Hari Pertama Kerja, Jajaran Kantor Kemenag Bantaeng Mengikuti Upacara Dan Halal Bihalal Bersama Pemkab


Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Setelah menikmati cuti bersama libur hari Raya Idul Fitri 1440 H selama kurang lebih 11 hari terhitung sejak 30 Mei 2019, pada hari ini Senin (10/6/19), para abdi negara sudah harus kembali masuk bekerja pada instansi masing-masing.

Hal ini berdasarkan surat Menpan RB No. B/26/M.SM.00.01/2019 tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H yang dikeluarkan pada 27 Mei 2019. Surat tersebut ditujukan kepada para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Instansi Pusat dan Daerah.

Dalam surat itu disebutkan bahwa Kemenpan RB mendorong para PPK dan Pejabat yang Berwenang (PyB) untuk memantau kehadiran ASN seusai Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H, yakni hari Senin tanggal 10 Juni 2019 dan Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran ASN diunggah melalui aplikasi https://sidina.menpan.go.id.

Di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng pada hari pertama kerja pasca cuti bersama libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H ini, seluruh jajaran mengawali hari pertama kerja dengan mengikuti upacara, baik yang dilaksanakan di unit kerja masing-masing, maupun yang dipusatkan di lapangan Pantai Seruni bergabung dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Pada kesempatan ini, usai melakukan Chekclock atau pinger print, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus beserta jajaran berkesempatan memenuhi undangan menghadiri upacara di lapangan upacara Pantai Seruni yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal bersama jajaran Pemerintah Kab. Bantaeng setelah melaksanakan apel pagi secara singkat di halaman Kantor Kemenag Bantaeng.

Sehubungan dengan bukti kehadiran pada hari pertama kerja ini, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng H. Muh Ahmad Jailani, S.Ag, MA melalui WhatsApp telah menyampaikan Kepada seluruh Pimpinan Unit (Kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri/Swasta) agar print out kehadiran PNS/ASN pada hari pertama masuk kerja pasca lebaran dan cuti bersama ini disetor ke Urusan Kepegawaian Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng selambat-lambatnya pada jam 09.30 pagi, untuk selanjutnya direkap dan dilaporkan ke tingkat Kanwil. (mhd)

Kakan Kemenag Bersama Bupati Dan Forkopimda Bantaeng Hadiri Halal Bi Halal Gubernur Sulsel

Makassar, (Inmas Bantaeng) - Bupati Bantaeng, Dr. H. Ilham Azikin didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Bantaeng, Hj. Sri Dewi Yanti bersama seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan para Kepala SKPD lingkup Pemerintahan Kabupaten Bantaeng menghadiri acara silaturrahmi dan Halal bi Halal yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis Pagi. (6/5/19).

Disambut oleh Gubernur Sulawesi Selatan, H.M. Nurdin Abdullah bersama Ketua TP. PKK Sulsel, Hj. Liestiaty F. Nurdin serta seluruh unsur Forkopimda Sulsel, hadir pula rombongan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulsel lainnya.

Turut hadir bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag beserta Ibu Ketua DWP Hj. St. Hasnah Yunus.

Acara halal bihalal digelar di Baruga Karaeng Pattingalloang, pada kesempatan itu, Gubernur Sulsel Prof. HM Nurdin Abdullah menyampaikan bahwa ini menjadi ajang silaturrahmi dalam rangka  merayakan Hari Raya Idul Fitri sekaligus Halal bi Halal.

Gubernur juga tak lupa menyampaikan terima kasih kepada TNI - Polri yang telah mengawal pelaksanaan Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden dan Wakil Presiden baru-baru ini. "Semoga kegiatan ini dapat mempererat hubungan silaturrahmi, dan merajut kembali persatuan diantara kita", ujarnya.

Rukyatul Hilal Tingkat Provinsi Sulsel, Kakanwil : Hilal Masih Dibawah Ufuk


Makassar,  (Inmas Bantaeng) - Berlangsung di Rooftop Mall GTC Makassar, kegiatan pemantauan hilal wilayah Sulawesi Selatan digelar jajaran Kanwil Kemenag Sulsel bekerjasama dengan BMKG wilayah IV Makassar, Pengadilan Agama Sulsel, dan Badan Hisab Rukyat Prov. Sulsel. (Senin, 3 Juni 2019).

Tutut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag didampingi Penyelenggara Syariah Abd. Halim Yakub, S.Ag serta berbagai Ormas Islam, dan beberapa Stasiun TV Nasional antara lain Metro TV, iNews TV, TV One dan Kompas TV.

Berdasarkan hasil perhitungan Badan Hisab Rukyat Sulawesi Selatan yang disampaikan Abbas Padil selaku ketua Badan Hisab Rukyat, Matahari terbenam di Makassar tanggal 03 juni 2019 pada pukul 17.56 wita dengan ketinggian hilal -0° 24" (dibawah ufuk) maka dapat dipastikan 1 syawal 1440 H akan jatuh pada tanggal 05 Juni 2019.

Demikian pula pemaparan yang disampaikan oleh Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah IV Makassar Darmawan dengan sumber data astronomi Moon Polynomial Coefficient 2019 didapatkan data ketinggian hilal disekitar wilayah Sulawesi Selatan berkisar 00° -42,45' sampai 00°-32,64' yang berarti bulan masih dibawah ufuk sehingga menurutnya 1 syawal seperti yang telah disampaikan sebelumnya jatuh pada hari rabu mendatang.

