Kasi PAIS Kemenag Bantaeng Hadiri Rakor Bidang PAIS Tingkat Kanwil


Makassar, (Humas Bantaeng)
- Bertempat 
di Aula lantai 2 Kanwil Kemenag Sulsel, Kakanwil Kemenag Sulsel KH. Khaeroni membuka Rapat Koordinasi dan Silaturrahmi Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Selasa, (29 September 2020).   

Kegiatan Rakor ini merupakan Pertemuan Rutin bulanan Bidang PAIS yang kali ini digelar secara tatap muka dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan.

Rakor pertama secara tatap muka selama masa pandemi ini sekaligus menjawab keinginan para Kasi PAIS Kemenag se- Sulsel untuk bersilaturrahmi langsung dengan Kakanwil yang baru. Tutur Kepala Bidang PAIS H. Muhammad Rasbi.

Selanjutnya, Kabid PAIS melaporkan bahwa untuk propinsi Sulawesi Selatan, Data Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 10.714 orang yang terdiri dari Guru PNS 4.744 orang, Non PNS 5.970 Orang. Guru PAI PNS yang sudah sertifikasi sebanyak 3640 orang dan yang belum 1.104 orang. sementara Guru PAI yang non PNS tapi sudah sertifikasi sebanyak 1.108 dan yang belum sertifikasi sebanyak 4.862 orang, dan inilah yang menjadi salah satu Pekerjaan Rumah kami di Bidang PAIS untuk memperjuangkannya, Lapornya

Kegiatan Rakor ini diikuti oleh para Kasi dii lingkup Bidang PAIS dan Para Kasi PAIS Kemenag se Sulsel serta Ketua organisasi profesi seperti AGPAII, MGMP dan KKM dari semua tingkatan atau jenjang pendidikan di sekolah umum

Turut hadir Kasi PAIS Kantor Kemenag Bantaeng Dra Hj. St. Wahni, M.Pd beserta Ketua AGPAII Kab. Bantaeng.

Kakanwil Kemenag Sulsel H. Khaeroni Dalam Sambutannya menginstuksikan kepada Kepala Bidang PAIS dan jajarannya agar terus berusaha keras mencari jalan keluar dalam memperjuangkan nasib para Guru PAI di Sulsel, sepanjang itu untuk kebaikan dan kemaslahatan bersama, silahkan tempuh segala cara yang penting sesuai aturan, termasuk Soal Program Uji Kompetensi Guru (UKG) bagi guru PAI sebagaimana yang diusulkan oleh Ketua AGPAII Sulsel, Ucapnya. 

Menurut Khaeroni, membangun pendidikan agama dan keagamaan di negara kita bukanlah hal yang mudah, sebab terkait dengan banyak faktor, mulai dari regulasi , Kondisi Sosial politik, Ekonomi  sampai hal yang paling tekhnis, karenanya dibutuhkan kerjasama dengan semua pihak atau stake holder mulai dari tingkat pusat sampai daerah

Di era 4.0, tantangan guru PAI di sekolah semakin kompleks dan tak mungkin digantikan dengan mesin. Maka, karakter siswa menjadi kuncinya, sehingga Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) saat ini harus diperkuat dengan berbagai literasi sebagai modal utama khususnya yang bebasis pada khasanah kitab klasik dalam Islam. Khaeroni memandang bahwa penguatan literasi bagi guru PAI harus melek literasi yang memperkuat sikap dan pendangan hidup beragama secara inklusif bukan Eksklusif harus dimunculkan literasi berbasis moderasi beragama," katanya.

Dalam Rakor PAIS, Kakanwil juga memberikan wejangan bahwa guru PAI harus mampu menghadirkan literasi-literasi kepada siswa agar mampu mengaplikasikan kehidupan sehari-hari bahwa mereka mampu menghargai dan melek arti sebuah perbedaan, "jangan sampai ada siswa yang membenci sesamanya hanya karena beda agama, beda faham atau beda organisasi"  imbuhnya.

Karenanya Guru guru PAI harus mengajarkan dan menanamkan pada anak didiknya tentang moderasi beragama. Agar generasi kita ke depan bisa menjadi pelopor ummatan washatan yang bukan saja cinta pada Agamanya tapi juga pada Tanah Airnya, Tutup Kakanwil.

Tingkatkan Pemahaman Moderasi Beragama, Penyuluh Kemenag Bantaeng Ikuti Bimtek Penceramah Agama Bersertifikat


Sudiang, (Humas Bantaeng)
- Bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesi (MUI) Sulsel, Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulsel menggelar Bimbingan Teknis Penceramah Bersertifikat.

Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulawesi Selatan Drs. H. Khaeroni, M.Si didampingi Ketua MUI Sulsel Anregurutta KH. Sanusi Baco. Lc.

Bimtek diikuti sebanyak 100 orang dari unsur Kemenag dan MUI Kabupaten/Kota se Sulsel dan akan berlangsung selama 2 hari (29-30 September 2020) bertempat di Asrama Haji Sudiang Makassar,

Kabupaten Bantaeng mengutus 2 orang peserta dari unsur Kemenag dan dari unsur MUI atas nama Dr. Muh. Aidil Sudarmono R, S.PdI., M.PdI, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kemenag Bantaeng dan Dr. H. M. Nasir HM, S.Pd.I, MM, Sekretaris MUI Kab. Bantaeng.

Dalam sambutannya, Drs. KH. Khaeroni, M. Si mengatakan, bahwa program ini merupakan bagian dari respons pemerintah dalam menyikapi isu-isu aktual yang mengemuka di bidang keagamaan.

Menurutnya, program ini tidak hanya untuk meningkatkan dan menguatkan kompetensi penceramah agama dari aspek materi maupun metodologi.

"Program ini juga untuk meningkatkan pemahaman nilai-nilai moderasi beragama dalam wawasan kebangsaan," ujar dia.

