Malam Ta'arruf MTQ XXX Sulsel Tahun 2018, Kakanwil Kukuhkan Dewan Hakim



Malili, (31/3) - Jelang pembukaan MTQ XXX tingkat Prov. Sulsel Tahun 2018 yang dijadwalkan Ahad 1 April 2018 besok, panitia menggelar acara malam Ta'arruf dan Pengukuhan Dewan Hakim MTQ XXX tingkat Prov. Sulsel tahun 2018 bertempat di Rujab Bupati Luwu Timur (Sabtu, 31/3/2018).

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, yang dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an, disusul pembacaan do'a oleh Ketua MUI Kab. Luwu Timur.

Setelah Pembacaan SK Gubernur tentang Komposisi Dewan Hakim, Panitera dan MC MTQ XXX Prov. Sulsel tahun 2018, Ka. Kanwil H. Abd. Wahid Thahir kemudian mengukuhkan 85 anggota dewan hakim dan 9 panitera disaksikan oleh segenap tamu dan undangan.

Dalam sambutannya usai mengukuhkan Dewan Hakim, Kakanwil berharap, MTQ kali ini menjadi MTQ yang terindah. ''Para dewan hakim harus laksanakan tugas dengan baik, karena dewan hakim merupakan rohnya MTQ,'' Tegasnya.

"Selain itu, seorang dewan hakim harus profesional, jujur dan dapat bertanggung jawab, yang menjadi tuntutan pelaksanaan MTQ dari tahun ke tahun," sambung kakanwil.

Akhirnya Kakanwil berharap kepada seluruh masyarakat untuk hadir menyimak penampilan qari-qariah terbaik utusan Kabupaten/Kota se Sulsel dan kepada para Kakan Kemenag Kab/Kota, Kakanwil meminta untuk mengawal kegiatan ini hingga selesai.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur H. Thoriq Husler dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini selain untuk menjaring qari-qariah berpreatasi, juga merupakan ajang silaturrahmi antar Kabupaten/Kota se Sulsel dan kepada para dewan hakim yang baru saja dikukuhkan, bupati berharap agar dapat menjalankan amanah dengan sebaik baiknya.

Acara istirahat mengakhiri seluruh rangkaian acara ta'arruf malam ini. Acara istirahat diisi dengan penampilan mantan Menteri Agama RI Prof. Dr. Haji Said Agil Husin Al Munawar, MA yang pada malam hari ini hadir sebagai Koordinator Dewan Hakim Nasional.

Penampilan mantan Menag RI era Presiden Megawati ini atas permintaan Koordinator Dewan Hakim Prov. Sulsel, beliau tampil mempersembahkan suara emasnya berkolaborasi dengan 4 orang Qari/Qari'ah Internasional asal Sulsel diantaranya Bahri Waru, Umrah Shaleh dan 2 orang lainnya.

Menurut jadwal, MTQ ke 30 tingkat Provinsi Sulsel ini akan dibuka besok (Ahad, 1 April 2018) oleh Gubernur Sulawesi Selatan bapak H. Syahrul Yasin Limpo (SYL). (mhd)















2 ASN Kemenag Bantaeng Ikuti Rekruitmen PPIH Arab Saudi Musim Haji 1439 H / 2018 M


Bantaeng, (29/3) - Dalam rangka rekruitmen petugas haji non kloter (PPIH Arab Saudi) tingkat prov. Sulsel tahun 2018, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulsel melalui bidang PHU menggelar tes kompetensi pada hari kamis (29/3/2018) bertempat di MTsN Model JL. AP. Pettarani Makassar,

Tes komptensi calon petugas PPIH Arab Saudi yang digelar bersamaan dengan tes kompetensi TPHI/TPIHI di Kantor Kemenag Kab/Kota ini diikuti sebanyak 61 orang yang berasal dari Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se- Sulsel.

Menurut keterangan panitia rekrutmen tingkat Prov. Sulsel, jumlah petugas PPIH Arab Saudi (non kloter) yang dibutuhkan untuk musim haji tahun 1439 H / 2018 M ini adalah sebanyak 6 orang yang terdiri dari 1 orang petugas ibadah, 1 orang petugas administrasi/siskohat dan 4 orang petugas layanan umum.

Dalam tes kompetensi (tes tertulis) calon petugas haji non kloter (PPIH Arab Saudi) ini, 2 orang ASN Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng mencoba peruntungan dengan mengikuti test dimaksud.

Ke 2 ASN tersebut adalah: Jalamuddin, SE, pelaksana pada urusan Keuangan Sub bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng, dan Sopyan Yasri, S.Hi, M.Sos.I, Penyuluh fungsional KUA Kec. Bantaeng.

Tes selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 12 April 2018, berupa Tes Computer Asisted Tes (CAT) dan praktik di tingkat Kanwil Kemenag Sulsel.

Menurut panitia, calon petugas haji non kloter (PPIH Arab Saudi) ini memiliki tugas penting dalam pelaksanaan ibadah haji bagi jamaah dari Indonesia.

