Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Pertama Di Sulsel, Kemenag Bantaeng Dan Disdukcapil Tanda Tangani MoU Ini

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Demi Kemudahan dan kecepatan pelayanan bagi masyarakat yang memerlukan pelayanan di KUA maupun di Dinas Dukcapil Kabupaten Bantaeng, Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Bimas Islma bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kab. Bantaeng bersama menggagas sebuah inovasi pelayanan.

Kerjasama kedua belah pihak ditandai dengan penanda tanganan sebuah MoU (Memorandum of Understanding) yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kab. Bantaeng (Rabu, 12 Agustus 2020).

Penanda Tanganan MoU disaksikan langsung oleh Kakanwil Kemenag Sulsel H. Anwar Abubakar, S.Ag, M.Pd beserta segenap jajaran dari kedua pihak.

Perjanjian Kerja Sama tentang "Pemutahiran Data Kependudukan Dalam Aplikasi SIAK (Sistim Informasi Aplikasi Kependudukan) untuk Akses Data SIMKAH (Sistem Informasi Manajemen Nikah) ini menurut HM. Rajab, S.Sos, salah seorang Pelaksana pada Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng adalah merupakan yang pertama di Sulsel.

Dalam Perjanjian Kerjasama tersbut memuat poin-poin penting antara lain bahwa

1. PIHAK  KESATU (Disdukcapil) selaku  pihak yang berwewenang melakukan  Pencatatan kependudukan dan perubahannya, akan merubah data sesuai kewenangan dan peraturan yang berlaku  apabila PIHAK KEDUA (Kemenag Bantaeng), mengalami kendala dalam mengakses data kependudukan melalui SIMKAH.

2. Pihak kesatu akan melakukan pemutakhiran data kependudukan dan menyampaikan hasilnya kepada Pihak Kedua

3. Pihak KESATU dapat pula menyampaikan  permasalahan keabsahan data Pencatatan  Nikah/Rujuk kepada PIHAK KEDUA jika ada  keraguan atas keabsahan data maupun fisik kutipan akta nikah.

4. PIHAK KEDUA akan mengadakan validasi data Pencatatan  Nikah/Rujuk dan menyampaikan hasilnya kepada PIHAK PERTAMA

Guna melaksanakan ketentuan pada angka 1 dan angka 2 diatas kedua pihak akan menunjuk fasilitator / Petugas yang terdiri atas :

a.  Petugas Pelayanan administrasi dan Inovasi dari PIHAK KESATU

b.  Kepala KUA se Kabupaten Bantaeng dari PIHAK KEDUA

c.   KUA dapat menunjuk operator SIMKAH  sebagai fasilitator dari PIHAK KEDUA

d.  PIHAK KESATU menyiapkan loket dan tenaga khusus / operator untuk melayani calon pengantin dalam perbaikan data, dengan syarat Catin dapat dilayani jika membawa pengantar  dari KUA tempat mendaftar nikah. 

Dalam sambutannya Kakanwil H. Anwa Abubakar sangat mengapresiasi gagasan yang dicetuskan Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng yang telah diwujud nyatakan dalam sebuah MoU pada hari ini.

Dalam pelaksanaannya, Kakanwil sangat berharap para Penyuluh dan Penghulu menjadi Garda Terdepan di masing-masing Kecamatan dalam rangka Memberdayakan, mensinergikan dan mengkoordinasikan kedua belah pihak dalam rangka Pemutahiran Data Kependudukan Dalam Aplikasi SIAK untuk Akses Data SIMKAH dimaksud.

Sehubungan dengan itu, bertempat di Aula Kantor Kemenag Bantaeng, Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Bimas Islam menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Mutu dan Layanan KUA Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng tahun 2020 (Rabu, 12/08/2020

Turut hadir Kepala Bidang Urais Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulsel H. Muhammad Nasir, S.H., M.H. Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, S. Ag., M. Ag. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Bantaeng Drs. M. Ali Imran, MM. Kepala Seksi Bina KUA Kanwil Kemenag Sulsel H. Sawedi, S. Ag., M. Pd. Kepala Seksi Bina Paham Keagamaan dan Kepustakaan Islam Drs. H. Suardi., M. Si . Kepala Sub. Bagian Tata Usaha Kemenag Bantaeng H. Muhammad Tahir, S. Ag., MM dan para Kepala Seksi dan Penyelenggara lingkup Kantor Kemenag Kab. Bantaeng.

Seksi PD Pontren Kemenag Bantaeng Gelar Ujian MDTW TP. 2016/2017


Bantaeng, (Humas Bantaeng), Berlangsung sejak kemarin, Senin tanggal 22 Mei hingga Rabu tanggal 24 Mei 2017, Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) menggelar ujian MDTW (Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho) pada 3 lokasi yakni: MDTW Al Mukminun SMP 1 Tompobulu, MDTW SMP Syekh Muh Ja'far dan MDTW Nurul Jihad SMP 2 Gantarangkeke.

Ujian MDTW di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng tahun pelajaran 2016/2017 ini memuat 7 mata ujian yakni: Bahasa Arab, Al Qur'an, Hadist, Aqidah, Akhlah, Fiqhi dan SKI (Sejarah Kebudayaan Islam).

Sedang jumlah peserta ujian secara keseluruhan adalah sebanyak 166 orang dengan perincian sebagai berikut: MDTW Al Mukminun SMP 1 Tompobulu sebanyak 83 orang, MDTW SMP Syekh Muh Ja'far sebanyak 15 orang dan MDTW Nurul Jihad SMP 2 Gantarangkeke sebanyak 68 orang.

