Inilah Penampil Pertama Kontingen Kabupaten Bantaeng Pada STQH XXXI Sulsel

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Seleksi Tilawatil Qur'an & Hadits (STQH)  XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2019 yang berlangsung Kab. di Tana Toraja dengan Tema "Budaya Toraja Perekat Bangsa" hari ini (Rabu, 24/19 memasuki hari pertama lomba.

Berdasarkan Juknis dari Panitia tingkat Provinsi ada 20 cabang lomba yang dipertandingkan dalam STQH kali ini yakni:

A. Cabang Tilawah.
1. Golongan Anak-anak (Putra/Putri)
2. Golongan Dewasa (Putra/Putri)

B. Cabang Tahfiz Al-Qur'an:
1. 1 Juz + Tilawah (Putra/Putri)
2. 5 Juz + Tilawah (Putra/Putri)
3. 10 Juz (Putra/Putri)
4. 20 Juz (Putra/Putri)
5. 30 Juz (Putra/Putri)

C. Cabang Tafsir Al-Qur'an
1. Cabang Bahasa Arab (Putra/Putri)

D. Cabang Musabaqah Hadits Nabi
1. Gol. Hafalan 100 Hadits (Putra/Putri) dengan Sanad
2. Gol. Hafalan 500 Hadits (Putra/Putri) tanpa Sanad.

Kontingen Kabupaten Bantaeng pada kesempatan ini akan mengikuti 13 cabang lomba dari semua cabang diatas berdasarkan hasil Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits tingkat Kabupaten antara lain:

A. Cabang Tilawah.
1.Golongan Anak-anak (Putra/Putri)
2.Golongan Dewasa (Putra/Putri)

B. Cabang Tahfiz Al-Qur'an:
1. 1 Juz + Tilawah (Putra/Putri)
2. 5 Juz + Tilawah (Putra/Putri)
3. 10 Juz (Putra/Putri)
4. 20 Juz (Putra)
5. 30 Juz (Putra)

C. Cabang Musabaqah Hadits Nabi
1. Gol. Hafalan 100 Hadits (Putra) dengan Sanad.

Pada hari pertama Lomba STQH ini, Ahmad Risal menjadi penampil pertama asal Kabupaten Bantaeng di Cabang Hifzil 10 Juz Putra.

Cabang Hifzil 10 Juz Putra yang digelar di Aula Gereja Katolik Makale Tana Toraja ini turut disaksikan Kepala Sub. Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Bapak H. Muh. Ahmad Jailani.



Berikut PENAMPILANNYA.

Dan inilah nilai yang diperoleh Ahmad Risal sebagai penampil pertama asal Kab. Bantaeng di cab. Hifdzil 10 Juz putra. Apakah tinggi atau rendah hasil yang dicapainga, kita tunggu nilai peserta lainnya.




Kafilah Kabupaten Bantaeng Turut Meriahkan Defile Peserta Pada Pembukaan STQH XXXI Tana Toraja

Makale, (Inmas Bantaeng) - Seleksi Tilawatil Qur'an (STQH) XXXI Tingkat Provinsi Sulsel dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan didampingi Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI Prof. H. Muhammadiyah Amin, Kakanwil Kemenag Sulsel H. Anwar Abubakar dan Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae bertempat di Plaza Kolam Makale, Tana Toraja, Selasa (23/4/2019) malam.

Perhelatan Akbar setiap 2 tahun sekali yang diselingi dengan MTQ ini mungkin adalah yang paling unik sepanjang sejarah pelaksanaannya, baik di Sulawesi Selatan maupun secara Nasional.

Betapa tidak, lomba Tilawah dan Hafal Al Qur'an serta Hadits Nabi Muhammad SAW ini digelar di daerah yang mayoritas non Muslim.

Pada pembukaan yang digelar semalam, bukan hanya dihadiri oleh para tokoh Islam, namun Panitia melaporkan, ada 25 pendeta dari berbagai denominasi gereja dan 15 pastor juga turut hadir.

