditetapkan.

2. Penetapan jumlah sebagaimana dimaksud diatas didasarkan pada tugas dan fungsi KebimasIslaman dengan Spesialisasi Penyuluh : Zakat, Wakaf, Kerukunan Umat, Keluarga Zakinah, Radikalisme dan Aliran Sempalan, Narkoba dan HIV, Produk Halal, serta Pengentasan Buta Aksara Al-Qur'an, disamping fungsi utamanya sebagai Pembimbing Ibadah dan Pelaku dakwah di tengah masyarakat.

3.  Pelaksanaan Rekruitmen dilaksanakan secara serentak dan terbuka.

4. Tim Penguji tes Wawancara diusahakan representasi dari uinsur pejabat Kemenag, MUI, Profesional atau pengurus Pokjaluh. Tes wawancara diproyeksikan untuk menjajaki 3 (tiga) aspek utama yaitu : Wawasan Keislaman, Wawasan Kebangsaan, dan Skill Kepenyuluhan.

Abd. Halim Yakub, S.Ag salah seorang Pelaksana pada Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng yang dihubungi di ruang kerjanya pagi tadi (Kamis, 29/9) menyatakan bahwa dengan adanya Surat dari Kepala Bidang Bimas Islam atas nama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov Sulsel perihal Rekruitmen Penyuluh Agama Islam Non PNS, maka jumlah penyuluh Non PNS di Lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng yang berjumlah 115 orang akan dipangkas menjadi 69 orang (berkurang 49 orang) atau sesuai dengan Daftar Penjatahan Penyuluh Agama Islam Non PNS Se Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2017.

Adapun 69 orang penyuluh Non PNS yang akan lolos rekruitmen untuk tahun 2017 nanti menurut Pak Halim Yaklub sesuai hasil pembicaraan terakhir Kasi Bimas Islam Drs. H. Muh. Yassar dengan Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S,Ag, M.Ag akan di disitribusi ke 67 desa se Kab. Bantaeng. Sehingga ketentuan 8 Penyuluh per KUA kemungkinan akan dialihkan menjadi 1 desa 1 penyuluh, sehingga jumlah penyuluh per KUA akan ditentukan oleh jumlah desa dalam KUA yang bersangkutan.



Kasi PAIS Kemenag Bantaeng Hadiri Gerakan Tanam 1000 Titik Secara Serentak Dalam Rangka HUT Sulsel Ke 347

Bantaeng, (Inmas Banteng) - Dalam rangka Hari Jadi Sulawesi Selatan ke-347, Pemerintah Provinsi Canangkan Gerakan Tanam 1000 Titik Komoditi Padi dan Jagung Tahun 2016. Untuk Kabupaten Bantaeng sendiri mendapat alokasi 19 titik yang dipusatkan di Desa Batukaraeng Kecamatan Pa'jukukang Kabupaten Bantaeng.

Gerakan Tanam 1000 titik Komoditi padi dan jagung ini secara serentak dilaksanakan pada pukul 10.00 wita se Sulawesi Selatan untuk mencapai Rekor Muri.

Wakil Bupati Bantaeng H. Muhammad Yasin didampingi Ketua DPRD H. Sahabuddin, Dandim 1410 Letkol Inf. Sandi Kamidianto, Kepala Kejaksaan Negeri Erry Pudyanto, Kapolres Bantaeng Adip Rodjikan, serta segenap Pimpinan SKPD turun langsung menanam padi dan jagung diatas lahan seluas masing-masing 10 ha.

Sementara itu dari Kantor Kemenag Bantaeng dihadiri oleh Kepala Seksi PAIS H. Muhammad Arfah, S.Ag mewakili Kepala Kantor yang kebetulan dalam waktu yang berasamaan menghadiri Kegiatan Workshop yang dilaksanakan oleh USAID PRIORITAS di Hotel M-Regency Makassar.


Wakil Bupati Bantaeng dalam sambutannya menyampaikan bahwa gerakan tanam serentak ini merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam rangka mempercepat realisasi pencapaian luas tambah tanam guna meningkatkan produksi dan produktivitas padi dan jagung di Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan berdasar pada lokasi dan lahan tanam padi, jagung, dan kedelai yang telah ditentukan sebelumnya yaitu di Kecamatan Pa'jukukang, Bantaeng, Uluere, Tompobulu, Gantarangkeke, Eremerasa dan Bissappu dan secara spesifik ditetapkan 9 titik penanaman yaitu Desa/Kel Batukaraeng, Lamalaka, Bonto Tallasa, Bonto Rannu, Campaga, Tombolo, Lonrong, Ulugalung, dan Bonto Salluang. Dengan total komoditi padi 47 ha di 7 titik lokasi, dan komoditi jepang 103 ha di 12 titik lokasi.

Kemenag Bantaeng Undang Seluruh Unit Kerja Ikut Pawai Hijratur Rasul

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Berdasarkan Surat Bupati Bantaeng Tanggal 26 September 2016 tentang Perayaan 1 Muharram 1438 H / 2016 M, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng mengundang seluruh Warga Kementerian Agama Kab. Bantaeng yang terdiri dari: Kepala Sub Bagian TU beserta jajarannya, Kepala Seksi/ Penyelenggara beserta jajarannya, Kepala KUA beserta jajarannya, para Pengawas Tingkat Dasar/Menengah, para Kepala Madrasah Negeri/Swasta bersama jajarannya untuk mengikuti Pawai Hijratur Rasul pada hari Senin tanggal 3 Oktober 2016 dengan rute Start di Halaman Kantor Bupati Bantaeng, kemudian Finish di Alun-alun Pantai Seruni pada pukul 06.00. Wita sampai selesai, dengan berpakaian baju koko putih pakai Kopiah.

Kepada masing-masing Madrasah dan Pondok Pesantren dihimbau untuk membawa Spanduk betemakan menyambut Tahun Baru Hijriyah 1438 H.

Undangan selengkapnya dapat dilihat di bawah ini.


Staf Keuangan Kemenag Bantaeng Periksa Kelengkapan LPJ KUA Sebelum Gelar Monev

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Bertempat di Ruangan Urusan Keuangan Sub Bag TU Kantor Kemenag Bantaeng, Muh. Hatta, S.Ag (Bendahara Kemenag Bantaeng) bersama seluruh Staf Keuangan menggelar lembur guna melakukan pemeriksaan secara marathon kelengkapan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pelaksanaan Anggaran seluruh Seksi dan KUA di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng, Selasa 27 September 2016.

Pemeriksaan kelengkapan Laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Anggaran ke 8 KUA dan Seksi-Seksi di Lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng untuk Tahun Anggaran 2016 ini dilakukan dalam rangka  Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Anggaran dan Pelaporan yang direncanakan akan digelar mulai besok, Rabu 28 September 2016.

Monev Pelaksanaan Anggaran dan Pelaporan untuk Anggaran tahun 2016 ini menurut salah seorang anggota Tim Jamaluddin, SE dimaksudkan untuk mengetahui dan mengevaluasi sejauh mana kesesuaian LPJ yang telah dibuat oleh masing-masing Seksi dan KUA dengan Juknis Pembuatan Pelaporan Anggaran yang ada dalam rangka pencapaian Zona Integritas dan dalam mewujudkan 5 Budaya Kerja Kementerian Agama.

Tim Monev yang akan turun mulai besok ini terdiri dari 3 tim yang beranggotakan seluruh staf Keuangan Sub Bag TU Kantor Kemenag Bantaeng dibawah Koordinasi Kasub Bag TU H. Muh. Ahmad Jailani, S.Ag, MA sebagai Ketua Tim.