Menurut hasil pemantauan staf Seksi PD Pontren Fajri, SH, pelaksanaan ujian MDTW hingga hari ke 2 ini berjalan tertib dan lancar meskipun pelaksanaan ujian MDTW maupun MDTA ini tidak didukung oleh DIPA Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng.


Fajri berhadap kedepan baik ujian MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah) atau setingkat SD yang pelaksanaan ujiannya pada tanggal 2 s/d 5 Mei 2017 kemarin, maupun MDTW atau setingkat SMP ini dapat dianggarkan secara khusus pada DIPA Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng agar pelaksaan ujian Madrasah Diniyah Takmiliyah ini jauh lebih baik lagi. (Mhd)






Jelang Ramadhan, H. Jailani Beri Ucapan Selamat Dan Permohonan Maaf Kepada Segenap Warga Kemenag Bantaeng

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng, H. Muhammad Ahmad Jailani, S.Ag, MA, pada kesempatan apel pagi kali ini (Senin 22 Mei 2017) bertindak selaku pembina apel menggantikan Kakan Kemenag Bantaeng yang kebetulan sedang melakukan perjalanan dinas.

Dalam kesempatan sebagai pembina apel pagi ini, H. Muh Ahmad Jailani tak lupa menyampaikan selamat memasuki bulan Ramadhan 1438 H kepada seluruh jajaran Kantor Kemenag Bantaeng seraya memohon maaf atas segala dosa dan khilaf baik yang disengaja maupun tak disengaja yang membuat tidak nyaman dihati segenap ASN baik PNS maupun Non PNS.

Disamping itu, bapak HM Ahmad Jailani, menyampaikan bahwa sebagai warga Kementerian Agama Kab. Bantaeng Kita harus bersyukur kehadirat Allah SWT karena audit kinerja yang dilaksanakan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng yang baru-baru ini dilaksanakan, hasilnya cukup memuaskan berdasarkan hasil ekspose dari tim audit yang digelar pada hari Kamis tanggal 18 Mei 2017".

Lebih lanjut H M Ahmad Jailani berharap, semoga kedepan hasil auditnya bisa lebih bagus lagi, untuk itu kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama selama kurang lebih 2 pekan ini, beliau menyampaikan apresiasi dan penghargaan serta ucapan terima kasih yang tak tehingga dalam menyajikan dan menyiapkan segala hal berkaitan dengan berkas dan data yang dibutuhkan oleh tim audit, sehingga Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng berhasil melalui audit kinerja ini dengan hasil yang cukup memuaskan itu. Paparnya.

Selanjutnya Kasubag TU mengingatkan kepada seluruh ASN Kantor Kemenag Bantaeng pasca audit kinerja ini untuk memperhatikan segala hal yang berkaitan dengan laporan kinerja, baik LCKH, Uraian Tugas maupun SKP. (Mhd)

Ketua IGRA Kab. Bantaeng Harapkan 55 Guru Honorernya Dapat Diangkat Menjadi PNS

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Dihadapan Kakan Kemenag Bantaeng serta Kepala Dinas Pendiikan dan Kebudayaan Kab. Bantaeng, Ketua IGRA (Ikatan Guru Raodhatul Athfal) Kab. Bantaeng, Ibu Nurmiati. H, S.PdI yang juga Kepala RA Perwanida I menyanpaikan bahwa jumlah guru RA yang tersebar pada 12 RA se Kab. Bantaeng saat ini sebanyak 68 orang, dari 68 orang tersebut yang berstatus PNS baru 13 orang sedang 55 orang diantaranya masih berstatus Non PNS atau guru honorer.

Oleh karena itu beliau berharap semoga rekan-rekan beliau yang telah mengabdi ada yang sejak tahun 2004 hingga saat ini yang tersebar pada 12 RA se Kab. Bantaeng ini juga dapat ditingkatkan statusnya menjadi PNS, mengingat semangat para guru-guru RA yang berstatus Non PNS ini dalam mendirikan lembaga pendidikan RA guna menampung dan mendidik putra-putri kita di usia dini ini yang hanya bermodalkan semangat dan jiwa pengabdian yang tinggi.

Hal tersebut disampaikan ibu Ketua IGRA Kab. Bantaeng dalam laporannya pada acara pelepasan anak didik Raodhatul Athfal (RA) se Kab. Bantaeng yang berlangsung di Gedung Balai Kartini Kab. Bantaeng, Kamis 18 Mei 2017.

Hadir dalam acara pelepasan anak didik RA se Kab. Bantaeng dengan tema : "Menyelamatkan moral dan akhlak anak Indonesia menuju generasi Islam menyongsong masa depan yang gemilang". ini antara lain: Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag beserta ibu Ketua DWP Kemenag Bantaeng Hj. St. Hasnah, S.Ag yang sekaligus membawakan sambutan, Kadis Dikbud Kab. Bantaeng yang diwakili oleh Sekretaris DisDikbud Kab. Bantaeng Bapak Drs. H. Basri, MM, Ketua IGTKI/PGRI ibu Mardia, S.Pd, MM, Pengawas RA Ibu Hajrah, S.Ag, S.Pd, para orang tua anak didik dan sejumlah tamu dan undangan lainnya. (Mhd)

Kakan Kemenag Bantaeng Mewisuda 251 Anak Didik Raodhatul Athfal Se Kab. Bantaeng


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Bertempat di Gedung Balai Kartini Kab. Bantaeng, Kamis (18/5/2017), Ikatan Guru Raodhatul Athfal (IGRA) Kab. Bantaeng menggelar acara wisuda 12 RA (Raodhatul Athfal) se Kab. Bantaeng dengan tema : Menyelamatkan moral dan akhlak anak Indonesia menuju generasi Islam menyongsong masa depan yang gemilang".

Hadir dalam penamatan sebanyak 251 wisudawan-wisudawati RA se Kab. Bantaeng ini, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag beserta ibu Ketua DWP Kemenag Bantaeng Hj. St. Hasnah, S.Ag yang sekaligus membawakan sambutan.

Turut hadir pula dalam kesempatan ini, Kadis Dikbud Kab. Bantaeng yang diwakili oleh Sekretaris DisDikbud Kab. Bantaeng Bapak Drs. H. Basri, MM, Ketua IGTKI/PGRI ibu Mardia, S.Pd, MM, Pengawas RA Ibu Hajrah, S.Ag, S.Pd, para orang tua anak didik dan sejumlah tamu dan undangan lainnya.

Kakan Kemenag Bantaeng yang mengaku pernah menjabat Kepala Sekolah di RA ini dalam sambutannya menyampaikan bahwa profesi sebagai guru RA itu sungguh sangat berat dan butuh kesabaran, sehingga yang paling cocok untuk menjadi guru RA atau guru TK menurut beliau sesungguhnya adalah kaum perempuan, meskipun beliau tak menampik keberadaan kaum laki-laki yang berprofesi sebagai guru RA/TK.

Lebih lanjut Kakan Kemenag menghimbau kepada guru-guru RA dalam menyambut bulan suci Ramadhan ini untuk lebih intens mengaktifkan kegiatan tadarusan di mushallah-mushallah di kompleks RA atau di Masjid-Masjid di sekitar lingkungan RA.



Sementara itu ketua IGRA Kab. Bantaeng Ibu Nurmiati. H, S.PdI yang juga sebagai Kepala RA Perwanida I, dalam sambutannya melaporkan bahwa jumlah guru yang mengabdi pada 12 RA se Kab. Bantaeng ini adalah sebanyak 68 orang, yang terdiri dari 13 guru PNS yang 10 orang diantaranya merupakan guru dari Kementerian Agama Kab. Bantaeng, sedang 3 orang lainnya adalah guru dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bantaeng.

Sementara itu lanjut ibu Nurmiati, dari 68 orang guru RA tersebut, sebanyak 55 orang diantaranya  masih berstatus Non PNS, sehingga beliau berharap semoga rekan-rekan beliau yang telah mengabdi ada yang sejak tahun 2004 hingga saat ini yang tersebar pada 12 RA se Kab. Bantaeng ini juga dapat ditingkatkan statusnya menjadi PNS, mengingat semangat para guru-guru RA yang berstatus Non PNS ini dalam mendirikan lembaga pendidikan RA guna menampung dan mendidik putra-putri kita di usia dini ini yang hanya bermodalkan semangat dan jiwa pengabdian yang tinggi. (Mhd)




  


Kakan Kemenag Bantaeng Didapuk Bawakan Testimoni Oleh Kepala KPPN Bantaeng, Ini Videonya

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Dihadiri sebanyak 20 Satker dalam wilayah kerja KPPN Bantaeng, Kakan Kemenag Kab. Bantaeng H. Muhammad Yunus. S.Ag., M.Ag didapuk Kepala KPPN Bantaeng Ibu Hj. Kutfi Jusmintari untuk tampil memberikan Testimoni dalam acara Sosialisasi Program Pilot Project Penerapan Manajemen Risiko dalam upaya peningkatan Kinerja Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja KPPN Bantaeng, bertempat di Gedung Balai Kartini Bantaeng, Rabu 17/5/2017.

Tampil dihadapan 20 Satker mitra KPPN Bantaeng yang terdiri dari para KPA (Kuasa Pengguna Anggaran), para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan para Pengelola Anggaran pada masing-masing satker dalam wilayah kerja KPPN Bantaeng ini, Kakan Kemenag Bantaeng menyatakan sangat berterima kasih kepada ibu Kepala KPPN yang telah memberikan kehormatan kepada dirinya, baik pribadi maupun secara kelembagaan untuk tampil memberikan testimoni atas kegiatan Program Pilot Project Penerapan Manajemen Risiko dalam upaya peningkatan Kinerja Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja KPPN Bantaeng ini, meskipun awalnya beliau mengaku bingung, karena barangnya saja belum diketahui bangaimana bentuknya mengenai pilot project yang akan diterapkan KPPN Bantaeng ini, dirinya langsung diminta untuk menyampaikan testimoni sesaat sebelum acara dimulai.

Namun karena ini berbicara Resiko, Kakan Kemenag menganggap bahwa pilihan Ketua KPPN Bantaeng ini cukup tepat mengingat Satker Kementerian Agama memiliki banyak DIPA yang dikelola dalam unit satkernya, sehingga dalam pengelolaannya tentunya memiliki faktor resiko yang cukup tinggi. Demikian Kakan Kemenag.

Selengkapnya, testimoni  Kakan Kemenag Bantaeng dalam acara Sosialisasi Program Pilot Project Penerapan Manajemen Risiko dalam upaya peningkatan Kinerja Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja KPPN Bantaeng, dapat anda simak pada rekaman berikut ini.


