Ka TU Kemenag Bantaeng Hadiri Pakem Yang Digelar Kejari Bantaeng

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Didampingi Ketua POKJALUH (Kelompok Kerja Penyuluh) Agama Islam Kantor Kemenag Bantaeng, Kasubag Tata Usaha H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM menghadiri Rapat dalam rangka Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM), bertempat di AULA ADHYAKSA Kantor Kejaksaan Negeri Bantaeng (Kamis, 30 Januari 2020).

Pakem dibuka secara resmi Kepala Kejeksaan Negeri (Kajari) Bantaeng Johan Iswahyudi, SH, didampingi Kepala Badan Kesbang Linmas Kab. Bantaeng Anwar Hamido sebelum kemudian menyerahkan forum ke Moderator acara, Budi Setyawan, SH, MH, Kasi Intel Kejari Bantaeng.

Diskusi berjalan aktif dan lancar dengan mendengarkan masukan dan informasi-informasi dari para peserta yang hadir terkait keberadaan aliran-aliran kepercayaan yang menyimpang di Kab. Bantaeng.

Turut hadir anggota Kodim 1410 Bantaeng, Polres Bantaeng, Ketua FKUB Bantaeng, Ketua MUI Bantaeng, POS BIN BULUKUMBA-BANTAENG, KESBANGPOL dab LINMAS, SATPOL PP, Ketua BAZNAS Bantaeng, dan juga Ketua POKJALUH (Kelompok Kerja Penyuluh) Agama Islam Kemenag Bantaeng.

Menurut MURSALIM, SH. (Pengelola Data Intelijen Kejari Bantaeng) yang dihubungi Humas Kemenag Bantaeng usai pertemuan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah surat edaran Jaksa Agung yang diterima Kejari Bantaeng sejak bulan oktober 2019 yang lalu.

"Sejak adanya surat edaran Jaksa Agung tersebut, Kejari khususnya bidang intel giat melakukan penyuluhan hukum ke desa-desa dan sekolah-sekolah agar tidak terpapar ajaran atau aliran-aliran yang sesat menyesatkan". Tutur Mursalim.

Namun menurut pengakuan Pengelola Data Intelijen Kejari Bantaeng ini, sampai saat ini, Kejari Bantaeng belum mendapatkan data terkait Aliran yang menyimpang untuk daerah Bantaeng dan sekitarnya. (mhd)

Pelantikan Dan Rapat Kerja Pengurus Pokjaluh Kemenag Bantaeng Masa Bakti 2019-2022

Bantaeng (Inmas Bantaeng) - Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, Bapak Dr. H. Muhammad Yunus. S.Ag., M.Ag melantik pengurus sekaligus membuka Rapat Kerja Kelompok Kerja Penyuluh (POKJALUH) Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng. Masa bakti 2019-2022. (Rabu, 29 Januari 2020).

Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Kelompok Kerja Penyuluh (POKJALUH) Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng Masa bakti 2019-2022
mengusung Tema "Zakat Berdaya Masyarakat Sejahtera"

Kegiatan tanpa Panitia Pelasana ini menggandeng BAZNAS Kab. Bantaeng dengan bersama-sama membahas Optimalisasi Pembayaran Zakat melalui UPZ/BAZNAS.

Pelantikan dihadiri oleh segenap Penyuluh Agama Islam lingkup Kantor Kemenag Bantaeng baik Penyuluh Fungsional (PNS) maupun Penyuluh Non PNS (Honorer).

Turut hadir Kepala Sub. Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Bapak H. Muhammad Tahir. S. Ag., MM, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Husnaeni. S. Ag, Ketua Baznas Kab. Bantaeng, Drs. H. Abd. Karim Bagada., MM, Ketua BKMT Kab. Bantaeng Ibu HJ. Harmiyah Hadi. S.Ag. dan Kelompok Majelis Taklim se- Kab. Bantaeng yang sempat hadir.

Kakan Kemenag dalam arahannya menyebut Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam merupakan sebuah organisasi yang memiliki peran strategis yang sangat dibutuhkan keberadaannya dalam rangka lebih mendekatkan masyarakat khususnya masyarakat muslim dengan agamanya sebagaimana

Ditambahkan Kakan Kemenag, bahwa keberadaan organisasi Pokjaluh ini tentu bukan hanya sebagai suatu organisasi saja, akan tetapi memiliki peran yang sangat luar biasa dalam mengamalkan ajaran-ajaran agama dan menjadi penyelamata

Ada 8 kompetensi sekaligus menjadi tanggung jawab moral dalam rangka menjalankan tugas-tugas keumatan yang melekat dalam diri kita.

Kakan Kemenag kemudian menguraikan 8 kompetensi yang merupakan standar minimal yang harus dimiliki sebagai seorang penyuluh agama dalam menjalankan Tupoksinya sebagai penyuluh agama sebagai berikut:

  1. Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur'an,
  2. Sebagai pembina terbentuknya keluarga sakinah.
  3. Menjadi Penerang di masyarakat akan pentingnya membayar zakat.
  4. Memberdayakan Wakaf di tengah-tengah masyarakat, antara lain mendorong masyarakat untuk berwakaf Al Qur'an.
  5. Produk halal
  6. Penyalahgunaan Narkoba.

Dan mengenai tupoksi sebagai penyuluh agama, Kakan Kemenag Bantaeng menantang kepada para penyuluh untuk meng upgrade metodologi dakwah untuk diterapkan di tengah-tengah masyarakat.

Usai dibuka secara resmi oleh Kakan Kemenag, acara dilanjutkan dengan Rapat Kerja dengan membahas program-program kerja pengurus Pokjaluh Kemenag masa bakti 2019-2022.

MTQ Ke-32 Tingkat Kabupaten Bantaeng Akan Di Pusatkan Di Lapangan Dampang, Catat Tanggalnya


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Setelah melalui serangkaian tahapan persiapan pelaksanaan MTQ ke-32 tingkat Kab. Bantaeng tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kab. Bantaeng telah merilis Lokasi dan Jadwal Pelaksanaan MTQ ke-32 tingkat Kab. Bantaeng tahun 2020.

Penetapan Lokasi dan jadwal Pelaksanaan MTQ ke-32 tingkat Kab. Bantaeng tahun 2020 tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Peninjauan Lapangan yang ditujukan kepada bapak Bupati Bantaeng dengan tembusan kepada pihak-pihak terkait, diantaranya kepada Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng, Camat Gantarangkeke, Kepala KUA Kec. Gantarangkeke dan Lurah Gantarangkeke.

Surat tertanggal 27 Januari 2020 yang ditanda tangani oleh Kepala Bagian Kesra Setda Bantaeng ini menyebutkan bahwa berdasarkan masukan dari pihak terkait dan berdasarkan hasil peninjauan lapangan oleh Tim Kecil pada 2 lokasi yakni : di Lapangan Sepak Bola Parela Dampang dan di Lapangan Moti Kec. Gantarangkeke, maka lokasi yang dinyatakan layak untuk pelaksanaan MTQ ke-32 tingkat Kabupaten Bantaeng tahun 2020 adalah di Lapangan Sepak Bola Dampang Kec. Gantarangkeke.

Dalam surat tersebut juga disebutkan rencana pelaksanaan MTQ Ke 32 tingkat Kabupaten Bantaeng tahun 2020 adalah tanggal 17 Februari 2020 sebagai laporan kepada Bapak Bupati Bantaeng sambil menunggu petunjuk dan arahan lebih lanjut.

MTQ Ke-32 Tingkat Kabupaten Bantaeng Akan Dipusatkan Di Kecamatan Ini, Panitia Lakukan Peninjauan Lokasi

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Menindak  lanjuti Rapat persiapan yang digelar Bagian Kesra Setda Bantaeng, pada hari Kamis (23, Januari 2020) pagi, Panitia persiapan MTQ ke-32 Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2020 menggelar survei lokasi.

Dalam Rapat Persiapan yang digelar di ruang pertemuan Asisten II Setda Bantaeng itu diputuskan Kecamatan Gantarangkeke sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ kali ini, selain itu, juga ditetapkan Kecamatan Pa'jukukang sebagai tuan rumah untuk STQ tahun 2021 mendatang.

Penetapan Kecamatan Gantarangkeke sebagai lokasi pelaksanaan MTQ ke 32 tingkat Kab. Bantaeng tahun 2020, selain merupakan hasil keputusan Rapat Persiapan, juga merupakan amanat bapak Bupati Bantaeng yang menginginkan MTQ tahun ini dilaksanakan di wilayah selatan-selatan Kab. Bantaeng.

Peninjauan lokasi pelaksanaan MTQ di Kec. Gantarangkeke menyasar 2 titik yakni di lapangan Parela Dampang dan di Lapangan Moti.

Meski belum menetapkan pilihan, namun dari kedua lokasi yang di survei diatas, tim telah mendapatkan gambaran dan informasi akan kondisi lokasi serta unsur-unsur penunjang lainnya.

Turut hadir bersama tim survey, Asisten I bidang Pemerintahan dan kesejahteraan Masyarakat Hartawan, Kabag Kesra Syamsul Alam beserta jajaran, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Bantaeng H.M. Ribi beserta jajaran, Camat Gantarangkeke, Kepala KUA Kec. Gantarangkeke, Sekcam Gantarangkeke dan Lurah Gantarangkeke.

Adapun jadwal pelaksanaan MTQ menurut Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng belum fix, namun ancang-ancang pelaksanaan dijadwalkan pada pertengahan bulan Februari 2020. (mhd)

Kakan Kemenag Bantaeng Serahkan POK DIPA 2020 Kepada Masing-Masing Satker

Bantaeng. (Inmas Bantaeng) - Memasuki Tahun anggaran baru 2020, Kementerian Agama Kab. Bantaeng bersama segenap Satker/unit kerja, berkomitmen untuk kembali mensukseskan program-program kerja pada satker/unit kerja masing-masing dengan memaksimalkan serapan anggaran DIPA di tahun 2020 ini.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin secara simbolis menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2020 kepada Kuasa Pengguna Anggaran pada Kamis tanggal 5 November 2019.

