Silaturrahmi Ke MTs Muhammadiyah Bantaeng, Kakan Kemenag Lakukan Supervisi Ke Setiap Kelas


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Sebagai seorang mantan pendidik yang pernah menjabat sebagai Kepala Madrasah pada beberapa tingkatan ini, dunia pendidikan selalu menjadi magnet tersendiri bagi bapak H. Muhammad Yunus yang kini menjabat Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng sejak 17 Desember 2015 ini.

Kerinduannya pada kelas dan siswa di Madrasah membuat Mantan Kasubag TU Kantor Kemenag Kab. Wajo ini selalu terpaut hatinya ke Madrasah untuk selalu berkunjung dan bersilaturrahmi dengan siswa dan seluruh stake holder guna melihat dan memantau secara langsung proses pembelajaran disana.

Pagi ini, Kamis 30 Maret 2017, sebelum membuka Rakor Penguatan Data Emis Pendidikan Keagamaan Islam yang digelar Seksi PD Pontren Kantor Kemenag Bantaeng bertempat di Kompleks Masjid Raya Kab. Bantaeng, Kakan Kemenag Bantaeng menyempatkan diri bersilaturrahmi ke MTs Muhammadiyah Bantaeng.

Yang menarik dalam kunjungannya ke MTs Muhammadiyah Bantaeng ini selain melakukan supervisi langsung kepada beberapa guru yang sedang mengajar di kelas ini adalah ketika salah seorang siswa Kelas VII MTs Muhammadiyah Bantaeng atas nama Faturrahman mampu melanjutkan potongan ayat yang dibacakan sang Kepala Kantor hingga ke akhir surah dengan Qiro'ah dan Tajwid yang benar, hingga secara spontan Bapak Kepala Kantor memberikan hadiah bagi sang hafidz. (Mhd)





Kakan Kemenag Bantaeng Buka Rakor Penguatan Data EMIS Seksi PD Pontren


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Bertempat di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Bantaeng, di Kompleks Masjid Raya Jl. Raya Lantor Kab. Bantaeng, Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag membuka secara resmi Rapat Koordinasi Penguatan Data Emis Pendidikan Keagamaan Islam Seksi PD Pontren tahun 2017.

Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari para operator Emis seluruh Pondok Pesantren dan MDTA/MDTW di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng mengikuti kegiatan dimaksud.

Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejuang data khususnya di bidang pendidikan keagamaan, yang telah menyajikan data yang akurat berkaitan pendidikan keagamaan di Kab. Bantaeng baik pada Pondok Pesantren maupun pada lingkup Pendidikan Diniyah atau MDTA/MDTW (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah/Wustho).

Tak lupa pula Kakan Kemenag menyampaikan apresiasi dan penghargaan secara khusus kepada Kasi PD Pontren atas segala karya dan innovasinya di bidang pendidikan baik sejak beliau menjabat sebagai Kasi Mapenda salah satunya dengan berhasil menghadirkan Program MEDP di Kab. Bantaeng dan yang tak kalah suksesnya adalah keberhasilan beliau bersama para Pimpinan Pondok Pesantren menelurkan Perda No 5 Tahun 2005 tentang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren yang merupakan payung hukum bagi dunia Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren di Kab. Bantaeng baik dalam pemberian ruang gerak maupun dari segi pemberian bantuan pengelolaan pendidikan.





Sukses STQ Tingkat Kabupaten, Kontingen Bantaeng Akan Ke Pare-Pare Akhir April Mendatang


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Berlangsung di Ruang Pola Kantor Walikota Pare-pare, Senin 27 Maret 2017, Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag menghadiri Rapat Pemantapan Pelaksanaan STQ ke XXX Tahun 2017

Rapat selain dihadiri langsung oleh Ka.Kanwil Kemenag Sulsel H. Abd Wahid Thahir, Walikota Pare H. Taufan Pawe, Karo Kesra H. Suherman, Sekkot Pare pare H. Mustafa A. Mappangara, Pengawas Dewan Hakim KH. Yunus Samad, juga dihadiri sebanyak 250 peserta yang terdiri dari Sekkot Dan Pejabat eselon II dan III se-kota Pare-pare, Kepala Kantor Kementerian Agama dan Kabag Kesra kabupaten kota se Sulsel memenuhi ruangan yang yang menyerupai Teater/Bioskop ini.