Kakan Kemenag Bantaeng Jadi Pembicara Di Workshop USAID PRIORITAS

Makassar, (Inmas Bantaeng) - Program USAID PRIORITAS membawa manfaat yang besar bagi Madrasah di Kab. Bantaeng. “Banyak yang berubah di madrasah Bantaeng. Dengan mengenal metode pembelajaran Kontekstual dan PAKEM, kalau dulu guru mengajar dalam bentuk ceramah dan membosankan, sekarang sudah menggunakan metode yang lebih mengaktifkan siswa dan menyenangkan. Pembelajaran menjadi lebih efektif dan kreatif,” Hal tersebut disampaikan Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammas Yunus, S.Ag, M.Ag membawakan testimoni pada Workshop Perencanaan Diseminasi Praktik Baik di Madrasah mewakili 13 Kakan Kemenag Kab/Kota Se Sulawesi Selatan yang dilkasanakan oleh USAID PRIORITAS, bertempat di Hotel M. Regency Makassar (27-29 September 2016).

Menurut H. Muhammad Yunus, model pelatihan manajemen sekolah yang diperkenalkan USAID PRIORITAS juga telah membuat madrasah-madrasah di Bantaeng semakin mampu mengelola sekolah dengan lebih baik dan mampu membangkitkan dukungan masyarakat terhadap sekolah. “Masyarakat lebih banyak terlibat dalam mengembangkan sekolah,” ujarnya.

Di Bantaeng, seluruh 23 Madrasah Ibtidaiyah dan 23 Madrasah Tsanawiyah telah tersentuh oleh program USAID PRIORITAS.  Menurut Erni, Koordinator USAID PRIORITAS Bantaeng, bahkan 100 guru Madrasah Aliyah yang bukan sasaran USAID PRIORITAS, juga telah diikutkan oleh Kemenag untuk ikut dalam pelatihan USAID PRIORITAS. “Kalau ditotal sekitar 300 guru madrasah di Bantaeng telah tersentuh program USAID PRIORITAS,” ujarnya.

Dibalik keberhasilan itu, H. Muhammad Yunus juga menyatakan banyaknya tantangan yang harus dihadapi oleh madrasah. “Saya melihat kebiasaan membaca dan menulis masih sangat perlu ditingkatkan di Madrasah. Pertemuan rutin guru untuk membahas masalah masalah selama mereka mengajar dalam bentuk Kelompok Kerja Guru juga masih perlu dimaksimalkan,” ujarnya.

Kegiatan workshop yang dilaksanakan tiga hari ini bertujuan agar kegiatan program pendidikan USAID PRIORITAS bisa dimasukkan dalam perencanaan strategis kantor Kementrian Agama Kabupaten/Kota dan Provinsi USAID PRIORITAS sehingga program bisa terus berlanjut  walau tanpa kehadiran organisasi USAID PRIORITAS. Workshop diikuti oleh 67 orang terdiri dari kepala Kemenag dan staf dari 13 kabupaten/kota mitra USAID PRIORITAS yaitu Makassar, Bantaeng, Takalar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Wajo, Enrekang, Tana Toraja, Soppeng dan Bone, perwakilan UIN dan beberapa staf terkait lainnya.

Kabag Kesra Sambangi Kakan Kemenag Bantaeng Bicarakan Pawai Hijratul Rasul

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Pasca Rapat Koordinasi/Coffee Morning di Ruang Pola Kantor Kemenag Bantaeng, Kabag Kesra Setda Bantaeng Drs Muh Saeruddin, M.Si, sambangi Kakan Kememag Bantaeng di ruang kerjanya siang tadi, Senin 26/9/2016.

Maksud kedatangan Kabag Kesra ke Kantor Kemenag Bantaeng ini tak lain adalah untuk berkoordinasi lebih lanjut mengenai persiapan kegiatan Pawai Hijratur Rasul dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriyah 1438 H yang telah dibahas di Coffee Morning tadi.

Beberapa hal yang dibicarakan dalam pertemuan dengan Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag didampingi H. Muh Tahir, S.Ag, MM Kasi PHU merangkap PLH Kasub Bag TU itu adalah menyangkut teknis pelaksanaan, tema, sampai dengan Door Price yang akan disediakan.

Dari pihak Pemda menyediakan beberapa paket Door price yang menarik dengan Door price utama berupa paket umrah.

Sementara dari Kemenag Bantaeng menyediakan door price yang tentu tak kalah menariknya yang merupakan sumbangan dari BRI Cab. Bantaeng sebagai Bank partner dalam pengelolaan keuangan Anggaran DIPA Kantor Kemenag serta menjadi rujukan bagi segenap warga Kemenag Bantaeng dalam urusan keuangan termasuk kredit.

Semoga kegiatan Pawai Hijratur Rasul dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1438 H tingkat Kab. Bantaeng ini berjalan lancar dan sukses serta membawa manfaat dan hikmah bagi seluruh umat Islam di Kab. Bantaeng sebagai momentum dalam peningkatan kualitas keagamaan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.







Wakil Bupati Bantaeng Tetapkan Pawai Hijratur Rasul Senin 3 Oktober 2016

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Sehubungan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1438 H yang tidak lama lagi, Pemerintah Kabupaten Bantaeng mengundang Kepala Kantor Kemenag Bantaeng beserta segenap jajarannya untuk hadir pada Rapat Koordinasi atau "Coffee Morning" yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin, 26 September 2016 guna membahas mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Hijriyah tahun ini yang jatuh pada hari Senin tanggal 2 Oktober 2016.

Dalam Coffee Morning yang dipimpin langsung oleh Bapak Wakil Bupati Bantaeng H. Muh. Yasin, MT itu, Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag memaparkan Rencana Kegiatan dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Hijriyah yaitu Gerak Jalan Massal atau Pawai Hijratur Rasul.

Dalam pemaparannya dihadapan segenap pimpinan SKPD lingkup Pemkab Bantaeng, Kakan Kemenag Bantaeng menyampaikan mengenai rencana pelaksanaan Pawai Hijratur Rasul akan dilaksanakan pada hari Ahad tanggal 2 September 2016 bertepatan dengan 1 Muharram 1438 H. Namun oleh Wakil Bupati Bantaeng meminta untuk diundur pada hari Senin tanggal 3 Oktober 2016, dengan pertimbangan bahwa jika kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Ahad, kemungkinan kurang yang akan berpartisipasi.

Dengan demikian Pawai Hijratur Rasul yang selain akan diikuti oleh Seluruh jajaran Kantor Kemenag Bantaeng yang terdiri dari unsur KUA, Madrasah/Sekolah, Pondok Pesantren dan seluruh staf juga akan diikuti oleh segenap Pegawai lingkup Pemkab Bantaeng diputuskan dilaksanakan pada:
     Hari/Tanggal : Senin/ 3 Oktober 2016
     Jam.                 : 07.00 Wita
     Start. - Finish : Kantor Bupati - Pantai                                        Seruni
     Pakaian.          : Atas Putih (Koko), Bawah                                  menyesuaikan          

Dalam Coffee morning tersebut, salah seorang Pimpinan SKPD yang beragama Nasrani mengusulkan Pawai Hijratur Rasul ini juga melibatkan segenap kaum Nasrani dibawah koordinasi FKUB yang pada tanggal 3 Oktober 2016 tersebut kebetulan merayakan Hari Jadi Gereja Protestan sebagaimana pengalaman tahun lalu dan rencana itu disambut baik oleh Wakil Bupati dan Kakan Kemenag Bantaeng dan mempersilahkan untuk melakukan koordinasi.

Demikian hasil keputusan mengenai jadwal pelaksanaan Pawai Hijratul Rasul dalam Rapat Koordinasi/Coffee Morning yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng.




Kuota Haji Kab. Bantaeng 2017 Kembali Normal?

Para pendaftar Haji Bantaeng usai mendaftar di Seksi Haji
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Kuota Haji Kab. Bantaeng sejak 4 tahun terakhir adalah sebanyak 147 jemaah, jumlah tersebut mengalami pengurangan sebesar 20% dari kuota sebelumnya yaitu 183 jemaah, hal itu dikarenakan adanya pengurangan kuota jemaah haji Indonesia dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dari 211.000 jemaah menjadi 168.000 jemaah pertahun sehingga seluruh daerah termasuk Kab. Bantaeng mengalami pengurangan sebesar 20% sejak tahun 2013. Kebijakan pengurangan kuota jemaah haji oleh Pemerintah Keràjaan Arab Saudi ini dikarenakan adanya proyek renovasi/ perluasan Masjidil Haram sehingga daya tampung Masjidil Haram menjadi berkurang.