DIPA Petikan ini merupakan dokumen anggaran bagi Kuasa Pengguna Anggaran untuk mulai melaksanakan kegiatan dan program-program pembangunan yang diamanatkan dalam undang-undang yang diserahkan secara simbolis kepada 3 Kuasa Pengguna Anggaran terpilih yang mewakili instansi vertikal dan 3 OPD penerima dana DAK Fisik dan Dana Desa 2020 yaitu Kejaksaan Negeri Bantaeng, Polres Bantaeng, Kantor Kemenag Bantaeng, DAK Fisik Reguler Bidang Pendidikan, DAK Fisik Reguler Bidang Jalan, serta DAK Fisik Reguler Bidang Kesehatan dan KB.

Sehubungan dengan itu, bertempat di Ruang Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng hari ini, Senin, 27 Januari 2020, seluruh pimpinan Satker lingkup Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng hadir guna menerima POK (Petunjuk Operasional Kegiatan) Rincian Kerja Anggaran Kementerian Lembaga (RKA-K/L) DIPA Tahun 2020 yang diserahkan langsung oleh Kakan Kemenag Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag.

POK DIPA 2020 ini diterima langsung oleh masing-masing pimpinan unit kerja pada 4 satker Kemenag Bantaeng yakni : Sub Bagian TU (Satker Sekjen), Seksi Pendidikan Madrasah, Seksi PAIS dan Seksi PD Pontren (dibawah Satker Pendis), Seksi Bimas Islam dan Penyelenggara Zakat Wakaf (dibawah Satker Bimas Islam) dan Seksi PHU (Satker PHU),

Sementara 8 KUA Kecamatan dibawah naungan Satker Bimas Islam antara lain KUA Kec. Bantaeng, KUA Kec. Eremerasa, KUA Kec. Bissappu, KUA Kec. Sinoa, KUA Kec. Uluere, KUA Kec. Pa'jukukang, KUA Kec. Gantarangkeke, dan KUA Kec. Tompobulu, menurut Urusan Kepegawaian pada Sub Bagian TU Kantor Kemenag Bantaeng akan diserahkan kemuadian

Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus sebagai Kuasa Pengguna Anggaran pada kesempatan ini menyampaikan harapannya agar Serapan anggaran pada tahun 2020 dapat lebih ditingkatkan dan meminta kepada setiap satker untuk bekerja se efektif dan se optimal mungkin, sebagaimana pada tahun anggaran 2018 yang lalu, dimana serapan anggaran Satker Kementerian Agama Kab. Bantaeng mencapai sekitar 98%, dan karena itu Kementerian Agama Kab. Bantaeng mendapat penghargaan dari KPPN Bantaeng sebagai Satker Terbaik 1 dari 69 Satker se wilayah kerja KPPN Bantaeng.

Dengan diserahkannya POK RKA-K/L DIPA 2020 pada hari ini maka seluruh satker dan unit kerja di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng siap untuk melaksana­kan semua program dan kegiatan yang telah disusun dalam RKA-KL masing masing. Sehingga harapan good governance dan penyerapan anggaran  dapat terealisasi. (mhd)

Kakan Kemenag Serahkan SK Kenaikan Pangkat Kepada 28 ASN Lingkup Kemenag Bantaeng

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Dirangkaikan dengan apel pagi, Senin (27/1/2020), bertempat di halaman Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, sebanyak 28 orang ASN lingkup Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng menerima SK Kenaikan pangkat yang terdiri dari golongan II dan Golongan III yang berasal dari unsur Guru, Penyuluh, dan pelaksana atau staf administrasi.

SK diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag yang pada kesempatan ini bertindak selaku pembina apel pagi, didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, MA, serta disaksikan oleh segenap peserta apel pagi yang terdiri dari para Kepala Seksi, Penyelenggara Zakat Wakaf, jajaran Pengawas tingkat dasar dan menengah serta segenap karyawan dan karyawati lingkup Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng

Apel pagi kali ini merupakan apel pertama sejak dilaksanakan rotasi pejabat struktural eselon IV di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng pada Kamis, 23 Januari 2020.

Dalam amanatnya, Kakan Kemenag menyampaikan beberapa hal penting terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pada masing-masing Seksi, Penyelenggara dan Sub Bagian, mengingat para pejabat baru yang dilantik dan dikukuhkan adalah benar-benar baru pada posisinya masing-masing kecuali Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam yang memang baru setahun lebih menjabat sebagai pimpinan di Seksi itu.

Dalam kesempatan ini pula, Kakan Kemenag tak lupa mengingatkan kepada segenap jajaran ASN agar senantiasa memperhatikan SKP (Sasaran Kerja Pegawai) yang merupakan format penilaian kinerja dari masing-masing pimpinan.

"Hendaknya, SKP itu diajukan diawal tahun seperti ini, jangan nanti mau mengusul kenaikan pangkat baru buru-buru mengusul, nanti akan kerepotan sendiri". Ujar Kakan Kemenag.

Lebih lanjut Kakan Kemenag menyampaikan mengenai kesempatan untuk menjadi petugas haji pada musim haji tahun 1441 H atau 2020 M ini yang yang mana untuk tahun ini, kuota untuk  petugas haji Kabupaten Bantaeng hanya untuk Petugas pembimbing ibadah haji dengan persyaratan yang cukup ketat sesuai dengan ketentuan.

Selain petugas haji yang akan mendampingi jemaah haji, Kementerian Agama juga membuka lowongan untuk petugas haji non kloter, namun menurut Kakan Kemenag, kuota untuk petugas haji non kloter ini terbatas untuk 10 orang petugas untuk se Sulawesi Selatan.

Terkait lowongan petugas haji non kloter ini, dirinya menyampaikan bahwa sampai saat ini, sudah ada 10 rekomendasi yang telah ditanda tanganinya untuk dapat diikutkan pada rekrutmen yang akan dipusatkan di Kanwil Kemenag Sulsel.

Selanjutnya, Kakan Kemenag dalam amanatnya juga menyampaikan
bahwa sesuai rencana, pagi ini beliau akan menyerahkan secara resmi POK (Petunjuk Operasional Kegiatan) untuk DIPA tahun 2020 kepada masing-masing unit kerja bertempat di ruang kerjanya.

Akhirnya, sekali lagi Kakan Kemenag menyampaikan ucapan selamat kepada masing-masing pejabat eselon yang telah dimutasi dan mendapat promosi yang mulai hari ini akan mencari dan menempati ruangan masing-masing.

Ucapan terima kasih yang tak terhingga juga disampaikan Kakan Kemenag kepada Kasubag TU, para Kepala Seksi, dan Penyelenggara atas pengabdian dan kinerja selama mendampingi beliu pada jabatan sebelumnya.

Dan kepada ke 28 ASN Kemenag Bantaeng yang akan menerima SK Kenaikan pangkat usai pelaksanaan apel pagi hari ini, Kakan Kemenag tak lupa menyampaikan selamat, sembari berharap agar dengan SK kenaikan pangkat yang diterima hari ini juga akan membawa peningkatan kinerja yang lebih maksimal.

SK kenaikan pangkat yang diserahkan pada hari ini, menurut palaksana Urusan Kepegawaian pada Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng, Hasniah, SH, MH mengatakan bahwa SK Kenaikan pangkat yang diserahkan Kakan Kemena pagi ini adalah untuk Periode Oktober 2019 tahap pertama, sedang untuk tahap kedua menurut keterangannya masih sementara dalam proses.

Dan saat rilis ini dimuat, Ibu Hasniah, tengah menuju Makassar untuk melakukan koordinasi atas usulan tahap kedua diatas dan untuk usulan KP periode April 2020 mendatang. (mhd)

Kakan Kemenag Bantaeng Latihan Menembak Bersama Jajaran Forkopimda

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Memenuhi undangan Kapolres Bantaeng, bersama jajaran Forkopimda Kab. Bantaeng, Kakan Kemenag Dr. H. Muhanamd Yunus, M.Ag berkesempatan mengikuti latihan menembak yang digelar di lapangan Tembak Rekonfu-ED 99 Polsek Pa'jukukang. Rabu, (22/1/2020) sore.

Hadir, Ketua DPRD Kab. Bantaeng, Dandim 1410 Bantaeng, Ketua Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Kasat Pol PP, Kepala Rumah Tahanan kelas 2 Bantaeng, Kepala Perhubungan.

Latihan menembak yang diikuti Kakan Kemenag Bantaeng bersama jajaran Forkopimda ini merupakan yang pertama kali beliau ikuti walau sudah sering kali diundang oleh bapak kapolres sebelumnya, disebabkan karena kesibukan dan lain hal.

"Ini adalah pengalaman pertama memegang senjata dan mengikuti latihan menembak, walau sudah sering kali diundang oleh bapak kapolres sebelumnya". Akunya.

"Menembak ternyata bukan hanya sekedar membidik dan menarik pelatuk senjata,  dibalik itu ternyata dibutuhkan ketenangan, kesabaran dan olah nafas yang baik sebelum memutuskan untuk menarik pelatuk hingga peluru dapat meluncur pada sasaran yang tepat.". Ungkapnya.

Bagi Kakan Kemenag Dr. H. Muhammad Yunus, latihan menembak tentu saja bukanlah untuk gagah-gagahan, atau untuk pamer

"Pengalaman dan pelajaran berharga bisa dijadikan pedoman dalam mengambil dan menentukan sebuah keputusan dalam menjalani hidup dan kehidupan ini". Imbuhnya.



Pengurus MUI Kecamatan Bantaeng Resmi Dikukuhkan

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Bertempat di KUA Kec. Bantaeng, Jalan Delima Kel. Tappanjeng Kec. Bantaeng, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bantaeng untuk masa bakti 2018-2022 resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Sekertaris Umum DPD MUI Kab. Bantaeng Dr. H. M. Nasir HM, S.Pd.I, MM mewakili ketua. (Selasa, 21/1/2020).

Acara diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh H. Muh Ramli, kemudian dilanjutkan dengan Laporan Ketua Panitia oleh KM. Arifuddin. S.Fil.I dan pembacaan SK Pengurus oleh bendahara MUI Kabupaten Bantaeng Drs. Saeruddin, M.Si.

Acara selanjutnya adalah sambutan Ketua MUI Kecamatan Bantaeng masa bakti 2018-2022, H. Syarif Hidayat, Lc, MA yang merupakan Penghulu Fungsional pada KUA Kecamatan Bantaeng.