Lebih lanjut Kakanwil menyampaikan agar para penceramah dapat tetap menjaga hubungan silaturahmi berdasarkan ayat Alquran "Wa'tasimu bihablillaahi jamii'a walaatafarraquu".

Kakanwil kemudian mengajak para penceramah untuk tetap menjaga keutuhan NKRI dan tidak terpengaruh tentang negara khilafah dan faham-faham lain yang bertentangan dengan Pancasila.

Siswa Madrasah Ternyata Jago Modeling Juga Loh


Bantaeng, (Humas Kemenag) - Prestasi siswa madrasah ternyata tak kalah keren dengan siswa sekolah umum lainnya.

Khaeratul Umma, salah seorang Siswa madrasah pada MA Muhammadiyah Ereng-Ereng Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng kembali menunjukkan kebolehannya sekaligus mematahkan stigma bahwa siswa madrasah adalah kumpulan anak-anak dari kaum marginal yang sepi prestasi dan minim kompetensi.

Hera yang jago modeling merupakan satu dari sekian banyak prestasi siswa madrasah baik dari segi akademik maupun non akademik. 

Hera panggilan akrab Khaeratul Ummah yang pernah terpilih sebagai duta GENRE (Genarasi Berencana) jalur pendidikan tahun 2019 tingkat Kabupaten Bantaeng yang dilaksanakan dalam rangka meyambut Hari Keluarga tahun 2019, kini kembali menunjukkan kelasnya setelah terpilih sebagai Taulolo Taroang. Desa Tino Kec. Tarowang Kabupaten Tetangga yakni Kab. Jeneponto yang dilaksanakan pada 26 September 2020 dan berhak mewakili kabupaten jeneponto dalam pemilihan Duta Wisata tingkat Sulsel Tahun 2020.

Kepala MA Muhammadiyah Ereng-Ereng M. Wahyuddin berharap semoga pemilihan ini bukan hanya menjadi ajang semalam untuk mengukir prestasi namun sebagaimana harapan tim official Taurungka Taulolo Tarowang semua finalis dan juara tahun ini dapat menjadi role mode dan inspiring bagi pemuda pemudi serta siswa-siswi madrasah untuk berkarya dan berprestasi seluas-luasnya.

Buka Diklat Model-Model Pembelajaran, Dr. H. Muhammad Yunus Tekankan Pedidikan Karakter


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Jajaran Kementerian Agama Kab. Bantaeng patut bersyukur dan berterima kasih, karena Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar kembali menyambangi Kementerian Agama Kab. Bantaeng guna memberikan Diklat di Wilayah Kerja (DDWK).

Baru saja Diklat Teknis Manajemen Perpustakaan  di Wilayah Kerja bagi Pustakawan Madrasah ditutup 3 hari yang lalu setelah berlangsung selama kurang lebih sepekan di Hotel Ahriani Bantaeng, pagi ini (Jum'at, 25 September 2020), BDK Makassar kembali membuka Diklat di wilayah kerja Pendidikan dan Pelatihan Teknis Substantif Model-model Pembelajaran di Wilayah kerja (DDWK) Kementerian Agama Kab. Bantaeng yang diikuti sebanyak 40 orang guru madrasah mulai tingkat RA hingga MA 

Pendidikan dan Pelatihan Teknis Substantif Model-model Pembelajaran di Wilayah kerja (DDWK) Kementerian Agama Kab. Bantaeng ini dibuka secara resmi oleh Kakan Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag, didampingi Kasubbag TU Kemenag Bantaeng H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM dan Kepala Seksi Diklat Tenaga Administrasi BDK Makassar Drs. Ilham, M.Si.

Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Bantaeng tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Balai Diklat Keagamaan Makassar yang kembali menggelar DDWK di lingkungan Kementerian Agama Kab. Bantaeng.

Kakan Kemenag juga menyampaikan selamat kepada para peserta dan berharap para peserta dapat mengikuti diklat dengan baik

Terkait dengan Diklat Teknis substantif Model-model Pembelajaran bagi guru madrasah ini, Kakan Kemenag Dr. Muhammad Yunus yang juga dosen S2 pada sebuah perguruan tinggi di Makassar memberikan sharing knowledge kepada para peserta.

Mantan guru dan Kepala Madrasah di hampir semua jenjang pendidikan ini mengatakan bahwa sebagai guru kita memiliki tantangan yang sangat luar biasa apalagi di masa Pandemi seperti ini.

"Tantangan dunia pendidikan yang menjadi tugas pokok sekaligus menjadi cita-cita luhur bangsa kita adalah terwujudnya masyarakat Indonesia yang memiliki karakter yang baik". imbuhnya.

Untuk itu lanjut Doktor di Bidang Manajemen Pendidikan Islam ini pembangunan karakter menjadi bahagian penting pada proses pendidikan kita, .

"Ada dua hal yang sangat penting dalam proses pendidikan yaitu: Transfer knowledge (Ilmu Pengetahuan) & transfer value (nilai)". Lanjutnya

"Transfer Ilmu pengetahuan tidak akan bernilai jika tidak membentuk karakter dan nilai-nilai positif kepada anak didik kita". Tandasnya.

Mengakhiri sambutan dan arahannya, Kakan Kemenag menyampaikan pepatah kepada para peserta yang dinukil dari sebuah buku terkenal karangan Stephen R. Covey yang berjudul The 7 Habits of Highly Effective People.

"Taburlah Fikiran cerdas maka tuailah perbuatan"

"Taburlah Perbuatan, maka tuailah kebiasaan"

"Taburlah Kebiasaan, maka Tuailah Karakter".

Demikian Dr. H. Muhammad Yunus mengakhiri arahannya.

