Sikapi Bulan Muharram, H. Ahmad Jailani Beri Pencerahan Mengenai Keutamaannya

Bantaeng, (29/9) - Kepala Sub. Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Bapak H. Muh. Ahmad Jailani, S.Ag, MA yang juga Ketua PCNU Kab. Bantaeng malam ini Jum'at 29 September 2017 atau bertepatan dengan 10 Muharram 1439 H berkesempatan membawakan Pengajian di Masjid Nurul Amin Beloparang Kec. Bissappu Kab. Bantaeng, ba'da Isya.

Dengan Materi berjudul Keutamaan Bulan Muharram, H. Ahmad Jailani memberikan pencerahan kepada segenap jemaah Masjid Nurul Amin Beloparang Kec. Bissappu Kab. Bantaeng mengenai Keutamaan bulan yang di kalangan sebangian masyarakat dianggap sebagai bulan yang sakral dan penuh mistik didalamnya.

Bahwa persangkaan sebagian Masyarakat terhadap bulan Muharram ini telah membentuk image yang tidak Islami di tengah-tengah masyarakat, yang mana berkembang pendapat-pendapat keliru bahwa Muharram itu adalah bulan Panas sehingga tak baik untuk melakukan hajatan termasuk menikahkan anak/keluarganya, dan tak ayal nikah di bulan ini merupakan pemandangan yang sangat langka khususnya di Kab. Bantaeng.

Dengan Pencerahan yang disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah PC NU Kab. Bantaeng yang juga Kepala Sub Bagian TU Kantor Kemenag Bantaeng di hadapan jemaah Masjid Nurul Amin Beloparang Kec. Bissappu Kab. Bantaeng makam ini, diharapkan pandangan yang keliru tentang bulan Muharram ini dapat terkikis sedemikian rupa.



H. Ahmad Jailani Dampingi Kapolda Sulsel Safari Jum'at Di Kab. Bantaeng

Bantaeng, (29/9) - Dalam rangka kunjungan kerja di Kab. Bantaeng, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Muktiono, SH, MH, melakukan Safari Jum'at di Masjid Agung Syekh Abdul Gani Bantaeng, didampingi Kapolres, serta beberapa tokoh masyarakat Kab. Bantaeng lainnya.

Turut pula mendampingi bapak Kapolda di Masjid Agung Bantaeng, Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng Bapak H. Muhammad Ahmad Jailani, S.Ag, MA yang juga Ketua PCNU Kab. Bantaeng.


Dalam kesempatan itu Kapolda Sulsel memberikan arahan kepada Jama'ah Masjid Agung bahwa: "Keamanan yang kondusif adalah salah satu bentuk rezki dari Allah SWT, untuk itu seluruh elemen masyarakat harus bersyukur kepada Allah dengan bahu membahu menjaga stabilitas keamanan yang kondusif ini". Tutur Kapolda

"Masyarakat harus mampu menggunakan teknologi yang canggih sekarang ini (gadget) dengan bijak dan tepat, harus menjaga untuk tidak membuat, mengirim berita hoax dan jangan mudah terpengaruh dengan berita yang tidak jelas kebenarannya, lakukan cek dan ricek atau tanyakan kepada yang mengerti persoalan tersebut, itu yang pertama" Paparnya.

"Yang kedua, semua elemen, orang tua, tokoh masyarakat harus beegandeng tangan untuk memerangi Narkoba, Narkoba jelas merusak generasi muda, mereka yang telah kecanduan akan menjadi masalah sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, mari kita peduli dan membentengi negeri kita dari ancaman narkoba Kepolisian tidak mampu jika bekerja sendiri olehnya itu bantuan dan dukungan masyarakat menjadi sangat penting untuk bersama-sama melawan dan memerangi narkoba". Pungkasnya.

Sebelum melaksanakan Safari Jum'at di Masjid Agung Syekh Abdul Gani Bantaeng, Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs. Muktiono, SH., MH, mengikuti kegiatan olahraga "Gowes Bantaeng", yang digelar oleh Polres Bantaeng Jum'at pagi tadi.

Tak kurang dari 100 penggiat olah raga sepeda di Kabupaten Bantaeng turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Turut serta mendampingi Kapolda, Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng, Ruslan Hendra Irawan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Syahrul Bayan, serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Muslimin M.

Rombongan gowes meninggalkan halaman Mapolres Bantaeng tepat pukul 07.00.wita menuju Sinoa menggunakan mobil, dari Sinoa, rombongan kemudian start mengendarai sepeda menuju Muntea. Jalur ini terbilang cukup menantang karena terdapat beberapa tanjakan yang cukup terjal. Kapolda tampak menikmati perjalanan menuju puncak sambil menikmati pemandangan yang cukup indah

Kakan Kemenag Beri Materi Pada Hari Kedua BIMWIN Di Kemenag Bantaeng

Bantaeng, (27/9) - Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan I tingkat Kabupaten Bantaeng memasuki hari kedua atau hari terakhir sejak dibuka pada hari Rabu tanggal 27/9 kemarin oleh Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng Bapak H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, MA mewakili Kepala Kantor.

Selain bapak H. Muhammad Ahmad jailani, S.Ag, MA, (Kasubag TU) yang menyampaikan materi Bimwin dengan judul "Mengelola Dinamika Perkawinan dan Keluarga", beberapa narasumber lainnya juga telah menyampaikan materi pada hari pertama kemarin antara lain: Bapak Drs. H. A. Muh. Baedawi, MM (Kasi Pendidikan Madrasah) dengan materi judul: "Mempersiapkan Generasi Berkualitas", H. Hamka, S.Ag (Ka. KUA Kec. Tompobulu), dengan materi berjudul "Memenuhi Kebutuhan Keluarga". dan Dr. Gafrawi Kadir, MH (Ka. KUA Kec. Bissappu) yang diwakili oleh Jumading Ali, S.Ag, dengan judul materi: "Perkenalan dan Kontrak Belajar".

