Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Memasuki Musim Haji Tahun 1440 H / 2019 M, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) telah melakukan pemanggilan kepada segenap calon jemaah haji Kab. Bantaeng sejak bulan Januari 2019 yang lalu guna melakukan verifikasi berkas bertempat di ruang Seksi PHU Kantor Kemenag Kab. Bantaeng
Adapun Calon Jemaah Haji Kab. Bantaeng yang mendapat undangan dimaksud adalah mereka yang telah dinyatakan akan berangkat pada musim haji tahun 1440 H / 2019 M ini berdasarkan Kuota dan daftar tunggu musim haji tahun 1440 H / 2019 M pada Seksi PHU Kemenag Bantaeng. Demikian disampaikan Kepala Seksi PHU Bapak H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM kepada Humas Kemenag Bantaeng diruangannya pagi ini.
"Saat ini, kami masih melayani para jemaah yang berkasnya belum lengkap atau datanya tidak sinkron untuk diperbaiki" Tutur H. Muh. Tahir.
Lebih lanjut Kepala Seksi PHU menyebutkan bahwa Jemaah Haji Kab. Bantaeng yang akan berangkat pada musim haji tahun 1440 H / 2019 M ini adalah pendaftar haji tahun 2009 mulai bulan Agustus sampai dengan pendaftar tanggal 2 Desember 2009, dengan kuota sebanyak 185 Jemaah. Jelasnya.
Dan untuk Jumlah pendaftar Haji Kabupaten Bantaeng sampai dengan saat ini, Kasi PHU menyebut angka mencapai 7.300 pendaftar dengan masa tunggu hingga 40 tahun. (Spr/mhd)
Persiapan Ujian Akhir Diniyah Takmiliyah, Kasi PD Pontren Kemenag Bantaeng Kumpulkan Para Pengelola
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Dalam rangka persiapan pelaksanaan Ujian Akhir Berstandar Nasional bagi santri Diniyah Takmiliyah se Kab. Bantaeng, Seksi PD Pontren Kantor Kemenag Bantaeng mengundang para Kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah (DTA/DTW) se Kab. Bantaeng guna mengikuti Rapat Koordinasi.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Seksi PD Pontren Dra. Hj. St. Wahni, M.Pd dan diikuti sebanyak 21 Kepala MDTA/MDTW atau pengelola Madrasah Diniyah Takmilyah yang berdiri sendiri maupun yang terintegrasi dengan sekolah (SD/SMP).
Ditegaskan ibu Kasi bahwa program MDT ini dikhususkan buat siswa sekolah umum baik ingkat SD maupun tingkat SMP.
Hal tersebut disampaikan mengingat dalam rakor perdana untuk tahun 2019 ini juga hadir kepala sekolah penyelengga Diniyah Takmiliyah yang baru bergabung, diantaranya Kepala SD Inpres Pullawweng Kec. Eremerasa, Kepala SMP 2 Tompobulu dan Kepala SMPS Muhammadiyah Bateballa, Kec. Pa'jukukang.
Kesempatan ini juga dimaksudkan ibu Kasi untuk mengevaluasi dan melihat keseriusan bagi para pengelola MDT.
Jadi bagi penyelenggara yang tidak siap melaksanakan pembelajaran minimal 10 jam dalam sepekan saya tegaskan mulai hari ini kita cerai". Tegas Hj. St. Wahni
"Demikian juga bagi MDT yang hanya mengikutkan santrinya hanya 2 orang seperti tahun-tahun sebelumnya, maka tahun ini saya tegaskan tidak bisa lagi ikut ujian. ". Tegasnya lagi.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Seksi PD Pontren Dra. Hj. St. Wahni, M.Pd dan diikuti sebanyak 21 Kepala MDTA/MDTW atau pengelola Madrasah Diniyah Takmilyah yang berdiri sendiri maupun yang terintegrasi dengan sekolah (SD/SMP).
Ditegaskan ibu Kasi bahwa program MDT ini dikhususkan buat siswa sekolah umum baik ingkat SD maupun tingkat SMP.
Hal tersebut disampaikan mengingat dalam rakor perdana untuk tahun 2019 ini juga hadir kepala sekolah penyelengga Diniyah Takmiliyah yang baru bergabung, diantaranya Kepala SD Inpres Pullawweng Kec. Eremerasa, Kepala SMP 2 Tompobulu dan Kepala SMPS Muhammadiyah Bateballa, Kec. Pa'jukukang.
