Sebagian Besar ASN Ke Lutim, Apel Pagi Di Lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng Tetap Digelar

Bantaeng, (2/4) - Meski sebagian besar pejabat maupun staf/pelaksana di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng saat ini sedang berada di Luwu Timur guna mengikuti pembukaan dan pelaksanaan MTQ ke 30 tingkat Provinsi Sulsel tahun 2018, apel senin pagi yang merupakan kegiatan rutin awal pekan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng tetap digelar, (Senin, 2/4/2018).

Bertindak selaku pembina apel, Kepala Seksi PHU (Penyelenggaraan Haji dan Umrah) H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM, sedang pemimpin barisan oleh Fajri, SH, pelaksana Seksi PD Pontren.

Dibarisan jajaran pejabat/pimpinan tampak hadir Kepala Seksi PD Pontren ibu Dra. Hj. St. Wahni, M.Pd dan Pengawas Madrasah tingkat menengah Salam, S.Ag, S.Pd, M.Pd.

H. Muhammad Tahir dalam amanatnya menyampaikan apresiasi kepada segenap ASN yang tetap hadir mengikuti apel.

"Meskipun Kepala Kantor beserta Kasubag Tata Usaha dan para Kepala Seksi/ Penyelenggara saat ini sedang berada di Kab. Luwu Timur guna menghadiri kegiatam MTQ tingkat Provinsi, namun kegiatan apel rutin ini tidak boleh kita tinggalkan". Tutur H. Tahir.

Dalam kesempatan itu pula, H. Tahir menyampaikan bahwa seksinya telah melaksanakan proses rekrutmen calon petugas haji musim haji 1439 H / 2018 M baru-baru ini

"Alhamdulillah, beradasrkan hasil tes kemarin, kita telah mendapatkan 2 nama yang akan dikirim ke Kanwil yang merupakan peserta dengan nilai tes komoetensi dan penilaian berkas yang tertinggi pada masing-masing kategori, satu orang untuk petugas TPHI (Ketua Kloter) dan satu orang untuk petugas TPIHI (Pembimbing Ibadah)". Lanjut Kasi Haji.

"Semoga kedua nama yang akan kami kirim besok tersebut salah satunya dapat diakomodir di Kanwil, apakah petugas Ketua Kloter atau kah Pembimbing ibadah, tapi untuk kedua-duanya saya rasa tidak mungking". Tandasnya.

Tak lupa pula, diakhir amanatnya, H. Muh Tahir mengajak kepada segenap peserta apel serta seluruh masyarakat Kab. Bantaeng untuk mendo'akan para kafilah kontingen Kab. Bantaeng untuk keselamatan dan kesuksesan dalam mengikuti kegiatan MTQ tingkat Provinsi Sulsel tahun 2018 di Kab. Luwu Timur ini. (mhd)


Dibuka Oleh Gubernur SYL, Kontingen Kab. Bantaeng Siap Sukseskan MTQ Ke 30 Tingkat Prov. Sulsel Tahun 2018


Kemenag Bantaeng, LUTIM - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 30 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018 dibuka secara resmi Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo (SYL) bertempat di City Center, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, minggu malam (1/4/2018).

Acara diawali dengan penampilan kelompok marching band SMA Negeri 1 Kota Malili, mengantar para peserta defile 24 kabupaten-kota se-Sulsel yang mengikuti MTQ di Bumi Batara Guru ini. Tiga peserta defile pertama, yakni, Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Bulukumba.

Defile Kontingen kafilah Kabupaten Bantaeng diikuti sebanyak 37 orang peserta ditambah sejumlah pendamping, panitia dan official.

Turut hadir pada acara pembukaan MTQ ini, segenap pejabat eselon lingkup Kantor Kemenag Bantaeng yang terdiri dari Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi, Penyelenggara, Kepala Madrasah dan Kepala KUA Kecamatan, tampak hadir pula para Camat se Kab. Bantaeng.

Adapun Cabang lomba yang dipertandingkan di MTQ kali ini diantaranya: Tilawah, Syahril Quran, Fahmil Quran, Tafsir, Hifzil Quran, Makalah Al Quran, Tartil Quran, Qiraat Murattal dan Kaligrafi.

Gubernur Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya menyampaikan bahwa, hadirnya MTQ ini karena hadirnya ridha dari Allah SWT. Bahwa apa yang kita lakukan ini adalah panggilan jiwa dan bentuk istiqamah, bahwa Islam adalah napas kehidupan.

"Apa yang kita lakukan simboliknya MTQ, tetapi bagi saya ini bagian dari pertanggungjawaban keislaman kita," kata Syahrul.

"MTQ adalah bentuk dari syiar Islam sebagai hamba untuk berpegang teguh pada Al-qur'an dalam kehidupan. MTQ ini, adalah bentuk tanggungjawab agar Islam besar, dan menjadi napas kehidupan dan jalan kehidupan. Islam is way of Life, Islam adalah jalan hidup," Tuturnya.

