STQH VII 2019 Kabupaten Bantaeng Telah Selesai, Para Jawara Banyak Terlahir Dari Rumah Tahfidz Ini

 
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Dibalik kesuksesan sebuah kontingen pada perhelatan akbar STQH ke-7 Tingkat Kab. Bantaeng tahun 2019 yang baru saja usai digelar, terdapat sejumlah unsur yang memegang peranan penting dan sangat menentukan didalamnya, diantaranya adalah peran dari para tim ofisial dalam mempersiapkan para peserta agar dapat tampil secara maksimal.

Selain dari itu salah satu unsur yang juga tak kalah pentingnya adalah para pemasok atau pensupply Qari dan Qari'ah pada kecamatan masing-masing.

Yang kami maksud disini adalah lembaga-lembaga formal maupun non formal pencetak Qari-Qari'ah serta Hafidz-Hafidzah yang saat ini terbilang masih cukup minim di Kab. Bantaeng.

Di Kecamatan Pa'jukukang misalnya terdapat beberapa lembaga yang secara rutin aktif melakukan pembinaan, sebutlah salah satunya adalah Rumah Tahfidz Muhajirin yang beralamat di Tanetea, Desa Nipa-Nipa Kec. Pa'jukukang Bantaeng.

Tak banyak yang tahu, Rumah tahfidz binaan ust Muhajirin, S.Pd.I yang berdiri sejak tahun 2013 ini saat ini telah memiliki santri sebanyak 115 orang, meski hingga sekarang masih memanfaatkan kolong rumah sang pembina sebagai serana belajar.




Menurut ustadz Muhajir yang juga merupakan Penyuluh Non PNS KUA Kec. Pa'jukukang ini, sebanyak 8 orang santrinya ikut berpartisipasi pada event STQH VII tingkat Kab. Bantaeng Tahun 2019 ini,

"Ada 8 0rang santri kami yang ikut berpartisipasi pada 2 kecamatan, masing-masing Kecamatan Pa'jukukang dan Kec. Tompobulu". Tuturnya kepada Humas Kemenag Bantaeng. (Kamis, 28/2/19).

"2 orang diantaranya Alhamdulillah berhasil lolos ke tingkat provinsi yakni di cabang Tahfidz 1 juz putri yang mewakili Kec. Tompobulu dan di cabang 5 juz putri yang mewakili Kecamatan Pa'jukukang.". Tambahnya.

"Sementara yang lainnya, ada 1 orang juara 2 cabang tahfidz 10 juz putri mewakili Kec.  Pa'jukukang, 1 orang Juara 2 cabang 20 juz putri mewakili Kec. Pa'jukukang, kemudian juara 3 cabang 5 juz putri mewakili Kec. Tompobulu, dan juara 2 pada cabang hafal 100 hadits putri mewakili Kec. Pa'jukukang.". Tambahnya lagi.

"Sebenarnya kami juga masih punya banyak santri yang siap berlaga pada cabang tilawah, 1 juz dan 5 juz putra, namun kebetulan pesertanya sudah full terisi semua". Ungkapnya.

"Mudah-mudahan MTQ tahun depan, santri-santriwati kami bisa lebih banyak lagi yang bisa berpartisipasi". Harapnya.

Adapun para santri Rumah Tahfidz Muhajirin yang berhasil meraih juara pada STQH VII Tingkat Kab. Bantaeng Tahun 2019 ini antara lain

  1. Alisya, putri dari bapak Yumri, juara 1 cabang Tahfidz golongan 1 juz putri.
  2. Rahmawati putri dari Nursim, Juara 1 5 juz putri,
  3. Nurul Hasanah putti dari bapak Modding, Juara 2 10 juz putri, 
  4. Ramlah, putri dari Modding Raba, juara 2 20 juz putri, 
  5. Waniar, putri dari bapak Nurdin, juara 3 cabang Tahfidz golongan 5 juz putri, dan
  6. Juwita putri, putri dari H. Co'le, juara 2 hafal 100 hadits,

"Semoga mereka senantiasa diberi kesehatan dan umur yang panjang serta tetap istiqamah sebagai pejuang-pejuang Al-Qur'an.". Harapnya.

"Selamat buat kalian para pejuang-pejuang Al-Qur'an semoga bernilai ibadah dan jadi inspirasi buat generasi selanjutnya". Demikian harapan Muhajir Liwang Sule.

Sebagai informasi bahwa bapak Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus juga menitipkan putranya di rumah tahfidz ini.

Semoga kedepan para santri-santriwati penghafal Qur'an ini juga bisa mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten atau Pemerintah setempat agar nantinya juga dapat menempati sarana yang lebih layak. (mhd)

Penyuluh KUA Kecamatan Bantaeng Diceramahi Warga Rutan


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - "Jangan bangga dulu jika engkau merasa dicintai oleh sesama manusia, tetapi belum dicintai oleh Allah". Demikian sebait isi ceramah yang disampaikan oleh salah seorang warga binaan Rutan Kelas II B Bantaeng.  (Rabu, 27/2/19).

"Untuk dicintai Allah sangatlah mudah siapa yang teguh melaksanakan kewajiban yang telah ditetapkan oleh Allah dan melaksanakan hal-hal sunat yang telah diajarkan oleh rasulullah SAW". Lanjut sang Da'i Rutan dihadapan kurang lebih 150 warga Rutan Kelas II B Bantaeng ini.

"Barangsiapa yang telah di cintai oleh Allah maka ia akan mendengar, melihat, menggunakan tangan untuk berusaha dan berjalan dengan menggunakan pendengaran, penglihatan Allah". Tambahnya dengan nada meyakinkan bak seorang da'i kondang.

"Artinya dia akan dijaga untuk tidak mendengarkan sesuatu yang dilarang, melihat sesuatu yang dilarang, bekerja yang tidak halal dan berjalan sesuai dengan yang di inginkan oleh agama". Pungkasnya.

Demikian ceramah dari sang Napi yang sedang melakukan praktek ceramah dibawah bimbingan Penyuluh Agama Islam Kemenag Bantaeng, Sopyan Yasri, S.Ag, M.Sos.I.

Kegiatan praktek dakwah ini dilakukan oleh Penyuluh Fungsional KUA Kecamatan Bantaeng yang juga merupakan Sekretaris Pokjaluh Kemenag Bantaeng ini pada setiap hari rabu minggu ke-3 & ke-4 setiap bulannya. (mhd)



Hadiri Rakor Pokjaluh, Kakan Kemenag Bantaeng Himbau Untuk Berhati-Hati Dengan Berita Hoax

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - "Maaf, saya tidak seperti dulu lagi" Tagline itu terpampang di sekretariat Majelis Taklim Al-Mukminin binaan Ust. Abd. Azis Lallo, S.Ag, salah seorang Penyuluh Fungsional KUA Kec. Bantaeng, dimana segenap jajaran Penyuluh Fungsional lingkup Kantor Kemenag Bantaeng yang terhimpun dalam Pokjaluh Kantor Kemenag Kab. Bantaeng berkumpul guna mengikuti Rapat Koordinasi. (Rabu, 27/2/19).

Turut hadir pada Rakor Pokjaluh Kemenag Bantaeng edisi Februari 2019 ini, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, Kasi Bimas Islam H. M. Ribi dan Kasi PHU H. Muhammad Tahir.

Dalam arahannya Kepala Kantor menyampaikan point-point penting sekaitan Tugas dan fungsi Kepenyuluhan.