Kesempatan ini juga dimaksudkan ibu Kasi untuk mengevaluasi dan melihat keseriusan bagi para pengelola MDT.
Jadi bagi penyelenggara yang tidak siap melaksanakan pembelajaran minimal 10 jam dalam sepekan saya tegaskan mulai hari ini kita cerai". Tegas Hj. St. Wahni
"Demikian juga bagi MDT yang hanya mengikutkan santrinya hanya 2 orang seperti tahun-tahun sebelumnya, maka tahun ini saya tegaskan tidak bisa lagi ikut ujian. ". Tegasnya lagi.
Kasi PD Pontren Kemenag Bantaeng : Tahun Ini Para Santri Akan Mengikuti PORPEDA Dan PORSADIN
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Bertindak selaku pembina apel pagi, Senin 4 Februari 2019, Kasi PD Pontren Kantor Kemenag Bantaeng Dra. Hi. St. Wahni, M.Pd menyampaikan beberapa informasi penting terkait kegiatan-kegiatan yang akan dan tengah dilaksanakan di Seksinya.
Hj. St. Wahni menuturkan bahwa tahun ini Seksinya akan menggelar kegiatan POSPEDA untuk para santri Pondok Pesantren dan PORSADIN untuk para santri Diniyah Takmiliyah yang akan dilaksanakan mulai di tingkat Kabupaten hingga tingkat Nasional.
Sehubungan dengan itu pihaknya dalam 2 bulan terakhir ini telah melakukan persiapan-persipaan baik dari segi administrasi maupun dari segi kesiapan para santri beserta para pembinanya guna mengikuti event 2 tahunan ini.
Menurut ibu Kasi, Kegiatan POSPEDA (Pekan Olah Raga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah) dan PORSADIN (Pekan Olahraga Dan Seni Antar Santri Diniyah) sangat penting dilaksanakan karena merupakan ajang untuk menyalurkan bakat dan kemampuan siswa di bidang olah raga dan seni.
"Bahwa Bakat dan Kemampuan dibidang olah raga dan seni juga bisa digali dari para santri Pondok Pesantren dan Diniyah Takmiliyah" Tutur Kasi PD Pontren dihadapan peserta apel.
"Oleh karena itu, kegiatan POSPEDA dan PORSADIN ini sangat bagus untuk mencari dan menyeleksi bakat-bakat di bidang olah raga maupun seni dari para santri baik santri pondok pesantren maupun santri Diniyah Takmiliyah". Tambahnya.
Untuk tingkat Kabupaten, lanjut Hj. Wahni, Seleksi POSPEDA maupun PORSADIN tingkat Kabupaten Bantaeng akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, sementara untuk tingkat provinsi menunggu informasi lebih lanjut dari Bidang Pontren Kanwil Kemenag Sulsel.
Selain itu dalam kesempatan itu Hj. St. Wahni juga melaporkan kepada bapak Kepala Kantor bahwa sebagaimana siswa madrasah, santri Diniyah dan PPS juga akan mengikuti Ujian Berstandar Nasional bahkan untuk santri PPS (Pondok Pesantren Salafiyah) telah menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer melalui Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) yang dilaksanakan oleh Kemendikbud. (mhd)
Hj. St. Wahni menuturkan bahwa tahun ini Seksinya akan menggelar kegiatan POSPEDA untuk para santri Pondok Pesantren dan PORSADIN untuk para santri Diniyah Takmiliyah yang akan dilaksanakan mulai di tingkat Kabupaten hingga tingkat Nasional.
Sehubungan dengan itu pihaknya dalam 2 bulan terakhir ini telah melakukan persiapan-persipaan baik dari segi administrasi maupun dari segi kesiapan para santri beserta para pembinanya guna mengikuti event 2 tahunan ini.
Menurut ibu Kasi, Kegiatan POSPEDA (Pekan Olah Raga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah) dan PORSADIN (Pekan Olahraga Dan Seni Antar Santri Diniyah) sangat penting dilaksanakan karena merupakan ajang untuk menyalurkan bakat dan kemampuan siswa di bidang olah raga dan seni.
"Bahwa Bakat dan Kemampuan dibidang olah raga dan seni juga bisa digali dari para santri Pondok Pesantren dan Diniyah Takmiliyah" Tutur Kasi PD Pontren dihadapan peserta apel.
"Oleh karena itu, kegiatan POSPEDA dan PORSADIN ini sangat bagus untuk mencari dan menyeleksi bakat-bakat di bidang olah raga maupun seni dari para santri baik santri pondok pesantren maupun santri Diniyah Takmiliyah". Tambahnya.