Para petugas PPIH Arab Saudi ini memiliki banyak tugas di Arab Saudi khusunya Makkah. Namun, ada tiga tugas pokok yang wajib dilakukan yakni memberikan pembinaan, pelayanan, dan juga perlindungan.

Daerah kerja untuk PPIH Arab Saudi dibagi menjadi 3 Daker yaitu Daker Jeddah, Daker Mekkah dan Daker Madinah dengan lama masa tugas 76 hari untuk PPIH Arab Saudi Daker Jeddah dan Madinah, dan 66 hari untuk Daker Makkah.

Dapat Fasilitas Kendaraan, Panitia Expo Kab. Bantaeng: Pelayanan LO MTQ XXX Sulsel Luar Biasa


Malili, (31/3) - Koordinator LO (Liaison Officer) atau panitia tuan rumah untuk Kontingen Kafilah MTQ Kab. Bantaeng dalam hal ini Kadis Tata Ruang dan Pemukiman Kab. Luwu Timur bapak Drs. H. Zainuddin memberikan fasilitas 1 unit kendaraan roda dua jenis trail kepada panitia Expo (pameran) Kontingen Kab. Bantaeng untuk digunakan selama pelaksanaan MTQ.

Menurut LO, fasilitas ini hanya diberikan kepada Kontingen Kafilah Kab. Bantaeng melalui koordinator LO yang kebetulan adalah Kadis Tarkim Lutim itu.

Suatu hal yang patut disyukuri dan perlu mendapat apresiasi dari kontingen Kab. Bantaeng, mengingat jarak antara lokasi pemondokan ke arena MTQ dan expo/pameran cukup jauh yaitu sekitar 3 KM.

Menurut panitia expo yang juga merupakan salah seorang pelaksana pada Humas (Inmas) Kantor Kemenag Bantaeng Saparuddin, SE, mengungkapkan bahwa sejak penerimaan rombongan awal kontingen kafilah Kab. Bantaeng hingga saat ini, pelayanan LO sungguh luar biasa, pengalaman yang sama yang juga dirasakan sewaktu pelaksanaan STQ Tingkat Provinsi Sulsel di Kota Pare-Pare tahun 2017 yang lalu.

Pemberian fasilitas kendaraan roda 2 dari koordinator LO ini merupakan salah satu bentuk pelayanan maksimal dari LO atau panitia tuan rumah.

UAMBN Tingkat MA Selesai Hari Ini, Siswa Bersiap Hadapi UNBK 2018

Bantaeng, (31/3) - UAMBN tingkat Madrasah Aliyah tahun 2018 hari ini (Sabtu 31/3/2018) memasuki hari terakhir dengan mata pelajaran Bahasa Arab.

Secara umum, pelaksanaan UAMBN pada 19 Madrasah Aliyah di Kab. Bantaeng yang dimulai pada hari Senin (26/3/2018) yang lalu, berlangsung lancar dan aman.

Sebagaimana diketahui UAMBN merupakan Ujian akhir di tingkat madrasah yang mengujikan mapel-mapel agama saja meliputi Al Qur'an Hadits, Akidah Akhlak, Fikhi, SKI dan Bahasa Arab.

UAMBN bertujuan untuk mengukur ketercapaian kompotensi peserta didik sesuai dengan standar kompotensi lulusan, selain Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

UAMBN Tahun 2018 yang diikuti oleh 19 dari 20 Madrasah tingkat Aliyah yang ada di Kab. Bantaeng ini semuanya masih menggunakan UAMBN-KP (kertas pensil).

Hal tersebut menurut Sekretaris K3M (Kelompok Kerja Kepala Madrasah) tingkat Madrasah Aliyah Kab. Bantaeng H. Salahuddin, SR, berdasarkan pertimbangan bahwa UAMBN BK (Berbasis Komputer) masih dalam tahap uji coba dan aplikasinya masih sering bermasalah dan Kabupaten/Kota diberikan keluasaan dalam hal memilih, sehingga bersama K3M tingkat MA se Kab. Bantaeng, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Bantaeng memutuskan tahun 2018 ini masih menggunakan sistem KP.

Setelah pelaksanaan UAMBN ini, Peserta didik akan mempersiapkan diri untuk menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada hari Senin-Kamis, (9-12 April 2018). (mhd)

Siswa MTs Muhammadiyah Juara I Olimpiade Sains Tingkat SMP Se Kab. Bantaeng


Bantaeng,(Kemenag_Bantaeng)-Pemerintah Kab. Bantaeng melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bantaeng menyelenggarakan Seleksi Olimpiade Sains tingkat SMP yang diikuti oleh seluruh SMP dan MTs se Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 24 Maret 2018 ini diikuti sekitar 50 orang peserta siswa SMP dan MTs se Kab. Bantaeng

Dari hasil seleksi tersebut, peserta didik atas nama Arninda Nurul Mutmainna, siswa MTs Muhammadiyah Bantaeng keluar sebagai juara 1 untuk Mata Pelajaran IPS.