Kakan Kemenag Bantaeng Hadiri Launching GARDA KAGUM Kemenag Sulsel


Sudiang, (Humas Bantaeng) - Setelah
 dilaunching secara nasional oleh Menteri Agama RI pada tanggal 12 Agustus 2020 yang lalu, Kementerian Agama provinsi Sulawesi Selatan melalui Bidang Pendidikan Madrasah menggelar peluncuran program GARDA KAGUM tingkat Kanwil Kemenag Sulsel pada Kamis 24 September 2020. 

Kegiatan yang disaksikan secara virtual di 24 Kabupaten/Kota di Sulsel ini dibuka secara resmi oleh Kabiro Kesra Provinsi Sulawesi Selatan H. Suherman mewakili Gubernur Sulawesi Selatan bertempat di Asrama Haji Sudiang Makassar, 

Program GARDA KAGUM ini merupakan ikhtiar dan komitmen Kementerian Agama untuk membangun kompotensi dan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan madrasah  dengan berbasis komunitas. 

Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar bersama para Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota se Sulsel.


Kakanwil dalam sambutannya mengatakan komunitas ini di harapkan dapat menjadi wadah pembinaan dan pengembangan profesi yang mandiri, fleksibel dan tepat sasaran dengan prinsif tiada hari tanpa belajar.

"Seorang pendidik yang baik adalah orang yang aktif  mengajar dengan tidak berhenti belajar", jelasnya.

Melalui sambutan virtualnya KH.Khaeroni  berharap kepada seluruh jajaran pendidikan madrasah, termasuk Pengawas madrasah, Kepala Madrasah dan Guru Madrasah, yang tergabung dalam  komunitas POKJAWAS, KKM, MGMP dan KKG untuk  mengawal program Garda Kagum Kemenag.

Diakhir sambutannya mantan Kepala Biro administrasi umum, Akademik, dan Kemahasiswaan IAIN Salatiga ini mengajak seluruh komponen tenaga pendidik berkomitmen menjadikan anak – anak madrasah, yang tidak saja pintar secara kognitif, tetapi juga berkrakter positif, bangun generasi  yang agamais dan nasionalis menyatu dalam  prinsip kebangsaan yang kuat, generasi yang unggul dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel H.Masykur sebagai Ketua Panitia Garda Kagum dalam laporannya menyebutkan sebanyak 8.520 orang yang berasal dari komunitas pendidik madrasah dari 284 titik kumpul mengikuti Launcing Garda Kagum secara Virtual.

Silaturahmi Umat Kristiani Dengan Bupati Bantaeng Difasilitasi FKUB


Bantaeng, (Humas Kemenag) - Difasilitasi FKUB Kab. Bantaeng, segenap pemuka agama Kristiani Kab. Bantaeng melakukan silaturrahmi dengan bapak Bupati Bantaeng, bertempat di Rujab Bupati (Kamis, 24/9/20).

Hadir Ketua FKUB M. Asir, Sekretaris FKUB H. Muhammad Tahir, Kepala Kesbangpol Linmas M. Anwar Hamido, serta segenap unsur Ketua & Wakil Ketua FKUB 

Bupati H. Ilham Azikin menyambut hangat kunjungan Silaturrahmi para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kristiani bersama para pengurus FKUB Kab. Bantaeng dalam suasana penuh bersahaja 

Bupati sengaja menerima silaturrahmi para tokoh Agama & tokoh masyarakat Kristiani yang juga tergabung sebagai unsur Pengurus FKUB Kab. Bantaeng di Rujab Bupati menurutnya agar bisa lebih santai dan leluasa menyampaikan apa yang menjadi persoalan mendasar dan sangat urgen terkait urusan keagamaan dan urusan kemasyarakatan di kalangan ummat kristiani.

Bupati mengajak dialog para pemuka agama Kristiani sambil menikmati sarapan pagi di ruang makan Rumah jabatan.

Dalam dialog dan diskusi santai tersebut lahir sejumlah harapan pemuka agama Kristiani dari ketiga unsur jemaat gereja tersebut diantaranya, meminta agar Pemerintah Daerah dapat memfasilitasi guru agama bagi anak-anak dan sarana gereja.

Merespon masukan dan harapan para pemuka Kristiani diatas, Bupati pun langsung mengkomunikasikan dengan jajaran Kemenag Bantaeng yang dalam hal ini hadir Kasubag TU H. Muhammad Tahir.

Bupati juga mengajak para pemuka agama Kristiani agar senantiasa menghimbau umat masing-masing agar tetap menjaga protokol kesehatan, dan berharap semoga Bantaeng tetap aman dan nyaman dalam suasana New Normal atau Kebaikan Baru ini. Imbuhnya

Launcing GARDA KAGUM Kemenag Sulsel, Jajaran Kemenag Bantaeng Ikuti Secara Virtual Di 15 Titik Kumpul


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Dibuka
 secara resmi oleh Kabiro Kesra Provinsi Sulawesi Selatan H. Suherman mewakili Gubernur Sulawesi Selatan bertempat di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis 24 September 2020, Kementerian Agama provinsi Sulawesi Selatan melalui Bidang Pendidikan Madrasah menggelar peluncuran program GARDA KAGUM  yang telah di launching secara nasional oleh Menteri Agama RI pada tanggal 12 Agustus 2020 yang lalu.

Program GARDA KAGUM ini merupakan ikhtiar dan komitmen Kementerian Agama untuk membangun kompotensi dan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan madrasah  dengan berbasis komunitas. 


Peluncuran GARDA KAGUM ini juga disaksikan secara virtual pada ratusan titik kumpul yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan.

Di Kab. Bantaeng launching disaksikan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting pada 15 titik kumpul antara lain di Aula Kantor Kemenag Bantaeng, Aula MTsN, TK Al Ihsan, Ihya Ulumiddin, Muhammadiyah Bantaeng, Ma'arif Panaikang, Muhammadiyah Panaikang, DDI Mattoanging, Ma'arif Lasepang, NT Tompong, Al Mansur Biangloe, As'adiyah Dapoko, Al Murahamah, MA Muhammadiyah Ereng-Ereng dan As'adiyah Ereng-Ereng,

Di aula Kantor Kemenag Bantaeng, launcing dihadiri oleh Kasubag TU H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM, Kasi Pendidikan Madrasah H. M. Ahmad Jailani, S.Ag, MA serta jajaran Pokjawas Madrasah dan PAI.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng mengikuti launching di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar bersama para Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota se Sulsel.

