Ternyata Waktu Baik Tidak Hanya Berlaku Dalam Urusan Nikah Tetapi Juga Dalam Mendaftar Haji

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Waktu yang baik ternyata tidak hanya berlaku dalam urusan kawin mawin saja, akan tetapi masyarakat juga menganutnya hingga ke urusan pendaftaran haji.

Jika pada hari-hari biasa Seksi PHU Kantor Kemenag Bantaeng hanya melayani pendaftar haji 1-3 orang dalam sehari, maka dalam kurun waktu sepekanan ini seksi yang mengurusi pendaftaran dan penyelenggaraan haji ini kedatangan tamu dengan jumlah yang tidak biasanya.

Tercatat sejak pagi hingga sore ba'da Ashar hari ini (Jum'at, 31 Agustus 2018) yang berhasil di input melalui Siskohat (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu) adalah sebanyak 16 orang, hal mana telah berlaku selama kurang lebih sepekan ini kata staf seksi haji Irwanto B, SE.

Dari hasil pematauan Tim Humas Kemenag Bantaeng, berdasarkan pengakuan beberapa pendaftar yang sempat diwawancarai siang tadi, mereka mengaku tidak janjian bahkan satu sama lain tidak ada saling mengenal kecuali dengan pengantar masing-masing karena memang berasal dari desa atau kecamatan yang berbeda.

Namun motivasi dari masyarakat sehingga ramai-ramai mendaftar haji dalam kurun waktu sepekan ini rata-rata hampir sama yakni adanya keyakinan atau pandangan bahwa saat ini merupakan waktu yang baik untuk mendaftar haji, hal mana juga telah menjadi pegangan bagi orang tua yang ingin mendaftarkan pernikahan anaknya di KUA.

Bahwa pandangan ini memang sudah menjadi budaya di sebagian masyarakat Bugis Makassar, ketika ingin melakukan sesuatu hajatan, bukan hanya pada 2 soalan diatas maka poin pertama yang menjadi perhatian adalah masalah waktu dan ada beberapa waktu yang menjadi keyakinan bagi sebagian masyarakat termasuk dalam masa-masa sekarang ini dimana baru saja terlepas dari bulan kejepit atau bulan cipi' kata orang bugis Makassar yang mana dalam bulan itu dipercaya oleh sebagian masyarakat sebagai bulan atau waktu yang kurang baik untuk melakasanakan sesuatu hajatan. Maka selepas bulan cipi' itu, fenomena ini pun kerap mewarnai antrian pada pendaftaran haji.

Untuk diketahui bahwa hingga saat ini calon jemaah Haji yang mendaftar pada Kantor Kemenag Bantaeng telah mencapai angka kurang lebih 6.900 orang yang jika angka itu dibagi dengan quota Haji Kab. Bantaeng saat ini yaitu 185 orang, maka jumlah pendaftar diatas akan habis selama 38 tahun, dan ini menempatkan Kab. Bantaeng sebagai Kabupaten dengan antrian paling tinggi se Sulsel.

Namun meski demikian kenyataan ini tak menyurutkan niat dan harapan masyarakat untuk mendaftar haji melalui ONH (BPIH) pemerintah, meski secara hitung-hitungan akal manusia, jika ditambah dengan umur saat mendaftar, dengan usia rata-rata sekitar 40 tahunan maka usia pendaftar saat berangkat mencapai kurang lebih 80 tahun.

"Yang penting kita sudah mendaftar dan berniat untuk berangkat pak, soal kita masih hidup atau tidak, masih kuat atau tidak saat berangkat, itu terserah sama yang diatas pak". Tutur salah seorang jemaah. (mhd)

Jelang Kepulangan Ke Tanah Air, Petugas Kloter UPG 15 Chek Paspor Jemaah Di Maktab

Mekkah, (Inmas Bantaeng) - Menjelang kepulangan ke tanah air yang tinggal beberapa hari lagi. Petugas Kloter 15 UPG beserta TPHD dan Ketua Rombongan melakukan pengecekan dan pemeriksaan kelengkapan, serta kesesuaian paspor dengan identitas jemaah haji sebelum pulang ke tanah air.

Hal ini dimaksudkan agar pada saat pemulangan tidak ada masalah dan kendala. Karena paspor merupakan dokumen penting dan resmi bagi seseorang yang melakukan perjalanan ke luar negeri. Demikian rilis yang dikirim petugas kloter 15 UPG melalui WhatsApp.



Dikatakannya bahwa selama menunaikan ibadah haji di Arab Saudi, para jemaah haji tidak memegang paspor. Saat jemaah turun dari pesawat, paspor diambil dan diserahkan ke pengemudi bus yang membawa jemaah ke hotel penginapan jemaah. Kemudian pengemudi bus menyerahkan paspor jemaah ke Muassasah Adilla di Madinah atau Muassasah Thawwafah di Mekah, dan pada saat tiba di Jumum (check point), paspor jemaah diserahkan ke petugas maktab atau pemondokan yang mengurus jemaah selama di Mekkah atau di Madinah. jelasnya.

Selama di Mekah, jemaah hanya dibekali kartu sobekan Dapih lembar “A”, sebagai pengganti dokumen perjalanan ke luar negeri. Pada saat jemaah haji Kloter 15 UPG yang terdiri atas Jemaah Kab. Bantaeng dan Kab. Tajalar akan kembali nanti ke tanah air pada 7 September 2018, pengurus Maktab 26 akan menyerahkan paspor tersebut kepada pengemudi bus di Makkah, yang akan membawa dan mengantarkan para jemaah ke Bandara Haji Jeddah. Selanjutnya sesampai di Bandara, dokumen paspor jemaah haji diserahkan ke Imigrasi lalu akan diserahkan ke jamaah.

Semoga proses kepulangan ke 450 jemaah haji ditambah 5 petugas kloter 15 UPG ini tidak mengalami kendala dan tiba dengan selamat di tanah air dengan membawa predikat Haji Mabrur. (arf/Mhd)

Menunggu Jadwal Kepulangan, Jemaah Haji Kloter 15 UPG Ziarah Ke Sejumlah Tempat Di Mekkah

Makkah, (Inmas Bantaeng) - Mengisi waktu jelang kepulangan ke tanah air yang Insya Allah pada tanggal 7 September 2018, jemaah haji kloter 15 UPG khususnya jemaah Kab. Bantaeng berkesempatan melakukan kunjungan ke beberapa tempat bersejarah di Kota Mekkah diantaranya ke Trio Jabal, Jabal Rahmah, Jabal Tsur, dan Jabal Nur serta ke beberapa tempat lainnya.

Kesempatan ini menurut Pembimbing Ibadah H. Muhammad Arfah yang mendampingi para jemaah juga dimaksudkan sebagai Refreshing bagi jemaah setelah sebulan lebih fokus melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji.

Selain ke tempat-tempat bersejarah diatas, tour rombongan kloter 15 UPG dari Kab. Bantaeng ini juga mengunjungi tempat-tempat berbelanja (mall) guna membeli oleh-oleh bagi keluarga di tanah air.



Meski sebelumnya beredar kabar tentang larangan untuk mengunjungi daerah-daerah tertentu yang dikeluarkan oleh Kementerian Haji Dan Umrah Arab Saudi karena seringnya terjadi aktivitas kurang baik (Bid'ah) dan banyaknya peziarah mengalami kecelakaan akibat terjatuh saat memanjat di daerah-daerah tersebut, namun daerah-daerah ini masih bisa dikunjungi, tetapi harus mengajukan permohonan izin kepada pihak pemerintah Saudi terlebih dahulu oleh pengurus

Setelah rombongan yang dipimpin oleh H. Muhammad Arfah diatas sukses melaksanakan tour/ziarah, jamaah haji kloter 15 asal Takalar juga berencana akan melakukan ziarah/ tour ke Jeddah dengan obyek-obyek antara lain makam St. Hawa, Sepeda Nabi Adam, Laut merah tempat tenggelamnya firaun dan bala tentaranya, tempat belanja di Ali Murah jeddah dan tempat kuliner di kornek jeddah.

Tour selama satu hari penuh dengan makan di tanggung panitia plus satu bungkus hati onta, dengan ongkos hanya 55 real perorang ini rencananya akan berangkat pada hari Ahad lusa dengan menggunakan bus full AC dan dikoordinir oleh Bapak H. Muh. Bakri Dg. Laila ketua Rombongan 3 dan Bapak H. Hasid Hasan Palogai Ketua Rombongan 1. (arf/mhd)

Waktu Baik Untuk Menikah? KUA Kecamatan Bantaeng Dibanjiri Catin

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Setelah selesai perayaan Idul Adha, pendaftar pasangan calon pengantin meningkat drastis hampir di setiap KUA Kecamatan, hal ini menurut salah seorang praktisi pernikahan yang juga Penghulu fungsional KUA Kec. Bantaeng H. Syarif Hidayat, Lc, MA disebabkan adanya rentan waktu yang mengantarai perihal penghitungan "waktu baik" untuk menikah dikalangan masyarakat dan perhitungan tanggal baik bagi orang tua (adat).