Bahkan Uskup Agung Makassar Mrg DR John Liku Ada PR juga turut hadir melalui undangan khusus yang diantarkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja H. Muhammad.

Menurut panitia, ada sekitar 600-an undangan yang dikeluarkan guna menghadiri pembukaan STQH inj, itu sudah termasuk rombongan Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI dan para pejabat Kanwil Kemenag Sulsel, serta tokoh lintas agama, tokoh masyarakat dan pimpinan ormas yang ada di Tana Toraja.

Pembukaan STQH XXXI ini kental bernuansa Toraja yang dimeriahkan oleh atraksi seni budaya dan tarian tradisional Toraja, Parade Keumatan yang diikuti gereja dan imam masjid, dan Mars Kerukunan.

Ada juga Pemukulan Beduk Getaran Sukma Ilahi oleh Wakil Gubernur Sulsel bersama Bupati Tana Toraja, Dirjen Bimas Islam, Uskup Agung Makassar, dan Ketua BPS Gereja Toraja.

Koordinator Dewan Hakim STQH XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang juga Kepala Bidang Umrah dan Haji Kantor Kementerian Agama Sulawesi Selatan Dr KH Kaswad Sartono kepada para awak media mengungkapkan bahwa mungkin ini yang pertama kali terjadi dalam momentum per-STQ-an atau bahkan per-MTQ-an di Indonesia yang mana musabaqah (lomba) baca dan hafal Al-Quran dan al-Hadis ini berlokasi di lingkungan Gereja dan bukannya di masjid, di madrasah, atau di Pondok Pesantren.

Adapun lokasi pelaksanaan lomba menurut panitia antara lain adalah umtuk Cabang Tilawah Anak-Anak (Putra-Putri) ditempatkan di aula Gereja sedang untuk Dewasa bertempat Panggung Utama Plaza Kolam Makale kemudian Cabang Hifdz Qur'an 1 dan 5 Juz Tilawah bertempat di Masjid Raya Makale.

Adapun Cabang Hifdz 10 dan 20 Juz bertempat di Aula Gereja Katolik Makale; dan (4) Cabang Hifd 30 Juz, sementara untu cabamg Tafsir dan Hadis bertempat di Aula Gereja Toraja Makale.

Disinilah kita akan lihat dan buktikan bagaimana harmonisasi kehidupan beragama di Tana Toraja yang selama ini terkenal sangat tinggi toleransi kehidupan beragamanya yang menurut beberapa warga pemandangan seperti ini sudah biasa di Toraja, dimana pada setiap kegiatan keagamaan baik kegiatan perayaan agama Nasrani maupun perayaan agama Islam selalu melibatkan para pemuda antar agama dalam kepanitiaan.

Kafilah Kabupaten Bantaeng pada Defile peserta STQH ini dipimpin langsung oleh Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus sebagai Ketua Kontingen didampingi oleh Kabag Kesra Setda Bantaeng Syamsul Alam, serta Kasubag TU Kantor Kemenag Bantaeng H. Muh Ahmad Jailani dan Kasi Bimas Islam H. M. Ribi. Turut hadir Ibu Ketua DWP Kantor Kemenag Bantaeng Ibu Hj. St. Hasnah Yunus, Istri Kasubag TU Andi Harbiasari Jailani dan Istri Kasi Bimas Islam Hj. Hasiah Ribi. (mhd).

Kafilah Kabupaten Bantaeng Ikuti Pawai Ta'aruf STQH XXXI Tingkat Provinsi Sulsel

Makale, (Inmas Bantaeng) - Pawai ta'aruf merupakan salah satu rangkaian dari pelaksanaan STQH ke-31 di Kabupaten Tana Toraja.

Kegiatan ini merupakan tahapan kedua setelah Malam Ta'aruf yang digelar Senin malam (22/4/19) bertempat di Rujab Bupati Toraja.