Kepala Kantor menuturkan bahwa Silaturahim yang senantiasa terjaga merupakan nikmat yang tidak terhingga dari Allah Swt, untuk itu beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih karrna telah mengundang beliau pada Rapat Koordinasi Pokjaluh kali ini.

Menurutnya, tantangan penyuluh di masa sekarang dan di masa yang akan datang tentunya akan semakin berat dan membutuhkan kreatifitas dan keterampilan untuk menumbuh kembangkan teknik metode dakwah yang kebih aplikatif.

"Metodologi yang selalu mencari bentuk baru dan selalu berkembang akan menguatkan gerak percepatan bimbingan dan penyuluhan sehingga terbentuk sebuah sistem yang lahir dalam sebuah kultur dan kesadaran jamaah.". Tuturnya

Lebih lanjut Kakan Kemenag juga menyoal mengenai fenomena hoax yang banyak melanda seluruh lapisan masyarakat sekarang ini.

Kakan Kemenag mengingatkan agar senantiasa berhati-hati dengan yang satu ini. "Jangan sampai seharusnya kitalah yang banyak berperan dalam mengendalikan berita-beeita hoax, tapi ternyata malah kita sebagai penyuluh Kementerian Agama yang ternyata ikut menjadi penyebar Hoax". Ujarnya.

"Untuk itu, jika ada informasi yang diperoleh baik di masyarakat maupun melalui media sosial, maka hendaknya kita Tabayyun dulu jika kemudian hendak membaginya". Tegas Kakan Kemenag

Tak lupa pula dalam kesempatan itu, Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus mengajak para penyuluh untuk bersama-sama menggelorakan semagat Subuh berjamaah yang selama ini Kakan Kemenag galakkan di tengah-tengah masyarakat.

Beliau menghimbau kepada segenap penyuluh agar kiranya senantiasa memantau jadwal agar dapat turut serta pada setiap kegiatan Subuh Berjamaah yang dilaksanakan Kakan Kemenag di setiap desa/kecamatan.

Sementara itu, memasuki musim haji tahun 1440 H / 2019 M yang sudah memasuki tahap pengurusan Paspor, Kasi PHU H. Muhammad Tahir pada kesempatan itu juga menyinggung masalah pendampingan calon jemaah haji. (Sop/mhd)

H. Arifuddin : Meski Sering Berangkat Umrah, Doorprize STQH 2019 Kabupaten Bantaeng Ini Sebuah Kebanggaan Tersendiri

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Meski tidak berhasil membawa kontingennya masuk 3 besar pada ajang Seleksi Tilawatil Qur'an & Hadits (STQH) Ke 7 tingkat Kab. Bantaeng tahun 2019 ini, namun Kepala KUA Kec. Pa'jukukang patut bersyukur dan berbangga karena mendapat rezeki berupa hadiah doorprize umroh dari Pemkab Bantaeng sebagai apreasiasi dan penghargaan atas keberhasilan pelaksanaan STQH VII tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2019 yang digelar selama kurang lebih 5 hari (21 - 25/2/19) di Desa Bonto Marannu, Kec. Uluere ini. 
Doorprize Umroh yang diterima H. Arifuddin, Lc ini adalah 1 dari 3 hadiah undian paket umroh yang dianugerahkan Pemkab Bantaeng kepada 3 unsur, yakni 1 orang dari unsur peraih juara STQH yang diraih oleh Juara I Tahfidz 10 Juz + Tilawah Putra, 1 orang dari unsur Dewan Hakim dan 1 lagi dari unsur Kepala KUA Kecamatan.
Hadiah paket umroh diundi langsung oleh bapak Bupati Bantaeng, H. Ilhamsyah Azikin didampingi unsur Forkopimda dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H Muhammad Yunus pada malam penutupan STQH VII Tingkat Kab. Bantaeng Tahun 2019. (Senin, 25/2/19).
"Alhamdulillah, tidak bisa Saya gambarkan perasaan ini mendapat doorprize untuk berangkat Umroh. Terima kasih yang tak terhingga kepada Pemkab Bantaeng dan seluruh jajarannya", Ungkapnya.

"Meski saya sering melaksanakan Umroh hampir setiap tahun, namun ini suatu kebanggaan dan kesyukuran tersendiri karena ini adalah hadiah dari Pemerintah Daerah yang diserahkan langsung oleh Bupati Bantaeng". Tuturnya.

Selain H. Arifuddin, hal yang sama juga dirasakan oleh Amiruddin salah seorang unsur Dewan Hakim yang juga beruntung mendapatkan hadiah doorprize umroh ini.

"Hari ini Saya menerima dua hadiah berangkat ke tanah suci. Tadi sore Saya dapat info lulus mengikuti seleksi menjadi Petugas Haji dan tak menduga malam ini ada lagi rezeki untuk Umroh", ujar dia.

Suatu hal yang menarik adalah secara kebetulan kedua penerima hadiah undian umroh diatas pada hari yang sama juga telah menerima kabar gembira dari panitia Rekrutmen petugas Haji Seksi PHU Kemenag Bantaeng bahwa 2 peserta yang memperoleh nilai tertinggi dari 6 peserta yang mengikuti tes kompetensi pada hari itu, terdapat Nama H. Arifuddin, Lc disusul Amiruddin pada urutan kedua, yang artinya mereka berdua berhak untuk mengikuti tes selanjutnya di tingkat Kanwil.

Baik Arifuddin maupun Amiruddin keduanya tampak melompat-lompat kegirangan saat mendengar namanya disebutkan usai Bupati Bantaeng mencabut undian.

Selamat dan Sukses buat keduanya semoga berkah. Amiin ya Rabbal Alamin. (mhd)

PMR Madya As'adiyah Dapoko Raih Juara Umum Ajang Gebyar Relawan Muda Tingkat Wira Dan Madya Se Sulsel

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Tim PMR Madya As’adiyah Dapoko kembali menorehkan prestasi gemilang, dalam ajang Gebyar Relawan Muda Tingkat Wira dan Madya se-Sulawesi Selatan yang dilaksanakan KSR PMI UNIT MARKAS KABUPATEN BANTAENG.
Dalam even kali ini PMR Madya As’adiyah Dapoko meraih predikat juara umum dan berhak membawa pulang trofi juara umum.

Muhammad Sattar, S.Pd.I, Mengaku sangat bangga kepada anggota PMR As'adiyah Dapoko. Muhammad Sattar yang sebelumnya tidak menargetkan untuk juara umum tidak menyangka akan meraih predikat juara umum.

"Kami sebenarnya tidak mempunyai target untuk juara umum, karena PMR As'adiyah Dapoko masih sangat baru, tapi dengan semangat dan keyakinan yang kuat ternyata kami mampu melampaui target kami" ungkap Muhammad Sattar.

Gurutta KM. Hamzah Israil, S.Pd.I.,MA. juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan merasa bangga kepada para juara yang telah mengharumkan nama Pondok Pesantren As'adiyah Dapoko. (Ibnas/mhd)

Ikuti Seleksi Pospeda VIII Tingkat Kabupaten Bantaeng, As'adiyah Dapoko Optimis Raih Hasil Maksimal


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Seleksi Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Daerah (POSPEDA) dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, Dr. H. Muh. Yunus, S.Ag,.M.Ag. Selasa (26/02). Bertempat Di Halaman Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, upacara pembukaan diikuti ratusan santri dari 13 pondok pesantren di Kab. Bantaeng.

As'adiyah Dapoko mengirimkan 20 santri terbaiknya untuk bersaing menjadi yang terbaik dalam seleksi ini.