"Organisasi ini merupakan suatu wadah untuk berkhidmat kepada ulama dan kemashlahatan ummat, jadi tidak wajib jadi ulama untuk masuk kepengurusan ini, dan saya mengajak para pengurus menggunakan kesempatan ini untuk berkontribusi dan berkhidmat dalam mengawal kemajuan bangsa, agama dan kemashlahatan ummat". Tutur H. Syarif Hidayat.

Pengukuhan pengurus dan pemasangan PIN MUI oleh Sekretaris MUI Kab. Bantaeng merupakan rangkaian acara selanjutnya, dan acara Pengukuhan yang dirangkaikan dengan pembukaan Rapat Kerja MUI Kecamatan Bantaeng ditutup dengan pembacaan doa oleh H. Abd Latief, Lc dan selanjutnya istirahat.

Turut hadir dalam acara pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan Bantaeng ini, Danramil dan Kapolsek Kec. Bantaeng sekaligus menjabat anggota dewan penasehat.

Usai dikukuhkan, berselang 10 menit, acara dilanjutkam dengan Rapat Kerja dipimpin oleh sekertaris MUI Kec. Bantaeng dengan pembagian kelompok membahas target kerja.

Menurut Sekretaris MUI Kab. Bantaeng, Pembentukan Pengurus MUI Kecamatan ini adalah merupakan salah satu target kerja kepengurusan MUI Kab. Bantaeng, (mhd).

Sengsara Membawa Nikmat, MTs Nurul Al Ihsan Erasayya Mendapat RKB Baru

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Usai diterjang angin kencang yang memporak-porandakan seluruh bangunan yang bersifat semi permanen pada sebuah madrasah yang terletak di dusun Erasayya, Desa Bonto Tiro Kec. Sinoa, Kab. Bantaeng, pada Selasa sore (22/10/19) sekira pukul 17.00. waktu setempat, hari ini resmi menempati Ruang Kelas Baru (RKB).

Hadir sekaligus meresmikan RKB yang merupakan bantuan dari Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI ini, bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag didampingi Plt Kasi Pendidikan Madrasah, serta jajaran Pengawas Madrasah. Hadir pula sejumlah Kepala Madrasah, para Kepala KUA Kecamatan, Babinsa Desa Bonto Tiro, Tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.




Bantuan 1 unit RKB berukuran 90x120 meter persegi senilai Rp. 150 juta ini menurut panitia pembangunan, sedikit lebih luas dari ukuran yang telah ditetapkan sesuai RAB dan sedikit lebih cepat dari jangka waktu pelaksanaan yang telah ditentukan yakni selesai dalam waktu 65 hari dari 90 hari batas waktu yang telah ditentukan.

Sementara itu Kepala MTs Nurul Al Ihsan Erasayya Dra. Syamsiah dalam sambutannya mengatakan bahwa Pembangunan RKB yang merupakan bantuan dari Kementerian Agama RI yang telah dikelola dengan baik dengan swakelola selesai lebih cepat dari batas waktu yang telah ditentukan dan dengan ukuran yang lebih luas dari ukuran pada RAB yang telah ditetapkan ini merupakan salah satu bentuk kesyukuran kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan setelah musibah yang telah menimpa madrasahnya itu.

"Ini betul-betul sengsara membawa nikmat, madrasah yang dibangun sejak 29 Juli 2018 ini dengan bangunan ruang kelas yang hanya bersifat semi permanen, akhirnya mendapatkan bangunan RKB yang layak setelah diterjang angin puting beliung yang menghancurkan seluruh bangunan yang ada" Ungkapnya.

"Untuk itu, kami atas nama madrasah dengan ini menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari semua pihak utamanya dari jajaran Keluarga Besar Kementerian Agama Kab. Bantaeng"Tuturnya.

"Terima kasih juga kepada bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng yang telah memfasilitasi pihak madrasah sehingga mendapat bantuan dari Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI senilai 150 juta". Tambahnya.

Lebih lanjut Kamad MTs Nurul Al Ihsan Erasayya mengatakan bahwa bangunan  yang diresmikan penggunaannya mulai hari ini oleh bapak Kepala Kantor Kemenag Bantaeng ini hanya 1 RKB, sehingga tentu saja kedepan madrasahnya masih membutuhkan ruang kelas baru guna memenuhi kebutuhan siswa.

Untuk itu, melalui kesempatan ini, Dra. Syamsiah yang belum lama ini dimutasi dari MTs Sinoa menjadi Kamad MTs Nurul Al Ihsan Erasayya ini berharap kepada seluruh pihak yang hadir agar dapat memberikan perhatiannya kepada madrasah ini termasuk kepada Kepala Desa Bonto Tiro Kec. Sinoa yang pada kesempatan itu dihadiri oleh Sekdesnya. Harap Ibu Syamsiah.

Sementara itu, menyambung kegembiraan dan rasa syukur atas berkahbdna nikmat yang telah diterima dan dirasakan oleh MTs Nurul Al Ihsan Erasayya setelah tertimpa musibah angin kencang ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng menyatakan ikut terharu dan turut bersyukur.

"Ini betul-betul sengsara membawa nikmat ya, ketika pertama kali melihat postingan teman-teman di Group WA, saya bersama teman-teman warga Kemenag Bantaeng, hati kami langsung tergerak untuk bagaimana meringankan beban madrasah yang tertimpa bencana ini, sehingga, atas kepedulian dan rasa solidaritas teman-teman di Kementerian Agama Kab. Bantaeng akhirnya terkumpul dana sebesar 10 juta 500 ribu Setelah itu menyusul dari BAZNAS Bantaeng sebesar 10 juta rupiah ". Ungkap bapak Kepala Kantor.

Kakan Kemenag juga menambahkan bahwa Sengsara Membawa Nikmat yang dirasakan MTs Nurul Al Ihsan Erasa ini juga dirasakan oleh madrasah lain yang juga mengalami bencana, yakni MA dan MTs Nahdlatut Thawalib Tompong Bantaeng yang telah mengalami musibah kebakaran dan menghanguskan 1 buah RKB dan buku-buku perpustakaan sehingga bantuan yang diperoleh pada 2 Madrasah yang berada dalam 1 kompleks ini adalah : MA NT Tompong mendapatakan 1 buah RKB sehingga gedung RKB yang ada ditingkatkan menjadi 2 lantai sementara MTs NT Tompong mendapat bantuan buku-buku perpustakaan.

Akhirnya, Kakan Kemenag sekali lagi menyampaikan selamat kepada MTs Nurul Al Ihsan Erasayya yang telah menempati bangunan RKB barunya sembari mengajak untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah diberikan karena jika bersyukur, maka Insya Allah nikmatnya akan ditambahkan, sebagaimana potongan ayat yang berbunyi : la-in syakartum aziidannakum wala-in kafartum inna ‘adzaabii lasyadiide". Pungkasnya. (mhd)

JELANG PELAKSANAAN MTQ TINGKAT KABUPATEN, KEMENAG BANTAENG GELAR RAPAT PERSIAPAN

Sinoa, (Inmas Bantaeng) - Dalam rangka persiapan Pelaksanaan MTQ ke 32 Tingkat Kab. Bantaeng tahun 2020, Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Bimas Islam menggelar rapat interen bersama seluruh jajaran Kepala KUA Kecamatan se Kab. Bantaeng. (Selasa, 21/1/2020).

Pertemuan yang dilangsungkan di KUA Kec. Sinoa ini dipimpin langsung oleh Kakan Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag didampingi Kepala Seksi Bimas Islam Drs. H. M. Ribi, MM.

Turut hadir jajaran staf Seksi Bimas Islam Kemenag Bantaeng sebagai leading sektor yang merupakan pelaksana teknis pada kegiatan-kegiatan MTQ maupun STQ, serta jajaran penyuluh agama dan Staf KUA Kec. Sinoa.

Pertemuan awal dalam rangka persiapan pelaksanaan MTQ ke 32 Tingkat Kab. Bantaeng tahun 2020 ini sengaja digelar di KUA Kec. Sinoa, mengingat tempat pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Bantaeng tahun ini akan dipusatkan di Kecamatan ini.

Keputusan tentang Kec. Sinoa sebagai lokasi pelaksanaan MTQ ke 32 Tingkat Kab. Bantaeng tahun 2020 ini merupakan wujud dari kebesaran hati Pemerintah Kecamatan Sinoa yang telah memantapkan diri sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten sebagaimana yang disampaikan Camat H. Harianto, SE didepan segenap peserta MTQ beserta segenap warga yang hadir saat pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Sinoa yang digelar pada akhir 2019 yang lalu.

Ini tentu saja menjadi langkah awal yang baik dalam hal pemantapan pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten dan menghemat banyak waktu dan energi, dimana untuk penetapan jadwal dan lokasi pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten ini, setiap tahun kerap melalui perdebatan dan pertentangan yang alot dalam setiap Rapat-rapat yang digelar panitia tingkat Kabupaten bersama seluruh stakeholder terkait, sehingga dengan telah ditetapkannya Kecamatan Sinoa sebagai tempat Pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten inj, maka agenda Rapat-rapat pemantapan persiapan dapat lebih fokus dan intens membahas teknis dan agenda-agenda penting lainnya.

Dalam kesempatan pertemuan perdana ini Kakan Kemenag Dr. H. Muhammad Yunus tak lupa pula menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada segenap jajaran Kepala KUA yang hadir dan bagi Kepala KUA yang tidak sempat hadir, Kakan Kemenag menyampaikan pesan khusus melalui Kasi Bimas Islam.

Kepada seluruh jajaran penyuluh KUA Kec. Sinoa yang hadir dan juga seluruh jajaran Penyuluh Agama Se Kab. Bantaeng, Kakan Kemenag juga berharap agar senantiasa melakukan pembinaan-pembinaan dan pembenahan-pembenahan melalui Sentra Pembinaan Qari-Qari'ah (SBQ) dalam rangka menghadapi pelaksanan MTQ tingkat Kabupaten Bantaeng yang dijadwalkan akan dilaksanakan bulan depan (Februari 2020) dan demi menyongsong pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Sulsel yang akan dilangsungkan pada bulan Maret 2020 mandatang di Kabupaten Pangkaje'ne Kepulauan. (mhd)

Istri Ketua Wahdah Islamiyah Bantaeng Berpulang, Kakan Kemenag Turut Melayat Dan Menshalati Jenazah

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Kabut duka menyelimuti Keluarga Besar Wahdah Islamiyah Kab. Bantaeng setelah pada Ahad (19/1/1/2020) jelang tengah malam, beredar Khabar akan kematian ibu Nuraeni binti Muhammad atau yang biasa disapa Ummu Mulki.