Penetapan tanggal dan hari nikah ini masih sangat kental di beberapa kalangan, bahkan bukan saja hari dan tanggal, tetapi sampai kepada jam yang dianggap baik.

Dari pedoman penghitungan baik-buruk itulah, sehingga antara hari raya idul fitri dan idul adha, menurut data di setiap KUA Kecamatan sangat jarang yang melakukan pernikahan karena dikenal dengan "bulan cipi" atau bulan yang terjepit diantara dua hari raya.

Tapi menurut H. Dayat, dua pekan setelah idul adha, sudah hampir 30-an pasang yang mendaftar ke KUA Kec. Bantaeng, termasuk hari ini (Kamis, 30 Agustus 2108) ada 12 pasang catin melakukan bimbingan perkawinan (Bimwin) di Balai Nikah setelah dinyatakan syaratnya lengkap.




Lebih lanjut tentang hari baik dalam perhitungan orang-orang tua terdahulu dan sudah turun temurun, H. Dayat yang biasa juga biasa disapa Abou Ahmad menanggapi pada hakikatnya hal itu tidak bertentangan dengan nilai dan tuntunan syariah islam, dan dalam Islam sendiri Allah memberikan kelebihan waktu, hari dan tempat dibanding dengan waktu, hari dan tempat lainnya, walaupun tidak berhubungan dengan perkawinan.

Pada prinsipnya, lanjut Abou Ahmad dalam rilisnya yang dikirim ke Humas Kantor Kemenag Bantaeng melalui WhatsApp, perkara waktu menikah, semua waktu baik apabila pada saat itu segala syarat dan keperluan nikah sudah bisa dipenuhi. Nabi sendiri mengajak para pemuda untuk segera memikirkan untuk menikah sebagai bagian dari sunnah dan ibadah. Pungkasnya. (abou/mhd)

Pokjaluh Kemenag Bantaeng Gelar Rakor Sambil Menikmati Keindahan Alam

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Bertempat di Permandian Alam Kayu Loe Desa Bonto Tallasa Kec.Uluere, Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kementerian Agama Kab. Bantaeng menggelar Rapat Koordinasi. (Rabu, 29 Agustus 2018).

Adapun agenda Rakor kali ini adalah pemantapan penginputan pada aplikasi si-Eka dan hal-hal lain yang dipandang perlu.

Rakor dihadiri Ketua Pokjaluh Kab. Bantaeng Drs.Sulaiman serta penyuluh-penyuluh PNS lingkup Kantor Kemenag Kab. Bantaeng dengan dipandu oleh Wakil Ketua Pokjaluh Bantaeng Sopyan Yasri, S.Ag, M.Sos.I.

Dalam arahannya Ketua Pokjaluh Bantaeng menyampaikan agar Penyuluh dapat memaksimalkan penginputan data dan tupoksi sesuai SKP pada aplikasi si-Eka sehingga di tahun 2019 saat efektif berlaku tidak lagi mengalami kesulitan.




Hal lain yang disampaikan Ketua Pokjaluh adalah terkait pentingnya penyuluh menyikapi secara bijaksana hal yang berkembang di media sosial, apalagi yang terkait dengan politik praktis, sedangkan terkait dengan surat edaran Dirjen Bimas Islam mengenai tuntunan penggunaan pengeras suara di mesjid, surau dan langgar, sebagai ASN Kemenag, penyuluh soyogyanya mensosialisasikannya dan memberikan informasi yang baik agar tidak bias dan terjadi kesalahpahaman di masyarakat.

Usai Rakor agenda dilanjutkan dengan refreshing di permandian kayu loe dengan berenang dan berswafoto sambil menikmati keindahan alam. (shr/mhd)

Jelang Masa Purna Bhakti, Anpeg Kemenag Bantaeng Turut Dikukuhkan Dan Diambil Sumpahnya Oleh Sekjen Kemenag RI



Jakarta, (Inmas Bantaeng) - Diikuti sebanyak 273 ASN Kementerian Agama Se Indonesia, pengambilan sumpah dan pelantikan Analis Kepegawaian (Anpeg) lingkup Kementerian Agama untuk pertama kali diselenggarakan, bertempat di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama RI, Jln. MH Thamrin No. 6 Jakarta, Senin (27/08/18).

Dari 273 Anpeg tersebut, 12 diantaranya berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan yang terdiri dari Anpeg Kanwil Kemenag Sulsel sebanyak 5 orang dan 7 orang dari Kab/Kota antara lain: Takalar, Jeneponto, Palopo, Pinrang, Sinjai serta dari Kab. Bantaeng yakni Hj. Andi Mula yang pada akhir tahun ini akan memasuki masa purna bhakti.

Ke 273 Anpeg Kementerian Agama se-Indonesia ini dilantik/dikukuhkan dan diambil sumpahnya oleh Sekjen Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Nur Syam, M.Si dan disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi se-Indonesia.


"Keberadaan Analisis Kepegawaian di lingkungan Kemenag tidak hanya bertujuan untuk memenuhi ketentuan regulasi saja akan tetapi ini juga merupakan sebuah kebutuhan dengan jumlah ASN kita yang banyak". Hal ini diungkapkan Sekertaris Jenderal Kemenag Republik Indonesia HM. Nur Syam, saat memberikan sambutan dihadapan 273 orang analis kepegawaian Kementerian Agama se-Indonesia.

Menurut Nur Syam, Kemenag merupakan Kementerian dengan jumlah ASN terbesar, yakni lebih dari 231 ribu orang. Untuk itu guna melakukan optimalisasi kinerja ASN, menurut Nur Syam dibutuhkan analisa yang tepat.

Dengan pengangkatan Analis Kepegawaian sebagai pejabat fungsional menandakan bahwa Kemenag sangat care dan memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas ASN kita.

Analis kepegawaian memiliki tugas pokok untuk melakukan kegiatan manajemen PNS dan pengembangan sistem manajemen PNS. Sekjen pun berharap 273 jabatan fungsional analis kepegawaian yang baru saja dilantik, dapat memainkan perannya dengan baik.

"Saudara yang dilantik hari ini  pasti dipandang cakap, telah melalui berbagai macam pertimbangan dan analisis. Dengan pengangkatan saudara, kita harap pelayanan kepada pelanggan internal kita, ASN Kemenag, bisa semakin bagus,” harap Sekjen. (mhd)

Siswa MTsN Bantaeng Sabet Tiga Medali Di Tingkat Kabupaten Dalam Rangka HUT RI Ke-73

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Setelah sukses sebagai juara umum I tingkat Kecamatan Gantarangkeke beberapa waktu yang lalu, siswa MTsN Bantaeng kembali mencoba peruntungannya pada level yang lebih tinggi dalam kegiatan lomba yang masih dalam rangkaian memperingati HUT Proklamasi ke 73 tingkat Kabupaten Bantaeng.

Pada level ini, tentunya persaingan akan lebih kompetitif lagi karena berhadapan dengan madrasah/sekolah lain se Kab. Bantaeng.

Cabang olah raga yang diikuti MTsN Bantaeng antara lan adalah Volly putra putri, bulu tangkis tunggal putra putri, sepak takrow, lari 100 m dan catur.

Dalam perlombaan kali ini siswa MTsN Bantaeng berhasil mempersembahkan 3 trophy yakni juara 2 bulu tangkis tunggal putri, juara 3 bola volly putri dan juara 3 lari 100 m putri.

"Meski belum berhasil meraih medali emas, paling tidak siswa telah memiliki pengalaman tanding di tingkat Kabupaten". Ungkap Abni, salah seorang pembina"[Abni/Mhd]

Meriahkan Talk Show Stakeholders Day KPPN Bantaeng 2018, MTsN Bantaeng Tampilkan Tari Kreasi

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Dihadiri oleh unsur pimpinan dari berbagai instansi vertikal dalam lingkup wilayah KPPN Bantaeng yakni Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Bantaeng Sendiri, Talk show stake holders day KPPN Bantaeng 2018 digelar selasa 28 Agustus 2018 bertempat di Aula II KPPN Bantaeng.

Dalam rangka memeriahkan kegiatan tersebut, MTsN Bantaeng sebagai salah satu satker dalam wilayah KPPN Bantaeng mendapat amanah menampilkan tarian sebagai hiburan. Ibarat pepatah lama mengatakan "bagai gayung yang bersambut", kesempatan yang baik ini tentunya tidak ingin disia-siakan begitu saja apalagi ini adalah momen langka sekaligus baru pertama kalinya mendapatkan undangan mengisi acara.