Tim Pondok Pesantren As'adiyah Dapoko datang dengan optimisme dan rasa percaya diri tinggi. Pendamping cabang olahraga, Nasiruddin, S.Pd., yakin dalam bidang olahraga santri binaannya mampu meraih hasil maksimal."kita punya santri yang bertalenta dan telah melakukan persiapan yang maksimal, sehingga tidak ada alasan untuk kita pesimis dalam seleksi kali ini" ujarnya.

Di cabang seni, As'adiyah Dapoko juga yakin dapat meloloskan santrinya untuk mewakili Kab. Bantaeng di tingkat Provinsi.

Ustadz Abdullah yang mendampingi santrinya mengungkapkan tentang keyakinannya tersebut. "kami telah berlatih maksimal, dan yakin usaha kami tidak akan menghianati hasil" ungkap ustadz Abdullah.

Pimpinan Pondok Pesantren As'adiyah Dapoko, Gurutt KM. Hamzah Israil, S.Pd.I.,MA. yang turut hadir dalam acara pembukaan Seleksi POSPEDA, memberikan semangat kepada Tim As'adiyah Dapoko, dan mengharapkan santri As'adiyah Dapoko dapat mengharumkan nama Pondok Pesantren. (ibnas/mhd)

Buka Pospeda VIII, Kakan Kemenag Bantaeng : Junjung Tinggi Sportifitas Dan Hilangkan Ego Pribadi


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Bertempat di halaman Kantor Kemenag Kab. Bantaeng, Seleksi Pekan Olah Raga dan Seni Antar Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) VIII tingkat Kab. Bantaeng Tahun 2019 dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag. (Senin, 26/2/19).

Prosesi pembukaan dihadiri oleh segenap jajaran pejabat serta karyawan dan karyawati lingkup Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng.

Turut hadir para pimpinan dan segenap pembina Pondok pesantren se Kab. Bantaeng beserta sejumlah tim ofisial, wasit dan dewan juri.

Kepala Seksi PD Pontren Dra. Hj. St. Wahni dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan yang akan berlangsung selama 2 hari ini diikuti sebanyak 13 Pondok Pesantren se Kab. Bantaeng dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang santri.

Adapun Cabang lomba yang akan diikuti oleh seluruh peserta pada Pospeda VIII tingkat Kabupaten Bantaeng tahun 2019 ini adalah sebagai berikut:

1. ATLETIK :
  1. Lari 100 M (PA/PI)
  2. Lari 200 M (PA/PI
  3. Lari 400 M (PA/PI)
  4. Lari 800 M (PA/PI)
  5. Lari 5000 M (PA/PI)
  6. Lari 4 X 100 M ( estafet) (PA/PI)
  7. Lari 4 X 400 M ( estafet) (PA/PI) 
  8. Tolak Peluru (PA/PI)
  9. Lompat Jauh (PA/PI)
2. TENNIS MEJA :
  1. TUNGGAL (PA/PI)
  2. GANDA (PA/PI)
  3. BEREGU (PA/PI)
3. PENCAK SILAT :
  1. Kelas A 39 Kg s/d 43 Kg (PA/PI)
  2. Kelas B 43 Kg s/d 47 Kg (PA/PI)
  3. Kelas C 47 Kg s/d 51 Kg (PA/PI)
  4. Kelas D 51 Kg s/d 55 Kg (PA/PI)
  5. Kelas E 55 Kg s/d 59 Kg (PA/PI)
  6. Kelas F 59 Kg s/d 63 Kg (PA/PI)
  7. Kelas G 63 Kg s/d 67 Kg (PA/PI)
  8. Kelas H 67 Kg s/d 71 Kg (PA/PI)
  9. Kelas I 71 Kg s/d 75 Kg (PA)
4. BULUTANGKIS :
  1. TUNGGAL PA/PI
  2. GANDA PA/PI
  3. BEREGU PA/PI
5. SEPAK TAKRAW, REGU (PA)

6. PIDATO TIGA BAHAS (INDONESIA, ARAB DAN INGGRIS). (PA/PI)

8 CIPTA PUISI   (PA/PI)

Sementara itu dalam sambutannya, Kakan Kemenag menyampaikan apresiasi kepada Kepala Seksi PD Pontren beserta jajarannya atas inisiasi kegiatan Pospeda tingkat Kab. Bantaeng meski belum ada edaran dari Kanwil.

"Terima kasih kepada Ibu Kasi PD Pontren beserta jajarannya yang telah menginisiasi kegiatan Pospeda tingkat Kabupaten ini meski belum ada Surat dari Kanwil tapi karena ini sudah menjadi kegiatan rutin setiap 3 tahun sekali maka lebih cepat lebih bagus kita laksanakan seleksi di tingkat Kabupaten agar supaya kita punya banyak waktu melakukan pembinaan guna mengikuti Pospeda tingkat Provinsi". Tutur Kakan Kemenag.

Akhirnya Kakan Kemenag berharap dengan keberagaman yang dimiliki oleh masing-masing Pondok Pesantren, agar senantiasa menjunjung tinggi sportifitas dan menghilangkan ego pribadi ataupun ego kelompok dalam mengikuti kegiatan Pospeda ini. (mhd)



















Tutup STQH VII 2019, Bupati Bantaeng Berharap Dapat Memberi Nilai Serta Pengaruh Positif Terhadap Masyarakat


Bantaeng (Inmas Bantaen) - Berdasarkan akumulasi kejuaraan yang diraih, kontingen Kecamatan Tompobulu kembali meraih juara umum I pada Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) VII Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2019 yang diselenggarakan di Desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere, Bantaeng (21-25 Februari 2019).

Sementara itu Juara Umum II dan III diraih secara berturut-turut oleh Kecamatan Bissappu, dan Kecamatan Uluere.

Kontingen Kecamatan Tompobulu yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Plt Camat Tompobulu Joni Tambing menerima piala bergilir STQH VII yang diserahkan langsung oleh Bupati Bantaeng Dr. H. Ilhamsyah Azikin didampingi Kapolres Bantaeng AKBP Adip Rojikan, Kakan Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, Asisten II Bidang Ekbang H. Syamsul Suli dan Plt Kabag Kesra Syamsul Alam.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana dan masyarakat uluere yang telah berupaya secara sungguh-sungguh dan maksimal sehingga pelaksaan STQH dapat berjalan aman dan sukses mulai dari pembukaan sampai pada penutupan.

"STQH ini sarat dengan syiar Islam, tentu akan menjadi hal yang sia-sia jika tidak memberi nilai dan dampak serta pengaruh dan yang positif terhadap kehidupan masyarakat setelah kita melaksanan STQH ini". Tutur Bupati

"Selain sebagai ruang seleksi, STQH ini juga ruang paling efektif untuk melaksanakan syiar Islam di Kabupaten Bantaeng. Bagi para juara, siapkan diri sebaik-baiknya untuk mengikuti STQH tingkat provinsi yang akan dipusatkan di Kab. Tana Toraja pada 22 April 2019 mendatang. Dan bagi yang belum meraih juara, lakukan upaya guna meningkatkan kemampuan sehingga pada saatnya nanti dapat mencapai hasil yang diharapkan", ujarnya lagi..

Lebih lanjut Bupati menambahkan bahwa menjadi sesuatu yang membanggakan karena antusiasme masyarakat di Kec. Uluere pada pelaksanaan STQH sangat baik. Ada aktivitas gotong royong, yang mencerminkan kekerabatan, kekeluargaan dan yang paling utama adalah semangat persatuan.