Menyimpulkan hasil pemantauan diatas, Kakanwil Kemenag Sulsel H. Anwar Abubakar menegaskan apapun hasil yang didapatkan pada hari ini akan disampaikan kepada Kementerian Agama RI sebagai bahan rujukan sidang Isbat yang akan digelar malam ini, meskipun kita yakini keberadaan hilal masih dibawah ufuk.

"Kita tentu saja masih harus menunggu keputusan resmi penentuan awal Syawal 1440 H yang akan digelar malam ini sebagai otoritas tertinggi pengambilan keputusan melalui Badan Hisab Rukyat pusat Kementerian Agama RI" tegasnya.

Karena bulan tenggelam lebih awal yaitu pada 17.54 daripada Matahari yang tenggelam pada 17.55 WITA maka Hilal otomatis tidak bisa terlihat, karena persyaratan untuk bisa melihat Hilal adalah Matahari yang harus tenggelam lebih dahulu. Artinya ketinggian Hilal saat tenggelam Matahari di Pemantauan berada pada minus 0 derajat 30 sampai 50 menit di bawah ufuk/horison. Dengan dasar itu maka Puasa Ramadhan 1440 H ini diistikmalkan/dicukupkan 30 hari. Maka 1 Syawal 1440 H jatuh pada hari Rabu, 5 Juni 2019 M. Demikian keterangan Ustadz Abd. Halim Yakub kepada Humas Kemenag Bantaeng usai mengikuti kegiatan tersebut. (Senin, 3 Juni 2019).

Menurutnya, Rukyatul Hilal 1 Syawal 1440 H tingkat Prov. Sulsel yang diselenggarakan di lantai teratas Mall GTC Tanjung Bunga Makassar pada hari Senin 29 Ramadhan 1440 H atau bertepatan tanggal 3 Juni 2019 ini lebih spesial dari biasanya karena hampir semua Ka. Kankemenag hadir bersama Penyelenggara Syariah masing-masing, yang biasanya menurut penyelenggara Syariah Kantor Kemenag Bantaeng ini hanya dihadiri Penyelenggara Syariahnya saja.(rls).




Upacara Hari Lahir Pancasila Pererat Tali Silaturrahmi Jajaran Kemenag Bantaeng

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Tepat pukul 07.30. wita, Sabtu tanggal 1 Juni 2019 atau bertepatan dengan 27 Ramadhan 1440 H, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Bantaeng menggelar upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila bertempat di lapangan Kantor Kemenag Bantaeng, Jalan A. Mannappiang, Kelurahan Lembang, Kec. Bantaeng.

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag dan dihadiri oleh ratusan pegawai dalam lingkup Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng baik PNS maupun Non PNS. Hadir pula sejumlah ASN Kemenag dari Kabupaten/Kota lainnya yang sedang berada di Kabupaten Bantaeng karena izin atau cuti.

Dalam upacara tersebut, Dr. HM Yunus membacakan amanat dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

"Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. Proses internalisasi sekaligus pengalaman nilai-niali Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," Ucapnya.

Dr. HM. Yunus melanjutkan, bahwa sebagai negara bangsa yang inklusif dan tidak chauvisi diperlukan pengelolaan unit kultural dan unit politik secara dialektis. Maksudnya, keberagaman yang ada secara alami dan kultural harus dikelola dan dikembangkan untuk membangun 'Tamansari Kebudayaan' yang memungkinkan semua mahkluk hidup tumbuh sesuai dengan ekosistem yang sehat dimana Indonesia dan Pancasila adalah rumah kita semua.

"Untuk itu diperlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati, saling bekerjasama, bergotong royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Kondisi demikian dapat berkembang melalui budaya politik kewargaan yang demokratis. Budaya politik yang tidak menimbulkan ketakutan. Kita Indonesia, Kita Pancasila adalah sosok yang percaya diri, optimis dan penuh harapan dalam menatap masa dengan sebagai bangsa yang maju, adil dan makmur," tuturnya.

"Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi 'politik harapan' dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar Negara, Ideologi NEgara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia. Kita bersatu membangun bangsa utuk merealisasikan tatanah kehidupan masyarkat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, kita Pancasila," sambung Dr. HM. Yunus.

Sebelum menutup amanatnya, Kakan Kemenag Dr. HM Yunus tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng yang telah mengikuti upacara hari kelahiran Pancasila ini meskipun terhitung mulai tanggal 1 Juni 2019 telah ditetapkan sebagai awal cuti bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H.

Tak lupa pula beliau menyampaikan dipenghujung bulan Ramadhan 1440 H ini permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada segenap jajaran baik secara pribadi maupun atas nama institusi dan berdoa semoga kita semua dapat menjalani sisa Ramadhan 1440 H ini dengan sehat wal'afiat dan memasuki hari raya Idul Fitri dengan meraih Kemenangan sesuai yang dijanjikan oleh Allah SWT.

Usai menghelat upacara Hari Lahir Pancasila yang sifatnya wajib bagi seluruh ASN sesuai amanat Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila dan surat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila 2019, momen kebersamaan ini tak disia-siakan oleh Kakan Kemenag untuk lebih mempererat tali silaturrahmi diantara seluruh jajaran Keluarga Besar Kementerian Agama Kab. Bantaeng dengan mengajak kepada seluruh peserta upacara untuk bersalam-salaman, dan suasana upacara seketika menjelma menjadi suasana layaknya halal bihalal pasca hari raya.

Berikut REKAMANNYA