Guru-guru Seni pun yang terdiri Jumriani, S. Pd. I, Nurfajriani Ilham, S. Pd dan Hasnawati, S. Pd memberikan respon positif dan bersedia memberikan pembinaan kepada 5 orang siswi yang memang sebelumnya siswi-siswi ini pernah meraih juara 1 Tingkat Kecamatan Gantarangkeke beberapa waktu yang lali . Bahkan beberapa guru lain pun ikut terlibat ambil bagian demi penampilan yang maksimal dan sukses.

Kelima siswi tersebut merupakan kolaborasi antar 3 tingkatan kelas di MTsN Bantaeng yakni; Irma Aulia Anugrah kelas 7b, Sulfikria kelas 7d, Andini Rahmayanti kelas 8a, Irmawati kelas 9a, dan Nina Harlina kelas 9c.

Sekitar jam 09.39 MC pun mempersilahkan tim tari ini. Tari kreasi Nirmala yang ditampilkan cukup menarik perhatian para hadirin dan tak kurang cipratan kamera dan video mengabadikan momen ini. Kurang lebih 5 menit lamanya para penari dengan gemulainya berlenggok seperti tanpa beban meskipun berada ditengah-tengah pejabat teras. Applause meriah ikut memberikan semangat dalam ruangan sekaligus ikut mengakhiri pertunjukan tari.

Sesaat pasca tampil, salah seorang penari memaparkan bahwa dia cukup bahagia bisa memberikan penampilan terbaiknya meski tetap diliputi rasa gugup. Pembina dan penari merasa bersyukur karena telah selesai menjalankan tugasnya dengan baik dan semoga pada kegiatan-kegiatan yang serupa pada instansi lain, MTsN Bantaeng bisa kembali dipercaya mengembang amanah ini. Amin. [Abni/Mhd]

Kemenag Bantaeng Terbaik III Pengelolaan Anggaran Tahun 2018

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan anggaran pada satuan mitra kerja KPPN Bantaeng Tahun 2018, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng keluar sebagai Satker Berkinerja Terbaik III periode Semester I Tahun 2018.

Peringkat yang diraih Kemenag Bantaeng kali ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya (2017) dimana Kemenag Bantaeng berada di peringkat kelima.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja pengelolaan anggaran pada satuan mitra kerja KPPN Bantaeng yang memiliki nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran terbaik periode semester I Tahun 2018.

Atas capaian prestasi ini, Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus menyampaikan apresiasi kepada team work Keuangan Kantor Kementerian Agama Bantaeng beserta segenap satker/unit kerja dalam lingkungan Kantor Kemenag Kab. Bantaeng.

"Alhamdulillah.. Terima kasih atas kerja tulus teman-teman. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat buat kita semua untuk kinerja dan prestasi yang lebih baik.  Bravo Tim Keuangan". Ungkap Kakan Kemenag melalui WhatsApp Group Kemenag Bantaeng.

Sementara itu Bendahara Kantor Kemenag Bantaeng bapak H. Muh Hatta, S.Ag mengungkapkan "Terima kasih kerja samanya buat semua mitra kerja."

"Insya Allah kami berkomitmen untuk memberikan kinerja yang lebih baik, saran dan kritik atas pelayanan tim keuangan selalu kami butuhkan". Tambahnya

"Terima Kasih atas bimbingan dan support bapak Kakan Kemenag yang selalu kami butuhkan. Insya Allah semester II bisa lebih baik". Harap Muh. Hatta.

MTs DDI Darun Najah Kaloling Bantaeng Kembali Mendapat Bantuan Dari Presiden RI


Kaloling, (Inmas Bantaeng) - Setelah sukses menyelesaikan pembangunan masjid bantuan dari Presiden RI senilai Rp. 100.000.000,- yang diterima pengurus setahun yang lalu, MTs Ponpes DDI Darun Najah Kaloling Bantaeng kini kembali menerima bantuan dari Istana Negara Jakarta untuk yang kedua kalinya.

Bantuan yang diterima kali ini adalah untuk pembangunan RKB (Ruang Kelas Baru) dengan nilai nominal sebesar Rp. 150.000.000,- dan telah diterima langsung oleh Kepala Madrasah bersama sejumlah pengurus di Istana Negara Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Sehubungan dengan itu, demi mengeksekusi bantuan yang telah diterima melalui rekening madrasah tersebut, siang ini (Selasa, 28 Agustus 2018) berlangsung acara peletakan batu pertama yang dirangkaikan dengan acara wisuda santri/santriwati.

Hadir memberikan sambutan sekaligus melakukan peletakan batu pertama atas pembangunan RKB ini, Pengawas Madrasah, bapak Salam, S.Ag, S.Pd, MM mewakili Kepala Kantor Kemenag Bantaeng, Staf Kecamatan mewakili Camat Gantarangkeke, Kepala Desa Kaloling, tokoh masyarakat, pewakaf, para orang tua santri, pengurus serta segenap dewan guru.

Menurut laporan Kepala Madrasah Syamsuddin, S.Ag, dengan diterimanya bantuan pembangunan RKB ini, maka total nilai bantuan yang telah diterima MTs Darun Najah Kaloling langsung dari Presiden Jokowi hingga saat ini adalah sebesar Rp. 250.000.000,- dan MTs Darun Najah Kaloling adalah merupakan satu-satunya Madrasah di Kab. Bantaeng bahkan mungkin di Sulawesi Selatan yang mendapat bantuan langsung dari Presiden RI.

Segenap pengurus berharap bantuan dari Presiden RI ini dapat berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya demi memenuhi rencana pembangunan sesuai kebutuhan berdasarkan proposal yang diajukan senilai Rp. 480 Juta lebih untuk 3 RKB.

Sementara itu mewakili Kakan Kemenag, Salam, S.Ag, S.Pd, MM menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Kepala Madrasah bersama segenap pengurus yang telah berhasil menembus Istana Negara tanpa melalui Kementerian, baik Kemenag maupun Kemdikbud RI.

"Ini adalah prestasi tersendiri dari para pengurus, karena telah berhasil memperoleh bantuan langsung dari Presiden Jokowi. Dan semoga hal ini dapat lebih membumikan Slogan "Madrasah Hebat Bermartabat" dan bukan lagi Madrasah jaman Old akan tetapi Madrasah Jaman Now yang patut untuk diperhitungkan" Demikian sambutan pak Salam mewakili Kakan Kemenag. (mhd)

Upacara Bendera, Wakamad Sarpras MAN Bantaeng Apresiasi Prestasi Didik


Gantarangkeke, (Inmas Bantaeng) - Senin, 27 Agustus 2018, MAN Bantaeng kembali melaksanakan upacara bendera bertempat di halaman Madrasah dan diikuti oleh segenap civitas akademika MAN Bantaeng.

Bertindak selaku Pembina Upacara, Wakil Kepala Madrasah Bagian Sarana dan Prasarana, St. Hasnah H, S.Pd.,M.Pd. Dalam sambutannya wakamad mengapresiasi Prestasi siswa/siswi MAN Bantaeng yang telah berhasil meraih juara umum 1 pada Pekemahan 17 Agustus Tingkat kecamatan Gantarangkeke baru-baru ini.

Tak lupa beliau berpesan agar proses belajar mengajar tetap diperhatikan agar prestasi di bidang akademik juga dapat dipertahankan.

Sebagai petugas upacara, telah dijadwalkan semua siswa MAN Bantaeng secara bergantian mulai kelas X, XI dan kelas XII digilir setiap pekannya, agar setiap siswa dapat merasakan menjadi bagian dari pelaksanaan upacara bendera tersebut.

Adapun nilai-nilai yang ingin disampaikan kepada siswa dalam kegiatan upacara bendera ini menurut Wakamad antara lain:
  • Menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air 
  • Mendidik karakter disiplin
  • Mendidik siswa untuk selalu tertib
  • Menumbuhkan rasa saling menghormati
  • Menumbuhkan sikap kompak dan bekerja sama
  • Menghargai perjuangan para pahlawan, serta
  • Mendidik siswa untuk selalu hidup sehat

KTU Kemenag Bantaeng Hadiri Rapat Persiapan Menghadapi MTQ Ke-27 Tingkat Nasional Tahun 2018

Makassar, (Inmas Bantaeng)- Mewakili Kakan Kemenag Bantaeng, Kasubag Tata Usaha H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, MA mengikuti rapat evaluasi dan persiapan menghadapi pelaksanaan MTQ ke 27 tingkat Nasional bertempat di Aula Kanwil Kemenag Prov. Sulsel, (Senin, 27 Agustus 2018)

Rapat Persiapan dalam rangka mengikuti MTQ ke-27 tingkat Nasional yang akan berlangsung di Medan Sumatera Utara pada bulan Oktober 2018 ini dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag sulsel, Kabid Penzawa, Kakan Kemenag Kab/Kota serta para Kepala Seksi Bimas Islam.