"Jika kita berpijak pada Al-qur'an, kita tidak akan takut pada siapa saja, karena kita benar," Sambungnya.

Bagi gubernur Sulsel 2 periode yang sebentar lagi akan mengakhiri masa jabatannya ini, MTQ ini adalah yang terakhir kalinya ia hadir sebagai Gubernur Sulawesi Selatan.

Menurutnya dirinya meminta MTQ Sulsel tahun ini dihadiri dan dibuka oleh Gubernur yang akan datang, namun panitia tetap meminta agar dirinya yang hadir dan membuka MTQ ini sebagai gubernur yang pada tanggal 8 April 2018 mendatang ini akan mengakhiri masa jabatannya.

Usai memberikan sambutan SYL kemudian membuka acara secara resmi yang ditandai dengan pemukulan gendang dan peluncuran kembang api.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur Thoriq Husler, berterima kasih atas ditunjuknya Lutim sebagai tuan rumah MTQ untuk pertama kalinya.

Baginya, ajang ini selain sebagai ajang kompetisi juga sebagai ajang silaturahim.






















Kontingen Bantaeng Turut Ramaikan Pawai Ta'arruf Jelang Pembukaan MTQ Ke 30 Tkt Provinsi Sulsel



Malili, (Kemenag Bantaeng) - Lapangan Soekarno Hatta Puncak Indah Malili, Kab. Luwu Timur, siang ini (Ahad, 1/4/2018) disesaki oleh ratusan kendaraan roda empat dari para kontingen kafilah MTQ Kabupaten/Kota se Sulsel.

Ratusan kendaraan yang dihiasi berbagai ornamen-ornamen bernuansa Islam itu merupakan peserta Pawai Ta’aruf sebagai rangkaian kegiatan MTQ ke-30 tingkat provinsi Sulsel yang dilaksanakan di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Pawai Ta'arruf yang diikuti seluruh kafilah dari 24 Kabupaten/Kota se Sulsel ini secara resmi dilepas oleh Bupati Luwu Timur Muhammad Thorig Husler, kontingen Kab. Bantaeng juga turut ramaikan pawai dengan rute seputar Kota Malili ini.

"Bahwa pawai ta'arruf ini merupakan ajang silaturahmi antara seluruh peserta yang datang dari 24 Kabupaten/kota se Sulsel". Tutur Thorig sesaat sebelum melepas pawai.

"Bukan hanya antar sesama peserta, tapi juga antara peserta dengan masyarakat Luwu Timur" Lanjutnya.

Untuk itu Thorig berharap pawai ini dapat menggugah hati dan menambah antusias masyarakat Luwu Timur untuk hadir dan menyaksikan berbagai cabang yang diperlombakan pada event MTQ tingkat provinsi Sulsel kali ini.

”Silahkan memutari Kota Malili dengan tertib dan utamakan keselamatan. Juara bukanlah yang utama, namun bagaimana pawai ini bisa terlaksana dengan tertib dan tanpa ada kecelakaan lalu lintas,” Tandasnya.

Sesuai jadwal, pembukaan MTQ ke 30 tingkat provinsi Sulsel ini akan gelar malam nanti yang akan dibuka langsung oleh Gubernur Sulsel H. Syahrul Yasin Limpo dan akan dihibur oleh artis ibukota, Fatin Shidqia Lubis. (mhd)

Dewan Hakim MTQ XXX Sulsel 2018 Dikukuhkan, 1 Orang Berasal Dari Bantaeng


Malili, (Kemenag Bantaeng), - Sukses tidaknya kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), salah satunya bergantung pada sifat jujur, profesional dan penuh tanggung jawab dari seorang dewan hakim. Demikian disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan, H.Abd.Wahid Thahir saat mengukuhkan 82 orang dewan hakim yang akan bertugas di MTQ ke-30 tingkat Sulsel di Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (31/03/18).

"Harapan kita para dewan hakim agar betul-betul melaksanakan amanah dengan sungguh-sungguh, adil dan dapat dipercaya, Lanjut H. Abd Wahid.

Menurut mantan Kepala Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kabupaten Luwu Timur ini, sejauh ini Pemerintah Luwu Timur sangat siap melaksanakan MTQ.

”Saya bertugas 6 tahun dua bulan lebih di daerah ini, sehingga saya tahu persis kesiapan yang dilakukan pemerintah,” Ungkapnya

Pelantikan dewan hakim yang dilakukan di halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Luwu Timur H.M.Thorig Husler ini juga dihadiri oleh Kakan Kemenag 24 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.

Salah seorang anggota Dewan Hakim yang dikukuhkan oleh Kakanwil tersebut berasal dari Kab. Bantaeng yakni Ibu Husnaeni, S.Ag sebagai Dewan Hakim Tilawah bidang lagu dan suara. Husnaeni merupakan ASN Kementerian Agama Kab. Bantaeng yang bertugas pada Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng.