Bantaeng, (3/11) - Pimpinan Cabang BRI Kab. Bantaeng yang baru, bapak Ananto Skartiningron
melakukan kunjungan silaturrahmi ke Kantor Kementerian Agama Kab.
Bantaeng, pagi tadi (Jum'at, 3/11).
Kunjungan perdana Pimpinan Cabang BRI Bantaeng yang baru ini diterima langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag diruang kerjanya.
Ananto Skartiningron yang dulunya bertugas di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Rawamangun Jakarta menggantikan pejabat lama bapak Cahyo Widyatmoko yang dipindah tugaskan ke Kantor Pusat Bank BRI di Jakarta.
Sebagai Mitra Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, Bank BRI telah banyak berkontribusi dan memberi dukungan dalam pembinaan keagamaan di Kab. Bantaeng disamping hubungannya dalam hal pengelolaan keuangan bagi Kantor maupun bagi warga Kementerian Agama Kab. Bantaeng.
Dengan pergantian Pimpinan Cabang ini, maka terhitung sudah 2 kali BRI Cabang Bantaeng berganti Pimpinan sejak bapak H. Muhammad Yunus menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng tanggal 17 Desember 2015 yang lalu, yakni dari Bapak Noeroel Pajari kepada Cahyo Widyatmoko pada Bulan April 2016 dan dari Bapak Cahyo Widyatmoko ke Ananto Skartiningron dalam bulan Oktober 2017 ini.
Dengan Pimpinan Cabang BRI Bantaeng yang baru ini, Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus berharap agar tetap terjalin sinergi yang baik untuk pengembangan kegiatan-kegiatan keagamaan serta peningkatan layanan bagi warga kemenag sebagai nasabah.
Kakan Kemenag Bantaeng Beri Bimbingan Kepada 15 Pasang Peserta Bimwin Angkatan IV
Bantaeng, (3/11) - Setelah dibuka oleh Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng, Bimbingan Perkawinan (Bimwin) angkatan IV tahun 2017 tingkat Kab. Bantaeng memasuki hari kedua atau hari terakhir (Jum'at 3/11).
Bimbingan Perkawinan dengan peserta sebanyak 15 pasang calon pengantin ini diikuti dengan penuh antusias oleh para catin.
Dihari kedua ini, Kakan Kemenag Bantaeng Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag juga berkesempatan menyampaikan materi dengan judul "Mempersiapkan Perkawinan Yang Kokoh Menuju Keluarga Sakinah"
Selain materi Bimbingan keagamaan , Bimwin juga memuat materi tentang "Menjaga Reproduksi Keluarga" yang disampaikan oleh bapak Abd. Rasyid, S.KM, M.Kes, narasumber dari Kementerian Dinas Kesehatan Bantaeng.
Sementara itu, para peserta Bimwin juga diberikan materi tentang "Mengelola Konflik dan Membangun Ketahanan Keluarga", yang disampaikan oleh Ibu Hj. Harmiyah Hadi, S.Ag, narasumber dari Kementerian KPPPA.
Adapun narasumber lain yang juga berkesempatan membawakan materi pada Bimwin kali ini antara lain adalah diawali oleh bapak Kasubag Tata Usaha H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, MA yang sekaligus membuka Bimwin dengan materi berjudul "Mengelola Dinamika Perkawinan yang kokoh", kemudian oleh Drs. H. A. Muh Baedawi, MM (Kasi Pendidikan Madrasah) dengan judul materi "Mempersiapkan Generasi Berkualitas", dan M. Ridwan, S.Ag (Kepala KUA Kec. Eremerasa) dengan materi berjudul "Memenuhi Kebutuhan Keluarga".
Bimwin ditutup sore ini setelah Refleksi dan Evaluasi oleh bapak Jamaluddin, S.Ag dan Post Test oleh Panitia dan Fasilitator.
Penyuluh Agama Non PNS Kemenag Bantaeng Praktek Penyelenggaraan Jenazah Di MA As'adiyah Dapoko
Bantaeng, (2/11) - Bertempat di Madrasah Aliyah Ponpes As'adiyah Dapoko, Kec. Eremerasa, Kab. Bantaeng, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kemenag Bantaeng Umrawati Hamring, S.Pd.i melaksanakan Praktek penyelenggaraan jenasah, kepada santri Kelas X MA Ponpes Asadiyah Dapoko, Rabu/01/11/2017
Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi oleh penyuluh agama Umrawati Hamring, S.Pd.i mengenai hukum dan tata cara penyelenggaraan jenazah mulai dari memandikan, kemudian dilanjutkan dengan praktek mengkafani dengan menggunakan media boneka.