Kabar gembira untuk para calon jamaah haji seluruh Indonesia yang menunggu giliran berangkat ke Tanah Suci. Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menegaskan kuota jamaah haji Indonesia akan kembali normal pada tahun depan (2017, red) , yaitu 211.000 jemaah, maka Secara otomatis, daftar tunggu jamaah haji bisa semakin pendek.

Disamping itu, tersebar informasi bahwa Presiden Jokowi telah berhasil melobi negara-negara tetangga seperti Filiphina, Thailand dan Myanmar agar sisa kuota jemaah haji mereka yang tidak terpakai dapat dialihkan ke Indonesia.

Kabar-kabar gembira diatas baru tersebar di dunia maya, baik di media sosial seperti Facebook, group WA, BBM atau media-media sosial lainnya yang mengutip dari media online atau portal berita terkenal seperti Okezone.com, detik.com, dan lain-lain, namun secara resmi Kemenag RI melalui Dirjen Haji belum merilis secara resmi tentang ketentuan penambahan kuota haji tersebut. Hal tersebut diakui oleh Kepala Seksi Haji Kantor Kemenag Bantaeng H. Muh. Tahir, S.Ag, MM yang dihubungi disela-sela kesibukannya sebagai Kepala Seksi Haji merangkap sebagai PLH Kasubbag TU Kantor Kemenag Bantaeng. "Saya tidak bisa memastikan kuota Haji kita akan kembali normal tahun depan pak, sepanjang belum ada edaran resmi dari Kementerian Agama Pusat dalam hal ini Dirjen Haji mengenai adanya penambahan kuota atau kembali ke kuota awal yaitu 183 Jemaah, yang jelas kalau pada saat Pelunasan BPIH untuk Musim haji tahun 2017 nanti, Daftar yang dikirim oleh Dirjen Haji sebanyak 183 orang atau lebih, berarti Kuota Haji Bantaeng sudah kembali ke Kuota awal atau ada penambahan,". Papar H. Tahir kepada Humas Kemenag Bantaeng.

Beberapa masyarakat yang setiap hari mendatangi Kantor Kemenag Bantaeng untuk mendaftar Haji Reguler pun mengaku tidak tahu mengenai informasi tersebut, bahkan mereka tidak mau tahu berapa jumlah pendaftar jemaah haji sampai saat ini dan kapan akan diberangkatkan, yang penting mereka mendaftar saja dulu, soal kapan berangkat terserah Tuhan dan Pemerintah yang mengatur. "Yang penting mendaftar saja dulu pak, soal berangkat terserah H. Tahir, kan kalau sudah mendaftar adami yang ditunggu" kata salah seorang pendaftar haji yang dihubungi usai mendaftar Haji pada Seksi Haji Kantor Kemenag Bantaeng, Kamis 22 September 2016.

Semoga kabar-kabar gembira diatas bukan isapan jempol belaka, dan niat para calon jemaah haji kita terutama Jemaah Haji Kab. Bsntaeng yang telah mendaftar untuk berangkat haji secepatnya dapat segera terwujud. Amiin ya Rabbal Alamiin.

H. Muhammad Yunus Besuk Ibunda Kasubbag TU DI RSUD Bantaeng

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Disela-sela kesibukannya sebagai Kepala Kantor Kemenag Bantaeng, H. Muhammad Yunus didampingi Ibu Ketua DWP Kantor Kemenag Bantaeng Hj. Sitti Hasnah, S.Ag meluangkan waktu guna menjenguk Ibunda Kasubbag TU Kantor Kemenag Bantaeng H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, MA yang sedang terbaring sakit di RSUD Anwar Makkatutu Kab. Bantaeng.

Ibunda H. Ahmad Jailani yang berusia kurang lebih 75 tahun itu di rawat di Rumah Sakit karena kondisinya lemas dan sesak nafas. Menurut Anwar Tabrani, salah seorang putra beliau, kakanda H. Ahmad Jailani yang bertugas sebagai Kepala KUA Kec. Gantarang Keke, ibunya tiba2 lemas dan sesak nafas sehingga langsung dilarikan ke IRD pada hari Rabu, 21 September 2016.


Saat ini kondisi ibunda H. Ahmad Jailani sudah membaik dan semoga bisa secepatnya kembali ke rumah dan berkumpul kembali dengan anak dan cucu-cucunya yang begitu merindukannya, dan kepada Bapak H. Ahmad Jailani yang saat ini juga sedang dalam keadaan sakit, semoga segera diberi kesembuhan dan dapat kembali beraktifitas seperti sedia kala. Amiin.


Kakan Kemenag Bantaeng Bicarakan Persiapan Tahun Baru Islam Dengan Kesra

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Tidak ingin terulang dengan ketidak berhasilan pelaksanaan Lomba Beduk dan Lomba Takbiran dalam rangka hari raya Idul Adha 1437 H kemarin, Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag didampingi Pelaksana Harian Kasubbag TU H. Muh. Tahir, S.Ag, MM secara dini melakukan kunjungan silaturrahmi ke Bagian Kesra Setda Bantaeng sebagai penanggung jawab kegiatan-kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan di Kab. Bantaeng.

Kunjungan Kakan Kemenag Bantaeng bersama PLH Kasubbag TU ke Bagian Kesra Setda Bantaeng ini diterima langsung oleh Kabag Kesra Setda Bantaeng Drs. H. Muh. Saeruddin, M.Si di ruang kerjanya.

Kunjungan Kakan Kemenag Bantaeng kali ini merupakan kunjungan silaturrahmi sebagai bagian dari tindak lanjut Rapat Koordinasi yang dilaksanakan di ruang Rapat Wakil Bupati Bantaeng pada hari Rabu 21 September 2016 yang diikuti oleh beberapa unsur terkait antara lain para camat, para Kepala KUA dan lain-lain dengan agenda monitoring dan evaluasi pelaksanaan rangkaian kegiatan hari-besar Islam.

Dalam pertemuan di ruang kerja Kabbag Kesra Setda Bantaeng tersebut juga dibahas mengenai persiapan perayaan Tahun Baru Islam atau Tahun Baru Hijriyah yang tidak lama lagi akan kita rayakan.

Menurut Kakan Kemenag sebagai umat Islam kita jangan hanya tau dan ingat kapan Tahun baru Masehi, namun seyogyanya kita juga harus ingat dan senantiasa menghormati dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang meriah dan bermanfaat dalam rangka perayaan Tahun Baru Islam atau Tahun Baru Hijriyah.

Kabag TU Kanwil Kemenag Sulsel Monev Program Kerukunan Umat Beragama Di Bantaeng


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Didampingi oleh Ketua FKUB Kab. Bantaeng Dr. H. M. Natsir, HM, MM, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag menerima kedatangan Kabag TU Kanwil Kemenag Sulsel Drs. H. Rappe, M. Pd di Kantor Kemenag Kab. Bantaeng, Jum'at 23 September 2016.

Kedatangan Kabag TU Kanwil Kemenag Sulsel di Kab. Bantaeng ini dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Program Kerukunan Umat Beragama Tahun 2016 pada Kantor FKUB Kab. Bantaeng.

Dalam monitoring kali ini H. Rappe selain mengunjungi Kab. Bantaeng juga mengunjungi 3 Kabupaten lainnya yakni, Kab. Jeneponto, Kab. Bulukumba dan Kab. Sinjai.

Dalam kesempatan kunjungannya di Kab. Bantaeng ini, Kabag TU Kanwil Kemenag Sulsel H. Rappe menyempatkan untuk memantau secara langsung gedung FKUB Kab. Bantaeng yang terletak bersebelahan dengan Kantor Kemenag Bantaeng.