Rapat dipimpin oleh Kabid Penzawa, H. Rappe yang didahului laporan peserta dan kafilah MTQ Sulsel sekaligus rencana pelaksanaa TC calon peserta.

Kakanwil H. Anwar Abu Bakar dalam arahannya meminta kepada seluruh kafilah agar mempersiapkan kontingen secara maksimal dan melakukan koordinasi dengan pihak Pemprov terkait segala hal yang berkaitan dengan kegiatan MTQ Nasional tersebut.

Pada kesempatan tersebut beliau mengharapkan kepada seluruh Kakan Kemenag Kab/Kota untuk turut hadir pada acara pembukaan kegiatan yang akan berlangsung mulai tanggal 4 hingga 11 Oktober 2018 di Medan, Sumatera Utara.(mhd)

Guru MA Ponpes DDI Mattoanging Bantaeng Terpilih Jadi Wasit Asian Games Ke-18 Jakarta-Palembang

Jakarta, (Inmas Bantaeng) - Terpilih menjadi wasit pada perhelatan Asian Games ke-18 Jakarta-Palembang tahun 2018 tentunya merupakan sebuah prestasi dan catatan sejarah tersendiri yang cukup membanggakan.

Perhelatan Akbar se benua Asia di bidang Olah Raga yang digelar sekali dalam 4 tahun ini tentunya menjadi momen bersejarah bagi setiap orang yang terlibat didalamnya, apalagi Asian Games kali ini digelar di Indonesia untuk yang kedua kalinya setelah Asian Games ke 4 pada tahun 1962.

Menjadi seorang Wasit pada even sekelas Asian Games tentunya bukanlah perkara yang mudah akan tetapi tentunya melalui sebuah tahapan seleksi yang cukup ketat.

Abd rajab, s. Pd, lahir dibantaeng, 15 bulan 6 1968 alumni uvri makassar, sebagai guru PKN diMA DDI mattoanging btg, beliau terpilih jd wasit karena sudah pernh jd wasit sea games bbrp tahun lalu melalui seleksi berkas dijakarta, yg terpilih 2 org dari sulsel pak rajab dan satu lagi dari selayar

Adalah Abd. Rajab, S.Pd, seorang Guru pada MA. DDI Mattoanging yang kerap terlibat dalam setiap even lomba olahraga antar santri Pondok Pesantren di tingkat Provinsi mendampingi santri dari Kabupaten Bantaeng setelah melalui seleksi yang cukup ketat itu akhirnya terpilih sebagai wasit sepak takraw di Asian Games ke 18 Jakarta-Palembang ini.

Menurut rekannya di MA DDI Mattoanging, sebelum di Asian Games ke 18 ini, alumni UVRI Makassar yang lahir tanggal 15 Juni 1968 ini sebelumnya juga kerap terlibat dalam event-event besar baik di tingkat provinsi maupun di tingkat Nasional seperti PORDA, POPDA, POPNAS dan POSPEDA tingkat Provinsi.


Selamat dan Sukses buat Bapak Abd. Rajab, semoga menginspirasi dan memotivasi segenap penggiat dan pemerhati olah raga khususnya di Bumi Butta Toa Bantaeng tercinta.(mhd)

H. Muhammad Tahir : Jemaah Haji Bantaeng Akan Tiba Tanggal 8 September 2018

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Kembali bertindak sebagai pembina apel pagi (Senin, 27 Agustus 2018) di halaman Kantor Kemenag Bantaeng, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji & Umrah (PHU) Bapak H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM, menyampaikan mengenai kondisi dan jadwal kepulangan jemaah haji kloter 15 UPG (Bantaeng-Takalar).

Dalam amanatnya, H. Muhammad Tahir menyampaikan bahwa kondisi seluruh jemaah Kloter 15 UPG khususnya jemaah Haji Kab. Bantaeng saat ini dalam keadaan sehat dan telah berada kembali di Kota Mekkah usai melaksanakan wukuf di Arafah, mabit di Musdalifah dan melontar Jumrah di Mina.

Setelah berada kembali di pemondokan di Mekkah, para jemaah saat ini telah melaksanakan rangkaian akhir ibadah yakni tawaf ifadah dan beberapa bahkan telah melaksanakan tawaf wada atau tawaf perpisahan.

"Insya Allah jamaah haji Bantaeng yang bergabung dengan jamaah Kab. Takalar pada kloter 15 akan tiba kembali di tanah air pada hari sabtu tanggal 8 September 2018 sekitar pukul 05.45. Wita, jadi diperkirakan jemaah akan tiba di Bantaeng sekitar pukul 12.00 sampai sore hari". Tutur Kasi Haji.

"Untuk itu mari bersama mendo'akan seluruh jemaah haji kita tetap diberi kesehatan dan perlindungan oleh Allah SWT hingga tiba kembali di rumah dengan selamat dan meraih gelar haji mabrur". Demikian H. Tahir menutup amanatnya. (mhd)

Bus Shalawat Di Stop Sementara, Jemaah Kloter 15 UPG Jalan Kaki Ke Masjidil Haram Untuk Tawaf Ifadah


Mekkah, (Inmas Bantaeng) - Rasa haru bercampur bahagia tampak di wajah para jemaah haji Indonesia khususnya jemaah haji kloter 15 Embarkasi Makassar usai melaksanakan pelontaran jumratul Aqabah pada 10 Dzulhijjah yang lalu yang diakhiri dengan prosesi Tahallul, mereka saling berpelukan bahkan beberapa diantaranya tak mampu menahan tangis, pasalnya gelar haji dan hajjah telah resmi mereka sandang.

Setelah tiba kembali di pemondokan di Kota Mekkah, mereka pun langsung bergegas mandi dan mengganti pakaian ihramnya. Yang pria memakai pakaian ala arab dengan jubah dan surban di kepala serta songkok haji, sedang jemaah perempuan lebih unik, seru dan heboh lagi, tampak beberapa dari mereka berlomba-lomba memakai make up dan kostum haji wanita khas Bugis Makassar yang dikenal dengan cipo’ cipo’ lengkap dengan sejumlah perhiasan emas di badan.

Namun setelah seluruh Jemaah usai melaksanakan seluruh rangkaian ibadah Armina dan telah berada kembali di kota Mekkah, para jemaah masih harus melaksanakan beberapa tahapan ibadah lagi diantaranya Thawaf Ifadhah.

Tawaf ifadah adalah termasuk rukun haji yang artinya jika tidak dilaksanakan maka haji kita tidak sah atau batal.

Pelaksanaan Tawaf Ifadah ini dimulai sejak 10 Dzulhijjah atau setelah Idul Adha dan selama hari tasyrik.

Jemaah kloter 15 UPG dengan dipandu oleh Pembimbing Ibadah H. Muhammad Arfah melaksanakan tawaf ifadah tadi malam pada sekitar pukul 22.00. WAS, atau sekitar pukul 03.00.wita dini hari

Dan karena bus Shalawat yang biasa mengangkut jemaah pergi dan pulang dari Masjidil Haram dihentikan untuk sementara oleh Pemerintah Arab Saudi berkenaan dengan pelaksanaan Armina, rombongan jemaah kloter 15 berangkat menuju Masjidil Haram dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 2,5 km (PP 5 km) dan kembali ke hotel pada pukul 03.15.WAS atau sekitar pukul 08.15.Wita.

Sebagaimana thawaf lainnya, thawaf ifadhah dilakukan dengan tujuh kali putaran. Setiap putaran tersebut merupakan rukun menurut jumhur (mayoritas ulama).

Setelah melakukan thawaf ifadah, jemaah kemudian melaksanakan shalat dua raka’at yang menurut jumhur hukumnya wajib, sedang menurut Syafi’iyah dianggap sunnah.

Rekaman pelaksanaan Tawaf ifadah jemaah kloter 15 tersebut dapat kita simak bersama pada tautan berikut INI

Bidang Urais Binsyar Kanwil Kemenag Sulsel Berikan Bimtek Pendataan E-Monitoring Di Kantor Kemenag Bantaeng

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Dalam rangka peningkatan layanan pendataan Nikah Rujuk (NR) dalam lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Bidang Urais Binsyar Kanwil Kemenag Sulsel memberikan Bimbingan Teknis Pendataan E-Monitoring di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, Kamis (23 Agustus 2018).

Tim terdiri dari H. Muhammad Nur, S.PdI, SE, MM, Kasi Produk Halal, Pembinaan Syariah dan Sistem Informasi, Wahyadi Syarifuddin, A.Md.AK, (Penyusun Bahan Lapotan Akuntabilitas Lembaga Keagamaan), dan St. Rahmawati, SE (Penyusun Bahan Lapotan Akuntabilitas Lembaga Keagamaan).

Hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag yang sekaligus memberikan sambutan didampingi Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng Drs. H. Muh Yassar.

Bimbingan Teknis Pendataan E-Monitoring ini menghadirkan seluruh Kepala KUA Kecamatan dan para operator E-Monitoring dari masing-masing KUA Kecamatan.

Selain Kemenag Kab. Bantaeng, tim juga akan memberikan bimbingan yang sama di Kantor Kementerian Agama Kab. Jeneponto besok 24 Agustus 2018.

Menurut keterangan Admin E-Monitoring Kemenag Kabupaten Bantaeng, H. Muh. Rajab, S.Ag, berdasarkan hasil E-Monitoring Data di Kanwil Kemenag Sulsel, Kab. Bantaeng sudah 100% mengirimkan data ke Kanwil Kemenag Sulsel yang terdiri dari data Sarpras, Buku Nikah, Peristiwa Nikah, Data SDM dan Kepala KUA, dan lain-lain.

Dan menurut penuturan Kasi Produk Halal, Pembinaan Syariah dan Sistem Informasi H. Muhammad Nur, S.PdI, SE, MM, sampai saat ini satu-satunya Kabupaten/Kota yang telah 100% mengirimkan data E-Monitong ke Kanwil Kemenag Sulsel adalah Kemang Kab. Bantaeng.

"Semoga ini menjadi kenangan manis yang ditinggalkan oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng menjelang masa pensiun beliau." Tutur H. Muhammad Nur.

Selain Bimbingan Teknis Pendataan E-Monitoring tim juga memberikan penjelasan singkat mengenai SIMKAH (Sistem Informasi Manajemen Nikah) yang berbasis Web. (mhd)


Idul Qurban 1439 H, Kakan Kemenag Shalat Ied Bersama Pj Bupati Bantaeng


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Dihadiri oleh ribuan masyarakat Bantaeng, pelaksanaan Sholat Idul Adha 1439 H yang dipusatkan di Lapangan Pantai Seruni Kab. Bantaeng berlangsung khidmat.

Bertindak selaku Imam, KM. Sukiman, S.Pd.I sedang khutbah Idul Adha diantarkan oleh DR. Gafrawi Kadir, MH, Kepala KUA Kec. Bissappu.

Pj. Bupati Bantaeng H. Ashari Fakhsirie Radjamilo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Qurban yang setiap tahun kita rayakan bersama pada prinsipnya menjadi penekanan bagi kita semua untuk setiap saat dapat bekerja dengan tulus dan ikhlas, sebagaimana keikhlasan dan ketulusan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan anaknya Nabi Ismail Alaihissalam, karena menjalankan perintah sang Khaliq Allah SWT.

"Saya percaya esensi keikhlasan ini telah diaplikasikan di Kab. Bantaeng khususnya dalam bekerja dan berkarya. Hal ini tercermin dalam apa yang telah dicapai selama kurang lebih 10 tahun kepemimpinan Bapak Prof. Nurdin Abdullah", ujarnya.

Pj. Bupati menambahkan harapan agar pada momentum Hari Raya Idul Qurban ini. "Selayaknya kita menutup lembaran dari proses dan dinamika Pilkada yang telah selesai. Mari kita kembali bersatu mewujudkan kekuatan yang selama ini telah tercipta untuk semakin mengakselerasi pembangunan daerah, hingga pada gilirannya akan mewujudkan Bantaeng ini sebagai lokomotif pembangunan ekonomi di bagian selatan Sulawesi Selatan". Kata Pj Bupati yang juga Kepala BKD Provinsi Sulsel ini.

Usai melaksanakan Sholat Idul Adha, Pj. Bupati mengajak segenap unsur Forkopimda, pimpinan OPD serta masyarakat umum untuk menikmati hidangan gantala' jarang yang disediakan di Rujab Bupati Bantaeng. (mhd)

Didampingi Kakan Kemenag, Pj Bupati Bantaeng Buka Lomba Beduk Sambut Idul Adha 1439 H



Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Menyambut Hari Raya Idul Adha 1439 H yang jatuh pada Rabu, 22 Agustus 2018, BKPRMI bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar Lomba Tabuh Beduk yang dilangsungkan di Anjungan Pantai Seruni Bantaeng, Selasa malam (21 Agustus 2018).

Lomba yang diikuti oleh 9 tim ini dibuka oleh Pj Bupati Bantaeng, H Ashari Fakhsirie Radjamilo (AFR) didampingi unsur Forkopimda, pimpinan OPD dan instansi vertikal lainnya.

Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag.

Dalam sambutannya, AFR mengungkapkan bahwa kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap budaya ini merupakan bagian dari syiar Islam yang perlu terus dilestarikan.

"Saya berharap kedepan kegiatan positif ini tidak saja digelar di tingkat Kabupaten, kalau bisa diperlombakan di tiap kecamatan. Disini setiap OPD bisa mengambil bagian di dalamnya", ungkapnya.

Pembukaan lomba ditandai dengan pemukulan beduk oleh Pj Bupati didampingi unsur Forkopimda diantaranya Kapolres, Dandim 1410, Kajari dan perwakilan Pengadilan Negeri serta Kakan Kemenag Bantaeng.

Ke 9 tim yang ambil bagian sebagai peserta tersebut masing-masing adalah Kurnia Ilahi Polres Bantaeng, Remaja Masjid Agung Syekh Abdul Gani, Sanggar Seni Lembang Cina, Remaja Masjid Nurul Huda Desa Bonto Marannu Kecamatan Ulu Ere, Remaja Masjid Baitul Izza Jl Lingkar, Sanggar Seni Kalimbaung, Remaja Masjid Ruhul Amin Bissampole, Remaja Masjid Nurussa'ada Lasepang dan Remaja Masjid Nurul Khaerat Garegea.

Penampilan para peserta ini cukup membuat panitia bingung dalam menentukan pemenang. Dan setelah mengantongi nama-nama pemenang, peserta harus bersabar, karena pemenang baru akan diumumkan Rabu pagi sebelum pelaksanaan Shalat Idul Adha di lapangam Pantai Seruni Bantaeng. (mhd)

Hadapi Tantangan Di Era Globalisasi, Penyuluh Agama Non PSN Kemenag Bantaeng Ikuti Pembinaan

Makassar, (Inmas Bantaeng) - Bertempat di Hotel Grand Palace Makassar, kegiatan Pembinaan Tenaga Penyuluh Agama Islam Non PNS Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Bidang Penerangan Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan ditutup Ahad, 19 Agustus 2018.

Kegiatan yang dibuka oleh Kakanwil Kemenag Sulsel H. Anwar Abubakar bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-73, 17 Agustus 2018 ini diikuti sebanyak 50 orang Penyuluh Non PNS Kemenag Kabupaten/Kota se Sulsel.

Pada kegiatan Pembinaan Tenaga Penyuluh Agama Islam Non PNS tersebut, Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng mengutus 2 orang penyuluhnya yakni Asri Ifan, S.Sos, Penyuluh KUA Kec. Bantaeng dan Hamzah, S.PdI, Penyuluh KUA Kec. Pa'jukukang.



Menurut Asri Ifan, salah satu kunci bagi penyuluh agama Islam untuk tetap menjaga kesuksesan Da'wah Islam pada era Globalisasi saat ini adalah Penyuluh Agama harus memetakan secara rinci sesuai kondisi dan perubahan sosial masyarakat, disertai dengan memaksimalkan setiap peluang yang ada.

Sementara itu di tempat lain juga digelar Diklat Teknis Substantif untuk Penyuluh Agama Islam Non PNS di BDK (Balai Diklat Keagamaan) Makassar pada tanggal 14 sanpai 20 Agustus 2018 yang diikuti sebanyak 80 orang Penyuluh Non PNS se Sulawesi Selatan, 2 orang diantaranya berasal dari Kementerian Agama Kab. Bantaeng yakni Agussalim, S Pd.I, Penyuluh Non PNS dari KUA Kec. Eremerasa dan Fhajri Amal, S.Pd.I Penyuluh Non PNs dari KUA Kec. Bissappu.

Terima Trophy Lomba Pramuka Dari Pembina Scout, Ini Pesan Plh Kamad MTsN Bantaeng

Gantarangkeke, (Inmas Bantaeng) - Dirangkaikan dengan upacara bendera Senin, 20 Agustus 2018, pembina pramuka Taruna Scout MTsN Bantaeng serahkan trophy kejuaraan pramuka dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 dan Hari Pramuka ke 57 tingkat kecamatan Gantarangkeke kepada Plh Kamad Muh. Kasim,S.Ag.,M.PdI. Senin 22 Agustus 2018.

Selaku pembina upacara bendera, Muh. Kasim, S.Ag.,M.Pd.I dalam amanatnya menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh siswa khususnya yang mengikuti lomba pada perkemahan kemarin.

