Dilepas Resmi Dari MTsN Bantaeng, ASN Ini Beralih Tugas Jadi Pengawas Madrasah


Bantaeng, (7/8) - Setelah kurang lebih 6 bulan bertugas sebagai Pengawas Madrasah tingkat MI dan MTs di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, Ibu Hajrah, S.Ag, M.Pd hari ini resmi dilepas oleh Kepala Madrasah beserta segenap dewan guru MTsN Bantaeng yang dirangkaikan dengan upacara bendera, Senin, 7/8/2017.

Hajrah, S.Ag, M.Pd adalah 1 dari 6 orang Pengawas yang dimiliki Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng saat ini, yang terdiri dari 3 orang Pengawas Madrasah dan 3 orang Pengawas PAIS (Pendidikan Agama Islam di Sekolah).

Dua pengawas madrasah lainnya adalah Bapak H. Marzuki, S.Ag, MM dan Bapak Salam S.Ag, S.Pd, M.Pd

Sedang untuk Pengawas PAIS, terdiri dari: Bapak H. Abd. Haliq, S.PdI,.MdI dan Ibu Dra. Hj. St. Basse sebagai Pengawas PAIS tingkat TK, SD dan SMP, serta Ibu Dra. Hj. St. Hasbiah Rajab, MM sebagai Pengawas PAIS tingkat SMP dan SMA, ditambah 1 orang Pengawas dari Dinas Pendidikan Nasional Kab. Bantaeng H. St. Harmiah H, S.Ag sebagai pengawas PAI tingkat TK dan SD.

Menurut H. Abd. Khaliq S.PdI,.MdI, jumlah pengawas tersebut belumlah proporsional dibanding dengan jumlah Madrasah dan Sekolah Umum yang tersebar di 8 Kecamatan se Kab. Bantaeng saat ini, hal tersebut dibenarkan oleh Bapak H. Muhammad Arfah, S.Ag Kepala Seksi PAIS Kantor Kemenag Bantaeng.

Yang mana jumlah Madrasah se Kab. Bantaeng berdasarkan Data EMIS pada Seksi Pendma menurut Ahmad Ikhsan, SH staf pada Seksi tersebut, adalah terdiri dari:

RA   : 12
MI   : 21
MTs : 30, dan
MA  : 19

Sedang untuk jumlah Sekolah pada 8 Kecamatan se Kab. Bantaeng menurut Nursyamsul, SE, pelaksana pada Seksi PAIS Kantor Kemenag Bantaeng berdasarkan Data EMIS pada Seksi tersebut adalah sebagai berikut:

TK.   : 45
SD    : 148
SMP : 37
SMA : 8, dan 
SMK : 10

Sehubungan dengan itu, dalam rangka upaya memenuhi Rasio jumlah Pengawas Madrasah dan PAIS tersebut, baru-baru ini Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng telah mengirim 10 orang ASN nya untuk mengikuti Ujian Kompetensi Pengawas yang digelar oleh Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel bertempat di Asrama Haji Sudiang Makassar. (Mhd)

Jelang Keberangkatan Ke Makkah, Petugas Haji Kloter 2 Makassar Beri Manasik Terakhir Di Madinah


Madinah, (6/7) - Sehari menjelang keberangkatan jemaah Kloter 2 UPG-Makassar ke Makkah, petugas haji kembali menggelar manasik bertempat di koridor Hotel TAIBAH ARAC SUITES, Madinah

Pemantapan manasik terakhir bagi jamaah di Madinah sebelum berangkat ke Makkah ini meliputi penjelasan rinci tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, mengingat kloter 2 UPG-Makassar ini pelaksanaan ibadah hajinya ada yang mengambil haji tamattu dan sebagian juga mengambil haji ifrad.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan pembimbing ibadah atau petugas TPIHI Bapak H. Muhammad Yunus (Kepala Kantor Kemenag Bantaeng) untuk menjelaskan secara rinci proses haji tamattu dan haji ifrad serta perbedaan perbedaan yang prinsipil diantara keduanya.

Dalam kesempatan itu, Dr. Dwi Retno Juwita juga kembali memberi penyuluhan kesehatan terkait hal-hal penting yang perlu dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan jamaah agar tetap fit dan sehat.

Oleh Dr. Retno, Jamaah dianjurkan setiap saat tersedia air minum saat bepergian dan selalu memperbanyak minum air putih, jangan menunggu haus dulu baru minum, dianjurkan pula memakai kaca mata, masker dan pelindung kepala ketika berada diluar ruangan serta memanfaatkan alat semprot muka yang telah dibagikan pada seluruh jamaah. Demikian dr. Retno

Dokter yang bertugas di Puskesmas Maccini Sombala Makassar ini, dalam menjalankan tugasnya sebagai petugas TKHI Kloter 2 UPG-Makassar didampingi oleh Ns. Mashayati Muhammad Arsyad dari RSU Labuang Baji Makassar dan Ns. Asriani Hamid dari RSUD Bantaeng.




Sementara itu, Ketua kloter (TPHI) bapak Mursidin, SE (ASN Kanwil Kemenag Sulsel) dalam kesempatan ini memberi penjelasan tentang pengaturan barang bawaan jamaah karena pemondokan di Makkah terbagi 2 hotel sehingga harus ditata lebih awal sebelum berangkat agar tidak terjadi kejadian tertukarnya barang bawaan jamaah.

Menurut jadwal, Jamaah akan berangkat menuju Makkah pada hari senin besok tgl 7 Agustus 2017 pukul 07.00, waktu setempat dengan menggunakan 10 unit bus untuk 10 rombongan.

Demikian kembali dikhabarkan oleh Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag dari Madinah melalui WhatsApp kepada Humas Kemenag Bantaeng. (Mhd)

Mertua Meninggal Tiba-Tiba, ASN Kemenag Bantaeng Ini Urung Ikuti Ujian Semester Program S2


Bantaeng, (5/7) - Innaa Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Raji'uun. Sungguh kematian itu benar benar adalah rahasia Allah, demikian ungkapan yang disampaikan oleh Bapak Kepala Kantor Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag, dari Madinah melalui WhatsApp ditengah kesibukannya mendampingi para Jemaah Kloter 2 UPG-Makassar sebagai petugas TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia).

"Kami sekeluarga turut berduka cita mendalam, semoga almarhum senantiasa mendapat syafaat, diampuni segala dosa dan kesalahannya serta diterima segala kebaikannya sebagai amal ibadah, serta segenap keluarga semoga tabah dan sabar menghadapinya. Aamiin". Demikian Kakan Kemenag mengakhiri pesannya lewat Group WhatsApp Kemenag Bantaeng menanggapi khabar meninggalnya Bapak Ahmad Faisal, Mertua/Ayah dari pasangan bapak Fajri, SH pelaksana pada Seksi PD Pontren Kantor Kemenag Bantaeng dengan Ibu Yanthy Novianty. SH staf KPUD Bantaeng yang juga unsur pengurus DWP Kantor Kemenag Bantaeng.

Ucapan serupa juga mengalir dari segenap warga Kementerian Agama Kab. Bantaeng, serta sejumlah kerabat almarhum lainnya baik melalui WhatsApp messengger maupun dari media sosial lainnya.

Tak sedikit pula para kerabat, tetangga dan handai taulan berdatangan ke rumah duka setelah mendengar khabar meninggalnya almarhum.

Khabar meninggalnya almarhum ini sungguh sangat mengejutkan semua keluarga dan kerabat, termasuk anak dan menantunya sendiri, pasalnya sang Ayah/Mertua yang ditinggal ke Makassar oleh Fajri bersama istrinya untuk mengikuti ujian Semester awal pada Program Pasca Sarjana di salah satu perguruan tinggi di Makassar ini, tak mempunyai firasat apa-apa, apalagi almarhum tak pernah mengeluh sakit sebelumnya hingga akhirnya menghembuskan nafas secara tiba-tiba sesaat sebelum menunaikan Shalat Subuh hari ini (Sabtu, 5/7), kenang Fajri kepada Humas Kemenag Bantaeng.

Usai menunaikan Shalat Subuh, begitu mendengar khabar akan meninggalnya sang ayah mertua, Fajri dan Istri pun urung mengikuti ujian yang merupakan permulaan ujian Semester program pasca sarjana yang diikutinya dan bergegas pulang ke Bantaeng.

Sesuai rencana, jenazah akan dikebumikan besok (Ahad, 6/7/2017), karena menunggu kedatangan ke 4 anaknya yang lain dari Mamuju, Sulawesi Barat.

Semoga segala amal ibadah almarhum diterima disisi Allah SWT, dan diampuni segala dosanya, serta mendapat tempat yang layak disinya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan... Aamiin ya Rabbal alamiin. (Mhd)

Meski Digelar Di Koridor Hotel, JCH Kloter 2 Ini Sangat Antusias Menyimak Materi Manasik Haji


Bantaeng, (5/7) - Jelang keberangkatan ke Makkah, jemaah calon haji Kloter 2 UPG-Makassar kembali dibekali bimbingan manasik.

Bimbingan manasik kali ini dilaksanakan di koridor hotel berhubung di Hotel TAIBAH ARAC SUITES ini tidak ada aula, namun meskipun demikian jamaah sangat antusias menyimak dan berdialog langsung dengan pembimbing ibadah.

Adapun materi manasik yang disampaikan adalah seputar persiapan sebelum ihram dan seluk beluk pelaksanaannya.

Untuk Bimbingan manasik ibadah, disampaikan oleh petugas TPIHI Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag sedang materi Persiapan dan proses pemberangkatan disampaikan oleh petugas TPHI atau Ketua Kloter Bapak Mursidin SE.

Sementara untuk bimbingan dan layanan kesehatan disampaikan oleh petugas TKHI dalam hal ini ibu dr. Dwi Retno Juwita didampingi oleh Ns. Asriani Hamid serta Ns. Mashayati muhammad arsyad, S.Kep.

Keberangkatan jamaah ke makkah dijadwalkan pada hari senin tgl 7 Agustus 2017 pukul 07.00, waktu setempat dan saat berangkat ke mekah itu, jamaah akan singgah di Bir Ali untuk miqat atau niat ihram.

Demikian dikhabarkan oleh Bapak H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag dari Madinah kepada Humas Kemenag Bantaeng melalui WhatsApp. (Mhd)