Tim Penilai Lomba KUA Teladan Tingkat Provinsi Sulsel Kunjungi KUA Tompobulu Bantaeng

Tompobulu, (Inmas Bantaeng) - Lomba KUA (Kantor Urusan Agama) Kecamatam Teladan Tahun 2019 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan memasuki tahapan Penilaian oleh Tim Penilai Tingkat Provinsi.

Untuk Kabupaten Bantaeng pada Lomba tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018 ini diwakili oleh KUA Kec. Tompobulu, berdasarkan hasil penilaian Lomba KUA Teladan Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2019 yang digelar April-Mei 2019 yang lalu.

Sehubungan dengan itu, Tim Penilai Lomba KUA Teladan Tingkat Provinsi Sulsel hari ini (Sabtu, 29/6/19) mengunjungi KUA Kec. Tompobulu guna melakukan serangkaian penilaian.

Tim yang diketuai bapak Drs. HM. Suardi, MSI, (Kasi Pemberdayaan KUA Kanwil Kemenag Sulsel) beserta anggota yang terdiri dari bapak Ambo Tuwo, S.Ag, M.A, Irma Karim, S.Ag dan H. Taswin ini diterima secara resmi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, MA mewakili Kepala Kantor Kemenag Bantaeng didampingi Kepala Seksi Bimas Islam Drs. H. M. Ribi, MM dan Kepala KUA Kec. Tompobulu serta sejumlah Kepala KUA Kecamatan lainnya.





Tutur hadir dalam acara penyambutan yang berlangsung di halaman Kantor KUA Kec. Tompobulu tersebut, unsur Pemerintah Kecamatan, unsur Kepolisian dan Babinsa Kec. Tompobulu, sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat serta jajaran penyuluh/penghulu KUA Kecamatan.

Tim Penilai Lomba KUA Teladan Tingkat Provinsi Sulsel Tahun 2019 ini menurut penuturan HM. Suardi terdiri dari 3 tim yang mana setiap tim akan mengunjungi 7-8 Kabupaten, untuk timnya sendiri akan mengunjungi KUA mulai dari Kab. Gowa hingga ke Kab. Sinjai.

"Kedatangan kami bukan untuk menilai KUA, akan tetapi kami hanya membanding-bandingkan dari setiap KUA Kecamatan yang kami kunjungi, baik dari segi administrasi pelayanan maupun dari implementasi dari regulasi atau PMA menyangkut pelayanan Pencatatan Pernikahan dan seterusnya, dan KUA yang terbaik akan kami bawa ke tingkat Nasional". Tutur H. Suardi.

Adapun bobot penilaian Lomba KUA Kecamatan ini menurut Juknis adalah terdiri dari: komponen Standar Pelayanan sebesar 50 persen, IKM sebesar 30 persen, dan Inovasi sebesar 20 persen.

Juara 3 Lomba PIK-R, Ini Hadiah Yang Diterima MTs Negeri Bantaeng

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Hadiah lomba berupa 1 unit LCD, 1 buah Laptop dan 1 unit Genre KIT diserahkan pembina PIK-R Lolo Gading-Yuhanis,S.Ag.,M.M.Pd.I- ke pihak madrasah yang diterima langsung oleh Kepala Madrasah Hj. ST., Ramliah, S.Ag., M.Pd.I, Senin 24 Juni 2019 pasca pelaksanaan upacara bendera di lapangan MTs. Negeri Bantaeng.

Paket hadiah yang diserah terimakan diatas merupakan hadiah yang diraih siswa-siswi MTs Negeri Bantaeng setelah keluar sebagai juara ke 3 dalam rangkaian lomba PIK-R yang dilaksanakan oleh Dewan Pengurus Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana Indonesia (IPeKB) Kabupaten Bantaeng setelah SMP 1 Sinoa dan SMP 2 Campaga sebagai juara 1 dan 2.

Kegiatan lomba PIK-R ini digelar sejak bulan Maret 2019 yang lalu, Dalam proses penilaian yang dilakukan oleh tim penilai menggunakan dua metode yakni pengamatan langsung dan interview/wawancara yang dilaksankan pada minggu pertama dan kedua bulan Maret 2019.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai sekolah baik sekolah umum maupun madrasah lingkup Kabupaten Bantaeng.

Menurut pembina PIK-R Lolo Gading MTs Negeri Bantaeng Yuhanis, S.Ag, M.Pd.I bahwa dalam lomba ini muatan materi yang menjadi bahan interview antara lain fungsi keluarga, bahaya narkoba dan pencegahan pernikahan usia dini.

Semoga organisasi ini dapat terus eksis dengan prestasi-prestasi yang membanggakan berikutnya. Demikian harapan Kepala Madrasah usai menerima hadiah-hadiah tersebut diatas. (abni/mhd)

TIM Asesor BAN-SM Kagum Dengan Perkembangan Madrasah Aliyah Ponpes As'adiyah Kaloling Bantaeng

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM) Provinsi Sulawesi-Selatan melakukan Visitasi Akreditasi di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren As'adiyah Kaloling Kabupaten Bantaeng, (Rabu 26 Juni 2019).

Kedatangan Tim Asesor disambut langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren As'adiyah Kaloling Bantaeng yang juga sebagai Kepala Madrasah Aliyah, KM. Muslimin Bukhori, S.Hi, S.Pd.I beserta guru & para pembina pondok pesantren lainnya.

"Alhamdulillah, perkembangan Madrasah Aliyah & Pondok Pesantren ini dalam segi saran prasarana & kualitas siswa juga para santri mengalami peningkatan yang sangat signifikan," puji salah satu Tim Asesor BAN-SM Provinsi Sulawesi-Selatan saat  memantau dan melihat kondisi Madrasah Aliyah & Pondok Pesantren As'adiyah Kaloling Bantaeng.

Pada kunjungan ini Tim Asesor BAN-SM melakukan klarifikasi, verifikasi, dan validasi data serta informasi yang telah disampaikan oleh sekolah/madrasah melalui pengisian instrumen akreditasi.  Tim asesor melakukan asesmen/pengujian terhadap kompetensi setiap guru, sesuai dengan ruang lingkup assesmennya.

Selama visitasi berlangsung, tim asesor memeriksa delapan standar penilaian menuju sekolah terakreditasi diantaranya ; standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan. (IA/mhd)

Pentas PAI Tingkat Provinsi Sulsel Ditutup, Kabupaten Bantaeng Raih 3 Juara

 
Sudiang, (Inmas Bantaeng) - Pentas PAI (Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019 telah ditutup (Kamis 27/6/19), setelah selama kurang lebih 3 hari (25-27 Juni 2019) para jawara tingkat Kabupaten/Kota telah menampilkan kebolehannya di hadapan dewan juri.

Kegiatan yang bertujuan untuk melihat sejauh mana tingkat pembinaan Pendidikan Agama Islam pada sekolah sekaligus sebagai ajang silaturrahmi para pejuang-pejuang PAI di Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan ini telah sukses melahirkan para juara-juara yang nantinya akan mewakili Sulawesi Selatan pada Pentas PAI tingkat Nasional (10-15 Oktober 2019) mendatang.

Ada 10 cabang yang telah dipertandingkan dengan 24 kategori lomba pada semua tingkatan pendidikan mulai tingkat SD hingga SMA/SMK dengan total peserta sebanyak 704 peserta (hasil registrasi terakhir), demikian yang dilaporkan Ibrahim, S Ag, M.Pd (Kasi PAI SMA/SMK Bidang PAIS Kanwil Kemenag Sulsel) dalam sambutannya mewakili Kabid PAIS.

Dengan ditutupnya Pentas PAI Tingkat Provinsi Sulsel tahun 2019 oleh Kepala Bidang PAIS (Dr. H. M. Rasbi, MM) mewakili Kakanwil Kemenag Sulsel ini, 24 peserta yang keluar sebagai Juara I berhak mewakili Provinsi Sulawesi Selatan pada Pentas PAI Tingkat Nasional yang pada tahun ini akan dilaksanakan di Sulawesi Selatan dengan lokasi atau venue yang sama yakni di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Dari 24 Juara I berdasarkan Surat Keputusan Dewan Juri yang dibacakan oleh Ketua Panitia (Ahmad Husain), Kabupaten Bantaeng berhasil meraih 3 medali yakni : Juara 1 MTQ tingkat SMA/SMK (putra) atas nama Sahrul dari SMA IT Khaerul Ummah Pattallassang Kec. Tompobulu, juara 2 MTQ tingkat SD (putri) atas nama Naila Zalsabila dari SD Kassiloe Kec. Tompobulu, dan juara 3 Pildacil tingkat SD (putra) atas nama  Nur Allam Alwansyah dari SDN 9 Lembang Kec. Bantaeng.

Itu artinya bahwa salah seorang peserta asal Kabupaten Bantaeng atas nama Sahrul dari SMA IT Khaerul Ummah Desa Pattallassang Kec. Tompobulu tersebut diatas berhak untuk mewakili Provinsi Sulawesi Selatan pada Pentas PAI Tingkat Nasional tahun 2019.

Dan menurut Kabid PAIS dalam sambutannya mewakili bapak Kakanwil, para peserta yang lolos ke tingkat Nasional ini bukan lagi membawa nama daerah asalnya akan tetapi akan membawa nama Provinsi Sulawesi Selatan dan menjadi tanggung jawab Bidang PAIS Kanwil Kemenag Sulsel.

Dengan kesuksesan pelaksanaan Pentas PAI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019 ini yang merupakan miniatur dan ajang pemanasan Pantas PAI tingkat Nasional lanjut Kabid PAIS Dr. H. Muh Rasbi MM, dirinya berkeyakinan kontingen Provinsi Sulawesi Selatan akan berhasil keluar sebagai Juara Umum pada Pentas PAI Tingkat Nassional tahun 2019 ini dengan tekad dan prinsip kuat yang dipegannya yakni Siap Menang dan Tidak Siap Kalah

Kabupaten Bantaeng, meski tahun ini belum berhasil mengulang prestasi gemilang yang pernah diraih sebelumnya yakni sebagai Juara Umum I pada tahun 2015 yang lalu, namun apa yang telah dipersembahkan oleh para peserta serta kerja keras dari para pendamping dan official adalah cukup maksimal dan kontingen Kabupaten Bantaeng patut bersyukur bahwa dengan tingkat kompetensi dan persaingan yang cukup ketat dari para peserta Kabupaten/Kota lainnya, Bantaeng masih dapat mencatatkan salah seorang pesertanya diantara 24 peserta lainnya untuk ikut berkomoetisi pada Pentas Nasional Tahun 2019 mendatang sembari bertekad untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan demi kesuksesan yang lebih maksimal di masa yang akan datang.