Adapun narasumber pada hari kedua ini telah diawali oleh Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag (Kakan Kemenag bapak Bantaeng) dengan penyampaian materi berjudul "Mempersiapkan Perkawinan yang kokoh menuju keluarga sakinah", sedang materi selanjutnya diantarkan oleh Abd. Rasyid Sibali, SKM, M.Kes (Dari Dinas Kesehatan). berjudul "Menjaga Kesehatan Reproduksi" yang dilanjutkan oleh pemateri dari Dinas PMD dan Pembinaan Perempuan dan Perlindungan terhadap Anak (PPPA).

Sedang Drs. Anwar Tabrani, MM (Ka KUA Kec. Gantarangkeke) bertugas memberikan Refleksi dan Evaluasi sebelum akhirnya Bimwin ditutup dengan terlebih dahulu memberikan post test oleh Panitia.

Kakan Kemenag Bantaeng Serahkan Bantuan Buku Iqra Kepada Forum Anak Butta Toa


Bantaeng, (28/9) - Bertempat di ruang Urusan Keuangan Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, Kamis tanggal 28/9 siang, Kakan Kemenag Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag menyerahkan bantuan buku Iqra Kepada Forum Anak Butta Toa (FABT) yang diterima langsung oleh Ketuanya Muh. Fadli Tamsir, didampingi 2 orang rekannya Sherly Ayundira (Bendahara), dan Alif Fahreza (Koordinator wilayah 3: Kec. Pa'jukukang, Gantarangkeke dan Tompobulu).

Bantuan ini merupakan suatu bentuk kepedulian dan perhatian dari Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng atas semangat dalam karya dan kreativitas anak-anak muda yang tergabung dalam FABT ini.

Kakan Kemenag berharap dengan bantuan Buku Iqra ini dapat lebih meningkatkan semangat berkreasi dan berkarya bagi anak-anak FABT ini khususnya dalam kegiatan keagamaan.

Forum Anak Butta Toa (FABT) ini terbentuk di Kabupaten Bantaeng pada tahun 2014 yang lalu berdasarkan SK Bupati Bantaeng Nomor 466/123/III/2014 tentang Penetapan Pengurus Forum Anak Butta Toa Bantaeng Tahun 2014/2015.

Para Pengurus FABT untuk pertama kali dilantik oleh Wakil Bupati H Muhammad Yasin pada pelaksanaan Musrenbang Anak yang pertana Tahun 2014 yang disaksikan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Sulsel Hj A Murlina Muallim di gedung Balai Kartini Bantaeng, Sabtu (15/3/2014).

Para pengurus terdiri atas penanggung jawab: Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan Kab. Bantaeng, Penasehat: Kabid Perlindungan Anak Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan (sekarang Dinas PMD & PP-PA) dan pendamping: Para Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang kini disebut OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Direktris LSM Yapenak, Direktur LSM Pedas, Komite Perlindungan Anak serta anggota senior Forum Anak Kabupaten Bantaeng.

Forum Anak Butta Toa ini kerap melaksanakan kegiatan-kegiatan positif dikalangan anak-anak dan remaja Kab. Bantaeng diantaranya: Lomba Da'i/Dai'ah Cilik dan Lomba Azan, serta beberapa kegiatan keagamaan lainnya diantaranya berbagi makanan berbuka puasa pada bulan Ramadhan kepada yang membutuhkan dan lain sebagainya.

Puluhan Siswa Madrasah Turut Meriahkan Pembukaan TMMD Ke-100 Kab. Bantaeng



Bantaeng (Humas Kemenag) - Sebanyak 100 orang siswa turut ambil bagian dalam Pembukaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-100 Kabupaten Bantaeng dengan menampilkan Tarian Klosal Gadrang Bulo.

Ke 100 penari tersebut berasal dari 5 Sekolah yang ada dalam wilayah Kec. Gantarangkeke yang terdiri dari 55 orang siswa Madrasah Negeri yang berasal dari MAN Bantaeng sebanyak 15 siswa, MTsN Bantaeng sebanyak 15 siswa dan dari MIN Bantaeng sebanyak 25 siswa, sedang 45 siswa lainnya berasal dari 2 Sekolah umum yang ada dalam wilayah Kecamatan Gantarangkeke.

Dan menurut informasi, acara penutupan TMMD nanti akan lebih meriah lagi karena akan menampilkan lebih banyak lagi penari yakni sebanyak 200 siswa.




Sebagaimana diketahui TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-100 Kabupaten Bantaeng ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bantaeng Prof. Dr. Ir. HAM Nurdin Abdullah, M.Agr pada hari Rabu kemarin tanggal 27/9/2017.

Pembukaan secara resmi TMMD Kab. Bantaeng ini dilakukan dalam suatu upacara yang digelar di Lapangan Kelurahan Gantarangkeke, Kecamatan Gantarangkeke, dimana Bupati Bantaeng, H.M. Nurdin Abdullah bertindak selaku Inspektur Upacara

Bupati dalam amanatnya menyampaikan bahwa penyelenggaraan TMMD sebagai wujud pengabdian TNI kepada masyarakat. "Melalui kegiatan ini akan terwujud kemanunggalan TNI bersama rakyat di wilayah Kabupaten Bantaeng dalam mewujudkan pembangunan baik yang bersifat fisik maupun non fisik. Serta menjadi penguatan untuk memupuk rasa nasionalisme, termasuk mengedukasi masyarakat terhadap pentingnya arti gotong royong".

Perhelatan ini dihadari para Dandim sewilayah Korem Bone dan segenap pasukan dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Ribuan masyarakat yang terdiri dari berbagai kalangan antara lain unsur TNI, unsur Kepolisian, para pelajar serta organisasi kemasyarakatan juga turut hadir menjadi peserta upacara.

Dandim 1410 Bantaeng, Sandi Kamidianto, dalam laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan TMMD ke-100 Tahun 2017 melingkupi sasaran fisik yakni perintisan jalan tani dari Kelurahan Gantarangkeke menuju Dusun Palanjong Desa Tombolo Kecamatan Gantarangkeke dengan jarak 2.400 m. Pembuatan dekker 1 buah di Kelurahan Gantarangkeke. Pembangunan jembatan dengan panjang 6 meter lebar 4 meter di Desa Tombolo Kecamatan Gantarangkeke. Rehabilitasi 2 masjid di RW 002 Kelurahan Gantarangkeke dan di Desa Tombolo Kecamatan Gantarangkeke. Serta Pembangunan pos kamling di Kelurahan Gantarangkeke dan di Desa Tombolo Kecamatan Gantarangkeke.