Almarhumah Ibu Nuraeni binti Muhammad adalah istri dari Ketua Umum DPD Wahdah Islamiyah Kab. Bantaeng Ustadz KH. Abd. Khaliq, S.PdI yang juga merupakan salah seorang Penyuluh Non PNS di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng.

Ummu Mulki meninggal dunia di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar karena sakit. Almarhumah meninggalkan 9 orang anak diusianya yang ke 49 tahun.

Jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka di Kompleks Ponpes Al Ihsan Wahdah Islamiyah, Jl. Lingkar Bonto Atu Kec. Bissappu Kab. Bantaeng sebelum dikebumikan di kampungnya, di Ho'di, di wilayah Sinjai Timur.

Sebelum diantar ke tempat peristirahatannya yang terakhir, jenazah terlebih dahulu di sholatkan di Masjid Kompleks Ponpes Al Ihsan WI Bantaeng.

Dalam kesempatan ini, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag beserta segenap jajaran berkesempatan ikut menshalati jenazah bersama-sama para ikhwa dan akhwat serta para santri dan pembina dan segenap masyarakat umum yang datang melayat.


Lulus Prajab Dengan Hasil Memuaskan, Ke 20 CPNS Kemenag Bantaeng Siap Menjadi Mesin Penambah Kekuatan

 
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Rasa bahagia bercampur haru terpancar jelas di wajah ke 20 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng setelah pada Kamis (16/1/20) siang, bertempat di ruangan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng, ke 20 CPNS yang terdiri dari 8 orang CPNS umum dan 12 orang dari unsur ex honorer kategori II yang telah dinyatakan lulus seleksi pada penerimaan CPNS Tahun 2019 yang lalu.

Ke 20 CPNS yang telah mengikuti Pelatihan Prajabatan Golongan III angkatan VI  yang dilaksanakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Makassar bekerjasama dengan Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara (LAN) pada tanggal 19 sampai dengan 26 November 2019 ini secara umum telah dinyatakan Lulus dengan predikat memuaskan.

STTP Prajabatan bagi ke 20 CPNS yang kesemuanya merupakan formasi tenaga pendidik (guru) yang ditempatkan pada 3 Madrasah Negeri (MIN, MTsN dan MAN Bantaeng) ini diserahkan Kepala Sub Bagian Tata Usaha mewakili Kepala Kantor dalam suasana penuh bersahaja.

Usai menyerahkan STTP Prajabatan
Ka TU H. Ahmad Jailani menyampaikan selamat kepada seluruh CPNS sembari mengajak senantiasa bersyukur kehadirat Allah SWT, atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT ini.

Kasubag juga berharap, dengan selesainya mengikuti Diklat Prajabatan yang menjadi syarat mutlak untuk meningkatkan statusnya menjadi PNS ini, akan menjadi spirit tersendiri bagi para CPNS dan pada akhirnya akan menjadi mesin penambah kekuatan bagi instansi Kementerian Agama secara keseluruhan dalam menjalankan tugas dan fungsinya di tengah-tengah masyarakat.

"Ribuan bahkan ratusan ribu orang diluar sana yang berharap dan sangat menginginkan posisi teman-teman sekalian saat ini, terbukti dari banyaknya pelamar atau pendaftar yang saat ini sedang mengikuti tahapan rekrutmen CPNS, yang alokasinya hanya sekian ribu, untuk itu sekali lagi mari senantiasa mensyukuri atas apa yang telah dianugerahkan Allah kepada kita sekalian dan yakinkan bahwa teman-teman sekalian memang layak untuk itu ". Tutur Kasubag.

Lebih lanjut Kasubag menyampaikan bahwa CPNS ini merupakan awal dari pengabdian kita sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus sebagai awal dari pengabdian kita kepada Allah SWT di bidang tugas kita masing-masing.

"Kenapa mesti ada yang namanya CPNS?. Saya kira ini sudah disampaikan di Latsar, bahwa CPNS ini adalah merupakan bagian dari proses uji coba atau uji kelayakan dan kepatutan bagi seorang calon PNS". Ujarnya.

Menyinggung masalah etika birokrasi, Kasubag TU berharap agar para CPNS dapat memperlakukan diri kita sebagai Aparatur Sipil Negara, baik kepada teman sejawat, kepada pimpinan dan kepada institusi.

Selanjutnya, Kasubag TU menyampaikan amanah dari Presiden RI, amanat dari bapak Menteri Agama, amanat dari Sekjen, sekaligus amanat dari Kakanwil dan Kepala Kantor Kemenag Bantaeng, bahwa jadilah ASN yang baik yang bersama-sama dengan seluruh stakeholder yang ada guna menjaga keutuhan NKRI.

Akhirnya, sekali lagi bapak Kasubag TU atas nama pimpinan menyampaikan selamat dan sukses atas selesainya mengikuti Latsar CPNS dengan hasil yang memuaskan dan sebagai pesan terakhir, Kasubag mengajak kepada seluruh CPNS untuk senantiasa membangun disiplin.

"Mari kita senantiasa membangun disiplin baik disiplin kehadiran maupun disiplin melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan negara kita dan jangan cepat-cepat mau pindah ke daerah asal, utamanya bagi yang formasi umum". Pungkasnya. (mhd).

KONKERKAB PGRI Bantaeng, 14 Guru Kemenag Kantongi Mandat

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Bertempat di Gedung Balai Kartini Kab. Bantaeng, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bantaeng hari ini menggelar Konferensi Kerja Kabupaten (KONKERKAB) untuk memilih kepengurusan baru periode 2019-2024. (Rabu, 15/1/1/2020).

KONKERKAB dibuka secara resmi oleh Bupati Bantaeng Dr. H. Ilhamsyah Azikin, M.Si.

Turut hadir Ketua DPRD Kab. Bantaeng beserta sejumlah unsur Forkopimda lainnya, Sekretaris Umum PGRI Sulawesi Selatan, para pimpinan OPD, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga.

Hadir pula Kepala Seksi PAI (Pendidikan Agama Islam) Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng H. Muhammad Arfah mewakili Kakan Kemenag.

Dalam sambutannya, Bupati Ilham Azikin menyampaikan apresiasi, hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap Pengurus PGRI Kab. Bantaeng atas terselenggaranya Konferensi Kerja Kabupaten masa bakti 2014-2019 ini.

Bupati berharap kegiatan ini tidak hanya membawa dampak yang besar bagi organisasi PGRI, akan tetapi juga akan membawa dampak yang besar pula bagi Pembangunan Sumber daya manusia di Kab. Bantaeng secara keseluruhan.

Bupati meyakini bahwa Konkerkab PGRI ini akan menjadi ruang konsolidasi, menjadi ruang penyegaran akan ide-ide yang baru dan cemerlang untuk membawa PGRI pada khususnya dan dunia pendidikan di Kab. Bantaeng pada umumnya, lebih baik dimasa-masa yang akan datang.

"Kita ketahui bersama bahwa salah satu upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan kulitas sumber daya manusia adalah pelaksanaan pendidikan yang komprehensif disegala jenjang usia". Tutur Bupati.

"Maju tidaknya suatu daerah sangat ditentukan oleh kemajuan di sektor pendidikan". Imbuhnya.

"Investasi di bidang pendidikan akan menentukan kelangsungan hidup dan masa depan bangsa, oleh karena itu, kita menyadari sepenuhnya sehingga acuan pembangunan di Kab. Bantaeng 5 tahun kedepan yang termaktub dalam RPJMD Tahun 2018-2023 menitik beratkan pada pengembangan sumber daya manusia, yang Alhamdulillah juga sejalan dengan tema RPJMN yang juga menitik beratkan pada pengembangan sumber daya manusia". Tambah Bupati.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng masa bakti 2014-2019 Syafaruddin dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama dan sinergitas yang terjalin diantara sesama pengurus mulai di tingkat cabang hingga ke tingkat ranting selama kepengurusan 5 tahun yang lalu.

Syafruddin juga tak lupa menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya manakala selama dalam kepengurusan masa bakti 2014-2019 ini terdapat kesalahan dan kekeliruan-kekeliruan.

Akhirnya Ketua PGRI Kab. Bantaeng yang kembali mencalonkan dirinya dalam pemilihan Ketua untuk periode 5 tahun kedepan ini berharap kepengurusan PGRI Kab. Bantaeng kedepan tetap dapat bersinergi dengan program-program atau visi misi Pemerintah Kab. Bantaeng.

Konkerkab PGRI Bantaeng diikuti kurang lebih 500 guru baik yang dibawah naungan DisDikbud Kabupaten, maupun dibawah naungan Kemenag, dan diantara guru Kemenag yang turut memadati Gedung Balai Kartini tersebut, sebanyak 14 diantaranya mengantongi mandat dari Ketua PGRI Cabang Kementerian Agama Kab. Bantaeng untuk mengikuti Konferensi yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, Wakil Ketua hingga Ketua-Ketua Ranting, dan ke 14 pengurus yang mengantongi Surat mandat tersebut mempunyai hak suara dalam pemilihan Ketua, Wakil Ketua dan Sekretaris.

Konkerkab diikuti oleh pengurus PGRI kabupaten dan 5 orang perwakilan pengurus cabang/ kecamatan dan perwakilan ranting/desa sesuai jumlah perwakilannya se-Kabupaten Bantaeng.

Setiap pengurus kecamatan berhak mengajukan maksimal 21 personil terdiri dari 3 calon ketua, 3 calon wakil ketua, 3 calon sekretaris dan 12 calon pengurus. 21 usulan dari masing-masing kecamatan akan dikerucutkan menjadi 21 orang yang akan dipilih tim formatur untuk menduduki posisi jabatan yang ada di kepengurusan.