Inilah PENAMPILAN Sahrul, sang juara asal Bantaeng yang mendapat kehormatan sebagai pembaca ayat suci Al-Quran pada acara penutupan Pentas PAI Tingkat Provinsi Sulsel Tahun 2019 di Asrama Haji Sudiang Makassar. (mhd)

KUA Pa'jukukang Menginisiasi Terbentuknya Pengurus MUI Kecamatan

Pa'jukukang, (Inmas Bantaeng) -
Bertempat di aula Kantor Camat Pa'jukukang, selasa, 25/06/2019. telah dilansungkan musyawarah pembentukan Pengurus MUI Kecamatan Pa'jukukang.

Musyawarah tersebut berlangsung berdasarkan surat dari MUI Kabupaten Bantaeng yang meminta kepala KUA Kecamatan setempat untuk memfasilitasi terbentuknya kembali pengurus MUI di kecamatan pesisir Nelayan Bantaeng itu.

Surat tersebut direspon cepat oleh Ka KUA Pa'jukukang, Drs. Anwat Tabrani, MM, dan mengajak camat Pa'jukukang Jamaluddin, SKM, untuk bekerja sama mewujudkan hal tersebut.

Dalam sambutan pembukaan Musyawarah itu, Ka KUA pa'jukukang mengatakan bahwa, pengurus MUI di kecamatan ini punya peran strategis dalam rangka menyelaraskan pembangunan infrastruktur duniawi dan infrastuktur ukhrawi, hal tersebut sangat penting karena MUI adalah refresentasi dari tokoh-tokoh agama Islam yang punya tanggung jawab moral menjaga, mengembangkan dan menumbuhkembangkan pola fikir dan perilaku hidup umat beragama dalam kancah pembangunan SDM, MUI, KUA dan Pemerintah wajib hadir di tengah masyarakat dalam pembinaan mental, moral dan akhlak umat". Tutur Kepala KUA yang baru saja bertugas di Kecamatan tersebut selama kurang lebih 3 bulan.

Sementara itu Camat Pa'jukukang Jamaluddin, S.KM sebelum membuka resmi kegiatan tersebut mengharapkan kepada pengurus MUI yang akan terbentuk tersebut supaya bisa menjaga pengaruh buruk media sosial seperti Facebook, YouTube, WhatsApp dan lain-lain.

"Masyarakat kita bisa rusak, kacau dan putus silaturrahim gara-gara sosial media yang tidak mendidik, Hoaxnya dimana-mana. Masyarakat kita kadang tidak mau tahu apakah berita-berita tersebut benar atau hoax". Tutur Camat Pa'jukukang.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut perwakilan MUI Kabupaten Bantaeng yaitu Sekretaris MUI Kab. Bantaeng Dr. H. M. Natsir, S.Pd, MM. Dalam arahannya beliau berharap agar pengurus yang akan terpilih adalah mereka-mereka yang peduli terhadap umat, berwawasan keagamaan yang luas serta cinta NKRI.

Kegiatan yang dihadiri 60 orang tokoh agama tersebut berakhir dengan terpilihnya ustadz Zainuddin Lesso sebagai ketua, ustadz Ahmad Hambali, S.PdI sebagai sekretaris dan H. Amiruddin sebagai bendahara dibantu masing-masing wakil dan anggota pleno. (desa/mhd)


Begini Kemeriahan Pembukaan Pentas PAI Tingkat Provinsi Sulsel

Sudiang, (Inmas Bantaeng) - Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat Provinsi Sulsel tahun 2019 dibuka secara resmi oleh Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag RI Imam Syafie didampingi Kadis Pendidikan Provinsi Sulsel Irman Yasin Limpo dan Kakanwil Kemenag Sulsel Anwar Abubakar, bertempat di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar. (Selasa, 25/6/19).

Kegiatan yang diikuti sebanyak 685 siswa  Sekolah umum mulai tingkat SD hingga SMA/SMK se Sulawesi Selatan ini mengusung tema "Membangun Generasi Milenial Islami, berkarakter dan moderat".

Direktur PAI Ditjen Pendis Kemenag RI dalam sambutannya menyebutkan bahwa Pentas PAI Tingkat Provinsi Sulsel tahun 2019 ini merupakan Miniatur Pentas PAI Tingkat Nasional tahun 2019.

Hal tersebut disampaikan Direktur PAI Kemenag RI karena Pentas PAI Tingkat Nasional Tahun 2019 akan digelar di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan dan di tempat yang sama yakni di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Oleh karena itu, Direktur PAI menyebut bahwa Pelaksanaan Pentas PAI Tingkat Provinsi Sulsel ini merupakan ajang pemanasan untuk menghadapi Pentas PAI Tingkat Nasional Tahun 2019 yang akan digelar Oktober 2019 mendatang di tempat yang sama.

Jadi menurut Direktur PAI, tekad Kakanwil Kemenag Sulsel untuk menjadi Juara Umum pada Pentas PAI tingkat Nasional tahun 2019 ini cukup beralasan sebagai tuan rumah dengan juara-juara yang nantinya dilahirkan dari Pentas PAI tingkat Provinsi Sulsel kali ini.

Lebih lanjut Direktur PAI menyampaikan  bahwa Pentas PAI ini sesungguhnya adalah merupakan Barometer atau Indikator untuk melihat sejauh mana pembinaan PAI di Sekolah Umum.

Selanjutnya dalam permasalahan yang disampaikan Kakanwil Kemenag Sulsel dalam sambutannya bahwa satu-satunya permasalahan yang dihadapi Kementerian Agama Provinsi Sulsel saat ini adalah kurangnya tenaga guru PAI baik dari pengangkatan Dinas Pendidikan (Disdik) maupun oleh Kementerian Agama, Direktur PAI menjawab bahwa hal itu menjadi domain Kemenpan RB dan BKN namun dirinya menyampaikan bahwa Kementerian Agama terus mengupayakan untuk memenuhi kekurangan Guru PAI tersebut.

Direktur PAI juga tak lupa menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan bersama jajaran atas sinergitas yang telah terlajin selama ini dalam rangka peningkatan pembinaan Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum, karena menurut bapak Direktur PAI adalah sesuatu yang teramat penting mengingat jumlah siswa yang mengenyam pendidikan di Sekolah umum sangatlah besar.

Sehingga sukses atau tidaknya Pentas PAI ini juga menjadi barometer atau indikator berhasil atau tidaknya pembinaan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Pungkasnya. (mhd)

Direktur PAI : Pentas PAI Merupakan Barometer Keberhasilan Pembinaan PAI Di Sekolah

Makassar, (Inmas Bantaeng) - Diikuti sebanyak 685 peserta dari siswa Sekolah umum mulai tingkat SD hingga SMA/SMK se Sulawesi Selatan, Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat Provinsi Sulsel tahun 2019 dibuka secara resmi oleh Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag RI Imam Syafie didampingi Kadis Pendidikan Provinsi Sulsel Irman Yasin Limpo dan Kakanwil Kemenag Sulsel Anwar Abubakar, bertempat di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar. (Selasa, 25/6/19).

Direktur PAI Ditjen Pendis Kemenag RI dalam sambutannya menyebutkan bahwa Pentas PAI Tingkat Provinsi Sulsel tahun 2019 ini merupakan Miniatur Pentas PAI Tingkat Nasional tahun 2019.

Hal tersebut disampaikan Direktur PAI Kemenag RI karena Pentas PAI Tingkat Nasional Tahun 2019 akan digelar di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan dan di tempat yang sama yakni di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Oleh karena itu, Direktur PAI menyebut bahwa Pelaksanaan Pentas PAI Tingkat Provinsi Sulsel ini merupakan ajang pemanasan untuk menghadapi Pentas PAI Tingkat Nasional Tahun 2019 yang akan digelar Oktober 2019 mendatang di tempat yang sama.

Jadi menurut Direktur PAI, tekad Kakanwil Kemenag Sulsel untuk menjadi Juara Umum pada Pentas PAI tingkat Nasional tahun 2019 ini cukup beralasan sebagai tuan rumah dengan juara-juara yang nantinya dilahirkan dari Pentas PAI tingkat Provinsi Sulsel kali ini.

Lebih lanjut Direktur PAI menyampaikan  bahwa Pentas PAI ini sesungguhnya adalah merupakan Parameter atau Indikator untuk melihat sejauh mana pembinaan PAI di Sekolah Umum.

Selanjutnya dalam permasalahan yang disampaikan Kakanwil Kemenag Sulsel dalam sambutannya bahwa satu-satunya permasalahan yang dihadapi Kementerian Agama Provinsi Sulsel saat ini adalah kurangnya tenaga guru PAI baik dari pengangkatan Dinas Pendidikan (Disdik) maupun oleh Kementerian Agama, Direktur PAI menjawab bahwa hal itu menjadi domain Kemenpan RB dan BKN namun dirinya menyampaikan bahwa Kementerian Agama terus mengupayakan untuk memenuhi kekurangan Guru PAI tersebut.

Direktur PAI juga tak lupa menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan bersama jajaran atas sinergitas yang telah terlajin selama ini dalam rangka peningkatan pembinaan Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum, karena menurut bapak Direktur PAI adalah sesuatu yang teramat penting mengingat jumlah siswa yang mengenyam pendidikan di Sekolah umum sangatlah besar.