Kakan Kemenag Bantaeng Hadiri Acara Lepas Sambut Kapolres Bantaeng

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Bertempat di Mapolres Bantaeng, Jum'at tanggal 23 September 2016, Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag menghadiri acara Lepas Sambut Kapolres Bantaeng dari Bapak AKBP Kurniawan Affandi SIK, kepada penggantinya AKBP Adip Rojikan SIK.

Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kurniawan Affandi SIK yang selama 1 tahun 10 bulan menjabat sebagai Kapolres Bantaeng kini mendapat tugas baru sebagai Kapolres Kab. Bulukkumba menggantikan AKBP Selamat Riyanto yang dimutasi menjadi Kasubbag Binwa Korwa Bidminwa STIK Lemdikpol, sedang AKBP Adip Rojikan SIK yang sebelumnya bertugas di Mapolda Sulsebar selaku Kasubdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulselbar kini memimpin Kepolisian Resort (Polres) Kab. Bantaeng.

Dalam Acara Lepas Sambut Kapolres Bantaeng tersebut Kakan Kemenag Bantaeng berkesempatan menyerahkan Piagam Penghargaan kepada bapak AKBP Kurniawan Affandi, SIK atas peran dan partisipasinya dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, tertib dan damai, sehingga tercipta Kerukunan Ummat Beragama yang kondusip di Kab. Bantaeng.

Acara Lepas sambut yang dilaksanakan di Aula Mapolres Kab. Bantaeng ini juga dihadiri oleh sejumlah tamu lainnya antara lain : Ketua DPRD Kab. Bantaeng Drs. H. Sahabuddin, Bapak Sekda Kab. Bantaeng H. Abd Wahab, Se, M.Si, Dandim 1410 Bantaeng, sejumlah Kepala Dinas lingkup Pemkab Bantaeng, Pimpinan Cabang BRI Kab. Bantaeng, dan beberapa undangan lainnya.






Video : Suasana Shalat Ghaib Di Mushallah Al-Ikhlas Kemenag Bantaeng


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Tak beda dengan shalat jenazah pada lazimnya, shalat ghaib yang dilaksanakan di Mushallah Al-Ikhlas Kantor Kemenag Bantaeng atas wafatnya mantan Menteri Agama era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono juga mempunyai 4 Takbir, dengan niat Shalat ghaib atas si mayit. Bedanya adalah pada shalat jenazah, jemaah menghadapi jenazah untuk di salati sedang pada salat ghaib, jemaah tidak menghadapi jenazah.

Berikut ini video rekaman Shalat Ghaib yang dilaksanakan di Mushallah Al-Ikhlas Kantor Kemenag Bantaeng yang diikuti oleh segenap ASN di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng, Kamis, 22 September 2016, yang dirangkaikan dengan Shalat Dhuhur dengan Imam Drs. KH. Jamaluddin, Kepela Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren DDI Mattoanging Kab. Bantaeng


Kemenag Bantaeng Gelar Shalat Ghaib Atas Meninggalnya KH Maftuh Basyuni


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Puluhan ASN Kemenag Bantaeng yang terdiri dari unsur penyuluh/penghulu, guru dan administratur pada seluruh satker dalam Lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng padati Mushallah Al-Ikhlas Kantor Kemenag Bantaeng siang tadi Kamis 22 September 2016.

Kehadiran para Abdi Negara di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng ini adalah dalam rangka menghadiri undangan bapak Kepala Kantor Kemenag Bantaeng untuk melaksanakan Shalat Ghaib secara berjamaah atas meninggalnya KH. Maftuh Basyuni, mantan Menteri Agama RI yang dirangkaikan dengan Shalat Dhuhur secara berjamaah di Mushallah Al-Ikhlas Kantor Kemenag Bantaeng.

Tampil sebagai Imam Shalat Dhuhur sekaligus Shalat Ghaib secara berjamaah atas daulat Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus adalah Kepala Madrasah Aliyah (MA) Ponpes DDI Mattoanging Kab. Bantaeng, Almukkarram Drs. KH. Jamaluddin.

Sebagaimana kita ketahui bersama melalui media bahwa Mantan Menteri Agama di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Muhammad Maftuh Basyuni, meninggal, Selasa malam, 20 September 2016 yang dikabarkan meninggal karena gangguan ginjal yang dideritanya sejak lama.

Maftuh Basyuni wafat dalam usia 76 tahun.
Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta Pusat, pukul 18.30 WIB.

Untuk itu sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa beliau semasa menjabat Menteri Agama RI dan atas himbauan Kakanwil Kemenag Sulsel maka Kepala Kantor Kemenag Bantaeng mengundang kepada segenap ASN di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng untuk melaksanakan Shalat Ghaib dimaksud.




Kakan Kemenag Bantaeng Gelar Rapat Tertutup Dengan Seksi Bimas Islam

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag Rabu, tanggal 21 September 2016 secara khusus memanggil Kepala Seksi Bimas Islam beserta segenap stafnya untuk menggelar rapat khusus.

Rapat tertutup yang digelar di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Bantaeng ini membahas antara lain mengenai monitoring dan evaluasi terkait pelaksanaan kegiatan-kegiatan keagamaan termasuk perayaan dan lomba-lomba dalam rangka perayaan hari-hari besar Islam yang menjadi leading sektor Seksi Bimas Islam beserta jajarannya.

Rapat ini dimaksudkan untuk mendapatkan data dan informasi dari Kepala Seksi Bimas Islam beserta jajarannya terkait pelaksanaan kegiatan-kegiatan keagamaan termasuk perayaan dan kegiatan lomba dalam rangka perayaan hari-hari besar Islam di Kab. Bantaeng sebagai bahan bagi Kepala Kantor untuk menghadiri undangan Wakil Bupati Bantaeng dalam rangka Rapat Koordinasi dengan agenda Monitoring dan Evaluasi terhadap pelaksanaan rangkaian kegiatan hari-hari besar Islam bertempat di ruang rapat Wakil Bupati Bantaeng, Rabu 21 September 2016 pukul 09.00.wita.

Agenda lain yang dibahas dalam rapat tertutup itu adalah mengenai Kinerja dan kedisiplinan para ASN dilingkungan Kantor Kemenag Bantaeng khusunya pada Seksi Bimas Islam beserta jajarannya, termasuk para Penyuluh Fungsional dan Penguhulu yang tersebar di 8 KUA Kecamatan se Kab. Bantaeng.

Kepala Kantor menghimbau kepada Kepala Seksi Bimas Islam agar bersama-sama melakukan pengawasan terhadap kinerja dan kedisiplinan para ASN yang ada dibawah wilayah kerja Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng. Kakan Kemenag menyampaikan : "Sebagai Kepala Kantor saya mempunyai tanggung jawab untuk mengontrol kedisiplinan bagi ASN dalam lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng, namun saya berharap kepala seksi Bimas Islama agar membantu mengontrol kedisiplinan bagi para ASN yang tersebar di 8 Kecamatan termasuk para Penyuluh Honorer". (mhd)






Kakan Kemenag Hadiri Rapat Terkait Monev Pelaksanaan Rangkaian Kegiatan Hari-Hari Besar Islam Di Kab. Bantaeng


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Bertempat di ruang rapat Wakil Bupati Bantaeng, Asisten II Bidang Ekbang mewakili Wakil Bupati Bantaeng memimpin Rapat Koordinasi terkait Monitoring dan Evaluasi terhadap pelaksanaan rangkaian kegiatan hari-hari besar Islam.