Sebagai penutup acara, dilakukan pengundian tiga paket Umroh yang diperuntukkan kepada masing-masing satu untuk Dewan Hakim, satu untuk peserta STQH, dan satu untuk Kepala KUA Kecamatan.

STQH VII Tingkat Kabupaten Bantaeng Ditutup, Kontingen Tompobulu Boyong Kembali Piala Bergilir

Uluere, (Inmas Bantaeng) - Setelah berlangsung selama kurang lebih 5 hari sejak dibuka pada tanggal 21 Februari 2019 di Desa Bonto Marannu, Kec. Uluere, STQH VII Tingkat Kab. Bantaeng Tahun 2019 resmi ditutup malam ini oleh Bupati Bantaeng Dr. H. Ilhamsyah Azikin. (Senin, 25/2/19).

Sebanyak 200 orang peserta dari 8 Kecamatan se Kabupaten Bantaeng telah memberikan penampilannya yang terbaik di hadapan Dewan Hakim.

Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Hakim STQH VII Tingkat Kab. Bantaeng Tahun 2019 Nomor : 05 /LPTQ/BTG/II/2019 yang dibacakan oleh Koordinator Dewan Hakim, ditetapkan Kontingen Kecamatan Tompobulu keluar sebagai Juara Umum I disusul Kec. Bissappu sebagai Juara Umum II dan Kec. Uluere sebagai Juara Umum III.

Yang mana pada STQ VI Tingkat Kab. Bantaeng tahun 2017 yang lalu, Kecamatan Tompobulu juga keluar sebagai Juara Umum I disusul Kecamatan Pa'jukukang sebagai Juara Umum II dan Kecamatan Gantarangkeke sebagai Juara Umum III.

Selengkapnya daftra nama-nama para juara STQH VII Tingkat Kab. Bantaeng Tahun 2019 sebagaimana dalam lampiran Surat Keputusan tersebut adalah sebagai berikut :

I. CABANG TILAWAH

A. GOLONGAN TILAWAH  ANAK-ANAK

    - QARI
  • Juara I  : Adli Rosyadi (09) dengan nilai 256 utusan Kecamatan Tompobulu.
  • Juara II : Muh.Fakhrul (03) dengan nilai 247 utusan Kecamatan Gantarangkeke
  • Juara III : Rahmatullah (07) dengan nilai 238 utusan Kecamatan Bantaeng
  • Juara Harapan Rafli (15) dengan nilai 235 utusan Kecamatan sinoa
     - QARIAH 
  • Juara I : 10 Naila Salsabila Dengan nilai 247 utusan Kecamatan Tompobulu
  • Juara II  : Nindia Ulfi Rahman (16) dengan nilai 242 utusan Kecamatan Sinoa
  • Juara III : Unnis (08) dengan nilai 240 utusan Kecamatan Bantaeng
  • Juara Harapan : Nurhidayah (06) dengan nilai 235 utusan Kecamatan Pa'jukukang

   B. GOLONGAN TILAWAH DEWASA

    - QARI'
  • Juara I : Hasan Basri, S. Pd.I (27) dengan nilai 291 utusan Kecamatan Bissappu
  • Juara II : Basri (25) dengan nilai 285 utusan Kecamatan Tompobulu
  • Juara III : Humaedi (29) dengan nilai 277 utusan Kecamatan Eremerasa
  • Juara Harapan : Muhtar Jufri (31) dengan nilai 237 utusan Kecamatan Sinoa

    - QARIAH
  • Juara I : Hasnah (26) dengan nilai 290 utusan Kecamatan Tompobulu
  • Juara II : Hafsah, S. Pd.I (22) dengan nilai 281 utusan Kec. Pa'jukukang
  • Juara III : Hamriani, S. Pd.I (28) dengan nilai 278 Kecamatan Bissappu
  • Juara Harapan : Khaerunnisa (30) dengan nilai 234 utusan Kecamatan Eremeras

II. CABANG HIFDZIL QUR'AN

   A. GOLONGAN 1 JUZ DAN TILAWAH
        - HAFIDZ
  • Juara I : Ahmad Mujaddid (45) dengan nilai 375 utusan Kecamatan Eremerasa
  • Juara II : Ahmad Kurniawan (37) dengan nilai 356 utusan Kecamatan Pa'jukukang
  • Juara III : Syukrun Al Viansyah (35) dengan nilai 354 utusan Kecamatan Gantarangkeke
  • Juara Harapan : Ahmad Dylan Qais (43) dengan nilai 351 utusan Kecamatan Bissappu
   
     - HAFIDZAH
  • Juara I : Aisya Nurul Fatiha Yumri (42) dengan nilai 371 utusan Kecamatan Tompobulu
  • Juaraa II : Nurhikmah (46) dengan nilai 361 utusan Kec Eremerasa
  • Juara III : Musdalifah (44) dengan nilai 360 utusan Kecamatan Bissappu
  • Juara Harapan : Putri Adelia 36 dengan nilai 356 utusan Kecamatan Gantarangkeke.

   B. GOLONGAN 5 JUZ DAN TILAWAH
     
     - HAFIDZ
  • Juara I : Andi. Muhammad Ishaq (51) dengan nilai 398 utusan Kecamatan Gantarangkeke
  • Juara II : Faisal 63 dengan nilai 385 utusan Kecamatan Sinoa
  • Juara III : Nur Reskiadi (55) dengan nilai 366 utusan Kecamatan Bantaeng
  • Juara Harapan : Syaiful Ramadhan (53) dengan nilai 342 utusan Kecamatan Pa'jukukang

     - HAFIDZAH
  • Juara I :  Rahmawati MK (54) dengan nilai 364 utusan Kecamatan Pa'jukukang
  • Juara II : Elvi Rahman (62) dengan nilai 355 utusan Kecamatan Sinoa
  • Juara III : Warniar Nurdin (58) dengan nilai 312 utusan Kecamatan Tompobulu
  • Juara Harapan : Khusnul Khatimah Nuqta (50) dengan nilai 295 utusan Kecamatan Uluere

   c. GOLONGAN 10 JUZ
 
      - HAFIDZ
  • Juara I : Ahmad Risal (65) dengan nilai 253 utusan Kecamatan Uluere
  • Juara II : Muhammad  Taslim (79) dengan nilai 236 utusan Kecamatan Sinoa
  • Juara III : Misbahuddin (73) dengan nila 231 utusan Kecamatan Tompobulu
  • Juara Harapan : Anjas Kurniawan (75) dengan nikai 226 utusan Kecamatan Bissappu

     - HAFIDZAH
  • Juara  I : Yulinar (66) dengan nilai 173 utusan Kecamatan Uluere
  • Juara  II : Nurul Hasanah Rosalinda (70) dengan nilai 169 utusan Kecamatan Pa'jukukang
  • Juara III : Putri Awal Yulisya (72) dengan nilai 162 utusan Kecamatan Bantaeng
  • Juara Harapan : Mirawati (74) dengan 
  • nilai 159 utusan Kecamatan Tompobulu

   D. GOLONGAN 20 JUZ

     - HAFIDZ
  • Juara I : Rahmat Muhammad (89) dengan nilai 269 utusan Kecamatan Tompobulu
  • Juara II : Farid Zakaria Sakir (85) dengan nilai 229 utusan Kecamatan Pa'jukukang
  • Juara III : Akmal Muktasim (93) dengan 187 utusan Kecamatan Eremerasa
  • Juara Harapan : Khaerul Baits (83) dengan nilai 183 utusan Kecamatan Gantarangkeke