Sehingga sukses atau tidaknya Pentas PAI ini juga menjadi barometer atau indikator berhasil atau tidaknya pembinaan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Pungkasnya. (mhd)

Kontingen Kabupaten Bantaeng Ikuti Pentas PAI Tingkat Provinsi Sulsel Tahun 2019

Sudiang, (Inmas Bantaeng) - Kantor Kementerian Kab. Bantaeng melalui Seksi Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah (PAIS) memboyong 32 orang siswa(i) Sekolah Umum mulai tingkat SD hingga tingkat SMA/SMK se- Kab. Bantaeng guna mengikuti Pentas PAI (Pekan Keterampilan dan Seni) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019 yang akan berlangsung selama 3 hari (25-27 Juni 2019) di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Kegiatan 2 tahunan pada Bidang PAIS Kanwil Kemenag Sulsel yang diikuti oleh 24 Kabupaten/Kota se Sulsel ini mempertandingkan 10 cabang lomba yakni: Cabang MTQ, LPP (Lomba Pidato PAI), MHQ (Musabaqah Hifdzil Qur'an), LCP (Lomba Cerdas Cermat), Lomba Kaligrafi Islam (LKI), Lomba Seni Nasyid (LSN), Lomba Debat PAI (LDP), Lomba Kreasi Busana (LKB), Lomba Penulisan Cerita Remaja Islam (Ceris), dan Lomba Penulisan Karya Ilmiah Remaja PAI (KIR-PAI).

Pentas PAI dibuka secara resmi hari ini (Selasa, 25/6/19) oleh Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI yang ditandai dengan pemukulan gong didampingi Kadis Pendidikan Provinsi Sulsel H. Irman Yasin Limpo dan Kakanwil Kemenag Sulsel H. Anwar Abubakar, bertempat di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar.



Prosesi pembukaan diawali dengan parade defile kontingen 24 Kabupaten/Kota dimana Kontingen Kabupaten Bantaeng tampil diurutan pertama disusul Kabupaten Barru, Kabupaten Bone dan seterusnya.

Kontingen Kab. Bantaeng dipimpin langsung oleh Kakan Kemenag Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag dengan jumlah pendamping dan tim ofisial sebanyak kurang lebih 40 orang.

Kabupaten Bantaeng akan mengikuti seluruh lomba yang akan dipertandingkan dengan menurunkan para peserta yang merupakan juara Pentas PAI Tingkat Kabupaten Bnataeng yakni :
  1. MUH.ADLI ROSYADI, Cabang MTQ SD PUTRA, utusn SD Inpres Pa'jukukang
  2. NAILA, Cabang MTQ SD PUTRI, utusan SD Inpres Kassi Loe
  3. TAUFIQ NURHIDAYAT, Cabang MTQ SMP PUTRA, utusan SMPN 1 Bissappu
  4. AFNI ISTIQOMAH, Cabang MTQ SMP PUTRI utusan SMPN 1 Bissappu
  5. SAHRUL, Cabang MTQ SMA PUTRA, utusan SMA Khaerul Ummah
  6. NUR ALLAM ALWANSYAH, Cabang PIDATO SD PUTRA, utusan SD N 9 Lembang
  7. NURUL NAURA FATHIN, Cabang PIDATO SD PUTRI, utusan SDN 7 Letta
  8. FARHAN HIDAYAT, Cabang PIDATO SMP PUTRA, utusan SMP IT As'adiyah Dapoko
  9. NUR SHAFNI SAID, Cabang PIDATO SMP PUTRI, utusan SMP IT Nurkhalifah
  10. RAHMATUL QADRI, Cabang PIDATO SMA PUTRA, utusan SMA Neg 1 Bantaeng
  11. KHAERUL MAR'AH, Cabang PIDATO SMA PUTRI, atusan sekolah SMK Neg. 1 Bantaeng.
  12. MUH.AQIL NIZAN, Cabang MHQ SD PUTRA, utusan sekolah SD Inpres Puro'ro
  13. DHIYA FATIMAH AZ ZAHRA, Cabang MHQ, utusan SD PUTRI SDN 7 Letta
  14. SUFYAN AT TSAURI, Cabang MHQ SMP PUTRA, utusan SMPN 3 Bantaeng
  15. NURKHALISAH MASRURAH HAMZAH, Cabang MHQ SMP PUTRI, utusan SMP IT As'adiyah Dapoko
  16. ANDI AHMAR QADAFI, (Cabang Cerdas Cermat SD, utusan SD Neg 8 Kalimbaung)
  17. NOVI ANANDA PUTRI (Cabang Cerdas Cermat SD, utusan SD Neg 8 Kalimbaung)
  18. RESVI ADINDA PUTRI (Cabang Cerdas Cermat SD, utusan SD Neg 8 Kalimbaung)
  19. ELSYA WAHYUNINGSIH (Cerdas Cermat SMP utusan SMPN 2 Bantaeng)
  20. IRMAWATI, (Cerdas Cermat SMP utusan SMPN 2 Bantaeng)
  21. RESKI DWI DIAN ANGGRAENI (Cerdas Cermat SMP utusan SMPN 2 Bantaeng)
  22. FIQA, cabang Lomba kaligrafi utusan SMP DDI Mattoanging
  23. TASYA IKHANI ARAS (Lomba Seni Nasyid SMA, utusan SMA Neg 4 Bantaeng)
  24. AISYA DWI YULIANTI ALDINI (Lomba Seni Nasyid SMA, utusan SMA Neg 4 Bantaeng)
  25. INDRA IRNANDA REZEKI (Lomba Seni Nasyid SMA, utusan SMA Neg 4 Bantaeng)
  26. IRNADIA ZAHRAWANI (Lomba Seni Nasyid SMA, utusan SMA Neg 4 Bantaeng)
  27. IZZUL HAQ (Lomba Debat PAI utusan SMA Neg 1 Bantaeng)
  28. AHMAD FATHANAH, (Lomba Debat PAI, utusan SMA Neg 1 Bantaeng)
  29. WAFIQ NURFADILLAH, (Lomba Debat PAI utusan SMA Neg 1 Bantaeng)
  30. NURUL AISYAH Cabang lomba Kreasi Busana utusan SMK Neg 1 Bantaeng
  31. NURUL MIFTAHURRAHMAH lomba Cerita Remaj Islami utusan SMA Neg 4 Bantaeng
  32. Ainul Mutmainnah (Lomba Penulisan KIR utusan SMA Neg 1 Bantaeng).

Kedatangan CPNS Baru, MTsN Bantaeng Gelar Rapat Pembagian Tugas Lebih Awal

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Sabtu, 22 Juni 2019, dewan guru beserta staf MTs.N. Bantaeng melaksanakan rapat pembagian tugas persiapan tahun pelajaran 2019-2020.

Rapat dihadiri 36 orang peserta termasuk 4 orang CPNS baru yang beberapa hari ini telah bertugas d MTs.N.Bantaeng.

Dalam rapat tersebut, Kepala madrasah- Hj.St.Ramliah,S.Ag.,M.Pd.I menyampaikan 3 hal penting kepada para dewan guru bahwa setiap ASN harus senantiasa memperhatikan tupoksinya masing-masing dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Disampaikan pula bahwa kedisplinan juga harus dikedepankan baik itu dalam berpakaian maupun kehadiran di madrasah harus tepat waktu.

Beliau juga tak lupa memperkenalkan  CPNS yang akan bergabung dengan keluaga besar MTs.N. Bantaeng dibawah Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng sebanyak 8 orang dimana 4 orang telah lebih dahulu melapor, sementara 4 orang lainnya akan menyusul karena baru saja mengikuti prosesi penerimaan SK pada hari jumat 21 Juni 2019 lalu.

8 CPNS tersebut terdiri dari kualifikasi pendidikan Bahasa Indonesia 2 orang, pendidikan Bahasa Inggris 2 Orang, Ilmu Pengetahuan Alam 2 orang dan Ilmu Pengetahuan Sosial 2 orang.
Rapat dimulai pukul 13.00 dan berakhir menjelang pukul 17.00. Pembahasan alot dari rapat tersebut adalah distribusi jam mengajar.

Salah satu prinsip yang dikedepankan dalam pendistribusian jam mengajar tersebut adalah prinsip proporsional sehingga tidak ada satu guru yang merasa dirugikan.

Pembagian jam mengajar ini juga harus memperhatikan jumlah kelas VII yang akan terbentuk dimana sampai  saat ini menurut laporan Ketua Panitia PPDB pendaftar yang telah megembalikan formulir mencapai 89 orang dan diputuskanlah kelas VII menjadi 4 rombel sehingga total rombel MTs.N. Bantaeng masih sama dengan tahun sebelumnya yakni 13 rombel.

Dari jumlah tersebut total jam pembelajaran yang mesti terdistribusi sebanyak 598 jam tatap muka sebab pada struktur kurikulum jumlah jam perkelasnya sebanyak 46 jam tatap muka belum termasuk tugas tambahan lainnya.

Rapat di akhiri dengan pembacaan doa oleh Muh. Kasim,S.Ag.,M.Pd.I dengan harapan apa yang terjadi dalam rapat merupakan dinamika yang harus tetap terpelihara dan apa yang diputuskan semoga mendapat berkah dari Tuhan pemilik segala kesempurnaan. (mhd).

Kakan Kemenag Lepas Secara Resmi Kontingen Pentas PAI Kabupaten Bantaeng

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Bertempat di aula Kantor Kemenag Bantaeng, (Senin, 24/6/19), kontingen Kabupaten Bantaeng untuk kegiatan Pentas PAI tingkat provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019 dilepas secara resmi Kakan Kemenag Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag didampingi Kepala Seksi PAIS H. Muhammad Arfah, S.Ag serta para Pengawas PAI dan tim ofisial.

Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng  kali ini akan membawa sebanyak 32 orang siswa sekolah umum selama 3 hari yang terdiri dari siswa-siswi tingkat SD, SMP dan SMA/SMK se Kab. Bantaeng dengan memanfaatkan DIPA Seksi PAIS Kantor Kemenag Bantaeng tahun 2019.

Ke 32 orang peserta ini akan berlaga pada 10 cabang lomba yang akan dipertandingkan yakni: Cabang MTQ, LPP (Lomba Pidato PAI), MHQ (Musabaqah Hifdzil Qur'an), LCP (Lomba Cerdas Cermat), Lomba Kaligrafi Islam (LKI), Lomba Seni Nasyid (LSN), Lomba Debat PAI (LDP), Lomba Kreasi Busana (LKB), Lomba Penulisan Cerita Remaja Islam (Ceris), dan Lomba Penulisan Karya Ilmiah Remaja PAI (KIR-PAI).