Selain membahas kepengurusan mendatang, Konkerkab yang mengangkat tema "Mewujudkan PGRI sebagai organisasi profesi dalam meningkatkan mutu pendidikan abad ke 21" ini juga mengevaluasi kinerja kepengurusan selama ini. Program ke depan PGRI juga akan dirumuskan melalui sidang komisi yang membahas program kerja, organisasi, dan rekomendasi. (mhd)

Permudah Komunikasi Dengan Catin, Penghulu Fungsional Kecamatan Bantaeng Buat Group Medsos


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Dalam rangka upaya meningkatkan pelayanan kepada calon pengantin, penghulu dan penyuluh bekerja sama membangun komunikasi dengan calon pengantin melalui media sosial yakni WhatsApp dengan membuat group yang diberi nama "Komunitas Sakinah Kecamatan Bantaeng"

Kehadiran group ini diharapkan bisa mempermudah komunikasi dengan calon pengantin untuk keperluan layanan, ide ini muncul sejak beberapa bulan yang lalu, ketika dirasakan kerepotan ketika akan menginformasikan sesuatu dilakukan secara personal kecalon pengantin.

Kehadiran dan kebutuhan terhadap media sosial menjadi keniscayaan, maka yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menggunakan secara positif, dan sebelum dimasukkan ke dalam group ditawarkan kesediaannya untuk bergabung dan alhamdulillah mayoritas menerima secara baik dan bersedia bergabung, namun tidak semua juga catin dapat bergabung disebabkan masih ada beberapa yang tidak punya smart phone android.

Dalam group tersebut bergabung penghulu dan penyuluh fungsional dalam rangka pelayanan yang prioritasnya sampai mereka mendapat buku nikah.

Jika sudah semua pelayanan pernikahannya terpenuhi, maka tidak ada larangan bagi catin untuk keluar group. (Abou/mhd)

Porseni Di MA Muhammadiyah Bantaeng Lain Dari Yang Lain, Mulai Panitia Hingga Wasit Dari Siswa

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Memasuki pekan kedua masuk sekolah pasca liburan semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020, Madrasah Aliyah Muhammadiyah Bantaeng akhirnya mengumumkan pemenang kegiatan Porseni antar siswa

Pengumuman juara pada kegiatan Porseni yang dilaksankan tanggal 23-30 Desember 2019 yang dilanjutkan dengan kegiatan pengkaderan ini dilaksanakan usai pelaksanaan Upacara bendera Senin (14/1/20) pagi bertempat di lapangan upacara MAS Muhammadiyah Bantaeng.

Adapun jenis kegiatan terbagi 3 jenis yakni: Olah Rahga, Seni dan Kreativitas. Adapun lomba olaraga terdiri dari Futsal, Takraw, bola volly, untuk seni terdiri dari: Lomba baca puisi, azan, akustik dan nyanyi solo sedangkan untuk kategori kreativitas terdiri dari: lomba membuat vlog dan cerdas cermat.

Berdasarkan perolehan juara, keluar sebagai juara umum adalah kelas XII Iis, dan berhak mendapatkan piala bergilir yang diterima langsung oleh ketua kelas Rinki Amin dari kepala MA Muhammadiyah Bantaeng H. Salahuddin SR, S.PdI, M.Pd.I.

Pada kesempatan itu, Kamad MA Muhammadiyah Bantaeng menyampaikan pesan.

"Porseni merupakan ajang mangasah diiri dan menjadi pembentukan karakter utamanya sikap bertanggung jawab pantang menyerah dan menjadi jiwa sportivitas". Tutur H. Salahuddin.

Menurut Kamad H. Salahuddin, Porseni MA Muhammadiyah Bantaeng berbeda dengan Porseni sekolah/madrasah lain, dimana Porseni di MA Muhammadiyah Bantaeng semua dilaksanakan oleh peserta didik mulai panitia sampai wasit pertandingan dan tak pernah ada perselihan diantara mereka sampai porseni selesai karena mereka memegang prinsip "Menang tak jumawa kalah tak galau" Ungkapnya.

Disaksikan Wamenag, Gedung Bantuan Kemenpora Untuk Ponpes Ihya Ulumiddin Bantaeng Resmi Digunakan

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Yayasan Pembangunan Pembinaan Kesejahteraan Ummat (YPPKU) Ponpes Ihya' Ulumiddin, Kampung Beru, Kec. Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan mendapat bantuan gedung aula yang diberi nama Gedung Aula Pemuda dan Santri.

Hadir, Wakil Menteri Agama RI, H. Zainut Tauhid Sa'adi, dan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI , H.M. Asrorun Ni'am Sholeh yang sekaligus meresmikan gedung yang berdiri diatas tanah Almarhum H. Arsyad pendiri Pondok Pesantren ini.

Turut hadir Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan H. Anwar Abubakar, S.Ag, M.Pd, Rektor UIN Alaudddin Prof Hamdan Juhannis MA, PHd, Sekretaris MUI Sulsel Prof. Dr. H.M. Ghalib Mattola, MA, Bupati Bantaeng Dr. H. Ilhamsyah Azikin, M.Si, Wakil Bupati Bantaeng H. Sahabuddin, sejumlah pejabat Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng beserta jajaran serta segenap pembina, dan pengurus YPPKU Ihya Ulumiddin.

Hadir pula sejumlah Kepala Kantor Kementerian Agama beserta rombongan dari beberapa Kabupaten tetangga, diantaranya Kemenag Bulukumba, Jeneponto dan Kab. Sinjai.

Peresmian gedung ditandai dengan penanda tanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI, H.M. Asrorun Ni'am Sholeh didampingi Ketua Yayasan Pembangunan Pembinaan Kesejahteraan Ummat (YPPKU) Ponpes Ihya' Ulumiddin H. Hilmi Muhammadiyah serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Faisal, S.STP, M.Si.

Dalam sambutannya, sesaat sebelum meresmikan gedung yang bernilai sekira 1,2 M ini, pejabat esolon I di Kementerian Pemuda dan Olahraga RI ini menyampaikan harapannya.

"Semoga gedung bantuan Kementerian Pemuda dan Olah Raga ini dapat dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan kepemudaan dan kegiatan santri demi mendorong percepatan pembangunan sumber daya manusia unggul untuk kepentingan Indonesia Maju sebagaimana komitmen kita bersama sebagai bangsa dan juga sebagai warga negara ". Tutur Deputi.

"Ini bagian kecil dari kehadiran negara untuk membersamai dan juga untuk memberikan fasilitas bagi masyarakat, bagi pemuda dan juga bagi santri untuk mengaktualkan seluruh potensi kepemimpinan, potensi kewirausahaan, potensi kepeloporan dan potensi ilmu pengetahuan untuk di Dharma baktikan bagi kepentingan bangsa dan negara secara keseluruhan". Imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dengan keberadaan yayasan pendidikan Pondok Pesantren Ihya' Ulumiddin yang telah membantu meningkatkan kecerdasan dan pemahamaan keagamaan kepada para generasi muda.

Wamenag Zainut Tauhid menambahkan bahwa pemerintah dan DPR telah menetapkan Undang Undang (UU) yang sangat strategis dalam pengembangan pondok pesantren kedepan, yaitu UU Nomor 18 tahun 2019, tentang Pondok Pesantren.

"Undang Undang ini penting karena sebagai bentuk pengakuan negara terhadap pondok pesantren, karena jasa pesantren terhadap negara sangat besar, lahirnya negara kita tidak lepas dari jasa ulama, kyai, dan santri". ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Wamenag juga  menyerahkan bantuan berupa voucher senilai 100 juta lebih dan buku-buku kepada Ketua Yayasan.

"Kalau Deputi kasi bantuan senilai 1 koma lebih, saya juga kasi bantuan 1 koma lebih, cuma yang satunya 1 M lebih, yang satunya 100 juta lebih" Canda Wamenag

Kepada Pemerintah Daerah, Wamenag juga berharap dapat bersama-sama membantu geliat pembangunan sumber daya manusia yang ada di Pondok Pesantren. (mhd).


Kakan Kemenag Hadiri Rapat Evaluasi Pengurus Dan Program Kerja MUI Kabupaten Bantaeng


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Pengurus Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Bantaeng menggelar Rapat Evaluasi Pengurus Dan Program Kerja MUI Kabupaten Bantaeng masa bakti tahun 2015-2020 (Jum'at, 10/1/1/2020).

Rapat Evaluasi Pengurus Dan Program Kerja MUI Kabupaten Bantaeng dilaksanakan sehubungan dengan akan berkahirnya kepengurusan masa bakti tahun 2015-2020.

Hadir Wakil Bupati Bantaeng Drs. H. Sahabuddin mewakili Bupati Bantaeng sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kab. Bantaeng, Sekertaris Umum MUI Sulsel Prof. Dr. KH. Muhammad Galib Mattola, MA, Sekretaris Umum MUI Kab. Bantaeng Dr. H. Muh. Nasir, HM.,S.Pdi., MM beserta jajaran Pengurus Harian MUI Kab. Bantaeng berjumlah kurang lebih sebanyak 40 orang.

Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag yang yang juga merupakan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kab. Bantaeng

Wakil Bupati Bantaeng dalam sambutannya menyampaikan bahwa Keberadaan Majelis Ulama Indonesia terkhusus di Kabupaten Bantaeng merupakan bahagian yang tak terpisahkan dari Pemerintah Daerah untuk bersama-sama mengambil bagian dalam membangun masyarakat di bidang Keagamaan.

"MUI merupakan salah satu mitra yang tak terpisahkan dan salah satu elemen masyarakat yang terpenting yang memegang tanggung jawab secara bersama-sama dalam membangun dan membentuk karakter masyarakat kita sesuai dengan ajaran Agama kita" Ujar H Sahabuddin

"Keberadaan pemerintah dla hal ini adalah bagaimana mengakomodir semua elemen dan kekuatan yang ada untuk disatukan". Tambahnya.

Wabup beeharap MUI dapat menjadi corong pemerintah, sebagai mitra dalam rangka mensosialisasi kegiatan-kegiatan dan dalam hal memasyarakatkan apa yang menjadi program-program utama pemerintah di bidang Keagamaan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Bantaeng juga menyampaikan akan membatu memfasilitasi pendirian Sekretariat MUI di Kabupaten Bantaeng. (mhd).