Rapat diikuti oleh beberapa unsur terkait antara lain: Kepala Kantor Kemenag Bantaeng, Kabag Kesra Setda Bantaeng, Bag Keuangan Setda Bantaeng, Bidang Anggaran DPPKAD, Humas Setda Bantaeng, para Camat Se Kab. Bantaeng, para Kepala KUA se Kab. Bantaeng, Intel KODIM 1410 Bantaeng, Ketua BKPRMI Kab. Bantaeng, para Dan Ramil


Adapun Wakil Bupati Bantaeng mengundang beberapa unsur terkait diatas menurut Syamsul Suli, SE, M.Si Asisten II Bidang Ekbang Setda Bantaeng adalah dilatar belakangi oleh ketidak berhasilan kegiatan lomba beduk dan lomba takbiran dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1437 H tingkat Kab. Bantaeng kemarin, hal tersebut disampaikan oleh bapak Asisten saat memimpin Rapat Koordinasi dihadapan para peserta yang hadir.

Rapat Koordinasi berlangsung alot dengan mendengarkan saran dan masukan dari para peserta Rakor terkait agenda yang dibicarakan yang dipimpin kemudian oleh Kakan Kemenag Bantaeng

Hal lain yang menjadi agenda rapat adalah mengenai Instruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI Nomo: KEP/D/101/1978 tanggal 17 Juli 1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushallah yang disampaikan langsung oleh Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag.

Instruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI  tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushallah dapat diunduh di Sini






Video: Suasana Para Penjemput Jemaah Haji Di Balai Kartini Bantaeng


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Tak kenal siang pun malam, panas dan dingin pun dilalui dengan sabar, tidur beralas seadanya diatas mobil pick up dan di atas pedestrian pun dilakoni oleh para penjemput jemaah haji menunggu kedatangan sanak saudaranya dari tanah arab. Begitulah pemandangan yang kerap terjadi pada setiap musim haji, baik saat keberangkatan maupun saat kedatangan.


Gedung Balai Kartini yang terletak di jalan Kartini Kab. Bantaeng sejak 5 tahun terakhir menjadi terminal keberangkatan dan kedatangan jemaah haji Kab. Bantaeng. Kawasan ini kerap kali menjadi kawasan yang ramai oleh para pengantar dan penjemput jemaah haji.

Tahun ini jemaah haji Kab. Bantaeng yang tergabung dalam kloter 2 Embarkasi Debarkasi Makassar bersama dengan jemaah haji Kab. Pinrang dan Kota Makassar, tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada tanggal 19 September 2016 sekitar jam 8 malam sehingga praktis sampai di Bantaeng jam 2 dini hari.

Kondisi ini tak menyurutkan semangat para keluarga yang telah menunggu di sekitar Gedung Balai Kartini sejak sore bahkan sejak siang hari.

Rasa rindu yang dalam setelah ditinggal selama kurang lebih 40 hari oleh keluarga ke tanah suci Mekkah bak tak terbendung lagi, meski dirintangi oleh ketatnya penjagaan dan pengamanan oleh petugas yang berjaga di sekitar gedung, tak ayal police line pun sesekali di terobos diantara para petugas pengamanan yang berjaga. 

Berikut video suasana para penjemput jemaah haji di gedung Balai Kartini Bantaeng, selasa 20 September 2016, pukul 02.10.wita.


Kakan Kemenag Bantaeng Hadiri Pernikahan Stafnya


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Sebuah raut wajah gembira tepancar jelas di wajah Udin begitu nama sapaan akrab Syamsuddin, SE, seorang staf honorer Seksi Haji Kantor Kemenag Bantaeng, tatkala ijab kabul telah selesai diucapkan atas perempuan bernama Halma Hera, SE seorang staf KUA Kec. Bantaeng, apalagi Bapak Kepala Kantor Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag bersama Ibu Ketua DWP Kemenag Bantaeng Ibu Hj. St. Hasnah, S.Ag berkesempatan hadir sekaligus menjadi saksi pada acara Ijab Kabulnya.

Sejumlah pegawai Kemenag Bantaeng juga tampak hadir pada acara pernikahan staf honorer andalan Seksi Haji Kemenag Bantaeng ini termasuk beberapa kepala Seksi Kepala KUA dan Kepala Madrasah, beberapa rekannya sempat manggung untuk menyumbangkan beberapa buah lagu, sesekali sang pengantin yang juga berprofesi sampingan sebagai biduan pun sempat tergoda untuk ikut memamerkan suara emasnya.

Syamsuddin yang sudah kurang lebih 9 tahun menjadi staf honorer dan menjadi andalan Seksi Haji Kantor Kememag Bantaeng sejak tamat dari SMK, pada proses kedatangan Jemaah Haji Kab. Bantaeng tadi malam, terpaksa tidak dapat ikut membantu. 

Kepala Seksi Haji Kantor Kemenag Bantaeng H. Muh. Tahir, S.Ag, MM bersama beberapa stafnya tampak tidak hadir pada acara ijab kabul Syamsuddin dikarenakan proses kedatangan Jemaah Haji Kab. Bantaeng hingga tiba di Gedung Balai Kartini dini hari tadi memaksa beliau bersama beberapa staf termasuk Humas Kemenag Bantaeng harus terjaga 24 jam tidak tidur hingga selesai Shalat Subuh.

Selamat buat Syamsudin, SE bersama Halma Hera, SE, doa terbaik buat kalian berdua, semoga menjadi pasangan suami istri yang tetap saling setia dan Zakinah Mawaddah Warahmah. Aminn








Jemaah Haji Kab. Bantaeng Tiba Kembali Dengan Utuh


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Setelah diterima secara resmi oleh Bupati Bantaeng Prof. Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr di Asrama Haji Sudiang Makassar pada pukul 21.00.Wita, Senin 19 September 2016, jemaah haji Bantaeng berjumlah 148 orang tiba dengan selamat di kampung halaman di kota Butta Toa Bantaeng tercinta pada pukul 02.10 wita dini hari, Selasa 20 September 2016

Jemaah haji Kab. Bantaeng yang berangkat dari Asrama Haji Sudiang pada pukul 22.45.wita dengan menggunakan 6 unit mobil bus ditambah 1 unit mobil truk pengangkut barang ini tiba di Gedung Balai Kartini Bantaeng pada pukul 02.10.wita dini hari dimana para penjemput telah menunggu dengan sabar sejak tadi malam bahkan sejak sore hari.

Dengan penjagaan dan pengawalan yang ketat oleh petugas pengamanan yang terdiri dari unsur Kepolisian dan Satpol PP yang juga telah berjaga sejak malam tadi, satu persatu jemaah memasuki gedung Balai Kartini untuk pembagian Koper dan paket berisi kurma dan air zam-zam.


Suasana diliuar gedung sesaat para jemaah baru tiba, tampak dalam kondisi aman dan terkendali


Namun setelah melihat para jemaah keluar satu persatu dari gedung dengan membawa barang bawaanya berupa koper dan paket berupa air zam-zam dan kurma, para penjemput mulai tidak sabar dan tidak terkontrol untuk segera menemui keluarganya yang selama kurang lebih 40 hari telah meninggalkannya guna menunaikan rukum Islam yang ke lima.




Jemaah Haji Kloter 2 Debarkasi Makassar Diterima Oleh Bupati Bantaeng Di Asrama Haji Sudiang


Sudiang, (Humas Bantaeng) - Dengan mengucap Syukur kehadirat Allah SWT, tepat pukul 21.00.wita, jemaah Haji Kab. Bantaeng bersama jemaah Haji Kab. Pinrang dan Kota Makassar yang tergabung dalam kloter 2 Debarkasi Makassar memasuki Asrama Haji Sudiang.

Jadwal kedatangan pesawat Jemaah Haji Kloter 2 Debarkasi Makassar dari Bandara King Abd Azis Jeddah ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar ini tidak mengalami keterlambatan sebagaimana Kloter 1 (Makassar, Soppeng) kemarin, namun menurut informasi dari panitia penerimaan yang bertugas di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, bahwa pada saat mendarat, pesawat yang membawa sebanyak 457 jemaah Kloter 2 upg Makassar ini mengalami pecah ban, sehingga proses pendaratan mengalami sedikit kendala dan Jemaah mengalami sedikit keterlambatan menuju ke Asrama Haji Sudiang.