     - HAFIDZAH
  • Juara  I : - -
  • Juara II : Ramlah (86) dengan nilai 200 utusan Kecamatan Pa'jukukang
  • Juara III : Mutmainnah (90) dengan nilai 179 utusan Kecamatan Tompobulu
  • Juara Harapan : Mawati (82) dengan nilai 156 utusan Kecamatan Uluere

  E. GOLONGAN 30 JUZ

      - HAFIDZ
  • Juara I : Ahmad Mujahid (109) dengan nilai 208 utusan Kecamatan Eremerasa
  • Juara II :  Ahmad Thawaf (101) dengan nilai 189 utusan Kecamatan Pajukukang
  • Juara III :  Muhammad Ridwan (105) dengan nilai 151 utusa Kecamatan Tompobulu.
  • Juara Harapan : Muhammad Fikran Amal (107) dengan nilai 148 utusan Kecamatan Bissappu

      - HAFIDZAH
  • Juara  I : -
  • Juara II : -
  • Juara III : -
  • Juara Harapan : -
   Ket : kosong (tidak ada pendaftar)

IV. CABANG HAFAL 100 HADITS DENGAN
      SANAD

      - MUTASYABIQU
  • Juara I : Rahmatul Qadri (129) dengan nilai 265 utusan Kecamatan Uluere
  • Juara II : Zaebatul Hamdi (141) dengan nilai 217 utusan Kecamatan Eremerasa
  • Juara III : Herdi (135) dengan nilai 210 utusan Kecamatan Bantaeng
  • Juara Harapan : Dayat (137) dengan nilai 208 utusan Kecamatan Tompobulu.
     - MUTASYABIQATU
  • Juara  I : - (kosong)
  • Juara II : Juwita Putri (134) dengan nilai 229 utusan Kecamatan Pa'jukukang
  • Juara III : Sartika Dewi (136) dengan nilai 226 utusa Kecamatan Bantaeng
  • Juara Harapan : Jumrah (142) dengan nilai 212 utusan Kecamatan Eremerasa 

  • B. GOLONGAN HAFAL 500 HADITS TANPA         SANAD
       
      - MUTASYABIQA
  • Juara   I : - (kosong)
  • Juara  II : - (kosong)
  • Juara III : Muhammad Akbar (147) dengan nilai 222 utusan Kecamatan Gantarangkeke
  • Juara Harapan : Surya Prasasti (157) dengan nilai 207 utusan Kecamatan Eremerasa.

       - MUTASYABIQATU
  • Juara I : - (kosong)
  • Juara II : - (kosong)
  • Juara III : Jumriani (148) dengan nilai 230 utusan Kecamatan Gantarangkeke
  • Juara Harapan : Herawati (158) dengan nilai 219 utusan Kecamatan Eremerasa

V. CABANG BINTANG VOKALIS

      a. Bintang Vokalis Anak - Anak

        - Putra
  • Juara I : Hilmansyah (BC.09) dengan nilai 194 utusan Kecamatan Tompobulu
  • Juara II : Muh.Musta'inul Haq (BC.13) dengan nilai 193 utusan Kecamatan Eremerasa,
  • Juara III : Najib (BC.07) dengan nilai 192 utusan Kecamatan Bantaeng
  • Juara Harapan : Ahmad Taufiq Mubarak (BC.05 ) dengan nilai 189 utusan Kecamatan Pa'jukukang
       
     - Putri
  • Juara I : Sri Amaliah Umrah (BC.12) dengan nilai 194 utusan Kecamatan Bissappu
  • Juara II : Khaerunnisa Sri Aldini (BC.08) dengan nilai 193 utusan Kecamatan Bantaeng
  • Juara III : Asyifatur Rahman (BC,.10) dengan nilai 191 utusan Kecamatan Tompobulu.
  • Juara Harapan : Andi Sahra Fitri Salsabila (BC.06) dengan nilai 190, utusan Kecamatan Pa'jukukang

   B. Bintang Vokalis Remaja / Dewasa

     - Putra
  • Juara I : Musfir (BV.25) dengan nilai 197 utusan Kecamatan Tompobulu
  • Juara II : Syamsuddin (BV.27) dengan nilai 196 utusan Kecamatan Bissappu
  • Juara III : Andi. Saidir (BV.31) dengan nilai 195 utusan Kecamatan Sinoa
  • Juara Harapan : Zainuddin (BV.21) dengan nilai 194 utusan Kecamatan Pa'jukukang

      - Putri
  • Juara I : St. Sulhaeni (BV.28) dengan nila 198 utusan Kecamatan Bissappu
  • Juata II : St. Salmah (BV.26) dengan nilai 197 utusan Kecamatan Tompobulu
  • Juara III : Mantawati (BV.22) dengan nila  196 utusan Kecamatan Pa'jukukang
  • Juara Harapan : Hasriani S (BV.32) dengan nilai 195 utusan Kecamatan Sinoa

      C. Qasidah Moderen
  • Juara I : Kecamatan Pa'jukukang (QM.35) dengan nilai 197
  • Juara II : Kecamatan Tompobulu (QM.37) dengan nilai 196
  • Juara III : Kecamatan Uluere (QM.41) dengan nilai 194
  • Juara Harapan : Kecamatan Gantarangkeke (QM.34) dengan nilai 193

VI. JUARA UMUM KECAMATAN

Berdasarkan perolehan Kejuaraan, maka ditetapkan Juara Umum Kecamatan

JUARA UMUM I         :        KEC. TOMPOBULU
JUARA UMUM II        :       KEC.  BISSAPPU

JUARA UMUM III       :       KEC.  ULUERE


Demikian Surat Keputusan Dewan Hakim STQH VII tingkat Kab. Bantaeng yang ditetapkan di Loka Desa Bonto Marannu, Kec .Uluere, Kab. Bantaeng, Senin, 25 Februari 2019. (mhd)

STQH VII Tingkat Kabupaten Bantaeng Akan Segera Ditutup, Dewan Hakim Gelar Rapat Penentuan Jauara

Uluere, (Inmas Bantaeng) - Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Ke-7 Tingkat Kab. Bantaeng Tahun 2019 yang berlangsung Selama 5 hari di Pelataran Terminal Loka Desa Bonto Marannu, Kec. Uluere, hari ini memasuki hari terakhir. (Senin, 25/2/19).

Sebanyak 200 orang peserta dari 8 kontingen kecamatan telah memberikan penampilannya yang terbaik pada 23 cabang kejuaraan hingga pada gelaran final yang dihelat semalam.

Jelang acara penutupan yang akan digelar malam ini, dewan hakim menggelar Rapat yang dipimpin oleh Koordinator Dewan Hakim Drs. H. M. Ribi bertempat di posko panitia/dewan Hakim di desa Bonto Marannu Kec. Uluere. (Senin, 25/2/19).

Rapat Dewan Hakim tersebut dimaksudkan guna penetapkan peserta juara I, II, dan III serta juara Harapan pada STQ Ke-VII Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2019.

Dalam kesempatan itu Koordinator Dewan Hakim Bapak Drs, H.M. Ribi., MM memberikan arahan dan pencerahan kepada para Dewan Hakim.

H. M. Ribi mengingatkan kepada seluruh Dewan Hakim agar betul betul menjaga kerahasiaan dari hasil rapat tersebut sebelum Koordinator Dewan Hakim membacakan pada acara penutupan. Tegasnya.

Setelah mendengarkan masukan-masukan dari segenap anggota Dewan Hakim dan berdasarkan perolehan nilai dari masing-masing peserta, Rapat kemudian secara bulat menetapkan para juara : I, II, dan III serta juara harapan pada STQ Ke-VII Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2019 sebagaimana tercantum dalam lampiran Surat Keputusan yang ditanda tangani Koordinator dan Sekretaris Dewan Hakim.