Dalam kesempatan itu beliau juga menyampaikan agar kedepannya dalam setiap event apapun harus senantiasa mengedepankan akhlakul karimah.

Tak lupa pula Plh Kamad beri ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada semua civitas akademika MTsN Bantaeng atas partisipasinya baik sebelum, setelah maupun pasca kegiatan sehingga berhasil meraih juara umum 1.

Dan terkhusus kepada pembina taruna scout, Kamad berharap agar tetap pada mottonya "madrasah hebat bermartabat dalam komando Islam".

Setelah upacara selesai acara dilanjutkan dengan penyerahan ke 14 trophy yang diterima tim pramuka dihadapan seluruh peserta upacara.

Hal ini dimaksudkan sebagai pemantik semangat bagi adek-adek demi lahirnya generasi baru yang siap bersaing dimasa-masa yang akan datang. (abn/mhd)

Kasi Haji Kemenag Bantaeng : Saat Ini Seluruh Jemaah Kloter 15 UPG Telah Berada di Arafah

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Bertindak selaku pembina apel pagi di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng pagi ini, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) H. Muhammad Tahir melaporkan bahwa saat ini seluruh jemaah kloter 15 UPG sudah berada di Arafah untuk persiapan melaksanakan wukuf.

Meski terdapat perbedaan terkait penetapan Hari Arafah atau tanggal 9 Zulhijjah antara kita di Indonesia dengan di Arab Saudi, H. Muhammad Tahir yakinkan bahwa Shalat Idul Adha di Indonesia secara serentak akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 22 Agustus 2018, berdasarkan hasil ru'yah/itsbath yang dilakukan oleh Kementerian Agama Pusat yang menetapkan 1 Zulhijjah 1439 H jatuh pada hari Ahad atau bertepatan dengan tanggal 12 Agustus 2018.

Kasi Haji juga melaporkan bahwa ke 185 jemaah haji Kab. Bantaeng ditambah 1 orang TKHD (Tenaga Kesehatan Haji Daerah) saat ini dalam keadaan sehat dan siap melaksanakan wukuf di arafah yanh akan berlangsung mulai pukul 13.00 hingga pukul 18.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau sekitar pukul 18.00.-23.00 Wita, meskipun kemungkinan 1 atau beberapa diantaranya harus di Safari Wukufkan karena kondisi pisik dan psikis dimana jemaah Bantaeng ini terdapat banyak jemaah lansia.

Lebih lanjut H. Muhammad Tahir menyampaikan bahwa bagi yang ingin melaksanakan puasa arafah (8 zulhijjah), hendaknya mengikuti pemerintah kita, yaitu hari Selasa besok (21 Agustus 2018) namun jika ada yang sudah terlanjur melaksanakan puasa hari ini, agar diniatkan puasa Senin-Kamis saja, atau puasa Tarwiyah yang juga disunnahkan Nabi. Demikian Kasi Haji. (mhd)

Sikapi Perbedaan Penetapan Hari Arafah, Wakil Ketua Pokjaluh Bantaeng Ikut Beri Pencerahan

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Menyikapi fenomena yang muncul terkait adanya perbedaan mengenai jatuhnya hari Arafah 1439 H pada berbagai belahan bumi terutama di Indonesia, Wakil Ketua Pokjaluh (Kelompok Kerja Penyuluh) Bantaeng Sopyan Yasri, S.Ag, M.Sos.I, ikut memberikan pencerahan melalui Kultum yang disampaikannya di hadapan jemaah Shalat Dhuhur di Mushallah Al Ikhlas Kantor Kemenag Bantaeng. (Senin, 20 Agustus 2018).

Dalam kuliah tujuh menit yang disampaikan oleh Penyuluh Teladan Terbaik 2 Tingkat Nasional tahun 2014 ini mengangkat 2 pendapat ulamah yang melihat ketetapan hari Arafah ini berdasarkan 2 titik pandang yaitu:

1. *Mengikuti Tempat*

Lajnah Ad-Daimah (Komite Fatwah dan Penelitian Ilmia) Arab Saudi mengikuti Arafah sebagai tempat (mengikuti penguasa Arafah) tanpa memandang tanggal dan posisi. Perkataan Lajnah yaitu:

يوم عرفة هو اليوم الذي يقف الناس فيه بعرفة، وصومه مشروع لغير من تلبس بالحج، فإذا أردت أن تصوم فإنك تصوم هذا اليوم، وإن صمت يوماً قبله فلا بأس

_Hari arafah adalah hari dimana kaum muslimin melakukan wukuf di Arafah. Puasa arafah dianjurkan, bagi orang yang tidak melakukan haji. Karena itu, jika anda ingin puasa arafah, maka anda bisa melakukan puasa di hari itu (hari wukuf). Dan jika anda puasa sehari sebelumnya, tidak masalah._ *(Fatawa Lajnah Daimah, no. 4052)*

2. *Mengikuti Waktu*

*Syaikh Shaleh Al-Utsaimin:* Karena penetuan ibadah terkait dengan waktu di mana orang itu berada sedangkan hari Arafah di sisi waktu bertepatan dengan tanggal 9 (di mana dia berada).

والصواب أنه يختلف باختلاف المطالع ، فمثلا إذا كان الهلال قد رؤي بمكة ، وكان هذا اليوم هو اليوم التاسع ، ورؤي في بلد آخر قبل مكة بيوم وكان يوم عرفة عندهم اليوم العاشر فإنه لا يجوز لهم أن يصوموا هذا اليوم لأنه يوم عيد ، وكذلك لو قدر أنه تأخرت الرؤية عن مكة وكان اليوم التاسع في مكة هو الثامن عندهم ، فإنهم يصومون يوم التاسع عندهم الموافق ليوم العاشر في مكة ، هذا هو القول الراجح ، لأن النبي صلى الله عليه وسلم يقول ( إذا رأيتموه فصوموا وإذا رأيتموه فأفطروا )

_Yang benar, semacam ini berbeda-beda, sesuai perbedaan mathla’ (tempat terbit hilal). Sebagai contoh, kemarin hilal sudah terlihat di Mekah, dan hari ini adalah tanggal 9 Dzulhijjah. Sementara di negeri lain, hilal terlihat sehari sebelum Mekah, sehingga hari wukuf arafah menurut warga negara lain, jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah, maka pada saat itu, tidak boleh bagi mereka untuk melakukan puasa. Karena hari itu adalah hari raya bagi mereka._

Demikian pula sebaliknya, ketika di Mekah hilal terlihat lebih awal dari pada negara lain, sehingga tanggal 9 di Mekah, posisinya tanggal 8 di negara tersebut, maka penduduk negara itu melakukan puasa tanggal 9 menurut kalender setempat, yang bertepatan dengan tanggal 10 di Mekah. Inilah pendapat yang kuat. Karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا رأيتموه فصوموا وإذا رأيتموه فأفطروا

_Apabila kalian melihat hilal, lakukanlah puasa dan apabila melihat hilal lagi, (hari raya), jangan puasa._ *(Majmu’ Fatawa Ibnu Utsaimin, volume 20, hlm. 28)*.

Menambahkan kuliahnya, Sopyan mengajak seluruh jemaah untuk menyikapi fenomena ini dengan menyandarkan pada 2 dalil diatas.

"Bagi yang sudah berniat puasa dan sudah bangun sahur tadi malam, puasanya boleh dilanjutkan dengan niat puasa Senin-Kamis atau puasa Tarwiyah. Insya Allah besok kita sama-sama puasa Arafah, dimana fadilahnya adalah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang". Tutup Sopyan. (mhd)

Prestasi MA Ma'arif NU Lasepang Di Bidang Kepramukaan Kuatkan Citra Madrasah Hebat Bermartabat

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Prestasi madrasah yang kami tampilkan kali ini masih di bidang Kepramukaan. Pada lomba perkemahan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI yang Ke-73 dan hari jadi Pramuka yang ke-57 se-Kecamatan Bantaeng pada 15 - 18 Agustus 2018 kemarin, lagi-lagi scout madrasah yakni MA Ma'arif NU Lasepang Bantaeng keluar sebagai Juara Umum I.

Keluar sebagai Juara Umum I tingkat penegak pada perkemahan yang dilaksanakan di lapangan Lompo Battang Bantaeng ini, Ambalan AL-FATAH MAS Ma'arif Lasepang Bantaeng berhasil mengungguli sejumlah madrasah/sekolah se Kec. Bantaeng yang ikut dalam perkemahan tersebut dengan raihan sejumlah juara antara lain:

  1. Juara 1 Bangunan Kreatif Putra,
  2. Juara 2 Bangunan Kreatif Putri,
  3. Juara 3 LKBB Putra,
  4. Juara 3 LKBB Putri,
  5. Juara 2 Parade Smaphore,
  6. Juara 3 Pengucapan Tristya dan Dasa Dharma,
  7. Juara 1 Lomba Adzan, dan
  8. Juara 1 Lomba Ceramah.