Kemenag Bantaeng Akan Ikutkan 18 Santri Pondok Pesantren Berebut Beasiswa PBSB 2017

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) dalam waktu dekat ini akan mengirim sebanyak 18 orang santri Pondok Pesantren untuk mengikuti tes Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSPB) tahun 2017.

Ke 18 santri yang akan memperebutkan kursi pada sejumlah Universitas ternama di seluruh Indonesia ini menurut Kasi PD Pontren Dra. Hj. St. Wahni, M.Pd telah dinyatakan lulus finalisasi data dan telah memperoleh nomor test untuk mengikuti pembinaan sekaligus tes online berdasarkan surat dari Kabid PD Pontren Kanwil Kementerian Agama Sulsel dengan jadwal sebagai berikut:

Pembinaan: Senin-Selasa (22-23 Mei 2017, tempat Hotel Romedo, jl. Landak Baru, Makassar.

Test Online PBSP : Rabu 24 Mei 2017. tempat: MAN 2 Model Makassar.

Ke 18 Santri Pondok Pesantren dengan Universitas yang dituju tersebut antara lain adalah :

1.  Syahrul Hidayat, DDI Mattoanging : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
2.  Husnul Maabi, DDI Mattoanging : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
3.  Musdalifah Asrianti, DDI Mattoanging : UIN Sunan Ampel Surabaya
4.  Irmawati Syam, DDI Mattoanging : Univ. Gajah Mada Yogyajkarta
5.  Nurul Fuady, DDI Mattoanging : UIN Alauddin Makassar
6.  Nur Ismi, DDI Mattoanging : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
7.  Nur Amelia, DDI Mattoanging : UIN Alauddin Makassar
8.  Taufiq Hidayat, As'adiyah Dapoko : UIN Walisongo Semarang
9.  Mujahidin Nur, As'adiyah Dapoko : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
10. Ahmad Ashari, As'adiyah Dapoko : UPI Bandung
11. Nurul Fajri, As'adiyah Dapoko : UPI Bandung
12. Akmal Muktazim, As'adiyah Dapoko : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
13. Samsul Rijal, As'adiyah Dapoko : UPI Bandung
14. Nurlinda, As'adiyah Dapoko : UIN Sunan Ampel Surabaya
15. Nurmila, As'adiyah Dapoko : UPI Bandung
16. Ita Purnamasari, As'adiyah Dapoko : UIN Sunan Ampel Surabaya
17. Rahmawati, As'adiyah Dapoko : UIN Sunan Ampel Surabaya
18. Ahlun Zulhaelil Islami, As'adiyah Dapoko : UIN Sunan Ampel Surabaya.

Semoga ke 18 santri-santriwati Bantaeng yang berebut beasiswa pada program PBSB Kementerian Agama ini dapat terjaring pada sejumlah universitas favorit di seluruh Indonesia. (Mhd)



Kakan Kemenag Hadiri Wisuda Santri DDI Mattoanging Bantaeng


Bantaeng (Humas Bantaeng) - Dirangkaikan dengan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, 1438 H, Selasa 9 Mei 2017, DDI (Darud Da'wah Wal-Irsyad) Mattoanging Bantaeng mewisuda sebanyak 202 Santi/Santriwatinya untuk Tahun Pelajaran 2016/2017.

Kakan Kemenag Kab. Bantaeng Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag berkesempatan menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Wisuda Santri/Santriwati ke XVIII Pondok Pesantren ini.

Dalam sambutannya, Kakan Kemenag menyampaikan Selamat kepada para wisudawan/wisudawati, juga kepada orang tua dan para pembina pondok pesantren.

Turut hadir pula dalam acara wisuda santri ini antara lain:

1. Bupati Bantaeng diwakili oleh Bapak Asisten III Bidang Administrasi Setda Bantaeng, Bapak Ansar Tuba,
2. Pengurus Besar DDI ( AGR. Prof. DR. KH. Faried Wajedi. LC. MA) yang sekaligus tampil sebagai Pembawa Hikmah Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW,
3. Kapolres Bantaeng AKBP Adip Rojikan, SIK
4. Kabag Kesra Setda Bantaeng Drs. Muh Saeruddin, M.Si
5. Wakil Ketua Pengadilan Agama Kab. Bantaeng dan
6. Lurah Lamalaka.

Adapun jumlah Santri/santriwati yang diwisuda adalah sebagai berikut:

1. Tingkat Madrasah Aliyah 42 orang
2. Tibgkat Madrasah Tsanawiyah 42 orang
3. Tingkat SMP 44 orang
4. Tingkat Madrasah Ibtidaiyah 35 orang, dan
5. Tingjat TK 39 orang.


Inilah Penampilan Pertama Qariah Kab. Bantaeng Di Panggung Utama STQ XXX


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Setelah penampilan perdana pada cabang Hifdzil Qur'an 1 juz/tilawah putri, berlangsung di Masjid Raya Kota Pare-Pare dan cabang Hifdzil Qur'an 10 juz yang berlangsung di Masjid Agung Kota Pare-Pare pada pukul 08.00 s/d 12.00 wita, malam ini Kontingen Kafilah Kab. Bantaeng kembali tampil dipanggung STQ XXX.

Penampilan qari/qariah terbaik Butta Toa Bantaeng kali ini adalah pada cabang Hifdzil Qur'an 5 juz/tilawah putra dengan nomor peserta 146 atas nama Muh Afif Zhafran Arsal (Aas Arsal) yang berlangsung di Masjid Raya Kota Pare-Pare dan tampil sebagai penampil pertama dari 10 peserta malam ini.