Menurut Umrawati kegiatan ini sebagai pengenalan awal dan pemberian keterampilan bagi remaja mengenai penyelenggaraan jenazah karena kadang dalam masyarakat kesulitan terhadap orang yang terampil dalam mengurusi jenazah.
Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng Buka Bimwin Angkatan IV Tahun 2017
Bantaeng, (2/11) - Diikuti sebanyak 15 pasang calon pengantin dari sejumlah Kecamatan, Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Bimas Islam kembali menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin), Kamis (2/10).
Bimwin yang sudah memasuki angkatan ke 4 tingkat Kab. Bantaeng tahun 2017 ini diikuti oleh sebanyak 5 pasang calon pengantin dari Kec. Tompobulu, 5 pasang dari Kec. Bantaeng, 3 pasang dari Kec. Pa'jukukang, 1 pasang dari Kec. Sinoa, dan 1 pasang dari Kec. Eremerasa.
Bimwin angkatan IV dibuka oleh Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng Bapak H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, MA yang sekaligus bertindak selaku nara sumber
Dalam materinya yang berjudul Mengelola Dinamika Perkawinan Dan Keluarga, bapak Kasubag TU menyampaikan bahwa yang perlu kita miliki sebelum memasuki dunia Rumah tangga adalah ilmu.
"Kita perlu memiliki yang namanya ilmu untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki mahligai perkawinan, karena kita ingin menjadi sebuah keluarga yang didalamnya memiliki ketentraman dan kedamaian, zakinah mawaddah warahmah tidak akan mungkin kita bisa menggapai itu jika kita tidak memiliki ilmu"
Menurut Dirjen Bimad Islam Kementerian Agama berdasarkan data dari pengadilan Agama seluruh Indonesia pada tahun 2016, terjadi sekitar 2 juta peristiwa nikah, namun 15% dari itu jatuh kedalam perceraian, ada yang usia pernikahannya masih 1 tahun, 2 tahun dan seterusnya
Oleh karena itu menurut bapak Kasubag TU, Bimbingan Perkawinan ini merupakan salah satu upaya Kementerian Agama untuk mengurangi angka perceraian tersebut dengan memberikan bekal pernikahan bagi calon pengantin sebelum memasuki pernikahan.
Ilmu yang paling penting dimiliki oleh seorang calon pengantin selain akhlak yang mulia lanjut bapak Kasubag TU adalah ilmu mengenai tugas dan tanggung jawab seorang suami terhadap istri, demikian pula sebaliknya.
Bimwin yang sudah memasuki angkatan ke 4 tingkat Kab. Bantaeng tahun 2017 ini diikuti oleh sebanyak 5 pasang calon pengantin dari Kec. Tompobulu, 5 pasang dari Kec. Bantaeng, 3 pasang dari Kec. Pa'jukukang, 1 pasang dari Kec. Sinoa, dan 1 pasang dari Kec. Eremerasa.
Bimwin angkatan IV dibuka oleh Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng Bapak H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, MA yang sekaligus bertindak selaku nara sumber
Dalam materinya yang berjudul Mengelola Dinamika Perkawinan Dan Keluarga, bapak Kasubag TU menyampaikan bahwa yang perlu kita miliki sebelum memasuki dunia Rumah tangga adalah ilmu.
"Kita perlu memiliki yang namanya ilmu untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki mahligai perkawinan, karena kita ingin menjadi sebuah keluarga yang didalamnya memiliki ketentraman dan kedamaian, zakinah mawaddah warahmah tidak akan mungkin kita bisa menggapai itu jika kita tidak memiliki ilmu"
Menurut Dirjen Bimad Islam Kementerian Agama berdasarkan data dari pengadilan Agama seluruh Indonesia pada tahun 2016, terjadi sekitar 2 juta peristiwa nikah, namun 15% dari itu jatuh kedalam perceraian, ada yang usia pernikahannya masih 1 tahun, 2 tahun dan seterusnya
Oleh karena itu menurut bapak Kasubag TU, Bimbingan Perkawinan ini merupakan salah satu upaya Kementerian Agama untuk mengurangi angka perceraian tersebut dengan memberikan bekal pernikahan bagi calon pengantin sebelum memasuki pernikahan.
Ilmu yang paling penting dimiliki oleh seorang calon pengantin selain akhlak yang mulia lanjut bapak Kasubag TU adalah ilmu mengenai tugas dan tanggung jawab seorang suami terhadap istri, demikian pula sebaliknya.
Langganan:
Postingan (Atom)