Dengan 3 Emas, 2 Perak, dan 3 Perunggu yang peroleh ini, Ambalan AL-FATAH MAS Ma'arif NU Lasepang keluar sebagai Juara Umum I disusul SMAN 4 Bantaeng dengan 3 Emas, 1 Perak, 1 perunggu dan berhak membawa pulang piala bergilir Kwartir Ranting Kec. Bantaeng Tahun 2018.


Capaian prestasi ini tentu saja merupakan bukti kerja keras dari siswa-siswi dan seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan mereka baik Kepala Madrasah, Pembina Pramuka, Bina Damping, serta guru-guru Madrasah Aliyah Ma'arif NU Lasepang yang selama kurang lebih dua pekan berlatih dalam mempersiapkan diri menghadapi lomba perkemahan ini.

Semoga prestasi MAS Ma'arif NU Lasepang ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh madrasah dalam berkarya dan berprestasi di semua bidang dan Madrasah Hebat Bermartabat bukan hanya menjadi slogan atau tagline semata tetapi betul-betul menjadi citra nyata bagi Madrasah di seluruh Indonesia wabilkhusus di Bumi Butta Toa Bantaeng tercinta. (mhd)

Meski Belum Berhasil Raih Juara Umum, Gudep MTs Ma'arif Lasepang Bantaeng Bangga Persembahkan 10 Juara


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - "Terima kasih atas dukungan dan doa restu ibu Kepala Madrasah beserta para guru sehingga tim Pramuka Madrasah Tsanawiyah Ma'arif Lasepang Bantaeng sampai pada pencapaian maksimal saat ini"

"Tak lupa pula kami berterima kasih kepada Humas Kementerian Agama Kab.Bantaeng yang telah mempublikasikan kegiatan-kegiatan kami selama ini."

Demikian ungkapan salah seorang pembina Pramuka MTs Ma'arif Lasepang Asrul Amiruddi melalui sambungan WhatsApp kepada Humas Kantor Kemenag Bantaeng.

Diketahui Gudep MTs Ma'arif Lasepang pada kegiatan Lomba Perkemahan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73 tingkat Kecamatan ini telah berhasil mempersembahkan sejumlah juara, mekipun secara umum belum mampu menduduki Juara Umum seperti yang diraih oleh tetangganya MA Ma'ari Lasepang yang berhasil keluar sebagai Juara Umum I tingkat Pramuka Penegak.

Adapun perolehan juara yang diraih Gudep MTs Ma'arif NU Lasepang pada lomba perkemahan tersebut antara lain adalah:

1. Juara 1 : kebersihan tenda
2. Juara 2 : LKBB Putri
3. Juara 3 : LKBB Putra
4. Juara 2 : Pionering Putri
5. Juara 3 : Pionering putra
6. Juara 3 : Pengucapan tri satya & dasa darma
7. Juara harapan 1 : Nyanyi Solo
8. Juara Harapan 2 : Pildacil
9. Juara Harapan 3 : Shemaphore Putri, dan
10. Juara Harapan 1 : Shemaphore Putra

"Walaupun kami belum mampu mempersembahkan Juara umum pada Perkemahan tahun ini tetapi insya Allah kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk bisa meraih juara umum tahun depan.".

"Dan kekurangan-kekurangan yang ada saat ini insya Allah kami akan perbaiki dan akan kami jadikan pelajaran untuk tahun-tahun depan". Demikian Asrul dan teman-temannya bertekad dengan penuh semangat untuk dapat mempersembahkan yang lebih baik lagi di tahun-tahun berikutnya. (mhd)

Jemaah Haji Kloter 15 UPG Saat Ini Telah Berada Di Arafah, Kemungkinan Hari Arafah Akan Beda Di Tanah Air


Arafah, (Inmas Bantaeng) - Seluruh jemaah kloter 15 UPG (Bantaeng-Takalar) saat ini telah berada di Arafah guna melaksanakan wukuf pada hari Senin besok (20 Agustus 2018).

Ke 450 jemaah kloter 15 ditambah 5 orang petugas haji ini tiba di Arafah mulai pukul 10.45. WAS, hingga Dhuhur.

Kemungkinan Hari Arafah atau tanggal 9 Zulhijjah ada perbedaan antara kita di Indonesia dan di Mekah Arab Saudi, karena 9 Zulhijjah di Mekah tahun ini jatuh pada hari Senin, 20 Agustus 2018 sedangkan di Indonesia jatuh pada hari Selasa 21 Agustus 2018.

Kenapa bisa beda?

Begini Penjelasannya.

Di Indonesia, pada tanggal 11 Agustus 2018 yang lalu atau bertepatan dengan 29 Zulqaiddah 1439 H, Hilal belum tampak di seluruh wilayah tanah air, maka kita menggenapkan bilangan Zulkaiddah menjadi 30, yang bertepatan dengan 12 Agustus 2018, nanti pada 13 Agustus terhitung 1 Zulhijjah.

Sementara di Arab Saudi, pada 11 Agustus itu, saat matahari terbenanam, hilal sudah mulai di atas ufuk, sehingga Arab Saudi tidak menggenapkan Zulkaiddah menjadi 30 melainkan hanya sampai 29, sehingga 1 Zulhijjah jatuh pada 12 Agustus.

Kenapa bisa seperti itu?

Jawabnya adalah bahwa semakin ke barat, usia bulan alias ketinggian hilal diatas ufuk semakin besar.

Jadi, perbedaan itu terjadi karena kita di wilayah Timur (Indonesia) harus menggenapkan bilang Zulkaiddah, sementara di Barat (Mekah) tidak, karena bulan sudah lebih tinggi di atas ufuk alias visible. (mhd)

MA Muhammadiyah Panaikang Bantaeng Juara Umum I Lomba Perkemahan Tingkat Kecamatan Bissappu

Bissappu, (Inmas Bantaeng) - Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ada banyak hal yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah kegiatan perkemahan di tingkat kecamatan yang pesertanya adalah seluruh Sekolah/Madrasah mulai dari tingkat SD/MI hingga tingkat SMA/MA.

Memperingati Hari Kemerdekaan selalu identik dengan kemeriahan dan perlombaan, maka dalam setiap perkemahan 17-an pasti akan ada yang namanya lomba atau kompetisi.

Setiap sekolah telah mempersiapkan diri jauh hari sebelumnya, karena pada perkemahan 17-an itu, bukan hanya upacara penaikan Bendera semata didalamnya, akan tetapi juga menjadi ajang pembuktian diri dalam meraih prestasi jadi yang terbaik.

Siswa MA. Muhammadiyah Panaikang yang tergabung dalam kepanduan Hizbul Wathan MA. Muhammadiyah Panaikang dengan Pembina Rizal Agustira R., S.Pd meski masih terbilang baru dalam dunia kepramukaan namun telah mampu membuktikan bahwa dengan kerja keras dan semangat yang tinggi maka keberhasilan dan kesuksesan adalah buah yang layak untuk dipetik.

Terbukti dalam perkemahan yang digelar 15 s/d 17 Agustus 2018 di Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng, MA. Muhammadiyah Panaikang keluar sebagai Juara Umum I dengan perolehan 6 Emas dan 1 Perunggu mengungguli SMA Negeri 2 Bantaeng di posisi kedua dan MA. Ma’arif Panaikang di posisi ketiga.

Berikut ini daftar juara yang diraih oleh scout MA Muhammadiyah Panaikang yang mengantarkannya sebagai Juara Umum I Kategori Penegak.

LOMBA KEPANDUAN
1. Juara I LKBB Putra
2. Juara I Parade Smapore
3. Juara I Tali-Temali Putra
4. Juara I Tali-Temali Putri

LOMBA KEAGAMAAN
1. Juara I Ceramah Putra
2. Juara I Ceramah Putri
3. Juara 3 Azan

Semoga prestasi yang diraih ini menjadi motivasi ke depan untuk terus semangat membuat prestasi-prestasi baru yang akan mengharumkan nama madrasah.

Sukses MA Muhammadiyah Bantaeng. Madrasah Hebat Bermartabat. (mhd)

Hadiri Nobar Pidato Kenegaraan Presiden RI, Kasi Haji Kemenag Bantaeng Kabarkan Kenaikan Gaji 5%


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar Nobar (Nonton Bareng) guna menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang disiarkan langsung beberapa stasiun televisi nasional. Kamis (16/08/2018)

Nobar kali ini cukup berbeda dibanding tahun sebelumnya, pasalnya kali ini tidak lagi dihadiri Bupati Bantaeng, H M Nurdin Abdullah dan Wakil Bupati Bantaeng, H Muhammad Yasin. Mengingat keduanya telah mengakhiri masa jabatan sehari lalu, tepatnya tanggal 15 Agustus 2018.