Sedang penampil lainnya adalah pada cabang Tilawah Dewasa Putri dengan nomor peserta 61 atas nama Martina, S.Pd yang berlangsung di panggung utama STQ di Tribun Alun-alun Andi Makkasau Kota Pare-Pare pada pukul 19.30 - 23.30.wita yang merupakan penampilan pertama Kafilah Kab. Bantaeng di Panggung Utama STQ XXX ini.

Dan sampai berita ini diunggah di portal Kemenag Sulsel, qariah terbaik Kab. Bantaeng, peraih juara I STQ VI Tingkat Kab. Bantaeng tahun 2017 ini baru saja selesai tampil.

Mari kepada seluruh Masyarakat Bantaeng pada khususnya untuk bersama-sama mendoakan para kafilah Kab. Bantaeng agar dapat mempersembahkan yang terbaik bagi Kota Butta Toa Tercinta pada STQ XXX Tahun 2017 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan Insya Allah hingga ke tingkat Nasional nanti. Amiin . (Mhd)

Kontingen Kafilah Kab. Bantaeng Pimpin Defile Peserta Pada Pembukaan STQ XXX Pare-Pare


Pare-Pare, (Humas Bantaeng) - Dipimpin oleh Kabag Kesra Setda Bantaeng Bapak Drs. Muh Saeruddin, MM, Kontingen Kafilah Kab. Bantaeng dengan jumlah kafilah sebanyak 54 orang, mengikuti defile pembukaan STQ XXX Tingkat Provinsi Sulsel Tahun 2017, bertempat di Lapangan Andi Makkasau, Kota Pare-Pare, Jum'at (28/4).

Jika pada pawai ta'aruf kendaraan mengelilingi Kota Pare-Pare tadi pagi, Kontingen Kab. Bantaeng memimpin paling depan, pada defile kafilah dalam rangka pembukaan secara resmi oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo malam ini, Kontingen Kafilah Kab. Bantaeng kembali memimpin pada barisan terdepan.

Kontingen Kafilah Kab. Bantaeng terdiri dari 54 orang dengan jumlah peserta sebanyak 12 prang pada 2 cabang lomba yang akan diikuti yakni Cabang Tilawah yang terdiri dari Kategori Anak-anak dan Dewasa, dan Cabang Hifdzil Qur'an pada kategori 1 juz dan tilawah, 5 juz dan tilawah, 10 juz, 20 juz dan 30 juz.

Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag. beserta Ibu Ketua DWP Hj. St. Hasnah, S.Ag  juga tampak memenuhi kursi pada Tribun Utama Lapangan Andi Makkasau Kota Pare-Pare bersama para tamu dan undangan lainnya.

Pada Defile Kontingen STQ ini, Arfianti Paserei, siswa Kelas 1 SMA 2 Pare-Pare terpilih sebagai Pemegang Papan Kontingen Kafilah Kab. Bantaeng.

Sedangkan Suryana, Siswa Kelas II Ponpes Lilbanat, Kota Pare, mendapat amanah sebagai pemegang Papan Logo Kab. Bantaeng.

Turut pula mengisi barisan defile peserta LO (Liasion Organizer) STQ XXX untuk Kontingen Kafilah Kab. Bantaeng Asri Mustafa, SE dan Ambaba, S.Hi






Wabup Bantaeng Lepas Kontingen Pramuka Untuk PPMP III Tahun 2017

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Bertempat di halaman Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, Wakil Bupati Bantaeng Drs. H. Muhammad Yasin, MT didampingi Ka Kan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M Ag melepas kontingen Pramuka Kab. Bantaeng untuk kegiatan PPMP (Perkemahan Pramuka Madrasah Provinsi) III Tahun 2017 yang akan digelar mulai tanggal 22 hingga 26 April 2017, di Kab. Maros

Kakan Kemenag Bantaeng dalam laporannya dihadapan Wakil Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa Sebanyak 20 orang Pramuka Penegak (10 pa 10 pi) yang merupakan perwakilan dari seluruh Madrasah Aliyah (MA) se Kab. Bantaeng ditambah 15 orang pembina dan ofisial ini akan mewakil Kab. Bantaeng pada perkemahan Pramuka Madrasah tingkat Provinsi ke 3 yang akan dilaksanakan di bumi perkemahan pramuka Lapangan Puncak Kec. Tompobulu Kab. Maros.

Lebih lanjut Kakan Kemenag melaporkan, Ke 20 orang peserta PPMP ini akan mengikuti semua cabang lomba (8 cabang) yang akan dipertandingkan yakni:
1. Lomba Pentas Tari Kreasi Islam
2. Lomba Pengibaran Bendera
3. Lomba Orientering Kepramukaan
4. Lomba Film Pendek
5. Lomba Bercerita Bahasa Inggeris
6. Lomba Yel - yel Madrasah, san
7. Lomba Pionering Aplikatif "Budaya Nusantara". Demikian laporan sekakigus sambutan dari Kakan Kemenag Bantaeng.






Sementara itu Wakil Bupati Bantaeng Drs. H. Muhammad Yasin, MT dalam sambutannya sebelum melepas secara resmi kontingen Pramuka Madrasah Kab. Bantaeng untuk PPMP III Tahun 2017, sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Kab. Bantaeng menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Agama beserta segenap jajarannya atas penyelenggaraan event bagi Pramuka khusus Madrasah ini.