Kakan Kemenag Dr. H. Muhammad Yunus dalam sambutannya saat melepas secara resmi kontingen Pentas PAI menyampaikan agar para peserta tidak hanya puas sampai di tingkat Provinsi akan akan tetapi beliau berharap ada yang berhasil lolos sampai ke tingkat Nasional.

Oleh karena itu Kakan Kemenag menghimbau kepada para siswa agar tetap semangat dan optimis sembari memohon do'a restu dan ijin dari kedua orang tua agar diberi kemudahan dan kelancaran dalam mengikuti lomba.

Kepada para guru pendamping, Kakan Kemenag juga tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas Pendampingan yang telah dilakukan selama ini dan berharap agar pendampingan tetap dilakukan hingga ke tingkat provinsi demi tetap menjaga spirit dari para anak didik.

Akhirnya Kakan Kemenag berharap agar prestasi gemilang yang pernah diraih pada tahun-tahun yang lalu dapat kembali diraih pada Pentas PAI tingkat provinsi tahun 2019 ini.

Menurut rencana, kontingen Pentas PAI Kab. Bantaeng ini akan diberangkatkan besok pagi (Selasa, 25/6/19) pukul 07.00.wita, agar dapat mengikuti prosesi pembukaan oleh Kakanwil Kemenag Sulsel di asrama haji Sudiang Makassar yang dijadwalkan pada pukul 13.00. wita. (mhd).

Kemenag Bantaeng Akan Boyong 32 Siswa Sekolah Umum Ke Pentas PAI Tingkat Provinsi

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Setelah sukses melaksanakan Pentas PAI tingkat Kabupaten Tahun 2019, Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah (PAIS) akan memboyong sebanyak 32 orang peserta guna mengikuti Pentas PAI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar 25-27 Juni 2019 bertempat di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi PAIS Kantor Kemenag Bantaeng H. Muhammad Arfah dalam amanatnya saat menjadi Pembina apel pagi Kantor Kemenag Bantaeng, (Senin, 24/6/19).


Kegiatan 2 tahunan pada Seksi PAIS Kantor Kemenag Bantaeng yang diikuti sebanyak 123 orang peserta dari siswa SD, SMP, dan tingkat SMA/SMK se Kab. Bantaeng ini telah sukses melahirkan para juara I, II, dan III serta Juara Harapan pada 10 cabang lomba yang dipertandingkan yakni: Cabang MTQ, LPP (Lomba Pidato PAI), MHQ (Musabaqah Hifdzil Qur'an), LCP (Lomba Cerdas Cermat), Lomba Kaligrafi Islam (LKI), Lomba Seni Nasyid (LSN), Lomba Debat PAI (LDP), Lomba Kreasi Busana (LKB), Lomba Penulisan Cerita Remaja Islam (Ceris), dan Lomba Penulisan Karya Ilmiah Remaja PAI (KIR-PAI).

Para juara I yang akan mewakili Kabupaten Bantaeng pada Pentas PAI tingkat Provinsi Sulsel tersebut adalah sebagai berikut :
  1. MUH.ADLI ROSYADI, Cabang MTQ SD PUTRA, utusn SD Inpres Pa'jukukang
  2. NAILA, Cabang MTQ SD PUTRI, utusan SD Inpres Kassi Loe
  3. TAUFIQ NURHIDAYAT, Cabang MTQ SMP PUTRA, utusan SMPN 1 Bissappu
  4. AFNI ISTIQOMAH, Cabang MTQ SMP PUTRI utusan SMPN 1 Bissappu
  5. SAHRUL, Cabang MTQ SMA PUTRA, utusan SMA Khaerul Ummah
  6. NUR ALLAM ALWANSYAH, Cabang PIDATO SD PUTRA, utusan SD N 9 Lembang
  7. NURUL NAURA FATHIN, Cabang PIDATO SD PUTRI, utusan SDN 7 Letta
  8. FARHAN HIDAYAT, Cabang PIDATO SMP PUTRA, utusan SMP IT As'adiyah Dapoko
  9. NUR SHAFNI SAID, Cabang PIDATO SMP PUTRI, utusan SMP IT Nurkhalifah
  10. RAHMATUL QADRI, Cabang PIDATO SMA PUTRA, utusan SMA Neg 1 Bantaeng
  11. KHAERUL MAR'AH, Cabang PIDATO SMA PUTRI, atusan sekolah SMK Neg. 1 Bantaeng.
  12. MUH.AQIL NIZAN, Cabang MHQ SD PUTRA, utusan sekolah SD Inpres Puro'ro
  13. DHIYA FATIMAH AZ ZAHRA, Cabang MHQ, utusan SD PUTRI SDN 7 Letta
  14. SUFYAN AT TSAURI, Cabang MHQ SMP PUTRA, utusan SMPN 3 Bantaeng
  15. NURKHALISAH MASRURAH HAMZAH, Cabang MHQ SMP PUTRI, utusan SMP IT As'adiyah Dapoko
  16. ANDI AHMAR QADAFI, (Cabang Cerdas Cermat SD, utusan SD Neg 8 Kalimbaung)
  17. NOVI ANANDA PUTRI (Cabang Cerdas Cermat SD, utusan SD Neg 8 Kalimbaung)
  18. RESVI ADINDA PUTRI (Cabang Cerdas Cermat SD, utusan SD Neg 8 Kalimbaung)
  19. ELSYA WAHYUNINGSIH (Cerdas Cermat SMP utusan SMPN 2 Bantaeng)
  20. IRMAWATI, (Cerdas Cermat SMP utusan SMPN 2 Bantaeng)
  21. RESKI DWI DIAN ANGGRAENI (Cerdas Cermat SMP utusan SMPN 2 Bantaeng)
  22. FIQA, cabang Lomba kaligrafi utusan SMP DDI Mattoanging
  23. TASYA IKHANI ARAS (Lomba Seni Nasyid SMA, utusan SMA Neg 4 Bantaeng)
  24. AISYA DWI YULIANTI ALDINI (Lomba Seni Nasyid SMA, utusan SMA Neg 4 Bantaeng)
  25. INDRA IRNANDA REZEKI (Lomba Seni Nasyid SMA, utusan SMA Neg 4 Bantaeng)
  26. IRNADIA ZAHRAWANI (Lomba Seni Nasyid SMA, utusan SMA Neg 4 Bantaeng)
  27. IZZUL HAQ (Lomba Debat PAI utusan SMA Neg 1 Bantaeng)
  28. AHMAD FATHANAH, (Lomba Debat PAI, utusan SMA Neg 1 Bantaeng)
  29. WAFIQ NURFADILLAH, (Lomba Debat PAI utusan SMA Neg 1 Bantaeng)
  30. NURUL AISYAH Cabang lomba Kreasi Busana utusan SMK Neg 1 Bantaeng
  31. NURUL MIFTAHURRAHMAH lomba Cerita Remaj Islami utusan SMA Neg 4 Bantaeng
  32. Ainul Mutmainnah (Lomba Penulisan KIR utusan SMA Neg 1 Bantaeng).

Menutup amanatnya, Kepala seksi PAIS tak lupa memohon do'a serta dukungan moril dari segenap jajaran Kantor Kemenag Bantaeng serta seluruh masyarakat Bantaeng semoga para peserta yang telah terpilih mewakili Kab. Bantaeng dapat mengharumkan nama Butta Toa Bantaeng pada Pentas PAI tingkat Provinsi Sulsel dan bahkan mewakili Sulsel pada Pentas PAI tingkat Nasional tahun 2019 ini yang menurut jadwal akan digelar di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan pada Oktober atau November 2019 mendatang.(mhd)

Rampungkan 5 Kegiatan Lomba, Seksi Bimas Islam Kemenag Bantaeng Undang Para Juara Terima Hadiah

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Setelah merampungkan sejumlah kegiatan lomba tingkat Kab. Bantaeng tahun 2019, Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng hari ini mengundang para juara untuk menerima hadiah. (Senin, 24/6/19).

Penyerahan hadiah oleh Kakan Kemenag Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag ini dirangkaikan dengan kegiatan apel pagi Kantor Kemenag Bantaeng disaksikan oleh segenap Pejabat Eselon, Pokjawas Madrasah/PAI serta para peserta apel lainnya.

Ada 5 Lomba yang telah dirampungkan Seksi Bimas Islam sejak April hingga Juni 2019 yakni: Lomba Musabaqah Bahtsul Kutub (MBK), Lomba Karya Tulis Ilmiah, Lomba Penyuluh Fungsional Teladan, Lomba Penyuluh Non PNS Teladan dan Lomba KUA Teladan.

Surat Keputusan Kepala Kantor Kemenag Bantaeng tentang penetapan juara lomba dibacakan oleh Sekretaris Panitia Lomba Husnaeni Alwi, S.Ag.

Dari ke 5 juara lomba yang dibacakan tersebut, Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng melaporkan kepada bapak Kepala Kantor bahwa 2 diantaranya telah selesai mengikuti lomba di tingkat Provinsi yakni Lomba Musabaqah Bahtsul Kutub (MBK) dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) pada tanggal 23 Juni 2019 kemarin sedang untuk lomba lainnya akan menyusul diataranya lomba Penyuluh Teladan PNS dan Non PNS tingkat Provinsi akan digelar pada tanggal 1 Juli 2019 mendatang, sedang untuk lomba KUA Teladan Tingkat Provinsi, dijadwalkan pada tanggal 28-29 Juni 2019 tim penilai dari Kanwil Kemenag Sulsel akan mengunjungi KUA Kec. Tompobulu sebagai pemenang Lomba KUA Teladan tingkat Kabupaten Bantaeng tahun 2019.

Adapun daftar juara pada masing-masing lomba yang dibacakan oleh Husnaeni, S.Ag diatas selengkapknya adalah sebagai berikut:

1. Lomba Musabaqah Bahtsul Kutub (MBK):
  1. Juara 1 : H. Arifuddin, Lc (Penghulu KUA Kec. Gantarangkeke) 
  2. Juara 2 : Jamaluddin, S.Ag (Penghulu KUA Kec. Eremerasa), dan
  3. Juara 3 : H. Hamka, S.Ag (Penghulu KUA Kec. Bantaeng

2. Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI)
  1. Juara 1 : Sopyan Y, S.Ag, M.Sos.I (Utusan KUA Kec. Bantaeng),
  2. Juara 2 : Jufri, S.Ag (Utusan KUA Kec. Gantarangkeke),
  3. Juara 3 : Idrus, S.Ag (Utusan KUA Kec. Uluere).