Prosesi peneriman jemaah kloter 2 di aula 2 Asrama Haji Sudiang Makassar ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh masing-masing perwakilan ke 3 Kabupaten/Kota.

Bantaeng yang pada saat pemberangkatan Jemaah Haji diantar langsung oleh Wakil Bupati Bantaeng H. Muh. Yasin, maka pada pemulangan Jemaah haji ini dijemput langsung oleh Bupati Bantaeng H. M. Nurdin Abdullah yang sekaligus menerima secara resmi seluruh jemaah haji kloter 2 Debarkasi Makassar mewakili ke 2 Pemerintah Kab/Kota lainnya.

Tampak hadir mendampingi Bupati Bantaeng pada prosesi penerimaan jemaah haji di aula 2 Asrama Haji Sudiang Makassar antara lain : Ketua DPRD Kab. Bantaeng, Kakan Kemenag Bantaeng, Asisten II Bid Ekbang Setda Bantaeng, Kabag Kesra Setda Bantaeng dan Kasi PHU Kemenag Bantaeng. Sedang dari Kab. Pinrang dan Kota Makassar dihadiri oleh pejabat pemerintah Kab/Kota dan Kakan Kemenag masing-masing, sementara Kakanwil H. Abd. Wahid Tahir juga tampak hadir dan duduk pada deretan kursi ke 2 bersama Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag

Bupati Bantaeng dalam sambutannya dihadapan para Jemaah Kloter 2 dan rombongan penjemput sesaat setelah menerima secara resmi dari petugas PPIH Makassar dalam hal ini Kabag TU Kanwil Kemenag Sulsel Drs. H. Rappe, M.Ag, menyatakan sangat bersyukur kepada Allah SWT, karena seluruh jemaah kloter 2 Embarkasi Debarkasi Makassar yang terdiri dari 457 jemaah ini kembali dengan utuh dan dalam kodisi sehat walafiat.



Setelah proses serah terima jemaah haji kloter 2 di Asrama Haji Sudiang Makassar selesai, seluruh jemaah kembali menaiki bus masing-masing untuk melanjutkan perjalanan pulang ke daerah masing-masing, yang diawali oleh jemaah dari Kab. Pinrang, menyusul Kab. Bantaeng dan terakhir tuan rumah Kota Makaasar yang hanya berjumlah 17 jemaah. Dan pada saat berita ini diturunkan, Jemaah Haji Kab. Bantaeng telah meninggalkan Asrama Haji Sudiang menuju Bantaeng. Semoga perjalanan Jemaah Haji kita menuju Kota Bantaeng tidak mengalami kendala untuk secepatnya dapat bertemu kembali dengan semua keluarga di Bantaeng. Amiin









Jemaah Haji Bantaeng Akan Pulang Hari Ini

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Setelah selama kurang lebih 40 hari berada di Arab Saudi, Jemaah Haji Kab. Bantaeng yang tergabung dalam kloter 2 Upg Makassar, hari ini, Senin 19 September 2016 dijadwalkan akan berangkat pulang menuju tanah air dan menurut informasi terakhir akan tiba di Makassar pada pukul 19.37. wita di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Sejauh pemantauan Humas Kemenag Bantaeng, baik melalui informasi dari Seksi Haji Kantor Kemenag Bantaeng maupun melalui media sosial pada beberapa akun facebook jemaah Haji Bantaeng yang berada di Makkah, keseluruhan jemaah haji Kab. Bantaeng yang berjumlah 148 orang dalam keadaan sehat walafiat dan semoga kondisi seluruh jemaah ini akan tetap bertahan hingga selesai proses pemulangan dan seluruh jemaah berkumpul kembali dengan keluarga.

Persiapan demi persiapan dilakukan baik untuk penjemputan ke Asrama Haji Sudiang Makassar maupun untuk penerimaan di Gedung Balai Kartini Kab. Bantaeng.

Dari Kantor Kemenag Bantaeng, Kepala Kantor H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag didampingi kepala Seksi Haji, H. Muh. Tahir, S.Ag, MM bersama jajarannya pada hari ini berangkat menuju Makassar guna melakukan penjemputan jemaah haji Bantaeng di Asrama Haji Sudiang bersama-sama dengan rombongan dari Pemkab Bantaeng yang menurut rencana juga akan di hadiri langsung oleh Bapak Bupati Bantaeng H. M. Nurdin Abdullah.

Menurut perhitungan, jika Jemaah Haji Bantaeng tiba di Bandara Hasanuddin Makassar pada sekitar pukul 19.37 Wita, kemudian masuk ke Asrama Haji Sudiang untuk mengikuti prosesi serah terima jemaah antara pihak PPIH Makassar dan pihak Pemkab Bantaeng maka rombongan jemaah Haji Bantaeng ini diperkirakan akan tiba di Gedung Balai Kartini Bantaeng sekitar tengah malam, atau lewat tengah malam, namun jika pesawat yang ditumpangi Jemaah Haji Kloter 2 UPG Makassar ini mengalami penundaan atau delay, maka diperkirakan jemaah akan tiba di Bantaeng dini hari besok.

Kakan Kemenag Dan Kasi Haji Hadiri Rapat Pemulangan Jemaah Haji Bantaeng


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Bertempat di Ruang rapat Setda Kab. Bantaeng, pada hari Jum'at tanggal 16 September 2016, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag beserta Kepala Seksi Haji H. Muh. Tahir, S.Ag, MM menghadiri Rapat Pemantapan Pemulangan Jemaah Haji Kab. Bantaeng yang tergabung dalam Kloter 2 Debarkasi Makassar.

Rapat Pemantapan Pemulangan Jemaah Haji ini juga dihadiri oleh beberapa unsur antara lain dari Bagian Kesra Setda Bantaeng, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan dari Kepolisian.

Rapat membahas mengenai Proses pemulangan jemaah haji Kab. Babtaeng mulai dari Asrama Haji Sudiang sampai tiba di Bantaeng, juga termasuk kesiapan armada angkutan yang dipakai hingga pengamanan dan pengawalan jemaah haji sampai tiba di Bantaeng.

Menurut keterangan Sekda Bantaeng H. Abd. Wahab, SE, M.Si, dalam rapat pemantapan pemulangan jemaah haji Kab. Bantaeng tersebut, Jemaah Haji Bantaeng ini akan dijemput dan diterima langsung oleh Bapak Bupati Bantaeng Prod. Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr dari ketua PPIH Makassar di Asrama Haji Sudiang bersama rombongan.


Dalam rapat pemantapan pemulangan jemaah Haji Bantaeng tersebut Kepala Kantor Kemenag Bantaeng melaporkan bahwa sampai saat ini semua Jemaah haji Kab. Bantaeng yang berjumlah 148 jemaah ditambah 1 orang petugas TPHI (Ketua Kloter) dan 1 orang petugas TKHI  (Petugas Kesehatan) dalam keadaan sehat dan semoga tetap diberikan kesehatan dan kekuatan oleh Allah SWT hingga tiba kembali di Bantaeng

Sementara itu Kasi PHU Kantor Kemenag Bantaeng menjelaskan bahwa Jemaah Haji Kab. Bantaeng yang tergabung dalam kloter 2 UPG bersama jemaah haji dari Kab. Pinrang dan Kota Makassar ini menurut jadwal akan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 16.50.wita dan langsung menuju Asrama haji Sudiang Makassar untuk dilakukan proses serah terima jemaah dari PPIH Makassar kepada masing-masing perwakilan Pemerintah Kabupaten/Kota, namun nenurut H. Tahir jadwal kedatangan jemaah haji dari Jeddah ini kadang mundur atau molor dari jadwal yang telah ditentukan karena persoalan teknis atau delay.







Penyelenggara Syariah Kantor Kementeriàn Agama Kab. Bantaeng Di Lelang

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI tentang Pola Pengisian Jabatan Administrator, Pengawas dan Kepala Madrasah pada Kementerian Agama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulsel akan melaksanakan seleksi terbuka untuk mengisi kekosongan jabatan pengawas di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini jabatan Penyelenggara Syariah pada Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng.