Kakanwil dalam sambutannya mengatakan komunitas ini di harapkan dapat menjadi wadah pembinaan dan pengembangan profesi yang mandiri, fleksibel dan tepat sasaran dengan prinsif tiada hari tanpa belajar.

"Seorang pendidik yang baik adalah orang yang aktif  mengajar dengan tidak berhenti belajar", jelasnya.

Melalui sambutan virtualnya KH.Khaeroni  berharap kepada seluruh jajaran pendidikan madrasah, termasuk Pengawas madrasah, Kepala Madrasah dan Guru Madrasah, yang tergabung dalam  komunitas POKJAWAS, KKM, MGMP dan KKG untuk  mengawal program Garda Kagum Kemenag.

Diakhir sambutannya mantan Kepala Biro administrasi umum, Akademik, dan Kemahasiswaan IAIN Salatiga ini mengajak seluruh komponen tenaga pendidik berkomitmen menjadikan anak – anak madrasah, yang tidak saja pintar secara kognitif, tetapi juga berkrakter positif, bangun generasi  yang agamais dan nasionalis  menyatu  dalam  prinsip kebangsaan yang kuat, generasi yang unggul dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel H.Masykur sebagai Ketua Panitia Garda Kagum dalam laporannya menyebutkan sebanyak 8.520 orang yang berasal dari komunitas pendidik madrasah dari 284 titik kumpul mengikuti Launcing Garda Kagum secara Virtual.

PP Ihya Ulumiddin Bantaeng Resmikan Penggunaan Asrama Santri


Bantaeng, (Humas Kemenag) - Setelah mendapat bantuan pembangunan gedung serbaguna bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga beberapa bulan yang lalu, Ponpes Ihya Ulumuddin Kampung Beru Kec. Gantarangkeke, Kab. Bantaeng. kini kembali mendapat bantuan pembangunan gedung untuk pembangunan asrama santri.

Bantuan senilai Rp. 150.000.000, ini berasal dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

Bangunan yang kini telah rampung 100 % itu diresmikan penggunaannya oleh Ketua Inspektur Wilayah III Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Dr. H. Hilmi Muhammadiyah M.Si yang juga merupakan Ketua Yayasan Ihya Ulumiddin pada Sabtu, 19 September 2020.

Turut hadir Kasubag TU H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM mewakili Kepala Kantor, Kepala Seksi Penddikan Madrasah H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, M.A, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Abd. Halim Yakub, S.Ag, MM serta segenap jajaran tenaga pendidik dan Kependidikan Yayasan Ihya Ulumiddin Kab. Bantaeng.

Dr. Hilmi Muhammadiyah dalam sambutannya berharap dengan bantuan yang telah diterima ini dapat berdampak pada peningkatan output serta pembinaan siswa/santri dan seluruh Sumber Daya di lingkungan Ponpes Ihya Ulumuddin.

Kendala Jaringan, Psikotes SKB CPNS Kemenag Formasi 2019 Dijadwal Ulang


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Pelaksanaan ujian Psikotest SKB CPNS Kementerian Agama Formasi Tahun 2019 yang sedianya berlangsung sesuai jadwal hari ini, Kamis (18/09/2020) tertunda.

Penundaan ini langsung disampaikan panitia pusat SKB SPNS Kemenag RI ke Panitia-panitia tingkat provinsi dan tingkat Kabupaten.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, ujian SKB CPNS Kemenag ini dilangsungkan secara daring lewat server Kemenag RI. Kemenag RI saat ini sedang meningkatkan kapasitas server untuk mengatasi kendala yang ada saat ujian, sehingga pelaksanaan ujian Psikotes SKB CPNS Kementerian Agama dijadwal ulang secara nasional.

“ Iya ditunda, Baru saja panitia pusat memberikan informasi melalui WAG Panitia ujian SKB bahwa Jadwal ujian psikotes hari ini ditunda dan akan disampaikan selanjutnya melalui akun peserta masing-masing.” Jelas Sekretaris Panitia Kemenag Kab. Bantaeng, St. Hasniah

Sesuai Pengumuman yang sampaikan Ketua Panitia Seleksi, bahwa dikarenakan terjadi kendala pada sistem dan jaringan pada seluruh titik lokasi ujian Psikotest, maka pelaksanaan SKB Psikotes dijadwalkan ulang pada hari Sabtu, tanggal 3 Oktober 2020 pukul 09.00 WIB, WIT dan WITA menyesuaikan.

“Jadi yang ditunda hanya ujian Psikotes. Sementara untuk Tes Wawancara tetap akan berlangsung sesuai jadwal yaitu, mulai tanggal 19 September besok hingga 22 September mendatang.” tambahnya.

Sebelum penundaan jadwal Psikotest diumumkan Panitia Pusat, semua peserta ujian bertempat di Aula Kantor Kemenag Bantaeng yang berjumlah 9 orang telah berada pada kursi masing-masing untuk menunggu login, namun setelah berhasil login pada aplikasi 

Kakan Kemenag Bantaeng Berharap Pustakawan Harus Mampu Mengembangkan Perpustakaan Ditengah Era Digitalisasi


Bantaeng, (Humas Kemenag)
- Bertempati di Hotel Ahriani Kab. Bantaeng, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag., M.Ag membuka secara resmi sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Pelatihan Teknis Manajemen Perpustakaan Tingkat Madrasah di Wilayah Kerja Kementerian Agama Kab. Bantaeng yang di selenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Makassar, (Rabu, 16/09/2020).

Pelatihan diikuti sebanyak 40 orang pustakawan madrasah dan akan berlangsung selama 5 hari di Hotel Ahriani Bantaeng.

Hadir memberikan sambutan mewakili Kepala Balai Diklat, Kepala Seksi Diklat Tenaga Administrasi BDK Makassar Drs. Ilham., M.Si, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kab Bantaeng H. Muh. Ahmad Jailani, S.Ag., MA 

Kakan Kemenag Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag dalam arahannya berharap agar seluruh peserta bersungguh sungguh mengikuti pelatihan tersebut karena ini merupakan kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan guna mengembangkan perpustakaan di Madrasah.

Lebih lanjut Kakan Kemenag berharap para pustakawan dapat bertahan dan terus mengembangkan perpustakaan di Madrasah ditengah pesatnya era informasi dan teknologi digital saat ini.

"Mari terus tingkatkan minat baca para siswa dengan terus mengembangkan perpustakaan kita agar tetap menarik dan orang akan tergerak untuk singgah dan membaca buku-buku atau literatur yang ada di dalamnya". Ujar Kakan Kemenag.

"Dan jika kita adalah guru yang juga merangkap sebagai pustakawan atau pustakawati, maka marilah kita memegang amanah dari Pemerintah untuk betul-betul memberdayakan perpustakaan agar apa yang telah kita peroleh berberkah, karena menjadi pustakawan itu sama atau equivalent dengan 12 jam mengajar, artinya itu setara dengan 12 kali 45 menit tatap muka di depan kelas".   Tandasnya.

Pernyataan Kakan Kemenag ini dilandasi kenyataan di lapangan bahwa Sebagian besar guru yang ditempatkan di perpustakaan adalah karena mereka kekurangan jam mengajar di kelas. Disinilah peran guru pustakawan yang belum maksimal diterapkan. Padahal pustakawan adalah merupakan jembatan penyedia informasi bagi kebutuhan masyarakat sekolah/madrasah.

Hari Pertama Tahapan SKB CPNS 2019 Di Kemenag Bantaeng Berjalan Aman Dan Lancar


Bantaeng, (Humas Bantaeng)- Tahapan Seleksi
 Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Kementerian Agama RI Formasi Tahun 2019 dimulai secara serentak pada Senin 14 September 2020 dan akan berlangsung hingga tanggal 22 September 2020 yang dilaksanakan secara daring (virtual).

Tes SKB dibagi tiga tahap, tahap pertama tes praktek kerja yang dilaksanakan hari ini (Senin, 14 September 2020) hingga kamis 17 September 2020, kemudian tes psikotes pada tanggal 18 september, dan tes wawancara pada 19 hingga 22 September 2020.

Di Kabupaten Bantaeng Tahapan SKB CPNS ini diikuti sebanyak 9 orang peserta dengan lokasi pelaksanaan di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng.

Pada hari Pertama, tahapan I SKB yakni Praktek Kerja diikuti sebanyak 5 orang peserta dari total 9 orang peserta dalam 5 sesi yang berbeda mulai pukul 10.00. wita, berturut-turut hingga sesi terakhir pada pukul 16.30. wita.

Meski diwarnai dengan gangguan jaringan pada awalnya, namun Tahapan SKB hari pertama ini berlangsung aman dan sukses. 

Kakan Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus dalam pemantauannya berharap tahapan SKB CPNS ini dapat berjalan dengan aman dan lancar dan peserta diharapkan dapat bekerja dengan maksimal dalam menyelesaikan semua tahapan tes yang akan dilaksanakan.

Kakan Kemenag juga tak lupa memberikan apresiasi kepada panitia Kabupaten yang telah mempersiapkan dengan baik pelaksanaan SKB CPNS secara virtual ini mulai dari persiapan hingga pelaksanaannya.

Kakan Kemenag berharap Panitia dibawah koordinasi Kasubag Tata Usaha ini dapat mengawal Tahapan SKB CPNS 2019 ini agar dapat berjalan dengan baik dan lancar hingga selesai.


5 Mahasiswa Dari 2 PT Yang Berbeda, Akhiri Masa PKL nya Di Kantor Kemenag Bantaeng


Bantaeng, (Humas Kemenag) - Setelah menjalani masa Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kantor Kementeterian Agama Kab. Bantaeng selama masing-masing 2 bulan dan 1 bulan, hari ini 5 Mahasiswa dari 2 Perguruan Tinggi yang berbeda hari ini, mengakhiri masa PKL nya  (Jum'at, 11 September 2020).

Ke-5 Mahasiswa tersebut adalah: 

1. Desi Ulfa Ningsih jurusan Manajemen Haji dan Umrah UIN Alauddin Makassar

2. Mildawati jurusan Manajemen Haji dan Umrah UIN Alauddin Makassar

3. Rasdiyana jurusan Manajemen Haji dan Umrah UIN Alauddin Makassar

4. Mujahidin Nur jurusan Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar, dan

5. Ahmad Mursyid Amri Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Ke-5 mahasiswa PKL tersebut dilepas secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Bantaeng didampingi pelaksana Urusan Kepegawaian Sub Bagian Tata Usaha St. Hasniah, SH, MM dalam suasana bersahaja, bertempat di ruang Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng.

Kepada ke-5 mahasiswa PKL tersebut, Kakan Kemenag berharap agar ilmu dan pengalaman yang telah ditimba selama menjalani magang  di Kantor Kemenag Bantaeng dapat berguna dimasa-masa yang akan datang.

Akhirnya Kakan Kemenag mengucapkan Terima Kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para peserta PKL yang telah banyak membantu selama MASA Praktek dan menyampaikan permohonan maaf jika sekiranya selama mengikuti praktek kerja lapangan di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng ada hal-hal yang tidak berkenan di hati.

Sebelum berpisah Kakan Kemenag tak lupa menyerahkan Surat Keterangan Telah mengikuti PKL kepada masing-,masing mahasiswa, sedang dari Mahasiswa PKL ada yang menyerahkan cindera mata berupa plakat Kenang-kenangan dan acara ditutup dengan sesi foto bersama.