3. Lomba Penyuluh Fungsional Teladan:
  1. Juara 1 : M. Syukri, S.Ag ( Utusan KUA Kec. Uluere),
  2. Juara 2 : Kaimuddin, S.Ag (Utusan KUA Kec. Sinoa)
  3. Juara 3 : Ramoddin, S.Ag (Utusan KUA Kec. Bissappu

4. Lomba Penyuluh Non PNS Teladan
  1. Juara 1 : Hamzah, S.Pd.I, (Utusan KUA Kec. Pa'jukukang)
  2. Juara 2 : Muhajirin, S.Pd.I (Utusan KUA Kec. Pa'jukukang),
  3. Juara 3 : KM. Muhammad Asrar, S.Pd.I (Utusan KUA Kec. Eremerasa).

5. Lomba KUA Teladan:
  1. Juara 1 : KUA Kec. Tompobulu,
  2. Juara 2 : KUA Kec. Bantaeng, dan
  3. Juara 3 : KUA Kec. Pa'jukukang. (mhd)


Kemenag Bantaeng Ikuti Lomba MBK Dan LKTI Tingkat Provinsi Tahun 2019

Makassar, (Inmas Bantaeng) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan melalui Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah menyelenggaran Kegiatan Musabaqah Bahsil Kutub (MBK) dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat provinsi.

Kegiatan yang berlangsung di M-Regency Hotel Makassar selama sehari ini dibuka langsung oleh Kakanwil Kementerian Agama Prov. Sul-Sel Bapak H. Anwar Abubakar, (Ahad, 23 Juni 2019).



Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan keilmuan bagi Kepala KUA, penghulu, dan penyuluh serta ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan ini diikuti sebanyak 48 orang peserta yang terdiri dari 24 orang untuk cabang MBK dan 24 orang untuk cabang LKTI.

Mewakili Kabupaten Bantaeng, Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Bimas Islam mengirimkan 2 orang peserta yakni: Jamaluddin. S.Ag (Kepala KUA Kec. Eremerasa) di Cabang Lomba Musabaqah Bahsil Kutub (MBK) dan Sopyan Yasri, S.Ag., M.Sos.I di Cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI).

Turut hadir Kepala Sub. Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng H. Muh Ahmad Jailani. S. Ag., MA dan Kepala Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kab. Bantaeng Drs. H.M. Ribi., MM sebagai pendamping peserta.

Dalam sambutannya Kakanwil menyampaikan apresiasi kepada segenap panitia dan peserta atas terselenggaranya kegiatan ini ditengah lesunya pembinaan dan minat untuk mendalami Bahsul Kutub, Qira'atul Kutub dan semacamnya di tengah-tengah masyarakat khususnya di Pondok Pesantren.

Lebih lanjut Kakanwil menyampaikan, Kegiatan LKTI dan MBK yang dilaksanakan ini adalah dalam upaya melestarikan tradisi keilmuan lewat menulis dan melestarikan tradisi kajian Lewat kitab kuning.

"Tantangan penghulu dan penyuluh agama kedepan semakin besar dan membutuhkan kepedulian dan kesiapan untuk menyelesaikannya sehingga masyarakat semakin dekat dengan agamanya.

Kakanwil kemudian mendorong semua jajaran untuk bersama-sama mendukung 5 Program pokok Kementerian Agama yakni:
  1. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama
  2. Meningkatkan kerukunan kehidupan beragama,
  3. Peningkatan Mutu Pendidikan Agama
  4. Peningkatan Mutu Dunia Pendidikan
  5. Peningkataan Mutu Pelayanan Ibadah Haji,
Akhirnya, Kakanwil berjanji pada tahun 2019 ini Formasi jabatan fungsional Penyuluh dan Penghulu akan ditingkatkan.

"Formasi CPNS untuk tahun 2018 yang lalu ini didominasi tenaga guru dan sedikit sekali dari unsur Penyuluh Agama dan Penghulu, untuk itu pada tahun 2019 ini, saya akan tingkatkan kuota untuk Formasi  jabatan fungsional penyuluh agama dan penghulu". Tutur Kakanwil.

Hadiri Penerimaan SK CPNS, Kakan Kemenag Ucapkan Selamat Kepada CPNS Asal Bantaeng

Makassar, (Inmas Bantaeng) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng H. Muhammad Yunus, menghadiri peyerahkan SK CPNS lingkup Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulsel oleh Kakanwil H. Anwar Abubakar bertempat di Aula Kanwil Kemenag Sulsel, Jl. Nuri No 53 Makassar (Jum'at, 21/6/19).

Penyerahan SK CPNS kepada 206 orang kali ini merupakan Tahap ke II setelah sebelumnya Kakanwil menyerahkan sebanyak 304 SK CPNS pada Tahap I.

Dihadapan para CPNS kakanwil berpesan agar para CPNS maupun pegawai lama Kemenag sulsel, untuk bisa memaknai, memahami, dan mengaplikasikan 5 Nilai Budaya Kerja yang telah dicanangkan oleh Menteri Agama, dengan itu diharapkan mampu membawa kemenag sebagai instansi, institusi yang insya allah akan memberikan peran yang sangat besar dalam menyelenggarakan sebagian tugas pemerintah di bidang agama.

"CPNS dan pegawai lama kemenag sulsel harus mampu mengaplikasikan 5 Nilai Budaya Kerja, yakni Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab dan Keteladanan" Tuturnya

Kakanwil juga berharap kiranya CPNS yang baru dilantik membekali diri dan mempersiapkan diri dalam menghadapi kondisi sosial ditengah ummat.

Adapun jumlah CPNS Kemenag Sulsel yang dinyatakan lulus pada tahun 2018 lalu menurut Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel H. Abdul Wahid adalah sebanyak 735 orang yang meliputi formasi umum 519 orang, dan 219 ex honorer.m, sedangkan yang telah menerima SK CPNS sudah 510 orang, yang terbagi 2 tahap,  dan 206 orang Tahap II, sehingga tersisa 225 orang lagi yang saat ini masih menunggu persetujuan SK dari BKN.

Untuk penempatan wilayah Kab. Bantaeng, menurut data pada urusan Kepegawaian Sub bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng ada 8 orang CPNS dengan formasi: Mapel Bahasa Indonesia: 2 orang, Mapel Bahasa Inggeris: 2 orang, Mapel IPA : 2 orang, dan Mapel IPS : 2 orang yang kesemuanya adalah untuk penempatan pada MTsN Bantaeng.

Namun menurut keterangan Staf Urusan Kepegawaian, Hasniah, SH, MH sampai saat ini baru 4 orang yang melapor ke Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng yakni : 2 orang guru Mapel Bahasa Indonesia dan 2 Orang Mapel Bahasa inggris yang telah menerima SK CPNS pada tahap I kemarin, sementara 4 orang lainnya belum melapor karena baru saja terima SK pada tahap II ini.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng berkesempatan berfoto bersama dengan salah seorang CPNS asal Kab. Bantaeng usai penyerahan SK oleh bapak Kakanwil.

CPNS yang tak lain adalah putra Kepala Seksi PD Pontren Ibu Dra. Hj. St. Wahni,M.Pd ini akan ditempatkan di Kabupaten Toraja Utara sebagai Penghulu atas nama Ahmad Muabid Amri.

Selain Abid, putra Bantaeng lainnya yang juga menerima SK CPNS pada tahap II ini adalah Andi Abdullah Bin Baedawi (Dul) yang akan ditugaskan di Kantor Kemenag Kab. Barru dengan formasi Pranata Komputer.


"Turut berbahagi. Selamat dan sukses buat ananda putra Ibu Kasi PD. Pontren dan Putra Bapak Mantan Kasi Pendmad atas penerimaan SK CPNS di Kanwil Kemenag Sulsel". Demikian caption pada foto yang dikirimkan Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus melalui WhatsApp.

"Alhamdulillah terimakasih banyak pak Kandep, berkah dan kenangan dalam kepemimpinan Pak Kandep ( Dr. H. Muh Yunus sebagai Kakankemenag Bantaeng ) yg kami sekeluarga akan kenang selamanya in syaa Allah, terima kasih dari ananda Ahmad Muabid Amri, doa terbaik untuk Bapak dan Keluarga ta sukses dan berkah selalu aamiin". Tulis Ibu Kasi PD Pontren menanggapi postingan bapak Kepala Kantor.

*Terima kasih banyak Pak Kandep berfoto bersama Nak Abid, orang Bantaeng punya kebiasaan harapan jika bersama dengan orang hebat dan sukses namun tawadu in syaa Allah menjadi picuru ( doa) buat masa depan nanda Ahmad Muabid Amri semog aamiin3 ya Robb" Tambahnya.


Siswa MA Muhammadiyah Ereng-Ereng Bantaeng Kembali Torehkan Prestasi

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Siswa MA Muhammadiyah Ereng-Ereng Kec. Tompobulu, Kab. Bantaeng kembali menunjukkan keunggulannya dengan menorehkan prestasi dalam ajang lomba cerdas cermat tingkat Kecamatan Tompobulu yang diselenggarakan oleh PIK-R MENTARI Tompobulu setelah sebelaumnya salah seorang siswanya  berhasil lolos sebagai duta GENRE (Genarasi Berencana) jalur pendidikan tahun 2019 mewakili Kabupaten Baantaeng di tingkat provinsi Sulsel.

PIK-R ini merupakan kelompok binaan DPPKB (Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) di tiap daerah se- Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Labbo Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng pada jum'at, 21 Juni 2019 ini mengusung Tema " Mencerdaskan Kehidupan Bangsa melalui PIK Remaja ".

Bertindak sebagai dewan juri pada acara cerdas cermat tersebut, Koordinator  Penyuluh KB dan Pembina Genre kabupaten bapak Faisal Azzam, S.Sos., MM bersama dengan rekan-rekannya dari kabupaten.

Ketua Panitia Evi Fitriani dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah merupakan bagian dari rangkaian acara Pelaksanaan Peresmian Rumah Data Kampung KB Desa Labbo tutur .