Menurut Kepala MTs Muhammadiyah Bantaeng Dra Hj Aida Pakkanna, siswanya merupakan satu-satunya wakil dari madrasah yang meraih juara pada olempiade sains ini, dan ini tentu saja membuktikan bahwa siswa MTs juga mampu bersaing dengan siswa SMP dalam kegiatan olimpiade Sains.

Atas prestasi siswa MTs Muhammadiyah Bantaeng tersebut, Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Thamrin Taha, menyatakan sangat bangga dan berharap siswa yang bersangkutan juga bisa juara di tingkat provinsi.

"Alhamdulillah, selamat kepada ananda Aminda Nurul Mutmainnah atas keberhasilannya menjuari Olimpiade IPS tingkat Kabupaten, mudah-mudahan bisa menjuarai tingkat propinsi nanti. Sukses". Demikian harapan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah


Terakhir Besok, Kafilah MTQ Kab. Bantaeng Mendaftar Ulang Hari Ini

Malili, (30/3) - Setelah diterima secara resmi oleh tuan rumah di Gedung Wanita Simpurusiang Malili Kab. Luwu Timur pagi ini (Jum'at 30/3/2018), dengan didampingi para official, para peserta kontingen Kab. Bantaeng telah melakukan pendaftaran ulang hari ini, bertempat di Aula Kantor Dinas Pendidikan Luwu Timur.

Dengan membawa berkas asli dan tidak dapat diwakili, para peserta kontingen Kab. Bantaeng yang berhasil mendaftar ulang hari ini adalah sebanyak 28 peserta dari total 37 peserta, sisanya sebanyak 9 peserta akan mendaftar besok (Sabtu, 31/3) setibanya dari Bantaeng usai mengikuti UAMBN 2018 tingkat Madrasah Aliyah atau boleh pada hari Ahad tanggal 1 Mei 2018 sesuai kebijakan panitia bagi peserta yang sementara mengikuti ujian yang dibuktikan dengan photocopy kartu tes.

Adapun peserta MTQ Kab. Bantaeng yang telah mendaftar ulang hari ini menurut keterangan official adalah di cabang Tilawah, Hafidz, MMQ, Tafsir, Khat, sedang cabang yang belum mendaftar adalah MFQ, MSQ (pa/pi) dan Hafidz 30 Juz, yang dijadwalkan pada hari ahad tanggal 1 April 2018.

Selengkapnya, Susunan acara pelaksanaan MTQ XXX tingkat Propinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018 di Luwu Timur berdasarkan informasi dari panitia adalah sebagai berikut :

1. Kamis s/d Sabtu (29-31 Maret) pukul 08.00-selesai : Penerimaan Kafilah di Gedung Wanita Simpurusiang, pendaftaran ulang peserta (tidak diwakili) dengan membawa berkas beserta aslinya dan didampingi official di Aula kantor Dinas Pendidikan Luwu Timur.

2. Sabtu 31 Maret pukul 19.30 wita- selesai : Tecnical Meeting di Aula Kantor Dinas Pendidikan dengan rangkaian acara pembukaan oleh pimpinan rapat, penjelasan umum (ketua panitia/panitia) dan penjelasan teknis (seksi lomba dan dewan hakim Propinsi), tanya jawab.

3. Sabtu, 31 Maret pukul 19.30 wita- selesai : malam taaruf, pengukuhan dewan hakim dan ramah tamah di Rujab bupati Luwu Timur dengan rangkaian acara pembukaan, lagu kebangsaan Indonesia Raya, Pembacaan Ayat suci Al Quraan, pembacaan doa, pembacaan SK Gubernur Sulsel Tentang Pengangkatan Dewan Hakim MTQ XXX tingkap Propinsi Sulawesi-Selatan, Baiat dewan hakim MTQ XXXoleh Gubernur Sulsel, sambutan bupati Luwu Timur, sambutan Gubernur Sulsel, hiburan

4. Ahad, 01 April pukul 08.00 wita-11.30 wita, pawai taaruf mulai start di lapangan Soekarno Hatta Puncak Indah Malili, persiapan pengaturan defile/ kafilah 24 kabupaten/kota, menggunakan kendaraan hias, start dari lapangan Soekarno Hattamelintasi Malili kota dan finish di lapangan Andi Nyiwi.

5. Ahad 01 April, pukul 19.30 wita- selesai : Upacara pembukaan di panggung utama jalan lingkar(City center) Malili, persiapan pengaturan peserta defile, Gubernur Sulsel tiba di temppat upacara, defile para kafilah, laporan ketua panitia lokal MTQ XXX, penyerahan piala bergilir dari kabupaten Barru ke Gubernur Sulsel dan diserahkan ke ketua LPTQ Propinsi Sulawesi Selatan, sambutan penerimaan bupati Luwu Timur, Sambutan Gubernur Sulsel sekaligus membuka kegiatan MTQ XXX, [embacaan ayat suci Al Quran, pengibaran bendera MTQ diiringi Hymne MTQ, kunjungan Gubernur Sulsel ke lokasi pameran sekaligus membuka pameran MTQ XXX.

6. Senin s/d Jumat (02-06 April) kegiatan lomba . Seluruh cabang lomba di masing-masing tempat yang telah ditentukan.

7. Rabu, 04 April pukul 08.00 wita- 16.00 wita, Mukerda LPTQ dan rapat penentuan pelaksana MTQ tahun 2020.

8. Sabtu, 07 April pukul 08.00 wita- 16.00 wita, pariwisata para kafilah (rekreasi) dipandu masing-masing liason officer (LO).

9. Sabtu 07 April pukul 19.30- 23.00 wita, upacara penutupan di panggung utama jalan Lingkar.

Kontingen Kafilah MTQ Kab. Bantaeng Resmi Diterima Pemkab Lutim


Malili, (Kemenag Bantaeng) - Bertempat di Gedung Simpurusiang Malili, Kontingen Kafilah MTQ Kab. Bantaeng diterima secara resmi oleh Pemerintah Kab. Luwu Timur pada hari Jum'at (30/3/2018) pukul 08.15. Wita.

Penerimaan diawali dengan pengalungan tanda penghormatan kepada pimpinan Kafilah Kab. Bantaeng yakni bapak H. Muhammad Yunus (Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng) di pintu utama aula penerimaan oleh tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Sulsel tahun 2018 yang diwakili oleh Kadis Pendidikan Kab. Luwu Timur Drs. La Besse.

Turut hadir dalam prosesi penerimaan tersebut, Kepala Dinas Sosial dan Kepala Kantor Kemenag Kab. Lutim.

Kadis Pendidikan mewakili Bupati Luwu Timur dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh kafilah MTQ Kab. Bantaeng dan menyatakan sangat gembira menerima kedatangan tamu dari Kab. Bantaeng ini.

Sementara itu, sebagai pimpinan kafilah, Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng H. Muhammad Yunus dipersilahkan menyampaikan testimoninya dihadapan semua yang hadir.

Dalam testimoninya, Kakan Kemenag Kab. Bantaeng menumpahkan luapan rasa kegembiraannya di hadapan hadirin yang disambut dengan riuh tepuk tangan.

"Kayaknya lelah dan penat selama kurang lebih 15 jam perjalanan Bantaeng-Malili tak begitu terasa dengan nikmat pertemuan dan persaudaraan yang demikian hangat dari tuan rumah". Tutur Kakan Kemenag.

Lebih lanjut Lakan Kemenag melaporkan bahwa rombongan kontingen kafilah MTQ Kab. Bantaeng untuk MTQ Tingkat Provinsi di Kab. Luwu Timur ini terbagi dalam 3 tahap pemberangkatan yakni tanggal 28, 29 dan 31 Maret 2018 dengan jumlah peserta sebanyak 37 orang ditambah beberapa orang pendamping, panitia dan ofisial.

Rombongan pertama yakni pada tanggal 28 Maret (tiba 29 Maret) terdiri dari tim pameran bersama tim konsumsi dan Kakan Kemenag sendiri, sedangkan yang tiba pada hari ini, Jum'at 30 Maret 2018 (berangkat tanggal 29/3/2019 pukul 16.00 wita) adalah sebanyak 28 orang peserta dari total 37 orang peserta, ditambah sejumlah pendamping.

Rombongan terakhir yang terdiri dari 9 orang peserta didampingi sejumlah panitia dan ofisial akan di berangkatkan besok (Sabtu, 31/3/2018), pasca UAMBN tingkat MA Tahun 2018, hari terakhir. (mhd)

Kontingen Kafilah MTQ Kab. Bantaeng Bertolak Menuju Lutim

Bantaeng, (29/3) - Diawali dengan do'a bersama yang dipimpin oleh Penyelenggara Syariah Kantor Kemenag Bantaeng Abd. Halim Yakub, S.Ag, ba'da Shalat Ashar di Mushallah AL ikhkas Kantor Kemenag Bantaeng, Kontingen Kafilah MTQ Kab. Bantaeng bertolak menuju Kota Malili Kab. Luwu Timur tepat pukul 16.00. Wita (Kamis, 29/3/2018).

Kafilah yang terdiri dari peserta didampingi beberapa panitia dan ofisial ini berangkat menuju Kab. Luwu Timur dengan menggunakan 2 unit mobil bus besar milik Pemda ditambah 2 unit mobil pribadi jenis minibus.

Menurut Daftar peserta yang diberangkatkan dengan menggunakan 2 mobil bus besar hari ini (Kamis, 29/3/2018) rombongan terdiri dari 28 peserta ditambah 22 pendamping (panitia dan ofisial), sedang 9 orang peserta lainnya akan diberangkatkan pada tanggal 31 Maret 2018, berhubung ke 9 peserta tersebut masih harus mengikuti Ujian UAMBN yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2018.

Turut menyaksikan Pemberangkatan kontingen kafilah MTQ Kab. Bantaeng ini, Bapak Kasubag Tata Usaha H. Muh Ahmad Jailani beserta sejumlah Kepala Seksi  Kantor Kemenag Bantaeng lainnya.

Sementara Kasubag TU sendiri bersama beberapa rombongan lainnya yang terdiri dari para pejabat eselon, para Kepala KUA para Kepala Madrasah di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng, dan beberapa peserta tersisa menurut rencana akan menyusul ke Kab. Luwu Timur pada tanggal 30 dan 31 Maret 2018.

Tes Kompetensi Petugas Haji Tingkat Kab. Bantaeng Usai Digelar, 2 ASN Ini Berhak Ikuti Test Selanjutnya


Bantaeng, (29/3) - Tes Kompetensi Rekrutmen Petugas Haji Kloter (TPHI/TPIHI) Tingkat Kab. Bantaeng, musim Haji 1439 H / 2018 M telah selesai digelar, bertempat di aula Kantor Kemenag Bantaeng (Kamis, 29/3/2018).

Rekrutmen calon petugas haji untuk Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) yang digelar Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng ini diikuti sebanyak 11 orang peserta yang telah dinyatakan lulus berkas.

Menurut ketentuan yang telah disampaikan Kepala Seksi PHU saat pembukaan tes, 2 orang peserta tes kompetensi ini nantinya akan berhak dikirim untuk mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT) di Kanwil Kemenag Sulsel pada tanggal 12 April 2018 mendatang yang diambil dari 2 peserta dengan hasil tes tertinggi dari masing-masing kategori (TPHI dan TPIHI).

Berdasarkan hasil penilaian tim penilai yang diketuai oleh H. Abd. Halik, S.Ag, M.PdI, yang diumumkan sebelum Shalat Ashar pada hari itu juga, diperoleh 2 nama yang mendapatkan nilai tertinggi pada masing-masing kategori, yakni Drs. H. Muh. Baedawi, MM pada kategori TPHI (Tim Pemandu Haji Indonesia) atau Ketua Kloter dan H. Muhammad Arfah, S.Ag pada kategori Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI).

Dengan demikian kedua nama tersebut, berhak untuk mengikuti tahapan rekrutmen selanjutnya, yakni tes Computer Assisted Test (CAT) di Kanwil Kemenag Sulsel.

Semoga musim haji tahun ini, kedua utusan dari Kab. Bantaeng diatas dapat terakomodir, baik sebagai petugas TPHI (Ketua Kloter) maupun TPIHI (Pembimbing Ibadah) ataupun kedua-duanya sebagaimana harapan bapak Kasubag TU H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, MA.





Ucapan Kasar Politikus PDIP Bikin Heboh, ASN Kemenag Bantaeng Ini Layangkan Surat Terbuka

Kemenag_Bantaeng, (29/3) - Peristiwa heboh yang menggemparkan warga Kementerian Agama terjadi saat rapat Kerja Komisi III dengan Jaksa Agung, M Prasetyo, Rabu (28/3/2018).

Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan menyebut Kementerian Agama denga‎n sebutan bangsat semuanya.

Ucapan tersebut keluar dari mulut Arteria saat komisi III dan Jaksa Agung tengah membahas kasus penipuan ibadah umroh oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU).‎

Ujaran kasar dan Tidak Mengenakkan dari Politikus PDIP yang ditujukan buat semua Jajaran Kementerian Agama tersebut sontak membuat kuping segenap warga Intansi yang bermottokan Ikhlas Beramal ini menjadi panas dan tentu saja tidak menerima ucapan kasar dari anggota dewan yang terhormat tersebut, sehingga muncullah berbagai reaksi sebagai bentuk protes.

Salah satu reaksi di media sosial dari salah satu akun facebook milik warga Kementerian Agama Kab. Bantaeng bernama abou ahmad  melayangkan surat terbuka buat Arteria Dahlan.

Berikut isi surat terbuka tersebut:

"SURAT TERBUKA KEPADA POLITIKUS PDIP ARTERIA DAHLAN" dimanapun anda berada




Hari ini saya membaca berita media online seperti yg saya cantumkan linkx diatas, dan terkait dengan itu sy merasa terusik dan mempertanyakan kepada saudara melalui surat terbuka ini: apakah benar yang anda katakan seperti yang dilansir oleh media? bahwa anda mengeluarkan kata " bangsat" kepada pihak instansi Kementerian Agama" dihadapan Menteri Agama dalam RDP dan adanya kata "seluruh" pihak Kementerian Agama?

dan jikalau pernyataan itu betul adanya, maka saya menyatakan sikap terkait pernyataan anda (arteria dahlan), bahwa:

1.Apa yang anda ucapkan adalah sesuatu yang tidak pantas dan melecehkan serta menistakan instansi Kementerian Agama,
2 Saya tidak menerima pernyataan anda karena tidak sesuai dengan fakta yang sejajar dengan yang anda tuduhkan,
3. Saya menasehati anda agar kiranya lebih mengerti dan lebih memahami fungsi anda sebagai pengawas dalam pemerintahan, bukan sebagai penghujat dan penista,
4. Saya minta anda meminta maaf secara terbuka dan tanpa diwakili oleh siapapun kepada pihak yang anda lontarkan kata tersebut diatas

Demikian saya buat pernyataan terbuka ini tanpa ada intervensi, dan kepada sahabat dumay, kiranya menyebarkan (membagikan) status saya ini sehingga bisa dibaca oleh yang bersangkutan

(abou ahmad).

