Launcing GARDA KAGUM Kemenag Sulsel, Jajaran Kemenag Bantaeng Ikuti Secara Virtual Di 15 Titik Kumpul


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Dibuka
 secara resmi oleh Kabiro Kesra Provinsi Sulawesi Selatan H. Suherman mewakili Gubernur Sulawesi Selatan bertempat di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis 24 September 2020, Kementerian Agama provinsi Sulawesi Selatan melalui Bidang Pendidikan Madrasah menggelar peluncuran program GARDA KAGUM  yang telah di launching secara nasional oleh Menteri Agama RI pada tanggal 12 Agustus 2020 yang lalu.

Program GARDA KAGUM ini merupakan ikhtiar dan komitmen Kementerian Agama untuk membangun kompotensi dan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan madrasah  dengan berbasis komunitas. 


Peluncuran GARDA KAGUM ini juga disaksikan secara virtual pada ratusan titik kumpul yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan.

Di Kab. Bantaeng launching disaksikan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting pada 15 titik kumpul antara lain di Aula Kantor Kemenag Bantaeng, Aula MTsN, TK Al Ihsan, Ihya Ulumiddin, Muhammadiyah Bantaeng, Ma'arif Panaikang, Muhammadiyah Panaikang, DDI Mattoanging, Ma'arif Lasepang, NT Tompong, Al Mansur Biangloe, As'adiyah Dapoko, Al Murahamah, MA Muhammadiyah Ereng-Ereng dan As'adiyah Ereng-Ereng,

Di aula Kantor Kemenag Bantaeng, launcing dihadiri oleh Kasubag TU H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM, Kasi Pendidikan Madrasah H. M. Ahmad Jailani, S.Ag, MA serta jajaran Pokjawas Madrasah dan PAI.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng mengikuti launching di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar bersama para Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota se Sulsel.

Kakanwil dalam sambutannya mengatakan komunitas ini di harapkan dapat menjadi wadah pembinaan dan pengembangan profesi yang mandiri, fleksibel dan tepat sasaran dengan prinsif tiada hari tanpa belajar.

"Seorang pendidik yang baik adalah orang yang aktif  mengajar dengan tidak berhenti belajar", jelasnya.

Melalui sambutan virtualnya KH.Khaeroni  berharap kepada seluruh jajaran pendidikan madrasah, termasuk Pengawas madrasah, Kepala Madrasah dan Guru Madrasah, yang tergabung dalam  komunitas POKJAWAS, KKM, MGMP dan KKG untuk  mengawal program Garda Kagum Kemenag.

Diakhir sambutannya mantan Kepala Biro administrasi umum, Akademik, dan Kemahasiswaan IAIN Salatiga ini mengajak seluruh komponen tenaga pendidik berkomitmen menjadikan anak – anak madrasah, yang tidak saja pintar secara kognitif, tetapi juga berkrakter positif, bangun generasi  yang agamais dan nasionalis  menyatu  dalam  prinsip kebangsaan yang kuat, generasi yang unggul dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel H.Masykur sebagai Ketua Panitia Garda Kagum dalam laporannya menyebutkan sebanyak 8.520 orang yang berasal dari komunitas pendidik madrasah dari 284 titik kumpul mengikuti Launcing Garda Kagum secara Virtual.