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh sekolah/madrasah tingkat SLTA se Kecamatan Tompobulu ini dibuka Bupati yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan H. Hartawan Zainuddin, SH.,MH.

Dalam sambutannya, bapak H. Hartawan Zainuddin, SH.,MH. Memberikan apresiasi kepada remaja khususnya yang mempunyai antusiasme tinggi terhadap pentingnya ilmu pengetahuan terhadap bahaya HIV kaitannya dengan pergaulan bebas, dan penggunaan obat-obat terlarang. (mhd). 

Tim Asesor Visitasi Madrasah Paling Ujung Di Kabupaten Bantaeng

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Akreditasi merupakan salah satu tolok ukur untuk menilai kelayakan sebuah lembaga Pendidikan baik itu sekolah yang ada di bawah naungan Dikbud ataupun madrasah yang berada dibawah naungan Kementerian Agama.

Visitasi akreditasi merupakan momen yang paling ditunggu-ditunggu oleh Madrasah/Sekolah.

Persiapan secara maskimal dilakukan dalam rangka menyambut kedatangan tim asesor akreditasi demi peningkatan status lembaga pendidikan dan pengakuan pemerintah terhadap status kelayakan sebuah lembaga pendidikan di tengah-tengah masyarakat.

Tim asesor akreditasi sekolah/madrasah dari BAN-S/M Sulsel yang terdiri dari bapak Yusuf Tahir dan bapak Gassing Kulle sejak Kamis (20/6/19) telah berada di Kab. Bantaeng guna melakukan visitasi atas sejumlah madrasah sasaran.

Ada 2 madrasah tingkat Aliyah yang menjadi sasaran tim asesor kali ini yakni MA. Muhammadiyah Panaikang yang divisitasi pada Kamis (20/6), dan yang kedua adalah MA YAPAKH Biring Ere yang divisitasi pada hari Jum'at (21/6) sebuah madrasah paling ujung yang terletak di atas pegunungan Desa Pattaneteang Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng yang berada sekitar 1200 meter diatas permukaan laut.

Tim asesor yang didampingi Pengawas Madrasah Salam, S Ag, S.Pd, M.Pd disambut oleh jajaran pimpinan madrasah, dewan guru, dan Komite Madrasah.

Acara penyambutan diisi dengan pertunjukan atau penampilan para siswa-siswi MA YAPAKH Biring Ere

Sebagaimana pada madrasah sebelumnya, Tim juga melakukan evaluasi atas 8 standar pendidikan yang menjadi bagian utama kegiatan visitasi.

Visitasi berjalan dengan lancar dan sukses dengan catatan, bahwa kekurangan-kekurangan yang ada dapat diperbaiki atau dibenahi demi memperoleh hasil atau nilai yang maksimal. (mhd).

Siswa MA Muh Ereng-Ereng Wakili Bantaeng Pada Pemilihan Duta GENRE 2019 Tingkat Sulsel

Makassar, (Inmas Bantaeng) - Siswa MA Muhammadiyah Ereng-Ereng Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng berhasil lolos sebagai duta GENRE (Genarasi Berencana) jalur pendidikan tahun 2019 tingkat Kabupaten Bantaeng,

Adalah Khaeratul Ummah, siswi madrasah yang duduk di kelas XI ini telah berhasil menyisihkan beberapa pesaingnya baik dari sekolah umum maupun dari serumpun madrasah lainnya.

Kegiatan pemilihan duta GENRE Kabupaten Bantaeng yang dilaksanakan pada tanggal 12 mei 2019 oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kab. Bantaeng bekerja sama dengan Forum Genre kabupaten Bantaeng ini diikuti oleh PIK Remaja (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) jalur pendidikan se Kabupaten Bantaeng dan peserta dari PIK Remaja jalur masyarakat sebanyak 3 orang.

Proses pendaftaran melalui Online dibuka untuk semua PIK Remaja jalur pendidikan (SMP/Sederajat dan SMA/Sederajat) dan pendaftar umum, yang dilanjutkan dengan seleksi berkas sampai dengan penetapan menjadi peserta calon duta Genre.

Adapun Tim penilai dalam kegiatan ini sebanyak 3 orang yakni:

  1. Faisal Azzam, S.Sos.MM (Koordinator Penyuluh KB Kec. Bissappu sekaligus Pembina Forum Genre Kabupaten Bantaeng)
  2. Dra. Salwiah Uddin ( kasi PMD sekaligus Pembian Remaja Kabupaten Bantaeng) dan
  3. Andi Tenri Pada (Ketua Forun Genre Sulsel)

Dan penetapan juara Duta Genre pada ajang Kreatif Produktif Genre Indonesia Tahun 2019 tingkat Kabupaten Bantaeng adalah sebagai berikut :

  • Duta Genre Putra dan Putri Jalur Pendidikan Kabupaten Bantaeng 2019 adalah : Yusran Hidayat dan Khaeratul Ummah
  • Duta GenRe Putra dan Putri Jalur Masyarakat Kabupaten Bantaeng 2019 adalah : Muh.Eril Tauvannawia Tahir Labandu dan Ningrum Surya Ningsih Pratiwi

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka meyambut Hari Keluarga tahun 2019 di aula SMAN 4 Bantaeng ini dihadiri oleh bapak Drs. Abdi Sam, M.Si, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bantaeng serta sejumlah Tamu dan undangan dari berbagai sekolah Negeri dan Swasta se Kab. Bantaeng.

Saat ini para juara Duta Genre Kabupaten Bantaeng diatas tengah mengikuti karantina di Hotel Colianials, jalan Metro Tanjung Bunga No.701 Makassar guna mengikuti pemilihan duta GENRE tahun 2019 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Jum'at-Ahad, 21-23 Juni 2019). (why/mhd).

MA Muhammadiyah Panaikang Bantaeng Divisitasi Tim Asesor Akreditasi

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Visitasi akreditasi merupakan momen yang paling ditunggu-ditunggu oleh Madrasah/Sekolah.

Persiapan hingga ke tahapan penjemputan tim asesor, layaknya menanti prosesi  kedatangan calon pengantin laki-laki yang hendak meminang putri semata wayang.

Bukan mahar atau uang panaik yang tinggi yang diidamkan dari kedatangan tim asesor akreditasi akan tetapi upgrading atau peningkatan status lembaga pendidikan lah yang menjadi dambaan para pengelola dan segenap civitas madrasah sebagai bentuk pengakuan pemerintah terhadap status kelayakan sebuah lembaga pendidikan di tengah-tengah masyarakat.

Sebagaimana pada hari Kamis tanggal 20 juni 2019 tepatnya jam 10.12 wita, tim asesor akreditasi sekolah/madrasah dari BAN-S/M Sulsel melakukan visitasi di MA. Muhammadiyah Panaikang Kab. Bantaeng.

Tim disambut oleh para pimpinan madrasah, dewan guru, komite dan turut hadir pengawas madrasah, Salam, S.Ag, S.P.d., M.Pd.

Acara penyambutan yang juga dihadiri oleh para siswa, pengurus IPM, HW dan tapak suci ini diisi dengan pertunjukan atau penampilan para siswa yang tergabung dalam sanggar seni madrasah.




Dalam sambutan Kepala Madrasah yang diwakili wakamad kurikulum Saharuddin, S.Pd.I.,M.Pd.I, menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih atas kunjungan Tim dan berharap semoga kedatangan Tim Asesor Akreditasi Madrasah di MA.Muhammadiyah Panaikang ini dapat membawa keberkahan tersendiri bagi madradah dan apa yang menjadi kekurangan dalam visitasi ini akan diperbaiki dan yang sudah dianggap baik dapat dipertahankan dan ditingkatkan diwaktu yang akan datang.

Usai melakukan visitasi, tim yang diketuai oleh Yusuf Tahir dan anggota bapak Gassing Kulle ini menyampaikan bahwa apa yang didapatkan di madrasah ini dari 8 standar pendidikan yang menjadi bagian visitasi sudah cukup baik dengan catatan kekurangan yang ada dapat diperbaiki atau dibenahi.

Visitasi yang dilaksanakan hingga pukul 16.00 wita hari itu berjalan lancar dan sukses dan setelah di MA Muhammadiyah Panaikanh tim asesor kemudian melanjutkan visiitasi ke madrasah sasaran lainnya yakni ke MA YAPAKH Biringere, Kec. Tompobulu, Kab. Bantaeng pada hari Jum'at (22/6/19). (shr/mhd)

MA Muhammadiyah Panaikang Bantaeng Terapkan Ulangan Semester Berbasis Android

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Aspek penting dalam kelanjutan sebuah negara, semakin baik sistem pendidikan yang diterapkan akan semakin baik pula generasi yang dihasilkan.

Terlebih saat ini perkembangan teknologi sangat berkembang pesat, sehingga keberadaannya bisa menunjang proses pembelajaran, terkait penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran di MA. Muhammadiyah Panaikang dalam tiga tahun terakhir berusaha memanfaatkan kemajuan ini untuk lebih mempermudah kegiatan proses pembelajaran di madrasah ini.

Tahun ini Penilaian Akhir Semester atau yang lebih dikenal dengan nama Ulangan Semester TA. 2018/2019 di MA Muhammadiyah Panaikang kembali menghadirkan Teknologi Informasi ke dalam pelaksanaan PAS tersebut. Meskipun hal ini sudah pernah dilaksanakan pada Semester-semester sebelumnya, namun kali ini ada banyak perbedaan dan perubahan secara signifikan dalam pelaksanaan PAS tersebut seperti Mata Pelajaran yang sebelumnya hanya beberapa yang diujikan menggunakan aplikasi, kali ini semua mata pelajaran telah diujikan melalui aplikasi mulai mata pelajaran Matematika rumus hingga Bahasa Arab.

Soal yang diujikan pun adalah soal essay yang bisa langsung diperiksa oleh guru mata pelajaran bersangkutan menggunakan akun masing-masing ketika siswa telah selesai mengerjakan soal.

Hal ini tentu semakin mempermudah segala rangkaian dalam pelaksanaan PAS baik itu guru maupun siswa karena guru tidak perlu lagi mengumpulkan lembar jawaban siswa lalu membawanya pulang untuk diperiksa akan tetapi kali ini guru tinggal login lewat Smartphonenya masing-masing soal pun sudah bisa diperiksa di mana pun dan kapan pun.