Polri Peduli Penghijauan, Kakan Kemenag Bantaeng Ikut Menanam Pohon Di Posek Pa'jukukang

Pa'jukukang, (Inmas Bantaeng) -
Dalam rangka mendukung program Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Peduli Penghijauan yang digelar oleh Polres Bantaeng, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag, bersama Bupati Bantaeng Dr. H. Ilhamsyah Azikin, M.Si, beserta segenap  anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantaeng, Kepala OPD terkait, seluruh anggota Polres Bantaeng, ibu-ibu anggota Bhayangkari, serta tokoh masyarakat se Kab. Bantaeng, pada Jum'at (10/1/2020) pagi.

Sebelum dilakukan penanaman pohon, kegiatan diawali dengan Apel persiapan penanaman pohon yang digelar di halaman Polsek Pa'jukukang dipimpin Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri SH, MH.

Kapolres Wawan Sumantri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan serentak se Indonesia yang telah dilaksanakan sejak Senin tanggal 6 Januari 2020, Polres Bantaeng telah menanam sedikitnya 440 pohon di beberapa titik antara lain,  di Cekdam Kec. Bantaeng, Ponpes Syekh Abd. Ja'far Kec. Tompobulu dan lain-lain.

Wawan juga tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bantaeng beserta jajaran atas partisipasi dan bantuan berupa tanaman pohon dari dinas-dinas terkait antara lain Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup

Sementara itu Bupati Bantaeng Dr. H. Ilhamsyah Azikin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setimggi-tingginya kepada Polres Bantaeng beserta jajaran atas terselenggaranya kegiatan Polri Peduli Penghijauan di Kab. Bantaeng ini.

Bupati berharap kegiatan ini bukan hanya membawa dampak positif bagi kalangan Polres Bantaeng tetapi juga dapat membawa manfaat bagi masyarakat Kab. Bantaeng secara luas.

"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat mendorong masyarakat juga mempunyai kepedulian yang sama terhadap lingkungan kita, sehingga alam bisa terjaga. Dan mudah-mudahan dapat mencegah perubahan iklim, bencana dan sebagainya," ujar Bupati

"Sekali lagi atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kab. Bantaeng menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Polri Peduli Penghijauan ini dan berharap virus positif ini dapat ditularkan kepada seluruh masyarakat Bantaeng .". Harapnya.

"Kami menghimbau masyarakat untuk menanam dimanapun berada terutama dibantaran sungai dan ditempat-tempat yang alamnya telah rusak mari kita hijaukan kembali guna mengembalikan keseimbangan alam," imbau Bupati.

Kapolres Bantaeng mengatakan, tujuan dari penanaman pohon atau penghijauan tersebut dalam rangka menyukseskan program Polri peduli lingkungan.

"Penghijauan ini dilakukan serentak se Indonesia baik Polda maupun Polres dan Polsek termasuk di Bantaeng ," katanya.

Jajaran Polsek Pa'jukukang dianjurkan menanam pohon sedikitnya seratus pohon di wilayah hukum masing-masing.


Rakor Di Awal Tahun, Kakan Kemenag Bantaeng Himbau Para Kepala Madrasah Dan Kepala KUA Untuk Lebih Memperhatikan Para Operator

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Mengawali tahun baru 2020 dan memasuki awal semester genap tahun Pelajaran 2019/2020, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng mengumpulkan segenap jajaran pimpinan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng yang terdiri dari para Kepala Seksi, Penyelenggara, para Kepala KUA beserta jajaran dan pada Kepala Madrasah beserta jajaran guna menghadiri Rapat Koordinasi yang dilangsungkan di aula Kantor Kemenag Bantaeng, pada Kamis, (9/1/2020) pagi.

Rakor yang biasanya dilaksanakan setiap tanggal 17 bulan berjalan ini, kali ini dilaksanakan lebih awal dengan berbagai pertimbangan-pertimbangan termasuk pertimbangan-pertimbangan diatas.

Rakor diawali dengan penyampaian pandangan atas hasil pengamatan dan evaluasi yang dilakukan oleh Kepala Kantor pada setiap unit-unit kerja dalam lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng.

Diawali dengan penyampaian pandangan dari hasil pengamatan dan evaluasi atas kinerja Kepala Madrasah beserta jajaran terkait proses pembelajaran di madrasah.

Kakan Kemenag menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan langsung atau inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan bapak Kepala Kantor terhadap sejumlah Madrasah dalam memasuki awal semester genap tahun pelajaran 2019/2020 beberapa waktu yang lalu, beliau menemukan sejumlah madrasah yang belum memulai proses pembelajaran secara optimal.

"Kemarin saya melakukan pemantauan langsung di salah satu madrasah, rasanya saya seperti ingin naik pitam, ketika saya menemukan ada 7 ruangan kelas yang tidak ada gurunya sementara siswanya berkeliaran tidak belajar, tapi disaat yang sama Alhamdulillah madrasah-madrasah yang lain sudah aktif  ". Ungkap Kepala Kantor.

"Untuk itu, kemarin saya sampaikan bahwa hari ini kita harus mengadakan Rakor, agar saya bisa sampaikan kondisi-kondisi ini kepada para kepala Madrasah" ujarnya.

Hal serupa juga Kakan Kemenag tekankan kepada para Kepala KUA beserta jajaran terkait pelayanan prima yang diberikan KUA kepada masyarakat pengguna layanan.

Kakan Kemenag juga menyinggung mengenai Pengumuman hasil test Rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS periode tahun 2020-2024 yang telah dilaksanakan.

Kakan Kemenag berharap para Kepala KUA untuk segera berkoordinasi dengan pihak seksi terkait untuk melakukan pemetaan dalam rangka penempatan para penyuluh non PNS di wilayah kecamatan masing-masing.

Sebagai penanggung jawab rekrutmen
Kakan Kemenag menyatakan telah menyerahkan sepenuhnya kepada Panitia dengan satu penekanan bahwa Seleksi Harus dilaksanakan dengan seobyektif mungkin namun terlepas dari itu, Kakan Kemenag mempersilahkan kepada para Kepala KUA untuk menyampaikan koreksi atau masukan jika sekiranya di lapangan ternyata ditemukan adanya penyuluh-penyuluh yang tidak melaksanakan tugas sebagaimana yang telah ditentukan.




Hal penting lainnya yang dikoordinasikan dalam Rapat kali ini adalah antara lain terkait keberadaan organisasi-organisasi profesi guru seperti KKKM, KKG dan MGMP agar dapat lebih dikelola dan diberdayakan dengan baik dan efektif agar dapat lebih memberikan manfaat kepada para guru dan dunia pendidikan pada umumnya.

Menyinggung masalah data dan informasi, Kakan Kemenag menekankan kepada para Kepala KUA dan Kepala Madrasah, Kakan Kemenag menghimbau agar lebih memperhatikan para operatornya

"Berhubung pentingnya masalah data dan informasi, maka saya menghimbau kepada para Kepala Madrasah dan para Kepala KUA untuk lebih memperhatikan para operatornya". Tutur Kakan Kemenag.

"Karena sesungguhnya informasi-informasi dan data yang disajikan di Kementerian Agama ini tidak terlepas dari peran para operator". Imbuhnya.

"Untuk itu sekali lagi saya menghimbau kepada para Kepala Madrasah dan para Kepala KUA untuk lebih memperhatikan para operatornya, terutama dari segi kesejahteraannya karena sesungguhnya tugas terkait informasi dan data itu adalah tugas Kepala Madarasah dan Kepala KUA, coba bayangkan betapa pusingnya kita jika tidak ada operator, maka dari itu, kalau terimaki Sertifikasi, diingat-ingat juga operatornya, meski jumlahnya sedikit saya yakin, mereka akan merasa senang dan akan lebih bersemangat karena merasa diperhatikan dan dipedulikan". tambahnya.

Diantara hal penting lainnya yang menjadi penekanan bapak Kepala Kantor, beliau menghimbau kepada jajaran pimpinan agar membuat komitmen dalam melakukan pekerjaan, mencatat hal hal yang penting yang akan dilakukan dan mengukur apakah pekerjaan yang kita lakukan dapat bermanfaat untuk anak didik kita.

Dan demi menyikapi era teknologi informasi dewasa ini, Kakan Kemenag menghimbau kepada para Kepala Madrasah dan Kepala KUA untuk dapat mempelajari dan mengakses semua aplikasi yang berhubungan dengan data dan pada akhirnya slogan 5 budaya Kerja tidak hanya menjadi slogan semata. (mhd)


Kakan Kemenag Bantaeng Beserta Jajaran Hadiri Ramah Tamah HAB 74 Tingkat Sulsel


Makassar (Inmas Bantaeng) - Setelah mengikuti Gerak jalan santai kerukunan tingkat provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di lapangan Karebosi Makassar (Sabtu, 4/1/2020), Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag beserta jajaran pimpinan lingkup Kemenag Bantaeng menghadiri Ramah Tamah yang dilangsungkan di Aula Arafah Kompleks Asrama Haji Sudiang Makassar pada hari Ahad (5/1/2020).

Acara Ramah Tamah yang menjadi penutup seluruh rangkaian Kegiatan HAB (Hari Amal Bakti) ke-74 tahun 2020 Tingkat Kemenag Sulsel ini kembali dihadiri oleh Gubernur Sulsel Prof. Dr. H. Nurdin Abdullah, M.Agr.

Acara ramah tamah HAB 74 Tingkat Kanwil Kemenag Sulsel yang merupakan ajang Silaturrahmi Jajaran Keluarga Besar Kementerian Agama Se Sulsel ini juga tampak dihadiri oleh  Anggota DPR RI H. Muh. Aras, Kapolda Sulsel, Walikota Makassar Iqbal Suhaeb, Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel, para Pimpinan Forkopimda Sulsel, para pimpinan ormas keagamaan dan wali agama agama, UIN Alauddin Makassar, Kepala Balai Diklat dan Litbang Keagamaan, Para pejabat eselin III dan IV lubgkup kanwil, kepala UPT Asrama Haji Sudiang, Para purnabhakti kemenag sulsel, kakankemenag kab kota beserta jajarannya, pengurus Dharma Wanita Persatuan Kemenag se Sulsel.







Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel H. Anwar Abubakar pada kesempatan itu  menyampaikan kesyukurannya atas Hasil Indeks Kerukunan Umat Beragama yang dirilis baru baru ini dimana menyebutkan bahwa untuk Prov. Sulsel pencapaiannya 75,70 persen, hasilnya berada diatas rata rata Nasional yakni 73,83 Persen. Papar Kakanwil disambut Applaus oleh 1500an hadirin yang hadir.