4 ASN Kemenag Bantaeng Ikuti Rekrutmen Petugas Haji Non Kloter Musim Haji Tahun 1440 H / 2019 M


Makassar, (Inmas Bantaeng) - Bertempat di aula Bidang PHU Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulsel, Kakanwil H. Anwar Abubakar, S.Ag, M.Pd membuka tes Rekrutmen Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. (Senin, 25/2/2019).

Rekrutmen petugas PPIH atau petugas haji non kloter musim haji tahun 1440 H / 2019 M ini diikuti sebanyak 72 orang peserta yang berasal dari jajaran ASN Kanwil Kemenag Sulsel dan Kantor Kemenag Kabupaten/ Kota se Sulsel.


Menurut panitia dari seleksi awal ini akan tersaring 20 orang yang akan mengikuti seleksi tahap kedua dan pada akhirnya ditetapkan peserta rekrutmen yang akan lolos sebanyak 10 orang.

Ke 10 orang yang akan lulus nantinya ini lanjut panitia, akan mengisi 5 formasi petugas haji non kloter yang disiapkan.

Kakanwil dalam sambutannya menyampaikan bahwa rekruitmen ini dilakukan dalam rangka mewujudkan Petugas yang berintegritas dan profesional.

Pada kesempatan ini Kemenag Bantaeng mengirim 4 orang ASN untuk mencoba keberuntungan diantara 72 orang peserta seminar Sulsel.

Ke 4 ASN tersebut adalah:
  1. Sopyan Yasri, S.Ag, M.Sos.i (Penyuluh)
  2. Muh. Hatta, S.Ag (Bendahara TU) 
  3. Jamaluddin, S.Ag (Staf TU)
  4. Fajri, SH (Staf Seksi PD Pontren)


Buka Workshop Pembuatan Soal Berbasis HOTS, Kakan Kemenag Bantaeng Harap Para Guru Madrasah Perbaiki Niat

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Bekerjasama dengan PGRI Cabang Khusus Kementerian Agama Kab. Bantaeng dan Penerbit Buku Erlangga, Musyawarah Kerja Kepala Madrasah (MKKM) tingkat MTs Se Kabupaten Bantaeng menggelar "Workshop Pembuatan Soal Berbasis High Order Thinking Skill (HOTS)", bertempat di gedung PGRI Kab. Bantaeng, (Senin, 25/2/19).

Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru dari tingkat MTs dengan mewakilkan 1 orang Kepala Madrasah dan 2 orang guru, masing-masing 1 orang guru Mapel yang di UNkan dan 1 orang guru dari Mapel Agama.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan tujuan agar bagaimana guru-guru Madrasah dapat mengenal dan memahami apa yang dimaksud soal HOTS ini menghadirkan pemateri seorang Widyaiswara dari LPMP Provinsi Sulawesi Selatan, bapak DR. Syamsu Alam, M.Pd.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kakankemenag Kab. Bantaeng bapak Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag, didampingi Ketua Dewan Pendidikan Kab. Bantaeng Dr. H. Abd. Haris dan Ketua Pengurus PGRI Cabang Khusus Kemenag Bantaeng Muhammad Arief Pither, S.Ag, MM

Dalam sambutannya Kakan Kemenag berharap agar pelatihan ini bisa memberikan ilmu pengetahuan tentang soal HOTS kepada guru-guru Madrasah.

Beliau juga berharap kepada guru-guru agar sebelum berangkat ke madrasah agar senantiasa berniat agar proses belajar mengajar dapat berjalan sesuai yang diharapkan.

"Agar siswa dapat menerima materi dengan baik, maka niatnya harus baik ". Tuturnya kepada para guru.


Kantor Kemenag Bantaeng Gelar Tes Kompetensi Calon Petugas Haji Musim Haji 1440 H / 2019 M

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat ini menggelar test kompetensi petugas haji TPHI (Tim Pemandu Haji Indonesia) untuk musim haji tahun 1440 H / 2019 M, bertempat di ruang Seksi PHU Kantor Kemenag Bantaeng. (Senin, 25/2/19).

Tes Kompetensi calon petugas TPHI dan TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia) serentak digelar hari ini di seluruh Kabupaten/Kota se Sulsel, namun tahun ini untuk Kab. Bantaeng menurut seksi PHU Kantor Kemenag Bantaeng H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM hanya mendapat jatah petugas TPHI atau Ketua Kloter.

Hadir sekaligus membuka Tes kompetensi petugas TPHI hari ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag didampingi Kasi PHU H. Muhammad Tahir dan seorang Pengawas dari Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel H. Muh. Yunus Nyikko.

Dalam arahannya Kakan Kemenag mengapresiasi kinerja Kasi PHU Kemenag Bantaeng yang berhasil melaksanakan rekrutmen ini dengan baik, dan beliau mensupport semua peserta untuk bisa lolos tahap kedua ini dan ikut test di tingkat Kanwil.

Tes kompetensi calon petugas haji (TPHI) ini diikuti oleh 6 orang ASN Kemenag Bantaeng sebagai berikut:

  1. Syarief Hidayat Hasibu, Lc, (Penghulu KUA Kec. Bantaeng)
  2. Salam, S.Ag, S.Pd, M.Pd (Pengawas Madrasah Kemenag Bantaeng)
  3. Amiruddin, S.Pdi (Guru MAS Ihya Ulumuddin Bantaeng)
  4. M. Yusuf, S.Pdi (Guru Mts.S DDI Mattoanging Bantaeng)
  5. Salahuddin. SR, S.Pdi, (Guru MAS Muhammadiyah Bantaeng)
  6. Arifuddin, Lc (Ka. KUA Kec. Pa'jukukang).


Sementara itu dihari yang sama, 4 orang ASN Kemenag Kab. Bantaeng lainnya juga tengah mencoba keberuntungan dengan mengikuti rekrutmen PPIH (Non Kloter) yang pendaftaran dan tes kompetensinya dilaksanakan di Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulawesi Selatan. (mhd)

Utus 24 Peserta, Kecamatan Pa'jukukang Optimis Boyong Piala Bergilir STQH VII 2019 Tingkat Kabupaten Bantaeng

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Dengan menurunkan 24 orang peserta, kafilah STQH Kec. Pa'jukukang bertekad untuk merebut piala bergilir STQH VII Tingkat Kab. Bantaeng tahun 2019.

Pada STQH VII Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun yang digelar di Kec. Uluere ini, Kontingen Kecamatan Pa'jukukang mengikuti 11 cabang lomba yakni : Tilawah Anak-anak, Tilawah Dewasa, Tahfidz 1 Juz, Tahfidz 5 Juz, Tahfidz 10 Juz, Tahfidz 20 Juz, Tahfidz 30 Juz, Hadits 100 dengan Sanad, Bintang Vokalis Anak-anak, Bintang Vokalis Dewasa dan Qasidah Moderen.

"Target kita Insya Allah kalau bisa Juara Umum I pada STQH VII tingkat Kabupaten Bantaeng ini, ya minimal masuk 3 besar lah", Tegas H Arifuddin, Lc Ketua Kontingen Kecamatan Pa'jukukang.

Harapan Kepala KUA Kecamatan Pa'jukukang cukup beralasan sebab kontingen Kec. Pa'jukukang ini adalah peraih Juara Umum II pada STQ tahun 2017 yang lalu.