PAS yang dilaksanakan mulai hari Rabu 12 Juni 2019 ini baru akan berakhir pada hari Selasa 25 Juni 2019 sesuai dengan Roster yang telah dikeluarkan oleh Panitia PAS.

Wakil Kepala Madrasah MA. Muhammadiyah Panaikang bagian Kurikulum (Saharuddin, S.Pd.I., M.Pd.I) dan Wakamad Kesiswaan (Hasanuddin, S.Pd.I) pun sangat mendukung hal ini karena sangat membantu dan mempermudah dalam pelaksanaan Penilaian Akhir Semester.

“Kami selaku Wakamad sangat berharap inovasi ini akan terus berlanjut di Madrasah kami dan terus dikembangkan kedepannya”. Papar para Wakamad tersebut. (rzl/mhd)

Begini Kemeriahan Peresmian PTSP Kantor Kemenag Bantaeng

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Sebuah terobosan baru dalam bidang pelayanan kepada masyarakat telah diluncurkan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng

Disaksikan oleh Sekda Bantaeng mewakili Bupati serta segenap tamu dan undangan lainnya, ruang PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kantor Kemenag Kab. Bantaeng diresmikan Senin siang (17/6/19) oleh Kakanwil Kemenag Sulsel H. Anwar Abubakar yang ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan ruang PTSP didampingi Sekda Abd. Wahab dan Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus beserta para tamu dan undangan lainnya.

Turut hadir menyaksikan peluncuran pertama program PTSP ini, segenap jajaran Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng mulai Kasubag TU, Kepala Seksi, Pengawas Madarasah, Kepala KUA beserta segenap jajaran, Kepala Madrasah bererta segenap jajaran serta karyawan/karyawai ;ingkup Kantor Kemenag Bantaeng.

PTSP Merupakan Amanat Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin demi mempermudah Akses Publik Terhadap Layanan yang ada di Kementerian Agama.

PTSP disiapkan sebagai ruang publik yang akan mengurus beragam urusan dan Informasi seputar layanan Kementerian Agama.

Pemberian Layanan didasarkan pada Standar Operasional Prosedur (SOP) serta Pengelolaannya mengacu pada Standar mutu pelayanan lrima.

PTSP Merupakan Upaya Transformasi Pelayanan Publik Guna Mewujudkan Kementerian Agama Sebagai Instansi Yang Bersih Melayani. Hal Ini Sejalan Dengan Arahan Presiden Terkait Reformasi Birokrasi Melalui Program Satgas Saber Pungli.

Disamping Itu, PTSP Juga Menjadi Bagian Wujud Komitmen Kementerian Agama untuk lebih dekat melayani Umat. Dengan inovasi pelayanan yang terpusat diharapkan akan mempermudah publik dalam mendapat layanan Kementerian Agama.

Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Sekretaris Daerah sangat mendukung dan menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng beserta jajaran atas inovasi pelayanan yang diluncurkan ini dan berharap bisa menjadi contoh yang baik dan diaplikasikan ke pejabat-pejabat dibawahnya yang ada di tingkat Kecamatan.

Ingin menyaksikan kemeriahan prosesi peresmian PTSP Kantor Kemenag Bantaeng, berikut REKAMANNYA

Jabatan Fungsional Perencana Kantor Kemenag Bantaeng Dilantik Di Jakarta

Bantaeng (Inmas Bantaeng) - Digelar di Kantor Kementerian Agama RI Jalan Lapangan Banteng Barat No 3-4, Jakarta Pusat, Selasa (18/06), sebanyak 42 ASN Kementerian Agama se Indonesia dilantik oleh Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan dengan Jabatan Fungsional Perencana (JFP) di lingkungan Kementerian Agama Tahun 2019.

Pelantikan, penandatanganan berita acara dan pengambilan sumpah jabatan Perencana Madya, Muda, dan Pertama ini berdasarkan KMA Nomor B. Ii/3/17182 s.d 18521 tahun 2019.

1 diantara ke 42 ASN yang dilantik tersebut adalah ASN Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng atas nama Jamaluddin, SE, pelaksanan pada Subbag TU Kemenag Bantaeng yang nantinya akan mengemban tugas sebagai Perencana pada Kantor Kemenag Bantaeng.

Turut menjadi saksi saat penandatanganan berita acara, Kepala Biro Kepegawaian Saefuddin dan Kepala Biro Perencanaan Kemenag Ali Rokhmad.

Sekjen M Nur Kholis Setiawan mengatakan dalam sambutannya bahwa pengukuhan adalah awal dari sebuah pengabdian dan tugas yang akan diemban sekaligus komitemen awal untuk bisa melaksanakan tugas sebaik-baiknya sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama.

Apa yang dilakukan oleh Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kemenag, menurut Sekjen, adalah mengembangkan pola Top Down dan Botton Up. Itu merupakan sinergi yang tepat dan mesti dilakukan. Karena yang mengetahui kebutuhan dan situasi riil adalah teman-teman yang ada di daerah.

Sekjen M Nur Kholis Setiawan menambahkan bahwa pekerjaan merencanakan tidaklah sesederhana yang dilihat, sebab Kementerian Agama dengan satuan kerja tidak kurang dari 4590 dan jumlah DIPA 6800, tentu tingkat kompleksitas dan tantangannya berbeda dengan kementerian/lembaga lainnya.

"Keberadaan para fungsional perencana di masing-masing satuan kerja menjadi sangat penting untuk mampu mewujudkan sinergitas sekaligus mampu merencakan program dan kegiatan yang langsung berdampak terhadap masyarakat yang kita layani," kata Sekjen.



Akhirnya Sekjen H. Nuhkholis menyampaikan Selamat memangku jabatan kepada para JFT yang dilantik dan kepadanya akan diberikan tunjangan jabatan sesuai Peraturan Presiden Nomor 44 tahun 2007. Beliau menegaskan bahwa saat ini Kedepan negara ini makin melihat pada jabatan jabatan fungsional, karena jabatan ini jelas sesuai dengan keahlian dan kompetensi yang akan berdampak sangat signifikat pada pembangunan kedepan. (mhd).

Kakan Kemenag Bantaeng Beserta Jajaran Hadiri Upacara HKN Dirangkaikan Hari Lingkungan Hidup Sedunia


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Memenuhi undangan menghadiri upacara Hari Kesadaran Nasional (Senin,17/6) yang dilaksanakan Pemerintahan Kab. Bantaeng, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng beserta segenap jajaran menghadiri Upacara Bendera yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia, bertempat di Lapangan Pantai Seruni Bantaeng.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kab. Bantaeng, Abdul Wahab, unsur Forkopimda, para Kepala SKPD, para Camat, Lurah dan Kepala Desa dalam wilayah Kab. Bantaeng.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Bantaeng, Johan Iswahyudi yang pada kesempatan tersebut membacakan sambutan seragam Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Dikatakan bahwa pemerintah senantiasa berupaya mengurangi berbagai pencemaran lingkungan, khususnya pencemaran udara yang berasal dari kendaraan bermotor.

"Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan yang kita cintai, dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, menanam pohon, karena gerakan ini tentu akan memberikan dampak positif yang besar bagi kehidupan manusia", Ujarnya

Lebih lanjut disampaikan Kajari bahwa kelestarian lingkungan pastinya memerlukan partisipasi aktif masyarakat.

Upacara juga dirangkaikan pula dengan penyerahan Piagam Penghargaan dan Cendramata dari Pemerintah Kab. Bantaeng kepada masing-masing instansi, antara lain Dinas Pariwisata, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Ketahanan Pangan, RSUD Anwar Makkatutu, Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian, serta Sekretariat DPRD.

Dilakukan pula penyerahan Piagam Penghargaan kepada Pemerhati Lingkungan, dan penyerahan Dokumen Izin Lingkungan SPPL. (mhd)

Permudah Akses Layanan, Kantor Kemenag Bantaeng Luncurkan PTSP

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Disaksikan oleh Sekda Bantaeng mewakili Bupati serta segenap tamu dan undangan lainnya, Peresmian PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kantor Kemenag Kab. Bantaeng digelar Senin siang (17/6/19).

Peresmian PTSP Kantor Kemenag Bantaeng ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kakanwil Kemenag Sulsel H. Anwar Abubakar didampingi Sekda Abd. Wahab dan Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus




Turut hadir menyaksikan peluncuran pertama program PTSP ini, segenap jajaran Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng mulai Kasubag TU, Kepala Seksi, Pengawas Madarasah, Kepala KUA beserta segenap jajaran, Kepala Madrasah bererta segenap jajaran serta karyawan/karyawai ;ingkup Kantor Kemenag Bantaeng.

PTSP Merupakan Amanat Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin demi mempermudah Akses Publik Terhadap Layanan yang ada di Kementerian Agama.

PTSP disiapkan sebagai ruang publik yang akan mengurus beragam urusan dan Informasi seputar layanan Kementerian Agama.

Pemberian Layanan didasarkan pada Standar Operasional Prosedur (SOP) serta Pengelolaannya mengacu pada Standar mutu pelayanan lrima.

PTSP Merupakan Upaya Transformasi Pelayanan Publik Guna Mewujudkan Kementerian Agama Sebagai Instansi Yang Bersih Melayani. Hal Ini Sejalan Dengan Arahan Presiden Terkait Reformasi Birokrasi Melalui Program Satgas Saber Pungli.

Disamping Itu, PTSP Juga Menjadi Bagian Wujud Komitmen Kementerian Agama untuk lebih dekat melayani Umat. Dengan inovasi pelayanan yang terpusat diharapkan akan mempermudah publik dalam mendapat layanan Kementerian Agama.

Demikian beberapa penjelasan Kepala Kantor Kemenag Bantaeng saat wawancara dengan media usai peresmian.




Sementara itu mewakili Pemerintah Kab. Bantaeng Sekretaris Daerah menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng beserta jajaran atas inovasi pelayanan yang diluncurkan ini dan berharap bisa menjadi contoh yang baik bagi instansi yang lain.

