Mengisi Kultum Di Mushallah Al Ikhlas Kemenag Bantaeng, Penyuluh KUA Ermes Ini Ingatkan Pesan Ali Bin Abi Thalib

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Giat Kultum Senin Kamis di Mushallah Al Ikhlas Kantor Kemenag Bantaeng kembali digelar dengan menampilkan salah seorang penyuluh fungsional pada KUA Kecamatan Eremerasa Saharuddin, S.Ag. (Kamis, 6 September 2018).

Dalam kesempatan ini, Saharuddin mengangkat pesan dari salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang juga merupakan sepupu beliau yakni Ali bin Abi Thalib ra.

Dalam pesannya sebagaimana tertulis dalam kitab Nahjul Balagah yang disusun Syaikh Muh. Abduh, Ali Bin Abi Thalib menyampaikan antara lain :

  1. Jangan sekali-sekali menunjukkan harapan selain kepada Allah. Allah mengingatkan dalam QS: Yunus :106-107 :"Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah".
  2. Janganlah kalian merasa takut selain kepada dosa-dosa kalian. Selama manusia hidup,selama masih bernafas, selama lidah masih bicara,selama telinga masih mendengar, peluang berbuat dosa sangat terbuka,sehingga harus selalu bertaubat setiap saat.
  3. Janganlah sekali-kali merasa malu berkata"aku tidak tahu",apabila ditanya tentang sesuatu yang memang tidak diketahui, Istilah jaman nownya jangan "sokta" (sok tau), jangan sampai informasi yang diberikan menyesatkan orang lain.
  4. Jangan sekali-kali malu belajar sesuatu yang memang kita belum ketahui.
  5. Tidak ada manusia yang sempurna dan menguasai semua ilmu, sehingga setiap saat harus belajar, bahkan belajarlah mulai dari buaian sampai liang lahat.
  6. Bersabarlah selalu, sebab hubungan sabar dengan iman seperti kepala dan tubuh, maka tidak ada gunanya tubuh tanpa kepala, demikian pula iman tanpa sabar.
Demikian pesan baginda Ali yang disampaikan penyuluh Saharuddin, S.Ag dan diakhir Kultumnya, Sahar menutup dengan kalimat Ujian adalah kepastian sehingga kesabaran adalah kunci yang tidak bisa dielakkan. (mhd)

Sebelum Tinggalkan Mekkah, Jemaah Haji Bantaeng Akan Melaksanakan Tawaf Wada' Malam Ini



Mekkah, (Inmas Bantaeng) - Sehari sebelum meninggalkan Kota Mekkah, jemaah haji kloter 15 UPG musim haji tahun 1439 H / 2018 M yang terdiri dari jemaah Kab. Bantaeng (186) dan Jemaah Kab. Takalar (264) akan melaksanakan thawaf wada' atau thawaf perpisahan.

Thawaf Wada' adalah merupakan penghormatan terakhir pada Masjidil Haram dan merupakan amalan terakhir bagi orang yang menjalankan haji sebelum ia meninggalkan Mekkah, tidak ada lagi amalan sesudahnya.

Thawaf wada’ ini wajib dilakukan oleh jemaah haji dan menjadi akhir amalan orang yang berhaji di Baitullah dan ia tidak boleh lagi tinggal lama setelah itu. Jika ia tinggal lama setelah itu, thawaf wada’nya wajib diulangi.

Adapun jika diamnya sebentar seperti karena menunggu rombongan, membeli makanan atau ada kebutuhan lainnya, maka itu tidaklah masalah. Begitu pula jika ada yang belum menunaikan sa’i hajinya, maka ia boleh menjadikan sa’inya setelah thawaf wada’. Karena melakukan sa’i tidak memerlukan waktu yang lama.

Sementara wanita haid yang telah menjalani thawaf ifadhah jika ia bisa menunggu sampai haidhnya suci, maka ia diperintahkan melakukan thawaf wada’. Jika tidak mampu menunggu karena harus meninggalkan Mekkah, thawaf wada’ gugur darinya.