Jabatan Penyelenggara Syariah pada Kantor Kemenag Bantaeng ini kosong selama kurang lebih 2 tahun setelah dijabat oleh H. Saharuddin Rupi, S.Ag.

Dua Pejabat Pelaksana Harian sempat mengisi kekosongan jabatan antara lain Hamka, S.Ag dan Syahruddin, S.Ag, M.Pd.

Hamka, S.Ag yang saat ini sedang menjalankan Ibadah Haji sebagai petugas TPHI atau Ketua Kloter pada Kloter 2 Embarkasi Makassar menjabat sebagai Pelaksana Harian pada Penyelenggara Syariah di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng selama kurang lebih 2 tahun disamping tetap menjabat sebagai Kepala KUA Kec. Tompobulu. Sedangkan Syahrudin, S.Ag, M.PdI yang menjabat sebagai Kepala KUA Kec. Uluere diangkat sebagai pelaksana harian Penyelenggara Syariah menggantikan Hamka, S.Ag pada pertengahan tahun 2016 yang lalu hingga sekarang.

Kekosongan jabatan Penyelenggara Syariah pada Kantor Kemenag Bantaeng ini akan dilelang di Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel berdasarkan Pengumuman Nomor : 6902/Kw.21/Pansel-Pengawas/9/2016 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Pengawas Dalam Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

Adapun Waktu dan tahapan pelaksanaan sebagai berikut:
1. Pendaftaran : Tanggal 16 - 23 September 2016, di Sekretariat Pendaftaran di ruang Sub Bagian Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kemenag Sulsel.
2. Seleksi Administrasi tanggal 25 - 28 September 2016.
3. Pengumuman Hasil seleksi administrasi tanggal 29 September 2016.
4. Ujian Seleksi terbuka tanggal 5 Oktober 2016 bertempat di Aula Kanwil Kemenag Sulsel
5. Pengumuman tanggal 10 Oktober 2016.

Untuk selengkapnya dapat dilihat dibawah ini:





Silaturrahmi Kakan Kemenag Bantaeng Ke Beberapa Madrasah Pasca Hari Raya Idul Adha


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Drs. H. A. Muh. Baedawi, MM, Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag kembali melakukan kunjungan silaturrahmi ke beberapa Madrasah di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng

Kunjungan Silaturrahmi Kakan Kemenag Bantaeng pasca Hari Raya Idul Adha 1437 H kali ini merupakan kunjungan kerja dengan target sasaran Madrasah yang belum pernah dikunjungi sebelumnya sejak beliau diangkat menjadi Kakan Kemenag Bantaeng Desember 2015 yang lalu

Adalah MIS/MTs Al Khairat Bulo-bulo Kec. Pa'jukukang, Kab. Bantaeng, menjadi sasaran pertama kunjungan Kakan Kemenag Bantaeng bersama Kasi Pendidikan Madrasah kali ini.

Di Madrasah ini, kita dapat melihat sebuah potret madrasah yang sangat sederhana dan minim fasilitas namun tetap bersahaja dan penuh semangat dalam mendidik anak muridnya sembari tetap menata dan merawat serta mengelola lingkungan Madarasahnya yang terbilang kurang layak sehingga tidak terkesan kumuh dan tak terawat, meskipun bagunannya masih berdinding papan dan berlantai semen (floor) karena sejak berdiri Madrasah ini mengaku belum pernah mendapat bantuan baik dari Kementerian Agama maupun dari Pemerintah Daerah.

Sasaran kedua adalah MIS Al Wustqaa Punganrong Desa Patalassang, Kec. Tompobulu yang berbatasan dengan Desa Kaloling Kec. Gantarang Keke.

Di Madarasah ini, Kakan Kemenag Bantaeng beserta rombongan juga mendapati bangunan Madrasah yang tidak layak bahkan sangat tidak layak sebagai sebuah sarana pendidikan, namun Madrasah ini sedikit beruntung dibanding Madrasah yang dikunjungi sebelumnya karena disamping bangunan yang tidak layak tadi telah terbangun sebuah gedung baru bantuan Pemkab Bantaeng meskipun belum rampung dan dengan jumlah RKB yang terbatas namun tentunya dengan kondisi ini diharapkan akan menjadi spirit dan motivasi tersendiri bagi semua civitas madrasah dalam mengelola dan menata madrasahnya lebih baik lagi.

Kunjungan selanjutnya adalah ke MIS Ma'arif Borong Kapala Kec. Tompobulu, sebuah madrasah yang sudah cukup layak dari segi bangunan, meskipun ada beberapa fasilitas pendukung lainnya seperti WC serta penataan lingkungan masih perlu pembenahan, dan ini menjadi PR buat Kepala Madrasah beserta segenap stake holder yang ada bahwa pada kunjungan Kakan Kemenag berikutnya kondisi tersebut sudah dibenahi.

Kunjungan Kakan Kemenag Bantaeng beserta rombongan berakhir di MTs Ma'arif Puro'ro Desa Patalassang, Kec. Tompobulu. Sebuah Madrasah yang berdiri sejak tahun 1984 dengan nama PGA Puro'ro, namun karena perubahan regulasi, PGA Puro'ro akhirnya bermetamorfosis menjadi MTs Puro'ro. Secara umum Profil Madrasah ini cukup ideal karena didukung oleh kondisi daerah dan jumlah penduduk yang relatif cukup padat dan sadar akan pendidikan.

Demikian kunjungan silaturrahmi Kakan Kemenag Bantaeng bersama Kasi Pendma kali ini, beberapa catatan yang merupakan resume hasil perjalanan dapat kami simpulkan: Bahwa Kondisi Madrasah kita yang tersebar sampai ke pelosok desa sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan masyarakat di sekitar Madrasah. Bahwa untuk menciptakan sebuah lembaga pendidikan yang baik dan memenuhi Standar Nasional Pendidikan dibutuhkan keseriusan dan semangat dari para pengelola Madrasah dan semua stake holder yang ada serta tetap menjaga hubungan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pemerintah dalam rangka pengembangan Madrasah. Bahwa distribusi dan rasio tenaga pendidik kita pada Madrasah yang tersebar sampai ke pelosok desa baik yang berstatus Guru PNS dan non PNS masih belum proporsional sehingga banyak guru-guru penerima tunjangan profesi baik PNS maupun non PNS terpaksa harus menjadi "guru terbang" demi memenuhi syarat kecukupan jam dan ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi Kementerian Agama Kab. Bantaeng khususnya Seksi Pendidikan Madrasah sebagai leading sektornya, dan terakhir bahwa demi melancarkan mediasi antara Kementerian Agama Kab. Bantaeng dengan pihak Pemerintah Kab. Bantaeng serta pihak-pihak lain yang berkompeten dalam hal pemberian bantuan ke Madrasah, mari bersama-bersama memanjatkan do'a memohon Ridho dan keberkahan hanya kepada Allah SWT. Amiin Yaa Rabbal Alamiin.
















Warga Kemenag Bantaeng Turut Meriahkan Upacara Dan Funbike Dalam Rangka Haornas Ke 33

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Berdasarkan undangan dari Bapak Bupati Bantaeng untuk menghadiri upacara dalam rangka memperingati HAORNAS (Hari Olah Raga Nasional) Ke33 Tahun 2016 Tingkat Kab. Bantaeng, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng beserta segenap jajarannya turut hadir mengikuti upacara dimaksud yang dilaksanakan di lapangan Pantai Seruni Bantaeng, Selasa 13 September 2016.

Upacara yang dimulai tepat pukul 07.00. Wita ini juga dirangkaikan dengan Funbike yang diikuti oleh tidak kurang dari 500 orang peserta dari seluruh elemen masyarakat Kab. Bantaeng.

Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag bersama segenap pimpinan SKPD lingkup Pemkab Bantaeng turut ambil bagian dalam kegiatan Funbike ini.