Rapat menetapkan Pelaksanaan STQ XXX Tahun 2017 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 27 April - 2 Mei 2017, di Kota Pare-Pare

Dalam Arahannya, Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel H. Abd. Wahid Thahir membeberkan alasan dipilihnya Kota Pare-pare sebagai tuan rumah pelaksanaan STQ tingkat Prov. Sulsel ke XXX tahun 2017 ini. Menurut Beliau, Pare Pare disamping merupakan kota metropolitan dan memiliki posisi strategis di Sulsel karena berada di wilayah tengah Sulsel, kota Pare pare juga dikenal sebagai Kota santri dan kota para ulama.

Sementara itu dari segi sarana dan infastruktur, Kota Pare menurut Kakanwil sangat siap apalagi ditunjang oleh salah satu visi dan misi serta program walikota dalam hal ini pemerintah Kota Pare-pare​ yaitu peningkatan kehidupan keagamaan di wilayahnya serta menjadikan agama sebagai pondasi pokok dalam melaksanakan pembangunan di semua lini,

Walikota Pare-Pare H. Taufan Pawe dalam sambutannya memberikan respon positif atas penunjukan daerahnya sebagai tuan rumah kegiatan STQ yang ke XXX yang kemungkinan menjadi ajang pelakanaan STQ terakhir karena menurut rencana, kedepan STQ akan digabung dengan MTQ.

Jika pada MTQ memperlombakan 7 (Tujuh) cabang, STQ tingkat Propinsi di kota Pare-Pare ini akan memperlombakan 3 (Tiga) Cabang  yaitu Tilawah , Tahfidzhul Qur'an 1, 5, 10, 20 dan 30 Juz dan Tafsir bahasa Arab, dan kesemuanya dibagi dalam kategori Putra Putri, Anak anak dan Dewasa. Dari kategorisasi lomba tersebut diperkirakan jumlah peserta mencapai angka 384 orang dengan estimasi 16 orang peserta per Kabupaten Kota bila semua kategori lomba bisa dipenuhi pesertanya secara full.



Kuota Haji Bantaeng Resmi Menjadi 185 Jemaah

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 581/III/2017 Tanggal 10 Maret 2017 Tentang Penetapan Kuota Haji Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan Musim Haji 1438 H/ 2017 M, dipastikan Kuota Haji Kab. Bantaeng kembali normal atau meningkat dari kuota sebelumnya yakni dari 147 Jemaah menjadi 185 jemaah pertahun.

Dalam lampiran surat keputusan yang ditandatangani Gubernur Sulsel Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH. M. Si. MH itu, kuota haji kabupaten Bantaeng ditetapkan sebanyak 185 jemaah per tahun atau bertambah 38 jemaah.

Menurut Kasi Haji Kantor Kemenag Bantaeng H. Muh. Tahir, S.Ag, MM, Penambahan kuota ini tentunya menjadi berita gembira bagi seluruh masyarakat Bantaeng baik yang telah mendaftarkan diri di Kantor Kemenag Bantaeng melalui Seksi Haji, maupun yang baru berencana untuk mendaftar, pasalnya, daftar tunggu (waiting list) calon jamaah haji otomatis akan berkurang.

H. Tahir, menjelaskan bahwa sejak kuota haji mengalami pemotongan 20 % tahun 2013 karena adanya proses renovasi atau perbaikan masjidil haram, jamaah Haji Kab. Bantaeng yang dapat diberangkatkan hanya 147 jemaah/ pertahun dengan masa tunggu hingga 41 tahun.

Namun dengan penambahan kuota haji sebanyak 38 jemaah atau kembali normal menjadi 185 jemaah pertahun ini, masa tunggu atau waiting list menjadi sedikit berkurang atau paling lama 36 tahun jika mendaftar sekarang dengan posisi jumlah pendaftar mencapai 6340 jemaah per 27 Maret 2017.

Penetapann Kuota Haji Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Selatan musim haji tahun 2017 M /1438 H oleh Gubernur Sulawesi Selatan dapat diunduh pada tautan dibawah ini.