H.Anwar Abubakar juga menginformasikan bahwa Sulsel tahun ini memperoleh 1 unit Gedung pusat layanan informasi Haji dan 15 Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji di sejumlah Kabupaten Kota, semoga di tahun berikutnya bisa lebih bertambah lagi, sehingga layanan kita bisa lebih ditingkatkan, ucapnya.

Dalam kesempatan itu juga, Kakanwil yang juga mantan Kakan Kemenag Kab. Bantaeng ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kemenag Sulsel atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini sehingga mampu meraih sejumlah prestasi tingkat nasional.

“Kepada bapak Gubernur serta jajaran pimpinan Daerah Kabupaten Kota di Sulsel, Forkopimda dan seluruh Mitra Kerja Kemenag, kami secara khusus menghatirkan terima kasih atas sinergitas yangbterjalin baik selama ini, sehingga program Kemenag berjalan dengan baik dan sukses, semoga kerjasama ini lebih dipererat dan ditingkatkan,” Ungkapnya.

Sementara itu Gubernur Sulsel Prof. Dr. Ir. H. Nurdin Abdullah, M.Agr dalam Arahannya sangat mengapresiasi kerja kerja bersama Keluarga besar Kementerian Agama Sulsel atas pencapaian prestasinya selama ini, utamanya terkait Indeks KUB yang memperoleh nilai tinggi di Sulsel, Ucapnya

"Kerukunan antar umat ini penting karena menjadi faktor utama dalam mendongkrak perkembangan dan kemajuan ekonomi bagi rakyat dan daerah kita" Ujarnya.

"Karenanya saya menhimbau kepada seluruh Pemerintah dan jajarannya agar menjadikan Kemenag sebagai Mitra strategis, jangan Kemenag hanya dipanggil dan diperhatikan jelang Pilkada, tapi bangun Harmonisasi, sinergitas, dan komunikasi yang baik selamanya" Ungkap Nurdin.


Gubernur juga  menyebutkan bahwa Moment bersama keluarga besar Kementerian Agama se Sulsel ini sangat special dan menjadi.berkah tersendiri bagi saya, karenanya saya wajibkan diri untuk hadir disini, katanya disambut tepukan meriah dari warga Kemenag yang hadir.

Pesan saya buat warga Kemenag Sulsel, bahwa tidak lama lagi ada 12 daerah yg akan melaksanakan Pilkada, olehnya itu saya harap Kemenag bisa menjadi corong bagi umat agar menghindari Praktek money politik. jadilah Pencerah dan pelopor terkait kerukunan dan kedamaian diwilayah kerjanya masing masing.

Rakyat Sulsel butuh pemimpin yang care, bukan pemimpin yang menghabiskan periode dengan balas dendam dan balas jasa, jelasnya lagi

Pesan beliau, Jika kita bisa saling menghargai, tidak saling menghujat, caci maki, serta saling menjaga kerukunan dan kedamaian, maka apa saja bisa kita lakukan , banyak mimpi mimpi besar untuk kemajuan daerah dan rakyat akan kita wujudkan, dan Kemenag harus ada disini bersama kita semua, untuk memastikan itu bisa menjadi nyata"

Diakhir sambutannya, Gubernur mengharapkan Kemenag Sulsel agar membantu pemerintah untuk mewujudkan Sulsel menjadi Barometer Pilkada teraman di Indonesia, Harapnya lagi.

Acara Ramah Tamah HAB Ke 74 ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan khusus kepada insan dan Satker Kementerian Agama yang telah mengharumkan nama Sulsel di Kancah Nasional dengan torehan sejumlah prestasi bergengsi, serta penyerahan Piala, Piagam dan hadiah kepada seluruh pemenang Lomba dan pertandingan pada Porseni menyambut Hari jadi Kemenag tingkat provinsi.

Dalam kesempatan itu, juga diberikan penghargaan kepada para kontributor berita terbaik yang telah banyak berperan dalam mengangkat citra Kementerian Agama di Kabupaten/Kota Se Sulsel. (mhd))

Hanya Punya 1 Kupon, Gerjakun HAB 74 Bawa Berkah Tersendiri Buat Penyuluh Non PNS Kemenag Bantaeng Ini

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Gerak Jalan Kerukunan (Gerjakun) tingkat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI Ke-74 merupakan moment membahagiakan tersendiri bagi Rahmawati Rasyid, seorang Penyuluh Non PNS lingkup Kementerian Agama Kab. Bantaeng.

Pasalnya, gadis lulusan STAI Al Gazali Bulukumba tahun 2012 yang kembali lolos dalam rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS untuk periode tahun 2020-2024 ini tak pernah menduga sebelumnya dirinya akan mendapat hadiah berupa 1 paket perjalanan umroh di awal tahun 2020 ini.

4 paket Umroh yang diundi panitia sebagai doorprize utama pada kegiatan Gerjakun yang digelar Sabtu (4/1/1/2020) pagi bertempat di Lapangan Karebosi Makassar adalah merupakan persembahan dari Gubernur Sulawesi Selatan, 1 diantaranya persembahan dari Tazkia travel.

Ada puluhan hadiah door prize yang disediakan panitia pada kegiatan gerak jalan santai kerukunan ini, dan dari ribuan peserta, Rahmawati terpilih oleh takdirnya untuk mengunjungi Baitullah

"Tidak ada sama sekali firasat pak. justru selama ini kalau ada gerak jalan santai di Bantaeng saya selalu berharap dapat hadiah tapi tidak pernah dapat-dapat, apalagi ini gerjakunnya tingkat Sul-sel yang diikuti ribuan peserta". Tutur Rahma saat ditanya Humas Kantor Kemenag Bantaeng apa ada firasat sebelumnya akan mendapat hadiah doorprize ini.

"Tidak ada sama sekali itu di fikiranku mau dapat hadiah doorprize pokoknya kuhadiri saja gerjakun ini karena kuhargai kebaikannya Bu Linda yang telah mengajak saya untuk ikut ke Makassar sampai-sampai membelikan saya baju seragam olah raga" ujarnya mengenang kebaikan Ibu Nurlinda Gassing, seorang peyuluh fungsional di KUA tempatnya bertugas.

"Kemarin hampir tidak jadi berangkat ke Makassar karena bapak saya dalam keadaan sakit, berat rasanya mau tinggalkan beliau, tapi karena beliau kasi saya izin akhirnya saya berangkat juga". Imbuhnya

"Saya pun berangkat ke Makassar dengan dimodali Ibu Linda hingga tak sepeserpun uangku keluar bahkan sampai nginap di Hotel ibu Linda yang bayar". Kenangnnya.

"Waktu peserta pawai sudah jalan melewati rute, ada banyak peserta potong kompas saya hampir ikut mereka tapi saya dengar dari peserta lain katanya kupon dikumpul di rute berikutnya Bu linda lalu mencegah saya, dia bilang, kalau begitu jangan potong kompas siapa tau rezekita katanya, akhirnya kita jalan terus melewati rute, dan sampai dilapangan, karena kepanasan Bu Linda mengajak langsung naik ke tribun, baru saja saya mau turun untuk tinggalkan tribun, tiba-tiba nomor undian saya yang hanya satu-satunya yang saya pegang disebut, sampai 3 kali disebut baru saya yakin kalau betul itu nomor undian saya dan akhirnya saya pun berlari ke depan menunjukkan potongan kupon yang saya pegang". pungkasnya.

Demikian kisah Rahmawati yang telah beruntung mendapatkan hadiah umroh dari kegiatan Gerjakun HAB 74 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini, dan dengan kejadian ini, lagi-lagi membuktikan bahwa rezeki bukanlah ditentukan dari sebesar apa kita mengupayakan, dan sebesar apa peluang yang kita ciptakan, karena terbukti, Rahma yang hanya punya 1 kupon undian, akhirnya dipilih oleh Allah untuk berangkat umroh tahun ini diantara puluhan ribu kupon yang dipegang peserta yang lain. Selamat buat Rahma, semoga perjalanan umrohnya lancar dan berkah. amiin ya Robbal alamiin. (mhd)

Gerjakun HAB 74 Tingkat Kanwil Kemenag Sulsel, Ratusan Warga Kemenag Bantaeng Turut Padati Karebosi

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama merupakan rangkaian yang sangat panjang dan cukup melelahkan, namun menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh warga Kementerian Agama di Sulawesi Selatan bahkan di seluruh Indonesia.

Sejumlah rangkaian kegiatan di tingkat Kabupaten/Kota telah digelar mulai dari kegiatan Porseni, kegiatan sosial berupa anjangsana ke panti-panti asuhan, donor darah, sunatan masal dan lain-lain.

Setelah upacara yang digelar secara serentak di seluruh Kantor Kementerian Agama baik tingkat Kanwil maupun tingkat Kabupaten/Kota pada tanggal 3 Januari 2020 yang merupakan puncak peringatan Hari Amal Bakti ke-74 tahun 2020, kini rangkaian kegiatan HAB menukik ke acara selanjutnya yakni Gerak Jalan Kerukunan (Gerjakun) dan Ramah Tamah tingkat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

Gerjakun dan Ramah Tamah Hari Amal Bakti merupakan agenda tahunan tingkat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

Gerjakun yang kembali dipusatkan di Lapangan Karebosi pada HAB ke-74 kali ini sukses menghadirkan puluhan ribu warga Kementerian Agama dari 24 Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan yang memadati lapangan terbesar di kota Makassar ini sejak pagi buta

Hadir Gubernur Sulawesi Selatan Prof. DR. H. Nurdin Abdullah, M.Agr, anggota DPR RI dari Fraksi PPP H. Muhammad Aras, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan Walikota Makassar dan sejumlah tamu dan undangan lainnya.








Kakanwil Kemenag Sulsel H. Anwar Abubakar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Gerak Jalan Santai Kerukunan ini.

