Di Desa Labbo Kec. Tompobulu Bantaeng, Operasional Majelis Taklim Dibiayai Dari ADD

Bantaeng, (3/2) - Difasilitasi oleh Ketua Pokjaluh Kemenag Bantaeng Drs. Sulaiman bersama Penyuluh non PNS Kasman, S.Pd.I, Kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Agama Islam pada Kelompok Majelis Taklim (MT) Niswatun Nafiah, Desa Labbo Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng digelar hari Jum'at (2/2/2018) bertempat di Masjid Asmaul Husna Dusun Labbo desa Labbo, Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng

Menurut Kasman, S.Pd.I yang asal Labbo ini, Pemerintah Desa Labbo dengan Kepala Desa Sirajuddin, S.Ag memang sangat mendukung kegiatan-kegiatan Keagamaan di desanya seperti kegiatan pengajian Majelis Taklim ini, bahkan beliau tidak tanggung-tanggung menganggarkan biaya operasional setiap bulan termasuk dalam hal bantuan pengadaan pakaian seragam melalui Alokasi Dana Desa (ADD) kepada para anggota MT.


Di Desa Labbo ini lanjut Kasman, S.Pd.I, ada 9 Majelis Taklim dibawah binaan para Penyuluh Agama Islam yang tergabung dalam FK PAI KUA Kec. Tompobulu yang terdiri dari Penyuluh Fungsional (PNS) 5 orang dan penyuluh Non PNS (Honorer) berjumlah 9 orang.

Giat Kultum Ba'da Dhuhur Kemenag Bantaeng Menampilkan Penyuluh Muda Non Fungsional

Bantaeng, (2/2) - Kultum ba'da Dhuhur Kantor Kemenag Bantaeng hari ini (Kamis 2 Februari 2018) menampilkan penyuluh muda dari KUA Kecamatan Bantaeng, Asri Ifan, S.Ag.

Ifan demikian panggilan akrabnya adalah 1 dari 69 penyuluh non PNS Kantor Kemenag Bantaeng yang ditugaskan pada KUA Kec. Bantaeng bersama 9 orang penyuluh Non PNS lainnya

Kultum yang dibawakannya cukup singkat berisi petuah-petuah kehidupan yang berlandaskan agama.

Meski tak sempat menyampaikan satu ayat atau hadist pun, penyuluh muda Asri Ifan mampu membuat audiens bahkan ketua panitia Kultum Abd. Halim Yakub takjub dengan petuah-petuah yang disampaikannya dalam bahasa daerah Makassar khas Butta Toa Bantaeng.

Ingin menyimak lebih jauh, mari kita saksikan rekaman berikut ini:







Begini Suasana Pelaksanaan Shalat Khusuf Di Masjid Agung Syekh Abd Gani Bantaeng

Bantaeng, (31/1) - Dipimpin oleh Imam KM Sudirman Sappara, ratusan masyarakat Kab. Bantaeng mengikuti Shalat Khusuf atau Shalat Gerhana Bulan Total (Rabu, 31 Januari 2018).

Shalat Khusuf di Kab. Bantaeng dipusatkan di Masjid Agung Syekh Abdul Gani, Jl. Elang Kel. Pallantikang, Kec. Bantaeng, disamping beberapa lokasi pelaksanaan lainnya diantaranya Masjid Raya Bantaeng, Masjid Kompleks Pesantren Al Ihsan Wahdah Islamiyah, Masjid Puri Lembang, Masjid Nurus Sa'ada Lasepang, Masjid Babussalam Desa Kaloling, Masjid Al Munawwara Desa Bajiminasa, Masjid Taqwa kaloling dan di beberapa tempat lainnya.

Beradasrkan undangan Pemerintah Kabupaten Bantaeng, sejumlah Pimpinan Instansi Pemerintah, Unsur TNI dan POLRI serta Organisasi dan Tokoh Masyarakat, turut hadir melaksanakan Shalat Khusuf secara berjamaah bersama segenap masyarakat dan jemaah Masjid Agung Syekh Abdul Gani Bantaeng.