PTSP Kemenag Bantaeng hadir dengan 11 layanan utama yakni :
  1. Izin Pendirian Madrasah
  2. Izin Pendirian Pondok Pesantren
  3. IZin Pendirian Madrasah Diniyah Talmiliyah
  4. Layanan Pengesahan Ijazah
  5. Layanan Perbaikan Ijazah
  6. Rekomendasi Paspor Umrah,
  7. Waiting List Jemaah Calon Haji,
  8. Surat Keterangan Masjid Terdaftar,
  9. Layanan Pengukuran Arah Kiblat,
  10. Pelayanan Rohaniwan Muslim
  11. Layanan Pembaca Do’a
Dengan 7 prinsip pelayanan yakni:
  1. Mendekatkan
  2. Menyederhanakan
  3. Cepat
  4. Mudah 
  5. Transparan
  6. Pasti
  7. Akuntabel

Buka Bimbingan Manasik Haji, Kakanwil Sebut Kabupaten Bantaeng Waiting List Terpanjang Didunia

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Berlangsung di Gedung PGRI Kab. Bantaeng, (Senin, 17/6/19), pelaksanaan Bimbingan Manasik dan Perjalanan Haji tingkat Kab. Bantaeng musim haji tahun 1440 H / 2019 M dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan H. Anwar Abubakar didampingi Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus dan Kepala Seksi PHU H. Muhammad Tahir

Hadir Bupati Bantaeng yang diwakili oleh Sekretaris Daerah bapak Abd. Wahab, SE, M.Si yang dalam kesempatan itu membacakan sambutan tertulis bapak Bupati.

Sekda menyampaikan bahwa Ibadah haji merupakan suatu kewajiban bagi umat Islam yang harus dilakukan setidaknya sekali seumur hidup yang secara fisik dan finansial mampu melakukan perjalanan. Ini tentunya membutuhkan persiapan lahir batin, jasmani dan rohani. Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Bantaeng, Abdul Wahab pada kegiatan pembukaan Manasik Haji Kab. Bantaeng musim haji tahun 1440 H/2019 M.

Lebih lanjut Sekda menuturkan bahwa Pemerintah Kab. Bantaeng menyambut baik terselenggaranya acara ini sebagai sarana dan media untuk meningkatkan kualitas pengetahuan guna mencapai haji mabrur.
"Saya harap setelah semua rangkaian manasik haji selesai, tidak ada lagi yang tidak paham dengan tata cara pelaksanaan haji". Ujarnya

Sebelum sambutan Bupati, kegiatan manasik haji ini diawali dengan laporan Panitia Pelaksana dalam hal ini disampaikan oleh bapak Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag.

Dalam laporannya, Kakan Kemenag menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Bantaeng yang dalam hal ini diwakili oleh Sekda Bantaeng serta bapak Kakanwil H. Anwar Abubakar yang berkenan hadir pada pembukaan kegiatan manasik haji tingkat Kab. Bantaeng ini.

Pembukaan awal manasik haji tingkat Kab. Bantaeng ini diikuti sebanyak 196 JCH yang terdiri dari 185 orang kuota normal, 11 orang kuota tambahan (3 orang status cadangan dan 11 orang status lansia).

Lebih lanjut Kakan Kemenag melaporkan bahwa JCH Bantaeng ini didominasi jemaah perempuan dengan jumlah jemaah sebanyak 111 orang sedang jemaah laki-laki sebanyak 85 orang.

Adapun JCH berdasarkan wilayah Kecamatan, Kakan Kemenag menguraikan bahwa ke 196 JCH Bantaeng ini berasal dari 8 Kecamatan dengan perincian : 36 orang dari Kec. Bantaeng, 13 orang dari Kec. Eremerasa, 25 orang dari Kec. Pa'jukukang, 41 orang dari Kec. Gantarangkeke, 31 orang dari Kec. Tompobulu, 17 orang dari Kec. Bissappu, 19 orang dari Kec. Sinoa, dan 14 orang dari Kec. Uluere.

Sedang jemaah berdasarkan Bank BPS (Bank Penerima Setoran) BPIH lanjut Kakan Kemenag terdiri dari 97 orang jemaah dari Bank BNI Syariah, 97 dari Bank BRI Syariah, dan 2 orang dari Bank Muamalat.

Selanjutnya, berdasarkan tingkat Pendidikan, Kakan Kemenag menyebutkan bahwa JCH Bantaeng yang tergabung dalam Kloter 22 bersama 55 JCH Kab. Gowa, 158 JCH Kab. Bone dan 41 orang JCH dari Provinsi Papua Barat ini terdiri dari 121 orang jemaah dengan latar belakang pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD), 15 orang SLTP, 29 SLTA, 4 orang Diploma, 26 orang S1, dan 1 orang S2.

Masih dalam laporannya, Kakan Kemenag Dr. H. Muhammad Yunus juga menguraikan bahwa jemaah yang dijadwalkan akan berangkat pada tanggal 22 Juli 2019 menuju Asrama Haji Sudiang Makasar dan akan terbang menuju Jeddah pada keesokan harinya ini, terdiri dari jemaah dengan latar belakang pekerjaan sebagai berikut: Petani 56 orang, IRT 82 orang, pegawai swasta 16 orang, PNS 32 orang, Pensiunan 5 orang, TNI 2 orang dan pedagang 3 orang.



Terakhir Kakan Kemenag juga melaporkan bahwa Total Pendaftar Haji yang masuk dalam waiting list (daftar tunggu) per tanggal 2 Desember 2009 sampai dengan 13 Juni 2019 adalah sebanyak 7478 orang dengan estimasi jadwal pemberangkatan sampai dengan 41 tahun.

Dan mengakhiri laporan sekaligus sambutannya, Kakan Kemenag memohon perkenan bapak Kakanwil untuk membuka secara resmi Bimbingan manasik yang dirangkaikan dengan Peresmian PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kantor Kemenag Bantaeng yang ditandai dengan penandatangan prasasti peluncuran unita layanan terbaru Kantor Kemenag Bantaeng tersebut.

Dan kepada para jemaah Kakan Kemenag berharap tetap menjaga kesehatan sembari berdo'a semoga diberi kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan ibadah dan kembali dengan selamat dengan predikat haji mabrur.

Sementara itu Kakanwil H. Anwar Abubakar mengawali sambutannya usai membuka secara resmi kegiatan Pembukaan bimbingan dan manasik perjalanan haji tingkat Kab. Bantaeng musim haji tahun 2019, Kakanwil ingin memastikan seluruh jemaah Kab. Bantaeng telah mampu membaca Al Qur'an.


"Kipammopporanga, Saya hanya sekedar ingin tau apakah semua Calon Jemaah Kab. Bantaeng ini bisa semua mengaji, kalau masih ada yang belum bisa mengaji, nanti saya akan tanya-tanya penyuluh dan Kepala KUA nya agar bisa dicarikan metode bagaimana supaya jemaah yang belum bisa mengaji, bisa mengaji dalam kurun waktu kurang lebih 1 bulan ini, kalau pun masih ada yang belum bisa, yang penting bisa hafal do'a-do'a dan Surah-Surah pendek". Tutur Kakanwil.

Lebih lanjut Kakanwil menyebutkan bahwa dengan lama antrian yang disebutkan Kakan Kemenag diatas, ini menempatkan Kab. Bantaeng sebagai Kabupaten dengan waiting list terpanjang di dunia.

"Kabupaten Bantaeng dengan jumlah dan lama antrian yang disebutkan Kakan Kemenag tadi, ini menempatkan Kab. Bantaeng sebagai Kabupaten dengan waiting list terpanjang didunia, jadi bukan tingkat provinsi atau tingkat Nasional lagi tapi Dunia, betapa tidak, jika calon jemaah mendaftar dengan umur 60 tahun, maka Insya Allah akan berangkat nanti pada usia 100 tahun". Tuturnya lagi.

Akhirnya Kakanwil menyampaikan selamat kepada seluruh jemaah dan berharap dapat mengikuti kegiatan manasik haji mulai tingkat Kabupaten hingga tingkat Kecamatan dengan baik agar perjalanan ibadah haji berjalan dengan lancar berdasarkan tuntunan yang benar.

Dan tak lupa pula Kakanwil mengingatkan bahwa JCH Kab. Bantaeng nantinya akan bergabung dalam kloter 22 bersama JCH yang disebutkan diatas, sehingga beliau berpesan agar dapat menjaga nama baik daerah selama dalam perjalanan ibadah haji ini. (mhd)

Kakan Kemenag Bantaeng Hadiri Apel Konsolidasi Operasi Ketupat 2019 Dirangkaikan Halal Bihalal

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Operasi Ketupat tahun 2019 yang digelar Polres Bantaeng selama 13 hari mulai tanggal 29 Mei hingga 10 Juni 2019 telah selesai.

Kegiatan yang melibatkan 5.035 personel yang terdiri dari personel TNI 438 orang, Satgas Polda Sulsel 544 orang, Jajaran Polres 2.118 orang, dan Instansi terkait 1.935 orang ini berjalan lancar dan sukses.

Hal ini disampaikan Kapolres Bantaeng AKBP Adip Rojikan pada pada Apel Konsolidasi Operasi Ketupat 2019 dirangkaikan Halal Bihalal bertempat di halaman Mapolres Bantaeng usai membacakan sambutan tertulis Kapolda Sulsel. (Kamis, 13/6/19).

“Alhamdulillah, Operasi Ketupat 2019 telah sesuai dengan target yang telah direncanakan dan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar,” kata Kapolres.

“Dibandingkan dengan operasi ketupat 2018. Jumlah kecelekaan lalu lintas mengalami penurunan. Pada tahun 2018, jumlah lakalantas sebanyak 11 kasus yang mengakibatkan korban meninggal dunia 1 orang dan luka ringan 19 orang. Operasi ketupat 2019 jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 4 kasus korban meninggal dunia 2 orang dan luka ringan sebanyak 5 orang,” bebernya.

Apel Konsolidasi Operasi Ketupat 2019 dirangkaikan Halal Bihalal dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag bersama sejumlah unsur Forkopimda dan Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Bantaeng, hadir pula Asisten I Setda Bantaeng mewakili Bupati Bantaeng.





Usai pelaksanaan apel, acara dilanjutkan dengan Halal Bihalal bersama seluruh pasukan dan undangan yang hadir antara lain para pengurus dan anggota Forum Da'i Kamtibmas Mitra Polres Bantaeng dengan ketuanya Drs. H. M. Ribi, MM (mhd)