Tujuh Pondok Pesantren Di Kabupaten Bantaeng Terima Bantuan Pembelajaran Daring


Bantaeng, (Humas Bantaeng)
- Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren menyerahkan secara resmi peralatan Daring (Dalam Jaringan) kepada Pimpinan Pondok Pesantren di Kab. Bantaeng, Rabu (09/09/2020).

Bantuan peralatan Daring kepada tujuh Pimpinan Pondok Pesantren pada tahap pertama ini diserahkan secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus. S. Ag., M. Ag didampingi Kepala Seksi PD Pontren Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Abd. Halim Yakub. S.Ag., MM  

Dalam kesempatan itu Kakan Kemenag mengharapkan kepada penerima Bantuan Pembelajaran Daring agar memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. 

Mudah-mudahan bantuan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik sembari sama-sama berdo’a mudah-mudahan covid-19 ini cepat berlalu dan bantuan ini adalah yang pertama sekaligus yang terakhir” tuturnya.

Pada saat itu pula dilakukan penyerahan Surat Rekomendasi pencairan Bantuan Pembelajaran Daring di Masa Covid-19 dari Dirjen Pendis Kementerian Agama RI kepada 7 pondok pesantren yang ada di Kab. Bantaeng antara lain: Pondok Pesantren As'adiyah Dapoko, Pondok Pesantren DDI Mattoanging, Pondok Pesantren Hasyim Asy'ari, Pondok Pesantren Khairul Ummah, Pondok Pesantren Riyadus Shalihin, Pondok Pesantren As'adiyah Kaloling dan Pondok Pesantren Syekh Muhammad Jafar.

Stok Darah Di PMI Menurun, PMR MA Muhammadiyah Bantaeng Gelar Bakti Sosial Donor Darah


Bantaeng, (Humas Bantaeng) -Kebutuhan darah di Indonesia belum terpenuhi seluruhnya. Berdasarkan perhitungan WHO, kebutuhan darah 2% dari jumlah penduduk atau secara nasional 5,2 juta kantong darah dibutuhkan Indonesia setiap tahunnya. Secara data, kebutuhan itu baru terpenuhi sekitar 92% yang berasal dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Penerapan physical distancing dan pembatasan aktivitas di luar rumah sejak wabah COVID-19 membuat banyak kegiatan donor darah terhenti. Hal ini menyebabkan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) dan UTD RS berkurang secara drastis, padahal kebutuhan transfusi darah tidak menurun.

Demikian halnya di Kabupaten Bantaeng selama Pandemik Covid-19 persediaan stok darah di UTD RS Prof. Dr. H. Anwar Makkatutu semakin menurun bahkan kehabisan stok darah.

Menyikapi kondisi tersebut, PMR (Palang Merah Remaja) MA Muhammadiyah Bantaeng berinisiatif menyelenggarakan kegiatan bakti sosil untuk memupuk kepedulian dan kepekaan anak-anak PMR khususnya juga seluruh lapisan masyarakat secara umum dengan berbagi melalui Donor Darah secara Sukarela.

Selain itu, Donor Darah juga dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran. Artinya ketika kita melakukan donor darah, kita sudah peduli terhadap sesama sekaligus untuk kesehatan sendiri.

"Alhamdulillah kegiatan ini dilaksanakan dengan baik dan lancar dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan, banyak masyarakat, juga aparat negara yang menyambut baik kegiatan ini". Ungkap Kamad MA Muhammadiyah Bantaeng H. Salahuddin, S.Pd.I, M.Pd.I kepada Humas Kantor Kemenag Bantaeng (Rabu, 2 September 2020)

"Pada kegiatan Donor Darah kali ini kami menyumbangkan stok darah sebanyak 31 kantong darah". Tambahnya.

Kegiatan ini juga, banyak mendapatkan dukungan dari sejumlah instansi dan lembaga/organisasi, antara lain Angkatan Muda Muhammadiyah, Lazismu Kab. Bantaeng, TNI, Kepolosian, dan PKK Kab. Bantaeng.

"Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, semangat kepekaan dan kepedulian pelajar se- Kab. Bantaeng beserta masyarakat Bantaeng semakin meningkat meskipun dalam situasi dan kondisi yang penuh keterbatasan disebabkan musibah pandemik Covid-19". Harap H. Salahuddin.

"Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pendonor sukarela kali ini dan kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan kegiataan bakti sosial PMR Wira MA Muhammadiyah Bantaeng". Pungkasnya.

FKUB Bantaeng Gelar Dilaog Kebangsaan


Bantaeng, (Humas Bantaeng) -Dengan Mengusung tema "Memperkokoh Persatuan Bangsa, Tebar Kebaikan dalam Keberagaman untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia", FKUB Kab. Bantaeng bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Polres Bantaeng menggelar Dialog Kebangsaan bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, (Kamis, 3 September 2020).

Hadir sekaligus menjadi Keynote Speaker, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin secara khusus menjadi keynote speaker pada Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng kerjasama Polres Bantaeng, FKUB dan PCNU Kab. Bantaeng, di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis Pagi.

Dialog yang dipimpin langsung oleh Ketua FKUB Kab. Bantaeng Drs. M. Asir, M.Si itu juga menghadirkan Ketua Umum PD Muhammadiyah Bantaeng H. M. Amri Pakkanna dan Ketua PCNU Kab. Bantaeng H. Muh Ahmad Jailani, S.Agz MM sebagai narasumber.

Turut hadir Kepala Kantor Kesbang Pol Linmas, Anwar Hamido, Kasat Intel Polres Bantaeng, Saharuddin, para tokoh agama, serta para tokoh masyarakat.