“Melihat antusiasme peserta GJK, diperkirakan jumlah peserta yang hadir sekitar 20 ribuan. Hal ini sudah sesuai ekpektasi yang telah direncanakan sebelumnya, inipun juga belum sepenuhnya dihadiri oleh seluruh warga Kemenag Sulsel dari Seluruh Daerah Kabupaten Kota, ditambah juga dengan kehadiran para perwakilan umat seluruh Agama yang dikoordinir oleh para Ormas dan Wali Agama masing masing, dan Para Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kemenag Se-Sulsel, olehnya itu saya haturkan terima kasih atas atensi dan kehadiranta semua, ini membuktikan bahwa warga Kementerian Agama dan Umat Beragama di Sulsel solid dan bersatu, olehnya itu mari jaga kebersamaan dan Kerukunan ini seterusnya, khususnya di Sulawesi Selatan,” Tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Prof. DR. H. Nurdin Abdullah, M.Agr, dalam Sambutannya sebelum melepas secara resmi peserta GJK Kemenag Sulsel menyampaikan kekagumannya kepada Kementerian Agama.

Menurut Nurdin Abdullah, Kementerian Agama diusianya yang ke 74 tahun ini sudah memperlihatkan pengabdian dan kerja kerasnya dalam membantu perjalanan bangsa ini, khususnya dalam pembangunan di bidang Keagamaan.

“Dan khusus di Sulsel kita semua merasakan dan melihat hasilnya, salah satunya Indeks Kerukunan Umat Beragama Sulsel berada pada angka yang memuaskan diatas rata rata indeks kerukunan secara Nasional, semoga Kementerian Agama khususnya di Sulsel bisa menjadikan kondisi lebih baik lagi kedepan, dan hari ini kita apresiasikan kegembiraan kita atas ulang tahun Kemenag dengan penuh rasa kebersamaan dan Kerukunan,” ucapnya.

Kegiatan Gerjakun ini, disamping mengundang seluruh Aparatur Kementerian Agama se-Sulsel, panitia juga melibatkan para wali-wali Agama se Sulsel, Ormas Lintas Agama, dan seluruh mitra Kerja dan Kolega Kementerian Agama. Hal ini untuk menegaskan bahwa Kerukunan antar umat beragama di Sulsel terjalin sangat baik sebagaimana tema besar yang diusung pada HAB ke 74 tahun ini yaitu Umat Rukun, Indonesia Maju.

Gubernur Sulsel yang juga Mantan Bupati Kab. Bantaeng 2 periode ini usai mengangkat bendera star, juga turut berjalan berbaur bersama puluhan ribu Peserta GJSK didampingi oleh Kakanwil Kemenag Sulsel, Kapolda Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, Walikota Makassar, Forkopimda Sulsel, para pimpinan wali Agama Agama Sulsel serta Para pejabat Eselon III dan IV di jajaran Kemenag Sulsel.

Kontingen Kementerian Agama Kab. Bantaeng pada kegiatan Gerjakun HAB Kemenag Sulsel kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus dengan memboyong ratusan warga Kementerian Agama Kab. Bantaeng dari berbagai unsur mulai staf, guru, maupun penyuluh/penghulu.

Rute Gerjakun start di Lapangan Karebosi Makassar Jalan Ahmad Yani, melewai Jln Jenderal Sudirman, Jl. Karunrung, Jl. Sultan Hasanuddin, Jl Slamet Riyadi, Jalan Ahmad Yani lalu kembali ke Lapangan Karebosi.

Sebagaimana Gerjakun sebelumnya, Gerjakun kali ini juga bertabur puluhan hadiah doorprize persembahan dari berbagai pihak, mulai dari hadiah doorprize utama berupa 4 paket umroh yang terdiri dari 3 paket umroh dari Gubernur Sulsel ditambah 1 paket umroh dari Tazkia Travel hingga ke hadiah menarik lainnya.

Dari puluhan hadiah doorprize  ini, salah seorang pesert Gerjakun asal Kabupaten Bantaeng mendapat keberuntungan dengan memperoleh hadiah doorprize Umroh atas nama Rahmah Rasyid, salah seorang Penyuluh Non Fungsional yang bertugas pada KUA Kec. Pa'jukukang Kab. Bantaeng

Setelah kegiatan Gerjakun yang melibatkan puluhan ribu warga Kementerian Agama dari seluruh Sulawesi Selatan ini, keesokan harinya, (Ahad, 5 Januari 2020) bertempat di Aula Arafah Asrama haji Sudiang Makassar, digelar acara yang merupakan acara pamungkas dari seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Amla Bakti yakni Ramah tamah yang akan diikuti oleh seluruh pejabat dan pimpinan satker Kemenag Se-Sulsel.

Pada acara Ramah tamah ini, akan diumumkan Peraih prestasi tingkat Regional, Nasional dan Internasional yang diraih oleh Insan Kementerian Agama Sulsel Tahun 2019 lalu serta Pengumuman dan penyerahan hadiah bagi pemenang sejumlah Lomba dan pertandingan pada Porseni dalam rangka menyambut HAB ke 74 tingkat Prov. Sulsel. (mhd)

Diwarnai Hujan Cukup Deras, Upacara HAB Ke-74 Tingkat Kemenag Bantaeng Berlangsung Khidmat

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Hari ini (Jum'at 3 Januari 2020), jajaran Kementerian Agama di seluruh Indonesia memperingati tonggak peristiwa penting yang mempunyai arti khusus bagi bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kaidah dan nilai-nilai kehidupan beragama, yaitu Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama yang ke-74.

Kementerian Agama yang dulu bernama DEPAG (Departemen Agama) terbentuk pada tanggal 3 Januari 1946 dengan Menteri Agama pertama Haji Mohammad Rasjidi.

Kementerian Agama lahir di tengah kancah revolusi fisik bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan. Sebagai bagian dari perangkat bernegara dan berpemerintahan, Kementerian Agama hadir dalam rangka pelaksanaan pasal 29 Undang-Undang Dasar 1945. 

Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama merefleksikan rasa syukur kita kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dan penghargaan terhadap jasa-jasa para perintis dan pendiri Kementerian Agama. Kita semua bisa berdiri di tempat ini, tidak lepas dari perjuangan dan pengorbanan generasi terdahulu.

"Undang-Undang Dasar negara kita, pasal 29, menegaskan: “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.” dan “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.”

Demikian petikan sambutan seragam Menteri Agama RI Fachrul Razi pada upacara peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama RI ke-74 tahun 2020.

Upacara puncak peringatan Hari Amal Bakti ke-74 Kementerian Agama tingkat Kab. Bantaeng digelar pagi ini di lapangan Pantai Seruni Kab. Bantaeng dengan diikuti oleh segenap jajaran keluarga besar Kementerian Agama Kab. Bantaeng.

Bertindak sebagai inspektur upacara, bapak Wakil Bupati Bantaeng, Drs. H. Sahabuddin yang dalam sambutannya membacakan sambutan seragam Menteri Agama RI Fachrul Razi.

Hadir Sekretaris Daerah Abd. Wahab, SE, M.Si yang sekaligus membacakan sambutan bapak Bupati Bantaeng.

Turut hadir jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD lingkup Pemkab Bantaeng.

Upacara yang berlangsung penuh khidmat meski hujan mengguyur cukup deras lapangan Pantai seruni ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Satya Lencana Karya Satya, dan didampingi Kepala Kantor Kemenag Bantaeng, Dr. H Muhammad Yunus,M.Ag beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kemenag Bantaeng, Hj. St. Hasnah Yunus, bapak Wakil Bupati H. Sahabuddin berkenan menyematkan tanda kehormatan kepada 39 orang ASN Kemenag Bantaeng yang terdiri dari 1 orang penerima Satya lencana 20 tahun dan 38 orang penerima Satya lencana 10 tahun (3 orang penerima Satya lencana 10 tahun berhalangan hadir).

Upacara dirangkaikan pula dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang PORSENI antar ASN Kemenag Bantaeng yang digelar beberapa waktu yang lalu.

RAT KPN Amal Bakti Kemenag Bantaeng, Ketua Laporkan Peningkatan Permodalan Tahun Buku 2018

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Dipenghujung tahun 2019, Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) "AMAL BAKTI" Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2018, bertempat di Gedung Balaj Kartini Kab. Bantaeng (Selasa, 31/12/19).

Hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi RAT.

Turut hadir Ketua PKPRI Kab. Bantaeng,
Ketua Dekopinda (Dewan koperasi Indonesia Kab. Bantaeng), Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kab. Bantaeng, Jajaran Pengurus KPN Amal Bakti, jajaran pimpinan serta staf di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng, hadir pula ibu Ketua DWP Kantor Kemenag Bantaeng.



Ketua Umum Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) "AMAL BAKTI" Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng dalam laporannya menyampaikan bahwa RAT merupakan amanat Undang-Undang No.25 tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Anggaran Dasar KPN Amal Bakti Kemenag Bantaeng.

"Melalui RAT ini kami akan menerima sumbang saran, kritikan, dan sanggahan dari segenap anggota sekalian dengan lapang dada, demi kemajuan KPN Amal Bakti yang sama kita cintai ". Tutur H. Muhammad Tahir.

Mengacu pada maksud tersebut, pengurus KPN Amal Bakti Kemenag Bantaeng dalam RAT ini menyampaikan laporan tertulis yang meliputi 3 (tiga) bidang dengan lampiran-lamoirannya yaitu:

I.   Bidang Organisasi dan Manajemen
II.  Bidang Usaha
III. Bidang Keuangan dan Permodalan, dan

H. Muhammad Tahir yang juga Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Bantaeng lebih lanjut melaporkan bahwa, dibawah kepemimpinannya bersama Saharuddin Basir, S.Ag,M.Pd.I sebagai Sekretaris dan Abd. Halim Yakub, S.Ag, MM sebagai bendahara dengan jumlah anggota sebanyak 354 orang per 31 Desember 2018, Permodalan (Modal Sendiri) melalui Simpanan Pokok, Simpanan Wajib, Simpanan Khusus, Donasi, Cadangan Pemupukan Modal, Cadangan Pemupukan Modal, Cadangan Koperasi, Dana Jaminan dan SHU untuk Tahun Buku 2018 mengalami peningkatan dibandingkan Tahun Buku 2017.

Adapun Bidang Usaha sebagaimana Program Kerja Tahun Buku 2018 yang telah disyahkan pada RAT Tahun Buku 2017 menurut laporan H. Tahir antara lain adalah : Unit Usaha Simpan Pinjam DNA Unit Pertokoan dan Kredit Barang.

RAT berlangsung cukup Kondusif dengan tetap menerima kritikan, sumbang saran, dan sanggahan dari segenap anggota yang hadir. (mhd)