Untuk tingkat Kabupaten, lanjut Hj. Wahni, Seleksi POSPEDA maupun PORSADIN tingkat Kabupaten Bantaeng akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, sementara untuk tingkat provinsi menunggu informasi lebih lanjut dari Bidang Pontren Kanwil Kemenag Sulsel.
Selain itu dalam kesempatan itu Hj. St. Wahni juga melaporkan kepada bapak Kepala Kantor bahwa sebagaimana siswa madrasah, santri Diniyah dan PPS juga akan mengikuti Ujian Berstandar Nasional bahkan untuk santri PPS (Pondok Pesantren Salafiyah) telah menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer melalui Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) yang dilaksanakan oleh Kemendikbud. (mhd)
Kakan Kemenag Bantaeng Shalat Subuh Bersama Siswa MTs/MA Muhammadiyah Panaikang
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng Bapak Dr. H. Muhammad Yunus. S.Ag., M.Ag kembali melaksanakan Shalat Shubuh berjamaah bersama siswa madrasah.
Undangan shalat subuh berjamaah kali ini berasal dari keluarga besar MTs/MA Muhammadiyah Panaikang, Kec. Bissappu, Kab. Bantaeng. (Senin, 4 Februari 2019)
Tiba di Masjid Raodah Panaikang sekitar pukul 4 subuh, Kakan Kemenag dengan mengenakan baju dinasnya langsung melaksanakan sholat tahajjud (lail) 4 Rakaat bersama para siswa yang dilanjutkan dengan shalat witir 3 rakaat.
Saharuddin. S.Pdi salah seorang Guru di MA Muhammadiyah Panaikang menyampaikan bahwa kehadiran Kakan Kemenag di Masjid Raodah Panaikang ini tentunya merupakan sebuah kehormatan tersendiri bagi segenap siswa dan guru MTs/MA Muhammadiyah Panaikang serta segenap jemaah lainnya.
Usai Subuh berjamaah, para siswa mendapat arahan dan motivasi dari bapak Kakan Kemenag, beliau berharap agar dewan guru terus memotivasi anak anak untuk sholat berjamaah di mesjid utamanya Sholat Subuh.
"Mari kita terus memotivasi siswa agar senantiasa melaksanakan shalat berjamaah di masjid utamanya di waktu subuh dan jika perlu sesekali I'tikaf di masjid agar bisa melaksanakan shalat tahajjud " Harap Kakan Kemenag.
Semoga Subuh Berjamaah bersama siswa yang terus digalakkan Kakan Kemenag Bantaeng ini senantiasa limpahan keberkahan dari Allah SWT. Amiin ya Robbal Alamiin. (Spr/mhd)..
Undangan shalat subuh berjamaah kali ini berasal dari keluarga besar MTs/MA Muhammadiyah Panaikang, Kec. Bissappu, Kab. Bantaeng. (Senin, 4 Februari 2019)
Tiba di Masjid Raodah Panaikang sekitar pukul 4 subuh, Kakan Kemenag dengan mengenakan baju dinasnya langsung melaksanakan sholat tahajjud (lail) 4 Rakaat bersama para siswa yang dilanjutkan dengan shalat witir 3 rakaat.
Saharuddin. S.Pdi salah seorang Guru di MA Muhammadiyah Panaikang menyampaikan bahwa kehadiran Kakan Kemenag di Masjid Raodah Panaikang ini tentunya merupakan sebuah kehormatan tersendiri bagi segenap siswa dan guru MTs/MA Muhammadiyah Panaikang serta segenap jemaah lainnya.
Usai Subuh berjamaah, para siswa mendapat arahan dan motivasi dari bapak Kakan Kemenag, beliau berharap agar dewan guru terus memotivasi anak anak untuk sholat berjamaah di mesjid utamanya Sholat Subuh.
"Mari kita terus memotivasi siswa agar senantiasa melaksanakan shalat berjamaah di masjid utamanya di waktu subuh dan jika perlu sesekali I'tikaf di masjid agar bisa melaksanakan shalat tahajjud " Harap Kakan Kemenag.
Semoga Subuh Berjamaah bersama siswa yang terus digalakkan Kakan Kemenag Bantaeng ini senantiasa limpahan keberkahan dari Allah SWT. Amiin ya Robbal Alamiin. (Spr/mhd)..
Langganan:
Postingan (Atom)