11 Orang Ikuti Tes Kompetensi Petugas Haji Tahun 2018 Tingkat Kab. Bantaeng


Bantaeng, (29/3) - Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar tes kompetensi calon petugas haji untuk Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), bertempat di Aula Kantor Kemenag Bantaeng di Jln A. Mannappiang, Kec. Bantaeng, Kamis (29/3/2018).

Sebanyak 11 orang yang telah dinyatakan lulus dalam tahapan seleksi berkas, mengikuti tes kompetensi berupa tes tertulis ini.

Ke 11 orang ini terdiri dari 6 orang untuk kategori TPHI dan 5 orang untuk kategori  TPIHI, yang berasal dari 9 orang dari jajaran ASN Kemenag Bantaeng, 1 orang utusan dari Organisasi Keagamaan dan 1 orang utusan dari Perguruan Tinggi.

Tes kompetensi dibuka secara resmi oleh Kasubbag Tata Usaha H. Muh Ahmad Jailani mewakili Kakan Kemenag didampingi Kasi PHU H. Muhammad Tahir dan H. Abd Khalik (Tim pemeriksa berkas dan lembar jawaban)

Dalam rangka pemantauan ujian Kompetensi Rekrutmen Petugas Haji tahun 2018 M / 1439 H ini, Kanwil Kemenag Sulsel menugaskan H. Muhammad Nasrullah, S.Sos dan Jamaluddin sebagai pengawas untuk Kab. Bantaeng dan sekaligus menyerahkan berkas soal ujian kepada panitia rekrutmen yang diterimakan kepada bapak Kasubbag Tata Usaha.

Menurut Kepala Seksi PHU dalam laporannya, 2 orang peserta tes kompetensi ini nantinya akan berhak dikirim untuk mengikuti tes Computer Asisted Test (CAT) di Kanwil Kemenag Sulsel pada tanggal 12 April 2018 mendatang yang diambil dari 2 peserta dengan hasil tes tertinggi dari masing-masing kategori (TPHI dan TPIHI)

Sementara itu Kasubag TU dalam sambutannya mewakili Kakan Kemenag menyampaikan apresiasi kepada panitia baik di tingkat Kabupaten maupun di tingkat Kanwil yang telah menyelenggarakan tahapan rekrutmen petugas Haji Kloter tahun 2018 M / 1439 H ini dengan sangat rapi dan terorganisir.

Akhirnya bapak Kasubag mengucapkan selamat mengikuti tes sembari berharaf dan berdo'a semoga musim haji tahun ini, utusan dari Kab. Bantaeng dapat terakomodir, baik sebagai petugas TPHI (Ketua Kloter) maupun TPIHI (Pembimbing Ibadah) ataupun kedua-duanya. Harap Kasubag. (mhd)














Rombongan Awal Kafilah MTQ Kab. Bantaeng Tiba Di Kota Malili Dengan Selamat


Bantaeng, (29/3) - Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 13 jam sejauh 624 KM, rombongan awal kontingen kafilah MTQ Kab. Bantaeng akhirnya tiba dengan selamat di Kota Malili Kab. Luwu Timur tepat pukul 02.00.wita dini hari (Kamis, 29/3/2018)

Rombongan yang terdiri dari Kepala Kantor Kemenag Bantaeng bapak H. Muhammad Yunus dan ibu Ketua DWP Hj. St. Hasnah serta beberapa tim yang terdiri dari Tim Pameran dan Tim Konsumsi dengan menggunakan 2 unit mobil jenis mini bus ini dijemput langsung oleh Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kab. Luwu Timur bapak Drs. H. Zainuddin sebagai koordinator LO (Liaison Officer) untuk Kafilah MTQ Kab. Bantaeng

Kakan Kemenag beserta rombongan kemudian langsung menuju ke pemondokan kontingen kafilah Kab. Bantaeng di Jl. M. Natsir.

Rombongan berikutnya, menurut rencana akan berangkat siang ini dari Bantaeng menuju Kab. Luwu Timur yang terdiri dari para peserta dan beberapa pendamping, panitia dan ofisial dengan menggunakan 2 buah bus besar milik Pemkab dan 2 buah mobil pribadi.

Dan rombongan terakhir akan diberangkatkan pada hari Sabtu tanggal 31 Maret 2018, menunggu beberapa orang peserta (9 orang siswa) yang mengikuti UAMBN (Ujian Akhir Madrasah Bertaraf Nasional) tingkat Madradah Aliyah yang berakhir pada tanggal 31 Maret tersebut.