Sementara itu sasaran non fisik yakni pelaksanaan wawasan bela negara, penyuluhan hukum, penyuluhan buta aksara, serta pengobatan dan pelayanan KB. Keseluruhan sasaran fisik dan non fisik tersebut akan dilaksanakan dengan personil TNI yang berjumlah 150 orang.

Upacara dirangkaikan dengan penandatanganan naskah berita acara penyerahan kegiatan TMMD ke-100. Serta penyematan tanda peserta dan penyerahan tolkit TMMD secara simbolis. *(Sumber: Humas & Protokol Pemkab. Bamtaeng).

Kemenag Bantaeng Akan Utus 18 Santri Pondok Pesantren Berlaga Di MQK Tingkat Provinsi

Bantaeng, (27/9) - Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi PD Pontren akan mengutus 18 Santri Pondok Pesantren untuk mengikuti MQK (Musabaqah Qira'atil Kutub) tingkat Provinsi Sulsel yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 - 5 Oktober 2017, bertempat di Hotel Sahid, Jln Dr.Ratulangi, Makassar.

Sehubungan dengan itu, hari ini (Rabu 27/9/2017), bertempat di ruangan Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Bantaeng, ke 18 Santri tersebut beserta 4 orang pembina yang akan mendampingi mereka diundang guna mengambil perlengkapan dan pakaian seragam yang akan dipakai pada saat bertanding nanti,

Sebagaimana diketahui MQK VII Tahun 2017 tingkat Kab. Bantaeng telah dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2017 yang lalu yang dibuka oleh bapak Kasubag Tata Usaha H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, MA, bertempat di Aula Kantor Kemenag Kab. Bantaeng.

Berdasarkan hasil seleksi pada MQK VII 2017 tingkat Kabupaten Bantaeng tersebut diperoleh 18 santri yang akan mewakili Kab. Bantaeng pada 4 cabang yang akan diikuti yakni : Debat Bahasa Arab, Marhala Ula, Marhala Wustho dan Marhala Ulya.

Semoga santri-santriwati Pondok Pesantren kita pengkaji Kitab Kuning yang berisi Hadist-Hadist Nabi ini dapat mengukir presrasi di tingkat provinsi bahkan hingga ke tingkat Nasional.. Amiin ya Robbal Alaminn.



Kantor Kemenag Bantaeng Gelar Bimwin Angkatan I

Bantaeng, (27/9) - Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Bimas Islam, hari ini (Rabu, 27/9) mengadakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin, bertempat di Aula Kantor Kemenag Kab. Bantaeng.

Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan setelah terbitnya PMA 373 Tahun 2017 sebagai pengganti Suscatin (Kursus Calon Pengantin) yang selama ini dilaksanakan di masing-masing KUA Kecamatan.

Bimbingan Perkawinan (Bimwin) tingkat kabupaten Bantaeng Angkatan I ini diikuti oleh 15 pasang Catin yang berasal dari 4 kecamatan yakni:

1. Kec. Bantaeng: 8 pasang
2. Kec. Bissappu: 4 pasang
3. Kec. Pa'jukukang: 2 pasang, dan
4. Kec. Gantarangkeke: 1 pasang

Menurut jadwal, Bimwin angkatan I yang dibuka oleh Kasubag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, Bapak H. Muhammad Ahmad Jailani, S.Ag, MA ini akan berlangsung selama dua hari.


Pada kegiatan ini setiap calon pengantin yang menjadi peserta Bimwin akan mendapat buku sebagai panduan dan pegangan dalam menyambut kehidupan baru yang berjudul "Fondasi Keluarga Sakinah" sebagai bacaan mandiri calon pengantin yang diterbitkan oleh Subdit Bina Keluarga Sakinah Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag RI.

Adapun Narasumber pada kegiatan ini sebanyak 8 orang yakni:

1. H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag (Kakan Kemenag Bantaeng)
2. H. Muhammad Ahmad jailani, S.Ag, MA, (Kasubag TU Kantor Kemenag Bantaeng).
3. Drs. H. A. Muh. Baedawi, MM (Kasi Pendidikan Madrasah)
4. Dr. Gafrawi Kadir, MH (Ka. KUA Kec. Bissappu)
5. H. Hamka, S.Ag (Ka. KUA Kec. Tompobulu)
6. Drs. M. Anwar Tabrani (Ka. KUA Kec. Gantarangkeke)
7. Dari Dinas Kesehatan
8. Dari Dinas PMD (Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak)

H. Ahmad Jailani setelah membuka, dalam kesempatan ini juga bertindak sebagai narasumber pertama dengan materi berjudul "Bagaimana mengelola dinamika dalam perkawinan dan keluarga"

Dalam materinya, beliau mengingatkan bahwa "Kehidupan yang dilalui akan mengalami pasang surut, ada bahagia ada derita, ada senang dan ada yang susah, hal itu merupakan sunnatullah namun perlu kedewasaan dalam hidup berkeluarga, untuk itu diharapkan pasangan suami istri harus bisa menjaga kehormatan pasangannya sehingga tercapai tujuan perkawinan yaitu sakinah mawaddah wa rahmah". Demikian pesan bapak Kasubag TU.




Tim Humas Kanwil Kunker Di Kantor Kemenag Bantaeng

Bantaeng, (25/9) - Tim Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng dalam rangka sinkronisasi data Keagamaan Tahun 2016 dan pengumpulan data semester I tahun 2017.

Tim yang beranggotakan: Mawardi, S.Ag, Rahmawaty Firdaus, S.Sos, dan Mujahidah Rapi, SH ini diterima oleh Pelaksana Humas Kantor Kemenag Bantaeng Mahdi Bakri, SE dan Saparuddin, SE, didampingi Bendahara Muhammad Hatta, S.Ag bertempat di ruang Urusan Keuangan Sub Bagian Tata Usaha.