Tampak hadir Asisten III Bidang Administrasi Setda Kabupaten Bantaeng, Ansar Tuba, Kadis Pariwisata, H Subhan, Kadis Kominfo dan Persandian, Hartawan Zainuddin, Kadis Perikanan, Dimyati Nompa serta beberapa Kabag dan Camat. Sementara pejabat lainnya pada hari yang sama sedang menghadiri undangan pelantikan Pj Bupati Bantaeng, H Ashari Fakhsirie Radjamilo di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Sementara dari Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng dihadiri oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah H. Muhammad Tahir mewakili Kakan Kemenag.



Acara yang dilangsungkan di Ruang Sidang Paripurna I, Gedung Kura-kura, Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat ini adalah dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI. Diikuti 453 orang dari total 689 anggota, seperti dijelaskan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan yang memimpin sidang. Pidato ini juga dibagi 3 sesi yakni Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-lembaga Negara, terkait HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 dan terakhir Penyampaian RUU tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2019 dan Nota Keuangannya.

Menurut Ansar Tuba, "Kegiatan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia bertujuan untuk mendengarkan apa yang telah dilakukan Presiden selama satu tahun, bagaimana progres dari seluruh lembaga. Dan selaku Pemerintah Daerah, kita ingin mengetahui ini" Tuturnya

Di sesi ketiga, Jokowi menyampaikan jika Pemerintah Republik Indonesia menaikkan gaji pegawai. "Pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok bagi aparatur negara serta para pensiunan sebesar rata-rata 5 persen". Bersama itu pula Jokowi ungkapkan untuk menaikkan anggaran Dana Desa menjadi sebesar 832,3 Trilyun Rupiah untuk seluruh Indonesia.

MTs Ma'arif Puro'ro Kembali Juarai Lomba Perkemahan Pramuka Tingkat Kecamatan Tompobulu

Tompobulu, (Inmas Bantaeng) - Dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke 73, MTs. Ma'arif Puro'ro, Kec. Tompobulu, turut memeriahkan lomba perkemahan pramuka tingkat Kecamatan Tompobulu, Kab. Bantaeng.

Perkemahan yang digelar di Lapangan Sapa Bintoeng Banyorang ini diikuti oleh puluhan gugus depan pramuka mulai dari tingkatan SD/MI, SMP/MTS hingga SMA/SMK/MA.

MTs. Ma'arif Puro'ro, dalam lomba perkemahan ini tak satupun cabang lomba yang luput diikuti baik di cabang Seni, keagamaan, olahraga maupun keterampilan kepramukaan.

Setelah berhasil mengumpulkan emas terbanyak diantara sejumlah Gudep Pramuka tingkat SMP/MTs yang ikut, akhirnya MTs Ma'arif Puro'ro keluar sebagai Juara Umum I dengan raihan juara antara lain:

Kepramukaan :
  1. Juara 1. LKBB PA
  2. Juara 1. Pionering PA
  3. Juara 1. Yel-yel

Keagamaan :
  1. Juara 1 Tadarrus
  2. Juara 2 Pidato/ceramah
  3. Juara 2 Praktek shalat Jenazah

Seni :
  1. Juara 2 Puisi

Olahraga :
  1. Juara 2 Catur Putra
  2. Juara 3 lomba lari pembina PA 70 meter.


Juara Umum l tingkat SMP/MTS se Kecamatan Tompobulu ini adalah yang kedua kalinya bagi MTs Ma'arif Puro'ro yang diraihnya secara berturut-turut yakni tahun 2017 dan 2018 ini.

Atas raihan ini, Kepala MTs Ma'arif Puro'ro Muh. Adnan tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para guru dan pembina MTs. Ma'arif Puro'ro yang penuh semangat dan tak mengenal lelah dalam mendampingi dan memberikan bimbingan secara ikhlas kepada anak didiknya sampai pada puncak kejayaannya dalam meraih Juara Umum I tingkat SMP/MTS se kecamatan Tompobulu.

Di Bantaeng, Juara Lomba Perkemahan Tingkat Kecamatan Didominasi Gudep Madrasah


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Juara Lomba Perkemahan Tingkat Kecamatan Se Kabupaten Bantaeng Didominasi Gudep Madrasah

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Euforia kemeriahan dan kemegahan perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 menggema hingga ke pelosok nusantara, sebagaimana terpantau baik melalui media cetak, media elektronik hingga media sosial.

Puncak perayaan HUT Kemerdekaan yang digelar Jum'at 17 Agustus 2018 kemarin, merupakan puncak kebahagiaan sekaligus kebanggaan tersendiri bagi semua pihak yang terlibat dan berpartisipasi langsung baik pada berbagai rangkaian lomba maupun pada puncak prosesi peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan.

Meski tak ternilai secara meteril namun apresiasi dan penghargaan yang diraih atas kesuksesan dalam melakoni setiap peran sebagai perwujudan aktualisasi diri dan rasa cinta dan bangga terhadap tanah air ini merupakan sebuah rasa yang tak ternilai harganya.

Pada lomba perkemahan yang digelar di Kab. Bantaeng di tiap Kecamatan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-73 ini, dengan penuh rasa haru dan bangga para Kepala Madrasah beserta jajarannya telah memproklamirkan kemenangan yang telah diraih oleh anak didiknya baik melalui medsos maupun ke media group tertutup semisal WhatsApp.

Terpantau, dari 8 Kecamatan, setidaknya ada 4 Kecamatan dimana pramuka Madrasah berhasil keluar sebagai Juara Umum I mengungguli sejumlah sekolah umum lainnya








Sementara pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan tingkat Kabupaten, tak ketinggalan beberapa siswa madrasah pun tampak ikut terlibat dalam barisan pengibar bendera.

Ini membuktikan bahwa madrasah saat ini semakin mampu bersaing dan menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu lembaga pendidikan yang patut untuk diperhitungkan.

Atas prestasi dan segala pencapaian yang telah diraih madrasah ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh civitas madrasah yang telah bersusah payah dan bekerja keras dalam mewujudkan cita-cita bersama sebagai mana semboyan dan slogan "Madrasah Hebat Bermartabat". (mhd)

Bersama Orang Tua Santri, Ponpes Syekh Muhammad Ja'far Bantaeng Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-73

Tompobulu, (Inmas Bantaeng) - Upacara dalam rangka memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang pertama kali dikumandangkan oleh Bung Karno-Hatta 73 tahun yang silam ini juga dilaksanakan di Ponpes Syekh Muhammad Ja'far Banyorang, Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekum Yayasan H. Ahmad Tahir, S Ag, MM, sedang Komandan Upacara oleh Harun, S.Pd, Kepala MTs.Q PP Syekh Muhammad Ja'far, sementara Pengibar Bendera adalah Santri yang terpilih sebagai anggota barisan tujuh belas Paskibra Bantaeng.

Upacara berjalan dengan lancar berkat kerjasama antara para Pengurus, Kepala Madrasah, guru, staf TU, Alumni dan para orang tua santri.




Sebagai rangkaian kegiatan memperingati HUT RI ke 73 di Ponpes ini menurut Sekum Yayasan H. Ahmad Tahir juga diadakan beberapa lomba yang dimulai sejak tanggal 14 hingga 17 Agustus 2018 antara lain: Volly Ball, Takrow, Tenis Meja Bulu Tangkis, MTQ, MSQ, Pidato, MHQ, MFHQ, MKHQ, Tarik Tambang, serta lomba kuliner kue-kue non beras, dan Tadarus antar orang tua Santri.

Ketua Yayasan Prof. H. M. Galib. M, MA bersama Ketua Dewan Pembina Yayasan Marsma TNI AURI. IR. H. Mukhtar Lutfi, MM sangat memberikan apresiasi atas partisipasi para orang tua santri untuk ikut Berkemah dan mengikuti Lomba.

Harapan beliau, kegiatan ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan kedepan demi menjadikan Ponpes Syekh Muhammad Ja'far yang berbasis Masyarakat. 

Turut hadir Ibu Misna Malik, SE anggota DPRD Bantaeng selaku anggota Dewan Pembina Yayasan yang juga banyak berkontribusi secara materil sejak awal berdirinya PP Syekh Muhammad Ja'far baik sebelum beliau duduk sebagai anggota DPRD, hingga beliau masuk sebagai PAW.

Beliau mengharapkan agar semua kegiatan di pesantren suapay disampaikan agar beliau tetap bisa membantu sesuai dengan kemampuan. Ungkapnya.

Ungkapan rasa Syukur dan terima kasih kepada semua pihak atas perhatiannya semoga apa yang diberikan dapat bernilai Ibadah disisi Allah.SWT. Amiin Ta Robbal Alamiin. (mhd)