Jadi sesuai yang dilaporkan kepada panitia dan LO untuk Kafilah Kab. Bantaeng di Luwu Timur, rombongan kontingen kafilah MTQ Kab. Bantaeng terbagi 3 tahap pemberangkatan yakni tanggal 28, 29 dan 31 Maret 2018 dengan jumlah peserta 37 orang ditambah beberapa orang pendamping, panitia dan ofisial dengan menggunakan kendaraan sebanyak 2 unit bus besar dan 6 unit mobil pribadi, sedang untuk rombongan penggembira yang akan menghadiri pembukaan MTQ pada tanggal 1 April 2018 yang terdiri dari para Kepala Seksi/Penyelenggara, Kepala Madrasah dan Kepala KUA menurut rencana juga akan berangkat pada tanggal 31 April 2018 dengan menggunakan beberapa unit mobil pribadi. (mhd)




Siapkan Lokasi Di Lutim, Tim Pameran Dan Tim Konsumsi OTW Lebih Awal Bersama Kakan Kemenag Bantaeng

Bantaeng, (28/3) - Mendahului rombongan kafilah MTQ Kab. Bantaeng menuju Kab. Luwu Timur, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng bapak H. Muhammad Yunus beserta Ketua DWP Ibu Hj. St. Hasnah telah mengambil start lebih awal pagi ini (Rabu, 28/3/1018).

Turut serta menyertai rombongan Kakan Kemenag, tim pameran dan tim Konsumsi  guna melakukan persiapan-persiapan dan pembenahan terkait lokasi pemondokan kafilah, serta lokasi pelaksanaan pameran.

Kafilah peserta sendiri menurut rencana akan diberangkatkan mulai besok (Kamis, 29/3/2018) dalam beberapa gelombang  hingga tanggal 31 Maret 2018, berhubung karena beberapa peserta ada yang mengikuti UAMBN yang akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2018.

Sebagaimana diketahui, kontingen kafilah Kab. Bantaeng untuk MTQ Tingkat Provinsi Sulsel tahun 2018 didukung oleh 37 orang peserta ditambah sejumlah panitia, pelatih dan oficial.

MTQ ke XXX tingkat provinsi Sulsel tahun 2018 ini akan berlangsung selama 8 hari di Kab. Luwu Timur dan akan dibuka pada tanggal 1 April 2018.

Menurut rencana, sebagaimana yang disampaikan Kakan Kemenag dalam laporannya pada saat prosesi pelepasan kafilah di ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng kemarin, demi memeriahkan serta memberikan semangat kepada para peserta, Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus akan menghadirkan seluruh pejabat eselon serta Kepala KUA dan Kepala Madrasah di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng pada saat pembukaan nanti.


Rekrutmen Calon Petugas Haji Tahun 2018 Memasuki Tahap Test Kompetensi, Ini Peserta Yang Lulus Berkas


Bantaeng, (28/3) - Setelah tahapan Seleksi Administrasi (berkas) selesai dilaksanakan secara serentak di tingkat Kanwil dan tingkat Kantor Kemenag Kabupaten/Kota pada tanggal 20-25 Maret 2018, Panitia Seleksi Calon Petugas Haji tingkat Kab. Bantaeng pada tanggal 27 Maret (selasa) kemarin telah mengeluarkan pengumuman lulus berkas.

Sebanyak 11 orang dinyatakan lulus berkas dan berhak mengikuti tes kompetensi atau tes tertulis yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 29 Maret 2018, bertempat di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng.

Sedang untuk Tes Computer Asisted Tes (CAT) dan praktik akan dilaksanakan di Kanwil Kemenag Sulsel pada tanggal 12 April 2018 mendatang.

Berikut ini kami lampirkan pengumuman hasil seleksi kelengkapan berkas rekrutmen calon petugas haji tahun 2018 M / 1439 H tingkat Kab. Bantaeng yang dikeluarkan oleh Panitia dan telah di tempel di papan pengumuman Kantor Kemenag Bantaeng.


Terciduk Melenceng Dari Arah Kiblat Oleh Tim Kemenag Bantaeng, Pengurus Bongkar Pondasi Masjid


Bantaeng  (27/3) - Berdasarkan kegiatan Pembimbingan Rumah Ibadah yang dilaksanakan Penyelenggara Syari'ah Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng tahun 2017 yang lalu, diperoleh data bahwa dari 110 buah Masjid yang diukur arah kiblatnya, ternyata hanya 27 buah Masjid/Mushalla atau hanya 24,5% yang arah kiblatnya tepat mengarah ke Baitullah Mekkah, Arab Saudi atau 292 derajat, sedang yang lainnya bervariasi derajat pelencengannya.

Berkat hasil pengukuran tersebut, beberapa pengurus Masjid merespon positif dan berusaha mengkomunikasikan dengan jamaah dan tokoh agama setempat untuk mengarahkan bangunan Masjid ke arah yang tepat atau minimal mengarahkan shaf ke arah Kiblat yang tepat.

Masjid Nurul Rahmat Kayu Tanning Kec. Uluere adalah merupakan Masjid pertama yang merespon secara total dan membongkar bangunan Masjidnya dari pondasi dasar.

Dengan difasilitasi Kepala KUA Kec. Uluere serta didampingi Penyuluh Fungsional setempat, pengukuran arah kiblat Masjid dimaksud berhasil difinalkan siang tadi, sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

Semoga masjid/mushallah lainnya yang terciduk melenceng arah kiblatnya oleh tim penyelenggara syariah Kantor Kemenag Bantaeng pada kegiatan Pembimbingan Rumah Ibadah yang dilaksanakan tahun 2017 yang lalu, dapat segera menyusul Masjid Nurul Rahmat Kayu Tanning Kec. Uluere ini, agar salah satu syarat kesempurnaan Shalat yakni menghadap ke kiblat dapat terpenuhi.


7 ASN Kemenag Bantaeng Ikuti Asesmen Kompetensi Jabatan Administrasi Di Kanwil Kemenag Sulsel



Makassar. (27/3) - Berdasarkan Surat Kakanwil Kemenag Sulsel perihal Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Tahun 2018 untuk pejabat administrasi di lingkungan Kanwil Kemenag Sulsel, Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng mengutus 7 orang ASN guna mengikuti asesmen dimaksud bertempat di UPT Asrama Haji Sudiang Makassar.

Ke 7 ASN dimaksud adalah:

1. H. Ahmad Jailani, S.Ag, MA (Kasubag TU),
2. H. Muhammad Arfah, S.Ag (Kasi PAIS),
3. Dra. Hj. St. Wahni, M.Pd (Kasi PD Pontren),
4. H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM (Kasi Haji),
5. H. Hamka, S.Ag (Kepala KUA Kec. Tompobulu),
6. Zainuddin, S.Ag (Penghulu KUA Kec. Bissappu),
7. H. Syarif Hidayat, Lc (Penghulu KUA Kec. Bantaeng).

Asesmen dibuka langsung oleh Kakanwil Kemenag Sulsel, Bapak H. Abd. Wahid Tahir didampingi Kabag TU H. Abd. Wahid dan Kasubbag Ortala dan Kepegawaian H. Maskur.

Sebanyak 100 orang Peserta dari jajaran Kementerian Agama Prov. Sulsel mengikuti Assesment Kompetensi Jabatan Administrasi tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Subbag Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel ini.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ( 27 – 28 Maret 2018) ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana Kapaitas dan Kapabilitas ASN Kemenag Sulsel memahami dan memaknai Tugas dan tanggung jawabnya. Demikian H. Maskur dalam laporannya selaku penaggungjawab kegiatan.

Maskur juga menyampaikan bahwa Assesment ini merupakan Amanah UU ASN yang salah satunya adalah dimaksudkan untuk merubah mind set ASN dari comfort zone (Zona Nyaman) menuju Competitiv Zone (Zona Kompetitif).

Jabatan administrasi yang di Assesment termasuk Jabatan Struktural, KUA, JFU dan Satker Madrasah, dimana materi ujiannya meliputi Tes Psikometrik, Tes Tertulis, Wawancara, dan Ujian IT.

Selain Kakanwil Kemenag Sulsel, hadir pada pembukaan diantaranya, Kabag TU, Bagian Assesment Biro Kepegawaian Kemenag RI, Tim Assesor Eksternal dari Human Capital Development UNM yang dikomandoi oleh Prof. Dr. Jufri, serta Tim Assesor Internal dari Kanwil Kemenag Sulsel.

Dalam Arahannya, Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel Dr. H. Abd. Wahid Thahir, M.Ag, menyampaikan bahwa Assesment ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengukur kompetensi ASN dari berbagai aspek untuk nantinya dipersiapkan di suatu posisi tertentu apakah dalam bentuk promosi atau Rotasi ataukan mutasi dalam jabatan tertentu.

"Salah satu penilain selain materi tes yang sudah disiapkan oleh panitia adalah Kecakapan berinteraksi yang menjadi salah satu prasyarat menjadi seorang pejabat, termasuk didalamnya menghargai kearifan lokal yang hidup inhern di masyarakat kita,” papar Kakanwil.

Dijelaskan, peserta yang ikut saat ini sudah memiliki potensi untuk dipromosi atau dimutasi, tapi tidak seluruh peserta yang ikut mendapatkan garansi menjadi pejabat, tergantung kepada hasil Assesment dan Penilaian Atasan.

“Tes kecakapan berupa kemampuan dalam mengoperasikan IT menjadi hal baru di assesment tahun ini, karena kecakapan khusus ini sangat dibutuhkan di zaman now, terlebih lagi bagi seorang pejabat. Seorang Pejabat tidak boleh Gaptek (gagap tekhnologi), sebab kinerja ASN saat ini hampir semua berbasis IT dan Aplikasi,” cetus Wahid Thahir.

Asseament ini juga sengaja melibatkan Tim Assesor ekternal, untuk menjaga objektifitas penilaian kegiatan ini, dan Tahun ini dipercayakan kepada Tim Assesor dari Human Capital Development Universitas Negeri Makassar dan Tim Assesor dari Biro Kepegawaian Kemenag RI.