Bupati Bantaeng, yang juga selaku Pembina FKBU Bantaeng, dalam arahannya menghaturkan apresiasi atas inisiasi pelaksanaan kegiatan ini yang tentunya menjadi sesuatu yang penting dan menjadi kebutuhan bagi kita semua di tengah keterbatasan ruang interaksi akibat pandemi Covid-19.

Dirinya menambahkan bahwa terkait dengan pandemi Covid-19 saat ini, sejak 14 Agustus 2020, berkat dukungan seluruh masyarakat, Bantaeng telah masuk dalam zona kuning, yakni daerah dengan resiko rendah dalam penyebaran covid-19.

"Kita membutuhkan kebersamaan para tokih masyarakat dan tokoh agama untuk menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Mengapa Pemerintah selalu menghinbau agar aktivitas keagamaan senantiasa mematuhi protokol kesehatan, karena kalau bukan payung keagamaan yang menjadi contoh, siapa lagi", ujar Bupati yang disambut dengan riuh tepuk tangan para peserta.

Lebih lanjut Bupati menambahkan bahwa ditengah kondisi ini yang kita butuhkan adalah kesejukan solusi bagi kepentingan kita bersama, bukan bagi kepentingan kami bersama. "Jadi mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas".

Kakan Kemenag Bantaeng Hadiri Rakor Pelaksanaan SKB


Bantaeng, (Humas Bantaeng) -
Dalam rangka Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 yang sempat tertunda karena Pandemi Covid-19, Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, menggelar Rapat Koordinasi bersama para Kepala Kantor Kementerian Agama Kab/Kota Se Sulawesi Selatan, (Kamis(3/9/2020)z pagi.

Rapat dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Sulsel H. Faturrahman, SE, mewakili Kakanwil ini diikuti Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng didampingi Kasubag Tata Usaha H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM bersama Kakan Kemenag Kab/kota Se sulawesi Selatan, dan Perguruann Tinggi Agama Negeri serta para Kasubag TU dan analisis Kepengawaian Kemenag Kab/Kota se Sulsel bertempat di Aula Lantai IV Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel,l.

Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) rencananya akan dilaksanakan mulai tanggal 14 - 17 September 2020 dan tanggal 19 - 22 september 2020 Dengan jumlah peserta ujian SKB Kemenag Sulsel sebanyak 983 orang yang tersebar di Kab/kota Sulawesi Selatan dimana pelaksanaan nantinya akan berlangsung di masing-masing Kemenag Kab/kota Se Sulawesi selatan, sedang untuk Kab. Bantaeng sendiri, jumlah peserta terkonfirmasi sebanyak 9 orang.

Dalam rapat tersebut juga membahas pelaksanaan SKB tes Seleksi CPNS Seluruh kegiatan SKB nantinya diselenggarakan dengan memperhatikan Pedoman dan/atau Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang ditetapkan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Adapun Protokol kesehatan terbaru saat ini adalah Keputusan Menteri Kesehatan R.I. No. HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang “Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Penetapan lokasi tes akan diupayakan dapat meminimalisir pergerakan peserta, dan juga akan dilakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab/Kota Se Sulawesi Selatan.


Kakan Kemenag Bantaeng Hadiri Penutupan MTQ XXXI Tingkat Sulsel Tahun 2020 Secara Virtual Di Pangkep


Bantaeng, (Humas Bantaeng
) - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020 yang dilaksanakan secara virtual, resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, yang disaksikan langsung oleh 24 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan. (Rabu, 2 September 2020).

Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag bersama seluruh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se Sulsel menghadiri prosesi penutupan secara langsung di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep.

Sementara itu Bupati Bantaeng, Dr. H. Ilham Azikin bersama para unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Bantaeng ikuti menyaksikan penutupan secara virtual di Gedung Balai Kartini Bantaeng.

Sebanyak 1036 peserta yang terdiri dari 542 pria dan 494 wanita berpartisipasi pada perhelatan dua tahun sekali itu. Dari Kabupaten Bantaeng sendiri, ada 47 peserta yang mengikuti 38 dari 40 cabang yang diperlombakan. Para peserta mengikuti lomba secara daring dimulai pada tanggal 28 Agustus sampai dengan 02 September 2020 di Gedung Balai Kartini. 

Khafilah Kabupaten Luwu Timur keluar sebagai juara umum MTQ ke-31 Tingkat Prov. Sulsel dengan perolehan 9 juara satu, 2 juara dua dan 5 juara tiga. Sementara itu, Kabupaten Bantaeng berhasil meraih 7 juara, yakni Harapan I Cabang Tilawah Anak Putra diraih oleh Adli Rosyadi, Harapan III Cabang Qiraat Al-Qur'an Mujawwad Putra atas nama Hasan Basri, Juara III Cabang Murattal Dewasa Putri diraih oleh Andi Hamsinar, Harapan II Cabang Murattal Remaja Putri atas nama Arini Rusli, Harapan III Cabang Hifdzil Qur'an 1 Juz dan Tilawah Putra diraih oleh Muh. Fahrul, Harapan II Cabang Hifdzil Qur'an 20 Juz Putra atas nama Ahmad Rizal, dan Harapan II Cabang Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an Putri diraih oleh Nur Hajar. Demikian hasil pengumuman Pemenang MTQ yang dibacakan oleh Koordinator Dewan Hakim H. Kaswad Sartono.

Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Sulawesi Selatan, Anwar Abubakar dalam sambutannya menghaturkan apresiasi kepada seluruh unsur terkait yang telah bersinergi atas terlaksananya MTQ ke-31 ini, khususnya kepada Kesra dan Diskominfo se-Sulawesi Sepatan atas dukungannya menyediakan jaringan yang tentu sangat berperan pada kondisi saat ini.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel sebelum menutup acara secara resmi, mengucapkan kesyukuran bahwa Sulawesi Selatan memiliki begitu banyak Qori Qoriah dan Hafidz Hafidzah yang telah menampakkan prestasi dalam melantunkan ayat suci Al-Qur'an sekaligus membumikan Al-Qur'an di Sulsel.