Tampak hadir Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus beserta Kasubag TU H. Muh Ahmad Jailani, Unsur Forkopimda, sejumlah pimpinan OPD, unsur TNI dan Polri (Babinsa dan BhabinKamtibmas), Kabag Kesra Setda Bantaeng, serta sejumlah Kepala KUA Kecamatan beserta jajaran,

Shalat Khusuf diawali dengan sambutan Kabag Kesra Setda Bantaeng bapak Muh Saeruddin mewakili Pemerintah Daerah dan sekaligus secara pribadi beliau juga pamit kepada seluruh masyarakat yang hadir yang mana pada hari itu (Rabu 31/1/2018) bertepatan dengan momentum gerhana bulan malam ini (31/1/2018) beliau juga memasuki masa purna bhakti sebagai Aparatur Sipil Negara.

Usai pelaksanaan Shalat Khusuf, Kakan Kemenag didampingi Kabag Kesra dan Kasubag Tata Usaha Kemenag Bantaeng melakukan wawancara dengan media dibawah naungan Dinas Infokom Bantaeng Bantaeng TV.

Berikut Liputannya:

Shalat Khusuf Di Kab. Bantaeng Dipusatkan Di Masjid Agung Syekh Abdul Gani

Bantaeng, (31/1) - Menyikapi fenomena langka Super Blue Blood Moon malam ini, segenap masyarakat Kab. Bantaeng melaksanakan shalat gerhana atau shalat khusuf secara berjamaah di sejumlah masjid.

Salah satu tempat pelaksanaan yang menjadi pusat pelaksanaan Shalat Khusuf tingkat Kab. Bantaeng adalah di Masjid Agung Syekh Abdul Gani, Jl. Elang Kel. Pallantikang, Kec. Bantaeng, disamping sejumlah lokasi pelaksanaan lainnya diantaranya Masjid Raya Bantaeng, Masjid Kompleks Pesantren Al Ihsan Wahdah Islamiyah, Masjid Puri Lembang, Masjid Nurus Sa'ada Lasepang, Masjid Babussalam Desa Kaloling, Masjid Al Munawwara Desa Bajiminasa, Masjid Taqwa kaloling dan di beberapa tempat lainnya.

Tampak hadir di Masjid Agung Syekh Abdul Gani Bantaeng, Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus beserta Kasubag TU H. Muh Ahmad Jailani, Unsur Forkopimda, sejumlah pimpinan OPD, unsur TNI dan Polri (Babinsa dan BhabinKamtibmas), Kabag Kesra Setda Bantaeng, sejumlah Kepala KUA Kecamatan beserta jajaran, sejumlah pimpinan Ormas, tokoh masyarakat, dan juga masyarakat umum.


Shalat Khusuf dimulai sekitar pukul 20.30. wita ba'da Shalat Isya secara berjamaah dengan dipimpin oleh Imam KM Sudirman Sappara dan Khatib oleh KM Hamsah Israil. S.Pdi.

Shalat Khusuf diawali dengan sambutan Kabag Kesra Muh Saeruddin mewakili Pemerintah Daerah sekaligus secara pribadi beliau juga pamit kepada seluruh masyarakat yang hadir yang mana bertepatan dengan momentum gerhana bulan malam ini (31/1/2018) beliau juga memasuki masa purna bhakti sebagai Aparatur Sipil Negara.

Dalam sambutannya, Kabag Kesra Setda Bantaeng mengapresiasi Kementerian Agama beserta jajaran atas koordinasinya sehingga pelaksanaan Shalat Khusuf yang beliau isitilahkan dengan shalat Gerhana Bulan Total atau disingkat GBT ini dapat terlaksana. Ini membuktikan sinergitas Kementerian Agama dengan Pemerintah Daerah Kab. Bantaeng sangat harmonis utamanya dalam kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini. Akunya.

Shalat Khusuf berjalan dengan khusyuk dan lancar dalam suasana penuh khidmat dibawah lantunan ayat-ayat yang panjang dalam Surah Al Baqarah oleh sang Imam dengan waktu kurang lebih 60 menit dilanjutkan dengan khutbah dan Dzikir bersama.

Semoga fenomena langka yang menurut para ahli merupakan gabungan dari 3 fenomena alam sekaligus secara bersamaan, yaitu bluemoon, supermoon, dan gerhana bulan total yang terjadi hanya 152 tahun sekali ini membawa keberkahan tersendiri bagi seluruh masyarakat dan tentunya menjadi perenungan buat kita atas ke Maha Besaran dan keagungan Allah SWT. (Mhd)