Berdasarkan hasil pertemuan Petugas Haji Kloter 15 UPG dengan para jemaah yang digekar di Mushallah Al Aseel Plaza Hotel pada ba'da Isya, Rabu, 5 September 2018 Waktu Arab Saudi tadi malam, pelaksanaan thawaf wada' bagi jemaah kloter 15 UPG ini dijadwalkan pada Kamis malam ba'da Isya tanggal 6 September 2018 waktu Arab Saudi. Demikian dilaporkan H. Muhammad Arfah, Pembimbing Ibadah Haji Kloter 15 dari Mekkah Arab Saudi. (mhd)

Jelang Kepulangan Ke Tanah Air, Ketua Kloter 15 UPG Kumpulkan Para Jemaah


Mekkah, (Inmas Bantaeng) - Jelang kepulangan jemaah haji kloter 15 UPG (Bantaeng-Takalar), Ketua Kloter (Petugas TPHI) bersama Pembimbing Ibadah (Petugas TPIHI) mengumpulkan para jemaah utamanya Ketua Rombongan dan Ketua Regu di Mushallah Hotel, ba'da Isya, Rabu, 5 September 2018. Waktu Arab Saudi.

Selain membahas mengenai jadwal kepulangan yang Insya Allah pada Jum'at 7 September 2018 pukul 13.20 WAS, pertemuan tersebut juga dimaksudkan untuk memberikan pencerahan mengenai tata cara pelaksanaan thawaf wada, atau tawaf perpisahan.





Sebagaimana diketahui Thawaf Wada' adalah sebagai penghormatan terakhir pada Masjidil Haram dan merupakan amalan terakhir bagi orang yang menjalankan haji sebelum ia meninggalkan Mekkah, tidak ada lagi amalan sesudahnya.

Thawaf wada’ ini wajib dilakukan oleh jemaah haji dan menjadi akhir amalan orang yang berhaji di Baitullah dan ia tidak boleh lagi tinggal lama setelah itu. Jika ia tinggal lama setelah itu, thawaf wada’nya wajib diulangi.

Adapun jika diamnya sebentar seperti karena menunggu rombongan, membeli makanan atau ada kebutuhan lainnya, maka itu tidaklah masalah. Begitu pula jika ada yang belum menunaikan sa’i hajinya, maka ia boleh menjadikan sa’inya setelah thawaf wada’. Karena melakukan sa’i tidak memerlukan waktu yang lama.

Adapun wanita haid yang telah menjalani thawaf ifadhah jika ia bisa menunggu sampai haidhnya suci, maka ia diperintahkan melakukan thawaf wada’. Jika tidak mampu menunggu karena harus meninggalkan Mekkah, thawaf wada’ gugur darinya. Demikian penjelasan terkait thawaf wada' tersebut.

Pelaksanaan thawaf wada' bagi jemaah kloter 15 UPG ini dijadwalkan pada Kamis malam ba'da Isya tanggal 6 September 2018. (arf/mhd)

Percepatan Akreditasi RA Se Kab. Bantaeng, BAN Paud PNF Sulsel Akan Sapu Bersih Di Tahun 2018 Ini

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Dalam rangka upaya percepatan Akreditasi RA se Kab. Bantaeng, Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Pendidikan Madrasah bekerjasama dengan BAN (Badan Akreditasi Nasional) Paud PNF Propinsi Sulawesi Selatan menggelar sosialisasi dan bimbingan kepada semua lembaga RA Kab. Bantaeng, bertempat di Aula Kantor Kemenag Bantaeng. (Rabu, 5 September 2018).

Kegiatan diikuti sebanyak 24 orang peserta dari 12 lembaga RA yang terdiri dari para Kepala RA dan operator masing-masing lembaga dengan pemateri : Dr. Dg. Makkalasse Selaku Ketua Komisi Peningkatan Kompetensi Asesor, Kasi Pendidikan Madrasah, Drs. H.Muh. Baedawi, MM, BAN Paud Pnf Propinsi Sulawesi Selatan, Mardiah, S.Pd, MM, dan M.Rais Hajat, SE, S.Pd.I (tim Asesor).


Melalui kegiatan ini diharapkan agar semua RA naungan Kemenag Kab. Bantaeng Bisa ikut dalam pelaksanaan Akreditasi Visitasi tahap 3 tahun 2018,

Ketua Komisi Peningkatan Kompetensi Asesor dalam kesempatan ini menyampaikan materi terkait Aplikasi SisPenA (Sistem Informasi Penilaian Akreditasi) dan juga memaparkan 8 Standar Pendidikan.

Sementara itu Kepala Seksi Pendidikan Madrasah dalam sambutannya mewakili Kepala Kantor menyampaikan apresiasi dan berhubung belum adanya lembaga RA yang mengajukan Akreditasi, pak Kasi berharap melalui kegiatan sosialisasi dan pembimbingan Akreditasi ini dapat lebih memudahkan kepada lembaga untuk melakukan pembenahan dokumen/administrasi dalam proses pelaksanaan Akreditasi, sehingga pada saat visitasi, lembaga betul betul dalam keadaan siap untuk diakreditasi. Harap Kasi Pendma. (mhd).