Selain Kantor Kemenag Kab. Bantaeng, sebelumnya Tim Humas Kanwil Kemenag Sulsel melakukan kunjungan yang sama ke Kantor Kemenag Kab. Sinjai dan Kantor Kemenag Kab. Bulukumba, dan setelah di Kab. Bantaeng, tim melanjutkan perjalanan ke Kantor Kemenag Kab. Jeneponto dan terakhir ke Kantor Kemenag Kab. Takalar.

Atas kunjungan Tim Humas Kanwil Kemenag Sulsel tersebut, Kakan Kemenag Bantaeng Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag melalui WhatsApp dan via telepon menyampaikan terima kasih sembari memohon maaf tak dapat menerima kunjungan tim karena saat ini sedang berada di Makassar bersama sejumlah pejabat Kantor Kemenag Bantaeng lainnya guna menjenguk Bapak Kakanwil H. Abd. Wahid Thahir yang sedang terbaring di Rumah Sakit.










Coffee Morning Kantor Kemenag Bantaeng Bahas Tindak Lanjut Hasil Rakor


Bantaeng, (25/9) - Bersama segenap pejabat dalam lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng yang terdiri dari Kasubag Tata Usaha, Kepala Seksi dan Penyelenggara serta bendahara, Kakan Kemenag Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag menggelar briefing atau Coffee morning pasca apel pagi, (Senin 25/9).

Coffee morning yang biasanya digelar di ruang Kepala Kantor, kali ini digelar di ruang Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), berhubung ruang Kepala Kantor dan juga ruang Kasubag Tata Usaha masih dalam tahap pembenahan pasca rehabilitasi berat.

Coffee Morning seperti biasa membahas secara spesifik progres kegiatan serta permasalahan di masing-masing seksi, penyelengara serta urusan pada Sub Bagian Tata Usaha serta tindak lanjut hasil Rakor bulan September yang digelar beberapa waktu yang lalu.

Coffee Morning juga membahas rencana untuk menjenguk Bapak Kakanwil Kemenag Sulsel H. Abd. Wahid Thahir yang saat ini sedang terbaring sakit di Rumah Sakit Siloam Makassar.

Berdasarkan hasil pembicaraan tersebut, disepakati untuk menjenguk bapak Kakanwil di Makassar secara bersama-sama.

Diperkirakan sedikitnya 20 orang pejabat lingkup Kantor Kemenag Bantaeng akan menjenguk bapak Kakanwil yang terdiri dari Kepala Kantor, Kasubag TU, para Kepala Seksi, Penyelenggara, Sejumlah Kepala Madrasah, serta Kepala KUA.






Kasubag TU Ajak Segenap Jajaran Kantor Kemenag Bantaeng Mendoakan Kesembuhan Bapak Kakanwil

Bantaeng, (25/9) - Kegiatan rutin apel pagi yang digelar setiap awal pekan di lingkungan Kantor Kemenag Kab. Bantaeng, pagi ini kembali digelar. (Senin, 25/9).

Bertindak selaku pembina apel pagi kali ini, Kasubag Tata Usaha Bapak H. Muhammad Ahmad Jailani, S.Ag, MA sedang pemimpin barisan oleh Saharuddin, S.PdI, pelaksana pada Seksi Bimas Islam.

Dalam amanatnya, H. Ahmad Jailani menyampaikan beberapa hal penting antara lain mengenai sinergitas antar Seksi, Penyelenggara dan Urusan di lingkungan Kantor Kemenag Kab. Bantaeng agar senantiasa tetap terjaga.

Selain itu, H. Ahmad Jailani atas nama Kantor Kemenag Kab. Bantaeng,l juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas gangguan dan ketidak nyamanan pelayanan selama proses rehabilitasi Kantor, dan berharap semoga kondisi ini dapat segera teratasi.

Dan terakhir, Kasubag TU bapak H. Ahmad Jailani tak lupa mengajak kepada seluruh peserta apel serta seluruh jajaran Kantor Kemenag Kab. Bantaeng untuk bersama-sama mendoakan Bapak Kakanwil Kemenag Sulsel H. Abd. Wahid Thahir yang saat ini sedang terbaring sakit di salah satu Rumah Sakit di Makassar, agar secepatnya penyakit beliau diangkat dan beliau dapat kembali beraktivitas seperti sediakala, dan menurut rencana, dalam waktu dekat segenap jajaran pejabat eselon Kantor Kemenag Kab. Bantaeng akan bersama-sama menjenguk bapak Kakanwil di Rumah Sakit Siloam Makassar.

Demikian amanat Kasubag TU dalam apel pagi kali ini.






Berkah Muharram, Guru Honorer Diniyah Takmilyah Kemenag Bantaeng Ini Dapat Hadiah Motor

Bantaeng, (24/9) - Bulan Muharram 1439 H ini Sungguh menjadi moment bahagia nan bersejarah bagi Diarwanti, S.PdI, salah seorang Guru MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah) di lingkungan Kantor Kemenag Kab. Bantaeng, betapa tidak, salah satu hadiah utama doorprize pawai Hijratur Rasul yang digelar beberapa hari yang lalu yakni satu buah sepeda motor, jatuh ketangannya.

Sungguh suatu kebahagian yang tak dapat dilukiskan dengan kata-kata, begitulah tentunya yang dirasakan oleh ibu dari 3 orang anak ini, ketika menerima hadiah doorprize tersebut dari Bapak Sekretaris Daerah Kab. Bantaeng Abd. Wahab, SE, M.Si didampingi Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag.

"Alhamdulillah yang dapat hadiah doorprize motor ini adalah seorang guru honorer". Kata Pak Sekda kepada hadirin, setelah mewawancarai sang pemilik nomor keberuntungan tersebut sesaat sebelum penyerahan hadiah secara simbolis, hal ini tentu saja sesuai dengan harapan dan keinginan bapak Sekda yang disampaikannya sesaat sebelum penarikan undian, bahwa "hadiah doorprize ini diperuntukkan bagi seluruh peserta pawai namun tidak bagi pejabat". Tegasnya

Kepada Humas Kemenag Bantaeng, Wanti berharap semoga dengan hadiah yang diperolehnya ini dapat memotivasi semua guru diniyah pada khususnya agar selalu semangat untuk menumbuhkan dan mengembangkan pendidikan diniyah di tengah masyarakat, salah satunya adalah dengan menjadikan bulan Muharram ini sebagai tahun baru yang sesungguhnya, dan bagi umat Islam sekalian semoga dapat mengubah mindset atau pemahaman-pemahaman yang selama ini keliru di masyarakat tentang Bulan Muharram ini. Demikian harapan Guru MDTA YAPQAH Tombolo ini

Selain satu buah sepeda motor yang jatuh ke tangan guru honorer ini, hadiah utama lainnya juga jatuh ke tangan orang-orang yang memenuhi kriteria yang diharapkan bapak Sekda diatas.

Seperti hadiah Umrah misalnya, hadiah senilai Rp. 25 juta ini jatuh ke tangan Nanda Arisna, seorang siswi kelas XI pada MA Ihiya Ulumiddin, sementara hadiah iPhone 6 (S) plus senilai lebih dari Rp. 5 Juta, jatuh ke tangan Nurfadillah, siswi SMPN 2 Gantarangkeke, dan hadiah mesin cuci jatuh ke tangan petugas KPN Amal Bhakti Kantor Kemenag Bantaeng yang belum lama ini melangsungkan pernikahannya.

Hadiah-hadiah doorprize diatas menurut penjelasan Kakan Kemenag Bantaeng adalah sebagian berasal dari partisipasi atau sumbangan dari segenap jajaran ASN Kantor Kemenag Bantaeng ditambah partisipasi dari pihak ketiga yakni Bank BRI Cab. Bantaeng, sementara sebagian lainnya adalah persembahan dari Pemkab Bantaeng antara lain hadiah utama Umrah dan Sepeda Motor.






Kakan Kemenag Bantaeng Hadiri Launching Pilkada Serentak Tahun 2018


Bantaeng (24/09). Kabupaten Bantaeng bersama 11 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan lainnya akan menggelar pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak pada tahun 2018 mendatang.

Sehubungan dengan itu, bertempat di Tribun Pantai Seruni Kab. Bantaeng hari ini (Ahad 24/9), KPU Kab. Bantaeng menggelar Launching Pilkada Serentak 2018.

Launching Pilkada Serentak 2018 di Kab. Bantaeng yang ditandai dengan pelepasan 27 jenis satwa endemik oleh para tamu dan undangan ini merupakan launching yang pertama dilaksanakan dari 12 Kabupaten/Kota se Sulsel yang akan melaksanakan Pilkada serentak pada tahun 2018 mendatang.

Turut hadir pada acara launching Pilkada Serentak ini antara lain unsur Forkopimda Kab. Bantaeng, para Pimpinan OPD Pemkab Bantaeng, para Camat lingkup Pemkab Bantaeng, serta segenap masyarakat yang turut menyaksikan acara tersebut.

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag, turut hadiri memenuhi undangan didampingi Penyelenggara Syariah Bapak Abd. Halim Yakub, S.Ag

Dalam kesempatan itu Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Selatan, Muh. Iqbal Latief dalam sambutannya menyampaikan: "Pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Bantaeng selama ini selalu berjalan aman dan kondusif, selain itu tingkat partisipasi publik dalam pilkada cukup tinggi. Jadi saya harap di pemilihan mendatang, Bantaeng kembali dapat menjadi percontohan nasional dalam hal berdemokrasi".

Sementara itu, Sekda Bantaeng Abdul Wahab, SE, M.Si pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa seluruh komponen terkait harus berkomitmen lebih awal untuk mengawal tahapan persiapan hingga pelaksanaan dengan baik.

"Mari kita ciptakan situasi yang aman dan damai sebagaimana telah kita ciptakan bersama selama ini dan menjadi modal dasar pembangunan untuk mengembalikan kejayaan Bantaeng seperti yang telah kita rasakan bersama", tegasnya.

Maskot untuk Pilkada atau Pilbup Bantaeng 2018 ini adalah "Si Oranye" yang mana turut dilaunching pada hari ini. Maskot berwujud wortel ini sesungguhnya menjadi ekspresi dan refleksi atas ikhtiar untuk memberi isi dan bobot tersendiri, yang tentunya diharapkan mampu mengukuhkan ikhtiar lainnya dalam menghadirkan lebih banyak lagi kebajikan dan kebijaksanaan bersama, melalui Pilbup Bantaeng Tahun 2018.

Dalam laporannya, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kab. Bantaeng, Nurbaeti menyampaikan bahwa Pilbup Bantaeng 2018 akan bersamaan dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Tahun 2018, yakni pada tanggal 27 Juni 2018 dan lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa "Semoga launching pilkada ini dapat menginspirasi dan menggerakkan kepercayaan dan partisipasi publik dalam Pemilihan di Kabupaten Bantaeng".

Launching Pilkada Serentak Pilbup Bantaeng tahun 2018 ini dimeriahkan dengan kegiatan Fun Run, Gerak Jalan Indah, Doa dan Dzikir Bersama, Mural Pilkada, serta Seminar Tahapan Pilkada yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 25 September 2017.


Pemkab Bekerjasama Dengan Kantor Kemenag Bantaeng Gelar Pawai Hijratur Rasul Menyambut Tahun Baru Islam 1439 H

Bantaeng, (21/9) - Kegiatan rutin menyambut tahun baru Islam, yakni Pawai Hijratur Rasul kembali digelar di Kab. Bantaeng.

Kegiatan yang melibatkan ribuan masyarakat Kab. Bantaeng baik perorangan maupun kelompok ini memang selalu mendapat perhatian dan antusias seluruh lapisan masyarakat

Dengan berpakaian serba putih, para peserta pawai sejak pagi (Kami, 21/9) telah saling berdatangan dari seluruh penjuru kota dan desa memenuhi halaman Kantor Bupati Bantaeng, tempat dimana pawai hijtatur Rasul akan dilepas.