Akhirnya Wakil Bupati Bantaeng melepas secara resmi kontingen Pramuka Kab. Bantaeng dengan harapan Kontingen Pramuka Madrasah Kab. Bantaeng ini akan mempersembahkan yang terbaik untuk Kab. Bantaeng yang kita cintai bersama pada event PPMP III Tahun 2017 ini bahkan sampai ke tingkat Nasional. Demikian harapan Wabup Bantaeng.

Ponpes DDI Mattoangin Bantaeng Sosialisasikan Penerimaan Santri Baru

Mattoanging, (Humas Bataeng) - DDI Mattoanging didirikan oleh sesepuh, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah setempat tahun 1994 dan diresmikan dengan do'a restu dari ANREGURUTTA KH. ABDURRAHMAN AMBO DALLE.

Dengan fasilitas, sarana dan prasarana yang memadai, didukung dengan tenaga pengajar yang profesional di bidangnya, DDI Mattoanging telah menjadi salah satu pesantren yang tertua dan terbesar di Sulawesi Selatan bagian selatan.

Terbukti dengan kualitas santri/wati yang selalu tampil menjuarai berbagai event tingkat kabupaten, provinsi, hingga ke tingkat nasional; santri binaan DDI Mattoanging selalu mengukir prestasi tiap tahunnya.

Data di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng pun mencatat beberapa prestasi gemilang yang telah diraih oleh para santri Ponpes DDI Mattoanging, baik even yang digelar pada setiap seksi di tingkat Provinsi maupun di tingkat Nasional.

Terbukti bahwa konflik intern antar pengurus yang kerap menerpa Ponpes DDI Mattoanging ini tidak berdampak signifikan terhadap prestasi para santri, karena dari data yang dihimpun dari setiap kejuaraan antar siswa/santri setiap tahun di tingkat Provinsi maupun di tingkat Nasional yang mengharumkan Nama Kab. Bantaeng, Santri dari Ponpes DDI Mattoanging ini selalu menorehkan namanya sebagai juara mewakili Kab. Bantaeng bahkan Provinsi Sulawesi Selatan pada umumnya.

Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng Gelar Monev Triwulan I


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Bersama 2 orang staf/pelaksana Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng, Kepala Seksi Bimas Islam Drs. H. Muh Yassar, menggelar monitoring dan Evaluasi KUA Triwulan I Tahun 2017 di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng.

Monev yang digelar Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng dengan Penanggung Jawab Kepala Kantor Kemenag Bantaeng dan Kasubag TU Sebagai Koordinator Tim ini adalah menyangkut Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) termasuk penggunaan Buku Nikah, administrasi pencatatan peristiwa nikah, itsbat, Suscatin dan lain lain,

Tim monev Seksi Bimas Islam yang beranggotakan St. Munirah G dan 
H M Rajab, S.Ag ini menyasar KUA Kec. Bantaeng dan KUA Kec. Bissappu dan KUA Kec. Pa'jukukang sebagai sasaran monev yang digelar pada hari Selasa, 18/4/2017.

Kasi Bimas Islam Drs. H. M. Yassar, pada kesempatan ini melakukan monev atas Penyelesaian pekerjaan dan bukti penyerahan kutipan akta nikah, dan Pembukuan pengeluaran Buku Kutipan Akta Nikah.

Adapun H M Rajab, S.Sos, S.PdI, bertugas melakukan monev atas Pembukuan Materil Teknis Administrasi Pencatatan dan Laporan bulanan, Buku Stok khusus model NA dan model DN

Dan Ibu Munirah G mendapat tugas melakukan monev atas pengisian buku-buku Administrasi NTCR, Model NB, Model N, Model T, Model C, dan Model R.

Monev yang dijadwalkan akan berlangsung selama sepekan ini akan dilanjutkan dengan menyasar KUA-KUA berikutnya. (Mhd)

Kakan Kemenag Bantaeng Bersama Kasi Penmad Pantau UAMBN Dan USBN MTs Tahun 2017 Hari II


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Memasuki Hari Ke 2 pelaksanaan UAMBN dan USBN Tahun 2017 Tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Drs. H. A. Muh Baedawi, MM berkesempatan melakukan pemantauan di salah satu Madrasah pelenyelenggara, yakni MTs Muhammadiyah Ereng-Ereng, di Kec. Tompobulu.

MTs Muhammadiyah Ereng-ereng merupakan salah satu penyelenggara UAMBN dan USBN tahun 2017 dengan sejumlah Madrasah pengikut sebagai pelaksana UAMBN 2017 antara lain: MTs As'adiyah Pattiro, MTs Yapni Bonto Tappalang, MTs Biring Ere, MTs Riyadus Shalihin, dan MTs Syekh Muh Ja'far dengan total peserta yang hadir sebanyak 95 orang.

Pemantauan tersebut dilaksanakan oleh Kakan Kemenag bersama Kasi Penmad dalam rangkaian penyerahan hadiah secara langsung kepada MTs/MA Muhammadiyah Ereng-ereng yang keluar sebagai juara III Stand Madrasah Terbaik pada kegiatan "Bantaeng Madrasah Expo" (BME) 2017 yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng beberapa waktu yang lalu yang dirangkaikan dengan STQ VI Tahun 2017 tingkat Kab. Bantaeng bekerja sama dengan Pemkab Bantaeng

Berdasarkan pantauan Kakan Kemenag bersama rombongan pada MTs Muhammadiyah Ereng-ereng, UAMBN & USBN 2017 pada hari II ini berjalan dengan aman tertib dan lancar. (Mhd)

Pensiunan Penilik Depag Bantaeng Tutup Usia, Kakan Kemenag Turut Melayat

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag, Senin 17 April 2017, melayat ke rumah duka di jalan Pendidikan Kampung Lasepang Kelurahan Lamalaka, Kec. Bantaeng, atas meninggalnya almarhum H. Abdullah Hasan, pensiunan Departemen Agama Tahun 2002 (kini Kementerian Agama) dengan tugas akhir Penilik Pendais.