Menurut H. Arifuddin, Lc, pencapaian ini tidak terlepas dari kerja sama serta perjuangan seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah di wilayahnya.

"Terima kasih teruntuk seluruh masyarakat Pa'jukukang, begitupun Camat, Kepala Desa, Imam Desa, KUA dan semua pihak atas dukungannya", Tuturnya.

Menurutnya STQH yang berlangsung tanggal 21-25 Februari 2019 ini dijadikan ajang untuk memotivasi masyarakat khususnya Dusun Loka dan Dusun Selayar di Desa Bonto Marannu. Semoga di Loka secara khusus kata dia, dapat lahir lebih banyak generasi Qur'ani. Pungkasnya.

Sesuai jadwal, Penutupan dan pengumuman Juara STQH VII tingkat Kab. Bantaeng tahun 2019 ini akan digelar sebentar malam ba'da Isya (Senin, 25/2/19).

Inilah Para Finalis STQH VII Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2019


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Setelah mendengarkan masukan-masukan dari segenap anggota Dewan Hakim serta berdasarkan perolehan nilai dari masing-masing peserta, Rapat Dewan Hakim telah menetapkan para finalis finalis : I, II, dan III pada STQ Ke-VII Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2019 sebagaimana yang tercantum dalam lampiran Surat Keputusan yang ditanda tangani Koordinator dan Sekretaris Dewan Hakim sebagai berikut:


I. CABANG TILAWAH GOLONGAN ANAK-ANAK

A. QARI
NO.  PESERTA  NILAI
  1.          09           272
  2.          03            268
  3.          07 254

B. QARI'AH
NO.  PESERTA NILAI
  1.          10 272
  2.          16 257
  3.          08            254

II CABANG TILAWAH GOLONGAN DEWASA
A QARI
NO.  PESERTA NILAI
  1.           25           248
  2.           27 245
  3.           29 242

B QARIAH
NO.  PESERTA NILAI
  1.            22 242
  2.            26 240
  3.            28 237

Demikian Surat Keputusan Dewan Hakim tentang penetapan Finalis pada cabang Tilawah Anak-anak dan Tilawah Dewasa yang dibacakan langsung oleh koordinator Dewan Hakim Drs. H. M. Ribi, MM dihadapan tim ofisial masing-masing kontingen kecamatan.

Sedang untuk cabang lainnya yakni cabang Tahfidz, Hadits, Bintang Vokalis dan Qasidah Modern tinggal menunggu hasil penilaian dari dewan hakim masing-masing untuk diumumkan pada saat penutupan. (mhd)

Rapat Dewan Hakim Tetapkan Finalis STQH VII Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2019

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Setelah Pelaksanaan babak penyisihan cabang Tilawah Golongan Anak-Anak dan Golongan Dewasa pada Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Ke-VII Tingkat Kab. Bantaeng Tahun 2019 yang berlangsung dari tanggal 21 hingga 23 Februari 2019 kemarin, Dewan Hakim menggelar Rapat bertempat di Posko Panitia Dewan Hakim, Desa Bonto Marannu, Kec. Uluere, (Ahad, 24/2/19).

Rapat yang dipimpin oleh Koordinator Dewan Hakim Drs. H. M. Ribi, MM ini dimaksudkan guna penetapkan  peserta finalis I, II, dan III pada STQ Ke-VII Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2019.

Turut hadir Kakan Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag dan Kasubag TU H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, MA.


Dalam kesempatan itu Kakan Kemenag memberikan arahan dan pencerahan kepada para Dewan Hakim.

"Rapat Dewan Hakim ini dilaksanakan  sesungguhnya untuk menyamakan persepsi para Dewan Hakim terkait penetapan Finalis STQH". Ujar Kakan Kemenag.

"Hal tersebut mengingat banyaknya suara-suara yang mempertanyakan apa maksud dan tujuan diadakan Rapat Penetapan Finalis Dewan Hakim ". Tambahnya.

Dalam kesempatan itu Kakan Kemenag tak lupa mengajak kepada segenap Dewan Hakim untuk mengisi waktu yang tersisa ini untuk senantiasa menghidupkan shalat berjamaah di masjid bersama segenap masyarakat Uluere khususnya di waktu Subuh.

Setelah mendengarkan masukan-masukan dari segenap anggota Dewan Hakim, Rapat kemudian secara bulat menetapkan para finalis finalis : I, II, dan III pada STQ Ke-VII Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2019 sebagaimana tercantum dalam lampiran Surat Keputusan yang ditanda tangani Koordinator dan Sekretaris Dewan Hakim.(mhd)

Bintang Vokalis Anak-Anak Turut Meriahkan STQH VII 2019 Tingkat Kabupaten Bantaeng

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Memasuki  hari ketiga pelaksanaan STQH VII Tingkat Kab. Bantaeng Tahun 2019, panitia telah menuntaskan penampilan para peserta di babak penyisihan pada sejumlah cabang lomba yakni:

I. Cabang Tilawah.
  1. Golongan Anak-anak (Putra/Putri)
  2. Golongan Dewasa (Putra/Putri)
II. Cabang Tahfiz Al-Qur'an:
  1. 1 Juz + Tilawah (Putra/Putri)
  2. 5 Juz + Tilawah (Putra/Putri)
  3. 10 Juz (Putra/Putri)
  4. 20 Juz (Putra/Putri)
  5. 30 Juz (Putra/Putri)
III. Cabang Tafsir Al-Qur'an
  1. Cabang Bahasa Arab (Putra/Putri

IV. Cabang Musabaqah Hadits Nabi
  1. Gol. Hafalan 100 Hadits (Putra/Putri) dengan Sanad
  2. Gol. Hafalan 500 Hadits (Putra/Putri) tanpa Sanad.
Sedang 2 cabang lainnya digelar malam ini di panggung utama yakni :

I. Cabang Bintang Vokalis
  1. Bintang Vokalis golongan Anak-Anak (Putra/Putri)
  2. Bintang Vokalis golongan Remaja/Dewasa (Putra/Putri), dan
II. Cabang Qasidah Moderen.

Penampilan cabang Bintang Vokalis dan Qasidah Modern diatas termyata cukup mengundang perhatian segenap masyarakat Uluere.

Arena STQH yang bertempat di pelataran terminal loka atau dibelakang pasar loka seketika tumpah ruah oleh pengunjung yang ingin menyaksikan penampilan para peserta.

Tampak turut menyaksikan penampilan para peserta, bapak Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng beserta ibu Ketua DWP Kantor Kemenag Kab. Bantaeng. 

Berikut ini salah satu penampilan peserta : Bintang Vokalis Anak-Anak



Workshop Kurikulum Ismuba Di Ponpes Ahlu Shuffah Bantaeng Diikuti Guru-Guru Dari 4 Kabupaten


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) -Workshop Kurikulum Ismuba (Al Islam, Kemuhammadiyaan dan Bahasa Asing) Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Sulawesi Selatan digelar di Ponpes Ahlu Shuffah Muhammadiyah Bantaeng Kelurahan Karatuang Kec. Bantaeng.

Workshop yang akan berlangsung sejak Jum'at 22/2 hingga Ahad 24/2/ 2019 ini diikuti oleh guru-guru dari 4 Kabupaten yang mengabdi pada lembaga pendidikan Muhammadiyah.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada guru – guru Al-Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Asing di Madrasah naungan Muhammadiyah yang berada di Zona III yaitu Bulukumba, Sinjai, Selayar dan Bantaeng sendiri sebagai tuan rumah.