Pada pawai ta'aruf pagi ini, Kontingen kafilah STQH dari Kabupaten Bantaeng menempati urutan ke 11 diapit oleh Kabupaten Gowa di urutan ke 10 dan Kabupaten Takalar di urutan ke 12.

Kontingen Kafilah Kabupaten Bantaeng  kali ini menampilkan baju adat khas Butta Toa Kabupaten Bantaeng dengan jumlah kontingen sebanyak kurang lebih 100 orang yang terdiri dari 13 orang peserta inti dan 5 peserta cadangan ditambah puluhan panitia, ofisial dan penggembira, dipimpin langsung oleh Dr .H. Muhammad Yunus (Kakan Kemenag Bantaeng) didampingi Plt Kabag Kesra Setda Bantaeng Syamsul Alam, Kasubag TU Kantor Kemenag Bantaeng H. Muh Ahmad Jailani dan Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng H. M. Ribi.

Pawai Ta'aruf STQH ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang diikuti ratusan kafilah STQH dari 24 Kabupaten/Kota se Sulsel ini dilepas oleh Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara di Plaza Kolam Makale, Kabupaten Tana Toraja dan menurut informasi pawai ta'aruf pada STQ kali ini diperlombakan dan akan diumumkan pada saat penutupan nanti.

Wakil Bupati Tator, Victor Datuan Batara dalam sambutan sebelum melepas Iring-iringan kendaraan para peserta pawai mengatakan bahwa pawai ta'aruf ini merupakan salah rangkaian yang tak terpisahian dari pelaksanaan STQH ke-31 di Kabupaten Tana Toraja.

"Semua ini adalah upaya dalam rangka merekatkan jalinan silaturahmi dan keakraban antara sesama kafilah, antara kafilah dengan pemerintah Tana Toraja, dan terlebih silaturahmi kepada seluruh warga Toraja" ucap Viktor. (mhd)

Kasi Penmad Bersama Rombongan Pantau UNBK Hari Kedua Di MTsN Bantaeng

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Setelah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng bersama rombongan melakukan kunjungan pemantauan UNBK di hari pertama kemarin (Senin, 22/4/19), kini giliran Bapak Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kemenag Bantaeng Drs. H. A. Muh. Baedawi, MM menyambangi peserta UNBK di MTsN Bantaeng pada hari kedua (Selasa, 23/4/19).

Bersama Kasi Penmad, tampak sejumlah pengawas madrasah turut serta melakukan pemantauan yakni bapak Salam, S.Ag.,S.Pd.,M.Pd (Pengawas Madrasah Tingkat Atas), Hajrah, S.Ag.,MM (Pengawas Madrasah Tingkat Menengah), serta beberapa staf yakni Kalman, S.H.I (Operator Simpatika Tingkat Kabupaten) serta Rostini, S.Ag (Staf administrasi).

Sebagaimana biasa, tim menyodorkan instrumen monitoring kepada panitia. Dari format instrumen yang diajukan, panitia lokal MTsN Bantaeng dapat memenuhi bukti fisik dari setiap item instrument yang diminta mulai dari program kerja panitia, rencana anggaran dan biaya kegiatan, POS UNBK, denah ruangan, tata tertib sampai SK Panitia dan Pengawas.

Dihari kedua pelaksanaan UNBK di MTsN Bantaeng ini, panitia berharap dapat berjalan aman dan lancar dengan mata ujian Matematika. Peserta ujian di MTsN Bantaeng dibagi dalam tiga sesi dengan jumlah peserta pada sesi pertama dan kedua sebanyak 21 orang sementara sesi ketiga 20 orang. Peserta laki – laki sebanyak 28 orang, perempuan 34 orang sehingga total peserta berjumlah 62 orang. Di hari kedua ini, sebagaimana hari pertama kemarin kehadiran peserta mencapai 100 persen.