Almarhum Meninggal dunia pada hari Ahad tanggal 16 April 2017, sebelum Dhuhur atau sekitar pukul 11.30 wita, di Klinik Medical Center milik dr. Agus Ruspandi di jl. Lingkar Bantaeng karena sakit pada usia 72 tahun.

Tampak turut melayat Ibu Dra. Hj. A. Sugiarti Mangung Karim, M.Si (Andi Ugi) anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PPP beserta suami Bapak Hary Rustam, dan sejumlah keluarga dan kerabat serta segenap warga Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng

Istri Almarhum  Hj. Rahmawati yang juga pensiunan guru depag meninggal tahun lalu ( November 2016, red) dan saat itu Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus juga berkesempatan melayat.

Almarhum H. Abdullah Hasan dikuburkan di TPU Mararayya, Kampung Bo'dong, Desa Rappoa, Kec. Pa'jukujang.


Berlangsung Selama 5 Hari, DDWK Di Kantor Kemenag Bantaeng Resmi Ditutup

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Setelah berlangsung selama 5 hari di Aula Kantor Kemenag Kab. Bantaeng sejak Selasa tanggal 11 April 2017, Diklat Penilaian Pembelajaran Di Wilayah Kerja Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng yang diikuti oleh 40 orang peserta, Sabtu tanggal 15 April 2017 kemarin resmi ditutup oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Bapak Drs. H. A. Muh Baedawi, MM.

Ke 40 orang peserta DDWK yang terdiri dari para guru pada tingkat RA, MI, MTs, dan MA ini praktis menjalani libur panjangnya di dalam lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng bersama 2 orang widyaiswara dan 2 orang panitia dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar.

Meski demikian ke 40 orang peserta DDWK ini tetap semangat mengikuti Diklat hingga usai demi tujuan dan motivasi untuk lebih mengembangkan kompetensi diri, khususnya dalam bidang penilaian pembelajaran, disamping tentunya untuk memperoleh sertifikat Diklat.

Menurut pengakuan salah seorang peserta DDWK dari MTs Ihya Ulumuddin, Muh. Said, S.Pd.I, Meski DDWK yang diikuti selama 5 hari dengan jumlah jam pelajaran sebanyak 56 jam ini nilainya hanya 1 kredit, namun dia mengaku cukup senang dan merasa sangat beruntung mendapat panggilan mengikuti DDWK diantara puluhan guru-guru lainnya meskipun harus exist dari pagi hingga petang menjelang maghrib setiap hari di saat guru-guru lain sedang menikmati libur panjang bersama keluarga. (Mhd)



Latihan Mujahid Dakwah BKPRMI Kab. Bantaeng Dibuka Wabup HM Yasin

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Bertempat di Masjid Babussa'ada Lumpangan, Kec. Pa'jukukang, Kab. Bantaeng, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Dakwah dan Sumber Daya Manusia (LPPSDM) DPD BKPRMI Kab. Bantaeng menggelar Latihan Mujahid Da'wah (LMD) 1 Angatan II, pada hari Jum'at 14 April 2017.

Latihan Mujahid Da'wah (LMD) 1 Angatan II yang digelar selama 3 hari ini diikuti oleh 37 orang peserta yang merupakan alumni Pusat Study Islam (PSI) dari beberapa Remaja Masjid se Kabupaten Bantaeng.

Latihan Mujahid Da'wah (LMD) 1 angkatan II yang dibuka oleh Wakil Bupati Bantaeng Bapak Drs H. Muh Yasin, MT ini juga dirangkaikan dengan Dialog Kepemudaan tentang Narkoba dengan tema: "Narkoba Di Sekitar Kita?".

Adapun narasumber LMD 1 yang dirangkaikan dengan Dialog Kepemudaan tentang Narkoba ini antara lain adalah Zulhan Yusuf, S.S, seorang penulis buku dan aktivis literasi Kab. Bantaeng, Mahbub Al Muhyar dari KPUD Bantaeng, Kapolres Bantaeng Bapak AKPBK Adip Rojikan, SIK, dari BNK Bantaeng, dan dari Pengurus Wilayah Provinsi BKPRMI Sulsel. (Mhd)

UNBK 2017 Tingkat MA Selesai, Ini Cerita Para Teknisi


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Ujian Nasional (UN) Tahun 2017 Tingkat Madrasah Aliyah (MA) baru saja berlalu. Di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan, Madrasah Aliyah yang menyelenggarakan UN dengan sistem UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) baru ada 2 Madrasah sedang untuk tingkat MTs baru 1 Madrasah, sementara madrasah lainnya masih menerapkan sistem manual atau UNKP (Ujian Nasional Kertas Pensil)

Ke dua Madrasah Aliyah yang menerapkan
UNBK tersebut adalah MAN Bantaeng di Kec. Gantarangkeke dan MAS Muhammadiyah Bantaeng di Kec. Bantaeng.