Pelaksanaan pawai Hijratur Rasul kali ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, jika tahun sebelumnya penanggung jawab kegiatan adalah Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng bekerjasama dengan FKUB Kab. Bantaeng, maka pada tahun ini diambil alih oleh Pemkab sebagai penanggung jawab, hal ini menurut Kakan Kemenag Bantaeng Bapak H. Muhammad Yunus adalah didasari pemikiran bahwa Tahun baru Hijriyah selayaknya menjadi perayaan bagi seluruh masyarakat Muslim, sehingga patutlah kiranya jika Pemerintah Kab. Bantaeng mengambil alih kegiatan ini. Akan tetapi meskipun Pemkab Bantaeng telah bertindak sebagai penanggung jawab kagiatan, namun karena kegiatan ini bernuansa keagamaan, maka secara teknis, pelaksana kegiatan tetap ditangani oleh Kantor Kemenag Bantaeng dibantu oleh bagian Kesra Setda Bantaeng.

Demikian pula dari segi rute, kali ini rute yang dilalui sedikit agak panjang. Jika tahun lalu rute yang dilalui cukup ringkas yakni menyusuri jalan poros Negara dari mulai jalan A. Mannappiang hingga finish di jalan Seruni, kali ini rutenya cukup panjang karena menyusuri jalan provinsi hingga ke jalan-jalan Kabupaten yang cukup sempit demi menghindari terjadinya macet. (Mhd)




Video: Ribuan Masyarakat Ikut Pawai Hijratur Rasul Sambut Tahun Baru Islam 1439 H Di Kab. Bantaeng

Bantaeng, (22/9) - Diawali dengan Tauziah dengan tema Hikmah Perjalaanan Hijrah Rasulullah yang dibawakan oleh KM Hamzah Israil, pawai Hijratur Rasul menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H dilepas secara resmi oleh Bupati Bantaeng Prof. HM Nurdin Abdullah, bertempat di halaman Kantor Bupati Bantaeng (Kamis, 21/9).



Sebelum melepas secara resmi pawai Hijratur Rasul, bupati Bantaeng 2 periode ini berkesempatan menyampaikan sambutan dan arahan dihadapan ribuan peserta pawai.

Selama kurang lebih 6 menit sambutan disampaikan oleh Bupati yang telah mampu mengubah image Kota kecil yang dulunya tak dikenal orang menjadi kota yang ramai dikunjungi oleh tamu dari luar, baik untuk sekedar melihat keindahan dan kebersihan kotanya, bahkan tidak sedikit datang belajar atau study banding.

Pada kesempatan itu, beliau tak lupa menyampaikan maksud dan keinginannya untuk memimpin Daerah yang lebih besar dari Kab. Bantaeng ini, olehnya itu beliau memohon do'a dan dukungan dari segenap Masyarakat Kab. Bantaeng.

Berikut cuplikan sambutan beliau:

 P

Pawai yang dimulai dari halaman Kantor Bupati Bantaeng dan Finish di Lapangan Pantai Seruni ini diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh elemen masyarakat muslim Kab. Bantaeng baik perorangan maupun perkelompok.

Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag bersama Kasubag TU Bapak H. Muhammad Ahmad Jailani, S. Ag, MA serta segenap jajaran Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng baik dari unsur pegawai, Penyuluh/Penghulu, maupun dari unsur guru.




Kegiatan yang merupakan kerjasama Pemkab Bantaeng dengan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng ini menyediakan puluhan hadiah Doorprize dengan hadiah utama satu buah paket Umroh senilai Rp. 25 Juta, serta beberapa hadiah utama lainnya antara lain 1 unit sepeda motor jenis Suzuki Shogun, 1 buah HP jenis IPhone 6 (S) plus, 1 buah Kulkas dan 1 buah mesin cuci.



Kakan Kemenag Bantaeng Buka Ujian Pemetaan Kompetensi Online Guru PAI Se Kab.Bantaeng

Bantaeng, (Humas Kemenag) - Dalam rangka pemetaan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Sekolah, Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi PAIS menggelar Ujian Pemetaan Kompetensi Online, bertempat di Kompleks SMK Neg. 1 Jalan. Elang Kab. Bantaeng, (Rabu 20/9).

Ujian Pemetaan Kompetensi Online Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) ini dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag yang sekaligus memberikan pengarahan.

Ujian ini diikuti oleh sebanyak 266 orang Guru PAI Se Kab. Bantaeng yang terdiri dari seluruh Guru PNS baik yang Sertifikasi maupun yang belum sertifikasi serta Guru Non PNS yang telah menerima tunjangan Sertifikasi atau telah terdaftar pada Simpatika dengan perincian Guru PAI Tingkat SD sebanyak 186 orang dan Guru PAI Tingkat SMP, SMA/ SMK sebanyak 80 orang, yang dibagi dalam 2 sesi.



Sesi pertama dimulai pada pukul 08.00.wita sampai dengan pukul 12.00.wita untuk Guru PAI tingkat SD yang dibagi dalam 2 gelombang karena Komputer yang tersedia hanya 100 unit dengan jumlah ruangan yang digunakan sebanyak 5 Ruangan yang terdiri dari ruang kelas dan Laboratorium Komputer.

Sedang Sesi kedua dimulai pada pukul 13.00.wita sampai pukul 16.00.wita untuk Guru PAI tingkat SMP dan SMA/SMK

Kakan Kemenag Bantaeng dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ujian Pemetaan Kompetensi secara online bagi guru PAI ini memang harus dilakukan guna mengetahui kompetensi seorang Guru Pendidikan Agama Islam.

Dihadapan seluruh peserta Ujian Kompetensi secara online, Kakan Kemenag memaparkan 6 Kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh seorang guru khususnya Guru Pendidikan Agama Islam.

Berikut Rekamannya:
 
(Mhd)

Peringati Hijrah Rasulullah, Ribuan Masyarakat Kab. Bantaeng Tumpah Ke Jalan

Bantaeng, (21/9)- Ribuan Masyarakat Kab. Bantaeng pagi tadi (Kamis, 21/9) tumpah ke jalan dengan berpakaian serba putih, berjalan beriringan, berbaur bersama dalam satu semangat perubahan menapaki awal tahun baru Hijriah 1 Muharram 1439 H.

Pawai Hijratur Rasul adalah sebuah refleksi dalam rangka memaknai perjalanan Hijrahnya Rasulullah dari Mekkah ke Madinah menuju sebuah perubahan dalam kehidupan kita.

Pawai yang dimulai dari halaman Kantor Bupati Bantaeng dan Finish di Lapangan Pantai Seruni ini dilepas secara resmi oleh Bupati Bantaeng Prof HM Nurdin Abdullah didampingi sejumlah pejabat dari unsur SKPD (OPD) dan unsur Forkopimda Kab. Bantaeng

Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag bersama Kasubag TU Bapak H. Muhammad Ahmad Jailani, S. Ag, MA serta segenap jajaran Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng baik dari unsur pegawai, Penyuluh/Penghulu, maupun dari unsur guru.

Pawai diawali dengan Tauziah dengan tema Hikmah Perjalaanan Hijrah Rasulullah yang dibawakan oleh Al Mukarrom KM Hamzah Israil yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan arahan Bupati Bantaeng Prof. HM Nurdin Abdullah yang sekaligus melepas secara resmi pawai Hijratur Rasul.

Panitia yang merupakan kolaborasi Bagian Kesra Setda Bantaeng dengan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng menyediakan puluhan hadiah Doorprize dengan hadiah utama satu buah paket Umroh disusul beberapa hadiah utama lainnya antara lain 1 unit sepeda motor jenis Suzuki Shogun, 1 buah HP jenis IPhone 6 (S) plus, 1 buah Kulkas dan 1 buah mesin cuci.



Meriahkan Pawai Hijratur Rasul, Kantor Kemenag Bantaeng Siapkan Puluhan Doorprize

Bantaeng, (20/9) - Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriyah yang jatuh pada malam Rabu, 20/9/2017, Pemerintah Kab. Bantaeng bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng akan menggelar Pawai Hijratur Rasul, besok (Kamis, 21/9/2017, pukul 06.00.wita).

Kegiatan Pawai Hijratur Rasul ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun, namun pawai Hijrarur Rasul kali ini agak berbeda dari tahun sebelumnya, jika tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng sebagai penanggung jawab, maka tahun ini diambil alih oleh Pemerintah Kabupaten.

Hal ini mwnurut Kepala Kantor Kemenag Bantaeng berdasarkan pemikiran bahwa Tahun Baru Islam semestinya menjadi perayaan seluruh lapisan masyarakat, sehingga patutlah kiranya jika kegiatan ini diambil alih oleh pihak Pemkab sebagai Penanggung jawab agar semua unsur lapisan masyarakat Muslim dapat dilibatkan

Namun meskipun kegiatan ini diambil alih pihak Pemkab sebagai penanggung jawab kegiatan, namun karena ini adalah kegiatan keagamaan, maka secara teknis panitianya adalah dari jajaran Kemenag.

Sehubungan dengan itu, guna memeriahkan kegiatan tersebut, Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng telah menyiapkan puluhan hadiah Doorprize menarik bagi peserta pawai untuk diundi pada saat finish di lapangan Pantai Seruni.

Hadiah utama adalah satu buah paket umrah yang dipersembahkan oleh Pemkab Bantaeng.



Bulan Zulhijjah Akan Segera Berlalu Seiring Berlalunya Hiruk Pikuk Pengantin Baru

Bantaeng, (19/9) - Sebentar lagi, Tahun Hijriyah akan segera berganti, bulan Zulhijjah sebentar lagi akan segera berlalu seiring dengan berlalunya hiruk pikuk pengantin baru.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, di Kab. Bantaeng, bulan Zulhijjah menjadi waktu yang favorit bagi masyarakat untuk melangsungkan pernikahan anak, cucu, atau saudaranya, hal ini tentu tidak terlepas dengan persangkaan orang tua yang menganggap bulan ini adalah bulan yang "baik" untuk nikah, dan selepas bulan Haji, pernikahan adalah suatu pemandangan yang sangat langka ditemui di dalam bulan Muharram.

"Tahun lalu, di KUA Kec. Bantaeng tercatat pernikahan dibulan zulhijjah mencapai angka 73 pasang, tentu angka yang tidak biasa dalam grafik pencatatan nikah perbulan dalam setahun, tahun inipun sudah berada di kisaran 70-an sambil menunggu rekap akhir dari laporan bulanan karena masih ada waktu tersisa dari zulhijjah". Demikian menurut keterangan H. Syarif Hidayat, Lc, MA,

Namun berdasarkan pemantauan Penyuluh Fungsional KUA Kec. Bantaeng yang juga penggiat olah raga futsal untuk Scout Kemenag Bantaeng ini, fenomena lain yang muncul dari hasil Suscatin atau Bimwin yang digelar di KUA Kecamatan terhadap pasangan catin adalah sangat kurang yang bisa memperdulikan nilai agama dalam mencari pendamping ditengah kehidupan masyarakat kekinian, hal ini dibuktikan dengan sangat kurangnya catin yang sudah mengindentifikasi calon pasangannya apakah bisa mengaji atau tidak, atau apakah calon imamnya tahu jalan ke Mesjid atau tidak, bahkan gemar minum khamar bukan suatu alasan untuk menolak.

Fenomena lain yang kerap didapati adalah masih adanya kasus nikah dibawah umur, bahkan maaf, nikah hamil pun masih sering terdeteksi.


Namun terlepas daripada itu, berdasarkan data, sudah banyak juga yang berkwalitas dari segi kelengkapan berkas, usia nikah yang ideal, rentan waktu pelaksanaan dan kedatangan ke KUA, dan hal itu tentunya tak lepas dari peran serta kepenghuluan dan kepenyuluhan di masyarakat. Demikian analisis dan pengamatan kepenghuluan oleh ust. H. Syarif Hidayat. (Mhd)

Kuota 183 Jemaah Untuk Kab. Bantaeng Tahun 2018 Adalah Pendaftar Tanggal 3 Mei - 1 Agustus 2009


Bantaeng, (20/9) - Dihadapan Kepala Kantor Kemenag Bantaeng beserta seluruh peserta Rapat Koordinasi lingkup Kantor Kemenag Kab. Bantaeng periode bulan September 2017, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Bapak H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM melaporkan bahwa Pendaftar Haji sampai dengan bulan September 2017 adalah kurang lebih 6400 orang dengan perkiraan pemberangkatan maksimal 35 tahun.

Sedang kuota haji Kab. Bantaeng sebanyak 183 jemaah untuk musim haji tahun 1439 H / 2018 M mendatang adalah pendaftar mulai tanggal 3 Mei s/d 1 atau 2 Agustus 2009.

"Untuk tahun depan (2018 red) yang siap-siap berangkat adalah pendaftar tahun 2009 bulan Mei tanggal 3 sampai dengan bulan Agustus tanggal 1 atau tanggal 2, putus disitu, pas 183 jemaah, jadi kita tidak bicara mengenai tambahan dulu" Tutur H. Tahir

Jadi bagi pendaftar haji yang masuk dalam interval waktu yang disebutkan diatas supaya mempersiapkan diri sejak dini.

Sedang untuk Umrah, H. Tahir juga melaporkan bahwa "Untuk bulan September ini calon jemaah umrah yang mengurus Rekomendasi di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui seksi PHU agak berkurang dibanding dengan bulan-bulan sebelumnya, hal ini disebabkan karena adanya kebijakan dari pemerintah mengenai tarif minimum yang harus dikenakan oleh pengelola travel atau biro perjalanan umrah yakni minimal 20 juta". Katanya.

"Dan jika masih ada calon jemaah umrah yang mendaftar dengan biaya murah yakni 14-19 juta, maka saya tidak akan berikan Rekomendasi". Katanya lagi.

Hal ini tentu saja dimaksudkan demi menghindari terulangnya kembali kasus yang menimpa para jemaah pada salah satu travel yang saat ini dicabut izinnya oleh pemerintah yakni First Travel.

Demikian dilaporkan H. Muh Tahir dalam pemaparannya atas progres kegiatan satker dan unit kerja di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Aula Kantor Kemenag Kab. Bantaeng kemarin (Senin, 18/9).

Kantor Kemenag Bantaeng Gelar Rakor Periode September 2017, Ini Yang Dibahas

Bantaeng, (18/9) - Dalam rangka Rapat Koordinasi di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, Kakan Kemenag mengundang segenap jajarannya untuk menghadiri Rapat dimaksud, bertempat di Aula Kantor Kemenag Bantaeng, Senin (18/9/2017).

Rakor dipimpin langsung oleh Kakan Kemenag didampingi Bapak Kasubag TU dan para Kepala Seksi serta dihadiri oleh sejumlah Pimpinan Satker dan Unit Kerja.

Rakor seperti biasa membahas beberapa hal terkait progres kegiatan yang dilaksanakan pada setiap Satker dan Unit kerja disamping juga membahas mengenai permasalahan-permasalahan yang terjadi pada setiap satker dan unit kerja yang bersangkutan

Rakor kali ini bagi bapak Kepala Kantor juga dimaksudkan sebagai ajang melepas rindu dengan segenap jajarannya setelah selama lebih 40 hari lamanya tidak bersilaturrahmi karena menjalankan tugas sebagai Pembimbing Ibadah Haji Kloter 2 Embarkasi Makassar pada musim haji tahun 1438 H / 2017 M ini.

Beberapa Kepala Seksi dan Penyelenggara tampak tidak hadir karena sesuatu dan lain hal, namun hal tak mengurangi dinamika jalannya Rakor.

Diawali dengan pemaparan progres kegiatan pada setiap seksi, Rakor kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan arahan dari Kakan Kemenag.

Rakor juga membicarakan 2 hal penting lainnya yakni mengenai Kegiatan Pawai Hijraturrasul 1 Muharram 1438 H dan juga mengenai persiapan menghadapi HAB Kemenag RI yang ke 73.

Mengenai kegiatan Pawai Hijraturrasul, jika tahun-tahun sebelumnya, penyelenggara dan penanggung jawab sepenuhnya adalah Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng bekerjsama dengan FKUB, maka mulai tahun ini menurut Kakan Kemenag akan diambil alih oleh Pemkab, namun secara teknis pelaksanaan tetap di Kemenag.

Sedangkan untuk HAB 73 tahun 2018, Rakor menetapkan H. Muh. Tahir, S.Ag, MM Kepala Seksi PHU Kantor Kemenag Bantaeng sebagai Ketua Panitia dan Fajri, SH pelaksana pada Seksi PD Pontren sebagai Sekretaris

Susana Rakor Kantor Kemenag Bantaeng Periode September 2017, dapat kita simak bersama dalam video rekaman berikut ini:


(mhd)



Inilah Siswa Madrasah Asal Bantaeng Yang Mendapat Hadiah Sepeda Dari Presiden Jokowi


Bantaeng, (15/9) - Mendapat hadiah sepeda baru bagi seorang anak merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri apalagi jika hadiah sepeda itu berasal dari seorang Presiden Republik Indonesia.

Artis sepopuler Raisa saja sangat berharap diberi hadiah sepeda oleh Jokowi pada suatu kesempatan bertemu dengan bapak Presiden beberapa waktu yang lalu, dan betapa gembiranya Raisa begitu menerima kiriman hadiah sepeda dari Jokowi sesuai yang dijanjikannya.

Hal inilah yang tentunya juga dirasakan oleh anakda Rian Muhammad Reski, siswa Kelas III pada MTs Muhammadiyah Panaikang Kab. Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan, 1 dari 3 anak yang beruntung mendapatkan hadiah sepeda dari Bapak Presiden Jokowi setelah berhasil menjawab pertanyaan dari bapak Presiden.

Rian bersama kedua anak yang beruntung lainnya adalah 3 dari ratusan anak Sholeh dari seluruh Indonesia yang terpilih dan mendapat kesempatan mengikuti "kuis sepdeda" yang digelar bapak Presiden saat membuka secara resmi Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) X Tingkat Nasional Tahun 2017 yang dilaksanakan di Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan, Jum'at siang kemarin (15/9).

Menurut Ketua BKPRMI Kalsel Hermansyah dalam laporannya menjelaskan bahwa FASI X tingkat Nasional di Kalsel yang diikuti oleh 30 provinsi dari seluruh Indonesia ini cukup langka karena dibuka langsung oleh orang nomot satu di negeri ini.(Mhd).

Video berikut saat Rian menerima hadiah sepeda dari presiden Jokowi:

(mhd)