Menurut Ketua Panitia Saharuddin, S.Pd.I., M.Pd.I yang mengabdi pada MA Muhammadiyah Panaikang Bantaeng dalam laporannya mengatakan Jumlah peserta kegiatan Workshop zona III ini secara keseluruhan adalah sebanyak 50 orang yang berasal dari 4 Kabupaten diatas.

Dalam kesempatan ini, turut hadir ibu Dra. Hj. St. Wahni, M.Pd yang juga Kepala Seksi PD Pontren Kantor Kemenag Bantaeng.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bantaeng (H.M Amri Pakkanna) sangat mengapresiasi kegiatan ini, beliau menyampaikan bahwa pemberian pemahaman tentang kurikulum ISMUBA di lingkungan Pendidikan Muhammadiyah sangatlah penting. (Shr/mhd)


MA Muhammadiyah Panaikang Bantaeng Siap Hadapi UN-BK Dan UAMBN-BK 2019

Bantaeng, (Inmas Bantaeng)Menghadapi Ujian Akhir yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, Baik Ujian Nasional dan Ujian Akhir Madrasah yang berbasis Komputer MA Muhammadiyah Panaikang melaksanakan Persiapan. mulai dari pembenahan labolatorium komputer sampai persiapan peserta didik yang akan mengikuti ujian nasional

Peserta Ujian Nasional yang ikut pada tahun ini berjumlah 30 Orang terdiri dari 14 Orang Peserta didik jurusan IPA dan 16 Orang dari jurusan IPS.

MA Muhammadiyah Panaikang telah mengikuti simulasi sebanyak dua kali, masing-masing simulasi UNBK dan UAMBN BK, yang dibimbing oleh Proktor (Rizal Agustira R, S.Pd) dan Teknisi (Haeruddin) MA Muhammadiyah Panaikang.

Persiapan dipantau langsung oleh Ibu Kepala Madrasah (St. Nurbaya, S.Ag), didampingi oleh Wakamad, beliau berharap pelaksanaan Ujian ini berjalan dengan lancar tanpa kendala. (Ar/mhd)

PMR As'adiyah Dapoko Ikuti Kemah PMR Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - PMR As’adiyah Dapoko menjadi salah satu peserta dalam kemah PMR tingkat madya dan wira se-Sulawesi Selatan, bertajuk Gebyar Aksi Relawan Muda (Garuda).
Kegiatan ini dilaksanakan KSR PMI Unit Markas Kab. Bantaeng. Bertempat di lapangan sepakbola Moti, Desa Bajiminasa, Kec. Gantarangkeke, Kab. Bantaeng.

Kegiatan yang akan berlangsung tanggal 20 hingga 25 Februari 2019 tersebut dimeriahkan dengan beberapa lomba antar peserta kemah.

Dalam kegiatan kali ini, Ponpes As’adiyah Dapoko mengutus PMR Madya As’adiyah Dapoko (se-tingkat SMP) sejumlah 20 orang dan PMR Wira As’adiyah Dapoko (se-tingkat MA) sebanyak 24 orang.

Menurut Muhammad Sattar, Pembina PMR As’adiyah Dapoko, “Keikutsertaan PMR As’adiyah Dapoko dalam kegiatan kali ini bertujuan untuk semakin memperkenalkan As’adiyah Dapoko kepada masyarakat luas, kegiatan ini juga menjadi sebuah pembuktian bahwa santri As’adiyah bukan hanya jago dalam hal keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dalam ke-ekstrakurikuler-an khususnya dalam kegiatan PMR”.

Datang dengan motto “Coming Fighting And Winning”, menunjukkan semangat yang luar biasa dari para anggota PMR As’adiyah Dapoko, namun dalam hal target juara, Muhammad Sattar menuturkan tidak mempunyai target yang tinggi, karena mengingat PMR As’adiyah Dapoko belum terlalu lama, namun Muhammad Sattar juga berharap agar para santri As’adiyah Dapoko tetap menunjukkan semangat pantang menyerah dan berusaha memberikan yang terbaik bagi Pondok Pesantren As’adiyah Dapoko.
(Ibnas/mhd)

Dewan Hakim STQH VII 2019 Kabupaten Bantaeng Kembali Galakkan Semangat Subuh Berjamaah Yang Dibarengi Kultum

Uluere, (Inmas Bantaeng) - Memasuki hari ke 3 pelaksanaan STQH VII Tingkat Kab. Bantaeng Tahun 2019, para peserta nampaknya sudah sedikit dapat beradaptasi dengan kondisi dan cuaca puncak gunung Loka Kec. Uluere.

Salah satu giatan dalam rangka menumbuh kembangkan kebiasaan shalat subuh berjamaah sebagaimana yang selalu digalakkan oleh bapak Kepala Kantor Kemenag Bantaeng juga tampak terus digalakkan oleh para dewan hakim di lokasi STQH ini.

Subuh ini dengan dikoordinir oleh Muh. Yusuf S.Pd.I., M.Si, salah seorang Dewan Hakim Tahfidz dan Hadits, para peserta STQH kembali memenuhi masjid Nurul Huda Loka untuk menunaikan Shalat Subuh secara berjamaah yang dilanjutkan dengan Kultum. (Sabtu, 23/2/19).

Shalat Subuh dipimpin oleh Ust. Muh. Yusuf sebagai imam, sedang Kultum Subuh kembali di isi oleh KM. H. Haris Nurdin, Lc untuk yang kedua kalinya.

Adapun Materi Kultum yang disampaikan H. Haris kali ini adalah mengenai Pentingnya Nikmat Keimanan.

Menurut Dewan Hakim Tahfidz dan Hadits STQH VII Tingkat Kab. Bantaeng Tahun 2019 ini, Nikmat keimanan adalah merupakan Nikmat yang sangat besar buat kita semua.

"Nikmat Allah yang paling besar terhadap kita adalah perintahnya kepada kita untuk beriman dan hidayah yang dia berikan kepada mereka". Tuturnya.

Merekalah orang yang paling besar nikmatnya secara mutlak yang disebutkan dalam firman Allah Ta'ala,

( اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ * صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ )

"Tunjukilah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang yang Engkau beri nikmat kepada mereka." (QS. Al-Fatihah: 6-7)

NIKMAT yang paling besar diberikan Allah kepada manusia sebagai hamba-Nya yang muslim adalah nikmat iman yang melebihi kenikmatan lainnya dalam bentuk apapun. Dengan iman dan hidayah tersebut, seseorang memiliki tuntunan dan tujuan hidup yang jelas baik ketika di dunia maupun di akhirat kelak.

Maka setelah seorang muslim tahu bahwa iman merupakan sesuatu yang penting dan berharga, maka ia wajib memberi perhatian dan perawatan lebih kepada iman ini, selalu menjaga hal-hal yang mengurangi iman dan memacu agar iman ini selalu naik.

Dan yang sangat penting ialah merawat supaya iman tidak hilang dalam dirinya, seseorang akan menjadikan masalah iman ini sebagai prioritas utama dalam hidupnya.

Namun demikian, kebanyakan dari umat Islam saat ini mengalami masalahuntuk bisa merasakan nikmatnya keimanan, lezatnya ketaatan, khusyuknya beribadah dan manisnya amal kebajikan karena menganggap iman itu bukan suatu nikmat terbesar. Tutupnya.

Demikian giat Subuh Berjamaah yang dilanjutkan dengan Kultum di Lokasi STQH VII Tingkat Kab. Bantaeng ini, semoga subuh berikutnya yang tersisa 2 hari pelaksanaan STQH ini akan lebih ramai dan semangat lagi. (ysf/mhd).