"Mari kita semakin menunjukkan karya terbaik untuk membawa nama Sulawesi Selatan di tingkat yang lebih tinggi lagi", ujarnya.

MTQ XXXI Tingkat Sulsel Secara Virtual Ditutup, Kafilah Bantaeng Raih Tujuh Juara


Bantaeng, (Humas Bantaeng
) - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020 yang untuk pertama kalinya di Indonesia dilaksanakan secara virtual, resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, yang disaksikan langsung oleh 24 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.

Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin bersama para unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Bantaeng ikuti menyaksikan penutupan secara virtual di Gedung Balai Kartini Bantaeng.

Sebanyak 1036 peserta yang terdiri dari 542 pria dan 494 wanita berpartisipasi pada perhelatan dua tahun sekali itu. Dari Kabupaten Bantaeng sendiri, ada 47 peserta yang mengikuti 38 dari 40 cabang yang diperlombakan. Para peserta mengikuti lomba secara daring dimulai pada tanggal 28 Agustus sampai dengan 02 September 2020 di Gedung Balai Kartini. 

Khafilah Kabupaten Luwu Timur keluar sebagai juara umum MTQ ke-31 Tingkat Prov. Sulsel dengan perolehan 9 juara satu, 2 juara dua dan 5 juara tiga. Sementara itu, Kabupaten Bantaeng berhasil meraih 7 juara, yakni Harapan I Cabang Tilawah Anak Putra diraih oleh Adli Rosyadi, Harapan III Cabang Qiraat Al-Qur'an Mujawwad Putra atas nama Hasan Basri, Juara III Cabang Murattal Dewasa Putri diraih oleh Andi Hamsinar, Harapan II Cabang Murattal Remaja Putri atas nama Arini Rusli, Harapan III Cabang Hifdzil Qur'an 1 Juz dan Tilawah Putra diraih oleh Muh. Fahrul, Harapan II Cabang Hifdzil Qur'an 20 Juz Putra atas nama Ahmad Rizal, dan Harapan II Cabang Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an Putri diraih oleh Nur Hajar.

Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Sulawesi Selatan, Anwar Abubakar menghaturkan apresiasi kepada seluruh unsur terkait yang telah bersinergi atas terlaksananya MTQ ke-31 ini, khususnya kepada Kesra dan Diskominfo se-Sulawesi Sepatan atas dukungannya menyediakan jaringan yang tentu sangat berperan pada kondisi saat ini.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel sebelum menutup acara secara resmi, mengucapkan kesyukuran bahwa Sulawesi Selatan memiliki begitu banyak Qori Qoriah dan Hafidz Hafidzah yang telah menampakkan prestasi dalam melantunkan ayat suci Al-Qur'an sekaligus membumikan Al-Qur'an di Sulsel.

"Mari kita semakin menunjukkan karya terbaik untuk membawa nama Sulawesi Selatan di tingkat yang lebih tinggi lagi", ujarnya.

Sukses Mengawal MTQ XXXI Sulsel 2020 Secara Virtual, Kakan Kemenag Sampaikan Apresiasi Kepada Tim Kerja Yang Solid


Bantaeng, (Humas Bantaeng)
- Sebuah event dapat terselenggara dengan baik dan sukses tentunya tidak terlepas dari peran team work yang solid dan berkinerja serta berdedikasi tinggi.

Hal ini telah dibuktikan oleh team work MTQ XXXI Sulsel Tahun 2020 Kafilah Kabupaten Bantaeng yang telah sukses mengawal event yang baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia bahkan didunia ini sejak dari persiapan hingga memasuki hari ke-4 ini.

Pada hari ke-4 atau sehari sebelum penutupan MTQ ini, satu demi satu cabang telah sukses digelar secara virtual.

Team work yang dikoordinir oleh Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kab. Bantaeng Syahrul Bayan, S.STP, M.IP, dan Kabag Kesra Setda Bantaeng Syamsul Alam, S.Sos, MM didukung oleh jajaran Kementerian Agama Kab. Bantaeng ini telah membuktikan bahwa dengan team yang solid dengan kompetensi dan motivasi pengabdian yang tinggi telah menghasilkan kinerja dan hasil yang optimal.

Dengan dukungan sumber daya yang maksimal dan segala perangkat pendukung lainnya, 47 peserta Kafilah Kab. Bantaeng yang berlomba pada 38 cabang dari 40 cabang yang dilombakan telah sukses memberikan penampilannya yang terbaik secara virtual dihadapan para dewan juri yang berpusat di Kab. Pangkep.

Beberapa kendala sempat mewarnai jalannya MTQ secara virtual ini, namun dengan sinergitas yang solid serta semangat pengabdian yang tinggi dari team work, seluruh kendala dapat diatasi dengan solusi pemecahan masalah yang baik. 

Semoga semangat para kafilah serta soliditas para team work ini dapat membuahkan hasil yang terbaik buat Butta Toa tercinta sebagaimana harapan pemerintah dan segenap masyarakat Kab. Bantaeng.

Atas sinergitas yang solid dan kinerja yang luar biasa dari segenap team work MTQ XXXI Sulsel Kafilah Kab. Bantaeng ini, Kakan Kemenag Dr. H. Muhammad Yunus menyampaikan apresiasinya.

"Perkenankan saya sampaikan rasa hormat, bangga dan terima kasih tak ternilai kepada seluruh tim kerja MTQ Kafilah Kab Bantaeng atas sinergi yang solid dan kinerja yang luar biasa hingga segenap proses penampilan lomba dapat terlaksana dengan baik.

Insya Allah pengabdian tulus dalam ajang MTQ ini sebagai bentuk penghormatan kita pada ayat ayat firman Allah yang keberkahannya diharapkan dapat teraktualisasi nilai nilainya dalam diri dan aktifitas.". Tulisnya di WAG Team Kerja MTQ.