Beda Madrasah beda cerita, beda lokasi tentu beda pengalaman. Menurut para Proktor maupun para teknisi UNBK, UNBK 2017 ini merupakan pengalaman pertama yang sulit untuk dilupakan. Ada senangnya, ada tegangnya, dan juga ada lucunya.

"Sebagai tekhnisi kami sudah mempersiapkan memang ruangan untuk pelaksanaan ujian baik jaringan Internet maupun jaringan listrik, dan itu kami desain sendiri termasuk kabel LAN dan kelistrikannya. Untuk hari pertama UNBKnya memang berjalan lancar hanya ada beberapa komputer yang aplikasi CBTnya sempat error tapi bisa langsung diatasi dan langsung digunakan kembali. Yang membuat kami sempat panik itu di hari kedua saat sesi 1 selesai karena server tiba-tiba langsung offline sekitar setengah jam lebih. Kami utak atik server dan gonta ganti modem, kami juga sdah standbykan server cadangan, karena kami sempat mengira bahwa server yang down ternyata masalah ada pada modem, lalu kami pakai modem jadul yang tidak terpakai lagi dan menggunakan kartu halo. Kendala terbesar kami hanya di jaringan. Untuk komputer dan server semuanya aman". Demikian pengakuan seorang teknisi UNBK pada MAN Bantaeng, dimana jaringan Internet dari Telkom belum sampai ke Madrasah ini, sehingga teknisi terpaksa menggunakan modem wifi dan modem flash untuk konek ke server UNBK pusat.


Lain lagi dengan Suparman, S.Pd, seorang Teknisi UNBK pada MAS Muhammadiyah Bantaeng. Menurut pengakuan guru lepasan UNM jurusan Matematika yang menyukai bidang IT ini, "UNBK 2017 di MAS Muhammadiyah Bantaeng secara umum berjalan dengan aman dan lancar tanpa kendala yang berarti, mulai dari hari I hingga hari terakhir.". Demikian pengakuan teknisi UNBK Madrasah Aliyah yang terletak di jantung Kota Kab. Bantaeng ini.

Pengalaman UNBK di kedua Madrasah ini seyogyanya menjadi pelajaran yang sangat berharga baik bagi Madrasah yang bersangkutan untuk pelaksanaan UNBK yang lebih baik di tahun berikutnya maupun bagi madrasah lain tentunya. (Mhd)

Jelang UN 2017, MTs NT Tompong Bantaeng Gelar Shalat Istighosah Dan Dzikir Bersama


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Dipimpin Ustadz Haerul Anam, S.Pd.I dan KM. Abuhurairah, S.Pd.I, Siswa-siswi MTs NT Tompong beserta para guru dan Kepala Madrasah, menggelar shalat Istighosah dan Dzikir bersama bertempat di ruang Laboratorium Komputer MTs NT Tompong.

Shalat Istighosah dan Dzikir bersama digelar dalam rangka menghadapi Ujian Nasional (UN) Tahun 2017 tingkat MTs yang akan digelar serentak secara Nasional tanggal 2-5 Mei 2017 mendatang.

Meskipun MTs NT Tompong memiliki perangkat komputer beserta gedung laboratoriumnya yang merupakan bantuan dari MEDP (Madrasah Education Development Project) tahun 2011 yang lalu, namun dalam Ujian Nasional Tahun 2017 ini masih menggunakan sistem UNKP (Ujian Nasional Kertas & Pesnsil) atau manual dikarenakan kesiapan disektor penunjang lainnya belum terpenuhi, demikian pengakuan Kamad H. Sirajuddin, S.Ag.

Dalam acara Dzikir Bersama yang dipimpin oleh KM. Abuhurairah, S.Pd.I, ini para siswa dipesan agar belajar lebih giat lagi, tetap jaga kesehatan dan jangan lupa meminta restu kepada orang tua dan guru-guru serta memohon kepada Allah agar diberi kelancaran dan kemudahan dalam mengerjakan soal-soal ujian nantinya. (Mhd)

Ustadz Sahabat Wafat, Kakan Kemenag Bantaeng Bawakan Tadzkiratul Maut


Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Kabut duka menyelimuti keluarga dan kerabat Almarhum Ust. Sahabat, kematiannya yang begitu tiba-tiba dan tak disangka-sangka membuat semua yang mendengar seakan tak percaya.

Ustadz Sahabat yang baru saja pulang dari pemakaman saudara kandung perempuannya di desa Campaga Kec. Tompobulu, tiba-tiba mengalami kecelakaan lalu lintas yang akhirnya merenggut nyawanya. Ustadz Sahabat akhirnya menyusul almarhumah saudara perempuannya.

Sehubungan dengan itu, tadi malam, Rabu 12 Maret 2017 ba'da Isya, atas permintaan bapak Kasubag TU Kantor Kemenag Bantaeng H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, MA yang juga merupakan keluarga korban dari pernikahan adik prempuannya dengan anak almarhum, Kakan Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag berkenan membawakan takziyah di rumah duka, jalan Elang Baru Kab. Bantaeng.

Dalam taudziyahnya yang singkat, selain menyampaikan rasa duka yang dalam dari diri pribadi dan atas nama Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, H. Muhammad Yunus juga tak lupa mengajak kepada seluruh kerabat, sahabat dan handai tolan untuk turut bersama-sama menyelenggarakan jenazah almarhum besok pagi sebagai bentuk penghargaan terakhir kepada beliau atas pengabdiannya semasa hidupnya seraya mengantarkan do'a semoga amal ibadah beliau diterima disisiNya. Amiin. (Mhd)