Rute funbike yang dipilih panitia cukup menguras keringat, hal ini diakui oleh beberapa peserta termasuk Kakan Kemenag Bantaeng namun seluruh peserta berhasil memasuki finish kembali di Pantai Seruni tanpa kendala yang berarti.

Di Tribun Pantai Seruni, ratusan hadiah door price telah menanti para peserta funbike, mulai dari hadiah hiburan, sampai dengan hadiah utama berupa 3 buah sepeda Polygon.

Kakan Kemenag Bantaeng bersama beberapa unsur Pejabat di lingkungan Pemkab Bantaeng juga berkesempatan melakukan penarikan undian door price hadiah hiburan sedang penarikan undian untuk hadiah utama berupa 3 buah Sepeda Polygon dilakukan langsung oleh Bapak Bupati Bantaeng Prof. Dr Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr.

Funbike dalam rangka Haornas ke 33 ini cukup meriah karena disamping dilaksanaan dalam suasana Silaturrahmi pasca hari raya Idul Adha, juga karena diikuti langsung oleh Bupati Bantaeng H.M. Nurdin Abdullah beserta Wabub H.Muh. Yasin dan Sekda H. Abd. Wahab.



Silaturrahmi Ke Rujab Kakan Kemenag Bantaeng Warnai Hari Pertama Kerja Pasca Idul Adha 1437 H

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Hari Raya Idul Adha baru saja berlalu, seiring dengan selesainya prosesi haji, wukuf di Arafah dan melontar jamrah di Mina. Para saudara kita yang ada di Mekkah saat ini merayakan penobatannya sebagai Haji baru dengan saling memakaikan pakaian-pakaian kebesaran haji berupa sorban, kudung haji atau yang dikenal oleh masyarakat bugis Makassar dengan nama "cipo-cipo" serta pernak pernik haji lainnya, dan saling mencukur habis rambut yang dikenal dengan prosesi Tahallul.

Di tanah air, kaum muslim se Indonesia pun menyambut hari raya Idul Adha dengan melakukan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah dan melaksanakan Shalat Idul Adha ke esokan harinya sebelum melakukan penyembelihan hewan Qurban yang dilanjutkan selama 3 hari berturut-turut pasca Idul Adha yang dikenal dengan hari Tasyrik, hari dimana didalamnya diharamkan berpuasa.

Pasca hari raya Idul Adha, sebagaimana instansi-instansi pemerintah lainnya baik otonomi maupun instasi vertikal, segenap warga Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng kembali beraktivitas lagi.
Dihari pertama kerja pasca Idul Adha ini, warga Kemenag Bantaeng mengisi aktivitas dengan saling bersilaturrahmi ke sesama pegawai.

Rujab Kakan Kemenag Bantaeng yang berjarak kurang lebih 3 Km dari Kantor Kemenag Bantaeng menjadi salah satu sasaran tujuan kunjungan silaturrahmi para pegawai ASN lingkup Kantor Kemenag Bantaeng usai mengikuti Upacara dalam rangka memperingati HAORNAS ke 31 Tingkat Kab. Bantaeng di Pantai Seruni Bantaeng.

Selain Rujab Kakan Kemenag Bantaeng, beberapa pegawai ASN Kemenag Bantaeng juga secara sengaja mengundang rekan-rekan se kantor untuk datang bersantap siang dengan nuansa menu hidangan hasil olahan daging Qurban.



















Selfie Saat Sedang Ibadah, Boleh Atau Haram?


Selfie atau mengambil gambar sendiri untuk mengabadikan sebuah moment tertentu merupakan sebuah fenomena baru di era gadget seperti sekarang ini, dan kegemaran berselfie ria ini jika tak dibarengi dengan aktivitas mengunggah atau berbagi foto di jejaring sosial (sosmed) semisal Facebook atau Instagram tentunya tidaklah seru.

Sedikit banyaknya, layanan berbagi foto seperti Instagram dan Facebook cukup berperan besar dalam mempromosikan istilah ‘Selfie’ sebagai kata kerja. Padahal menurut penelitian tim Oxford, frase itu mulai digaungkan di dunia online pada awal 2002 lalu dalam sebuah forum MySpace dan Flickr.

Demam Selfie saat ini tidak hanya melanda kaum mudà atau anak-anak saja namun ternyata kaum tua pun tampaknya tak mau kalah, bahkan kadang kaum tua malah lebih intens dan lebih up to date dibanding kaum muda dan hasil selfienya pun selalu berakhir di wall sosmed.

Namun kegemaran yang sudah menjadi fenomena dunia ini kadang sudah out of control sebab penggemar selfie terkadang kebablasan sampai terbawa ke segala situasi dan kondisi bahkan pada saat sedang menjalankan ibadah, contohnya ibadah haji, pengguna smartphone tak sungkan-sungkan mengeluarkan gadget hanya untuk sekedar berselfie ria diantara sesaknya jemaah yang sedang serius menjalankan ibadah.

Untuk Fenomena ini sepertinya perlu kajian yang lebih serius dari para ulamah dengan menggali dalil-dalil yang berkaitan dengan kegemaran berselfie ria saat sedang menjalankan ibadah, meskipun sudah banyak artikel yang membahas mengenai fenomena tersebut.

Atau mungkin perlu Fatwa dari lembaga pemberi Fatwa sekelas MUI untuk memberikan ketetapan hukum menurut para ulama mengenai kegemaran berselfie ria saat sedang melaksanakan ibadah, apakah selfie ini dapat menggugurkan ibadah atau mengurangi pahalanya, ataukah boleh-boleh saja asal tidak mengumbar aurat atau tidak dipajang di media sosial alias hanya menjadi konsumsi pribadi...?

Ali bin Abdul Aziz Al-Shibal salah seorang anggota komite kesadaran haji dan dosen di Majmaah University, demikian ulama saudi tersebut mengatakan foto selfie saat umroh dan haji berpotensi untuk pamer dan ini berbahaya karena akan menggugurkan amal yang dilakukan saat haji atau umroh di tanah suci.

Mengambil gambar agar orang lain tahu atau sedang menunjukkan bahwa anda sedang melakukan amal kebaikan bisa mempengaruhi kemurnian niat dan mengaburkan tujuan anda dalam beribadah

Portal berita arabnews.com melaporkan ulama terkenal dari Saudi, Sheikh Abdul Razzaq Al-Badr mengatakan, Allah memerintahkan jemaah haji agar menunaikan ibadah itu tanpa riya’ dan tidak memamerkannya kepada orang lain.

Ketika Rasulullah SAW tiba di miqat, beliau bersabda:“Allah memerintahkan ibadah haji dilakukan tanpa riya’ dan tidak dipublikasikan kepada publik. ‘

Wahyu itu disampaikan ketika beliau tiba di miqat diikuti dengan tindakan dan praktek membersihkan rohani.

“Jemaah haji sekarang gemar mengambil gambar ketika tiba di miqat. Tidak hanya itu, mereka juga mengambil gambar saat melakukan tawaf, saat bermalam di Padang Arafah dan saat melempar jumrah,” katanya.

Katanya, tindakan itu tampaknya menunjukkan tujuan mereka datang ke Mekah adalah untuk mengambil gambar dan bukan untuk beribadah

Ulama terkemuka Sheikh Saleh Al-Fauzan menegaskan mengambil gambar ketika berada di dalam Masjidil Haram adalah perbuatan yang tidak bisa diterima. (Al-Faedah, 30 Sept).

Padahal, Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ الشِّرْكُ الأَصْغَرُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الشِّرْكُ الأَصْغَرُ قَالَ الرِّيَاءُ

Sesungguhnya yang paling ditakutkan dari apa yang saya takutkan menimpa kalian adalah asy syirkul ashghar (syirik kecil), maka para shahabat bertanya, apa yang dimaksud dengan asy syirkul ashghar? Beliau shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Ar Riya’.” (HR. Ahmad dari shahabat Mahmud bin Labid no. 27742).