Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Pondok Pesantren As'adiyah Dapoko Kabupaten Bantaeng menggelar Seleksi Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2019/2020, Senin (01/07). Seleksi tersebut berlangsung serentak untuk seluruh jenjang pendidikan; SMP-IT, MTs dan MA.
Total pendaftar tahun ini mencapai 400 calon santriwan/wati. Jumlah tersebut lebih besar dibanding tahun sebelumnya, yang menggambarkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap pendidikan Islam kian bertambah tiap tahunnya.
Di hari tersebut, seluruh peserta diwajibkan untuk mengikuti serangkaian tes seleksi, mulai dari tes Al-Qur’an, Tes Kemampuan Dasar, hingga Tes Wawancara untuk calon santri-santriwati.
Agenda ini diawali dengan pembukaan yang dihadiri oleh Ketua Yayasan Gurutta Baharuddin, S. Pd., M. Si, Pimpinan Pondok sekaligus kepala SMP-IT, Gurutta KM. Hamzah Israil., S. Pd. I., MA, Kepala madrasah Aliyah, Gurutta KM. Sudirman Sappara, S. Pd. I., M. Pd, Kepala Madrasah Tsanawiyah, Gurutta Rohani Hamzah, S. Ag., M. Pd. I serta para Dewan Guru dan Pembina.
Dalam pembukaan tersebut, Pimpinan Pondok Pesantren As'adiyah Dapoko, Gurutta KM. Hamzah Israil., S. Pd. I., MA, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh orang tua/wali santri-santriwati yang telah memberikan kepercayaan kepada Pesantren As'adiyah Dapoko untuk menjadi tujuan tempat belajar putra-putrinya kelak. Tak lupa beliau juga memberikan apresiasi akan antusiasme dan ketertiban dari seluruh peserta ujian yang mendukung lancarnya kegiatan seleksi ini, teriring ucapan jazahumullahu khairan. Pesantren juga memohon mohon maaf atas segala keterbatasan dan kekurangan dalam proses penyelenggaraan seleksi ini, kritik serta saran yang membangun sangat beliau harapkan demi perbaikan di masa yang akan datang.
Kepala Madrasah Aliyah Gurutta KM. Sudirman Sappara, S. Pd. I., M. Pd juga menambakan bahwa semua santri-santriwati yang baru maupun yang lama adalah amanah orang tua santri-santriwati buat kita semua pengurus yayasan, kepala madrasah, pembina dan guru yang perlu dijalankan dan ditangani dengan sebaik baiknya, kita perlu sadari bahwa, sangat besar harapan orang tua santri-santriwati kepada kita semua untuk mendidik anak-anaknya dengan baik, kita memang sangat bersyukur alhamdulillah, karena banyaknya santri santriwati baru kita, namun dibalik semua itu ada tanggung jawab besar buat kita semua, Mari kita bersifat amanah, mari Do'akan santri-santriwati kita, semoga Allah jadikan anak sholeh dan sholehah, sukses menjadi ilmuwan, agamawan, hartawan menjadi ahlul Qur'an Aamiin Ya Allah Ya Rabbal Alamin
Tersisa harapan, semoga para peserta seleksi diberikan kebaikan dan semangat dalam menuntut ilmu, tetap tawakal dan memohon kebaikan dan berkah dari Allah Ta’ala.(Abd)
MIS Ma'arif Borongkapala Bantaeng Telah Divisitasi Tim Asesor BAN-S/M
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - MIS Ma'arif Borongkapala, Kec. Tompobulu Kab. Bantaeng telah visitasi oleh tim assessor dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) Sulsel pada tanggal 22 juni tahun 2019 yang lalu.
Diawali dengan prosesi penyambutan oleh segenap warga madrasah, visitasi dilanjutkan dengan pertemuan awal dimana kepala MIS Ma'arif Borongkapala Sahrun Hidayat menyampaikan sepatah kata berupa ucapan selamat datang kepada tim assesor.
Kamad MIS Borongkapal berharap semoga kedatangan Tim Asesor ini membawa berkah bagi segenap warga madrasah.
Tak lupa Kepala Madrasah menyampaikan permohonan maaf kepada para tim jika sekiranya pada saat di visitasi ada banyak kekurangan,
"Tentu kami pihak madrasah akan berusaha memperbaiki segala kekurangan dan yang sudah dianggap bagus akan kami pertahankan bahkan di tingkatkan". Tutur pak Kamad
Diakhir pertemuan, tim assessor yang terdiri dari ibu Hj. Hasniar, S.Ag, MM dan bapak H. Jamaluddin, M.Pd, ini menyampaikan hasil resume dari kegiatan visitasi yang dilakukan di MIS Borongkapala ini bahwa secara keseluruhan berdasarkan hasil evaluasi terhadap 8 standar pendididikan di MIS Borongkapala sudah bagus. (syh/mhd)
Diawali dengan prosesi penyambutan oleh segenap warga madrasah, visitasi dilanjutkan dengan pertemuan awal dimana kepala MIS Ma'arif Borongkapala Sahrun Hidayat menyampaikan sepatah kata berupa ucapan selamat datang kepada tim assesor.
Kamad MIS Borongkapal berharap semoga kedatangan Tim Asesor ini membawa berkah bagi segenap warga madrasah.
Tak lupa Kepala Madrasah menyampaikan permohonan maaf kepada para tim jika sekiranya pada saat di visitasi ada banyak kekurangan,
"Tentu kami pihak madrasah akan berusaha memperbaiki segala kekurangan dan yang sudah dianggap bagus akan kami pertahankan bahkan di tingkatkan". Tutur pak Kamad
Diakhir pertemuan, tim assessor yang terdiri dari ibu Hj. Hasniar, S.Ag, MM dan bapak H. Jamaluddin, M.Pd, ini menyampaikan hasil resume dari kegiatan visitasi yang dilakukan di MIS Borongkapala ini bahwa secara keseluruhan berdasarkan hasil evaluasi terhadap 8 standar pendididikan di MIS Borongkapala sudah bagus. (syh/mhd)
Kasi PHU Kemenag Bantaeng: Besok, Manasik Haji Tingkat Kecamatan Akan Digelar Serentak
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Tahapan penyelenggaran haji pada musim haji tahun 1440 H/ 2019 M saat ini sudah memasuki tahap pelaksanaan Bimbingan Manasik.
Di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan, bimbingan manasik haji sudah diawali dengan bimbingan manasik tingkat Kabupaten yang dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag Sulsel H. Anwar Abubakar pada tanggal 17 Juni 2019 dan berlangsung selama 2 hari (17-18/6/19) di gedung PGRI Kab. Bantaeng.
Dan untuk manasik tingkat kecamatan menurut informasi dari Kepala Seksi PHU (Penyelenggaraan Haji dan Umrah) Kantor Kemenag Bantaeng H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM yang ditemui Humas Kemenag di ruang kerjanya siang ini menyatakan bahwa manasik tingkat Kecamatan akan dimulai besok (Selasa, 2 Juli 2019) secara serentak di 8 Kecamatan selama 8 hari kedepan.
Kegiatan manasik haji ini lanjut H. Tahir, diikuti sebanyak 196 Jemaah Calon Haji (JCH) yang terdiri dari 185 orang JCH kuota normal, dan 11 orang kuota tambahan yang mana terdiri dari 3 orang status cadangan dan 8 orang status lansia.
Ke 196 JCH Bantaeng ini tersebar di 8 kecamatan dengan perincian : 36 orang JCH asal Kec. Bantaeng, 13 orang asal Kec. Eremerasa, 25 orang asal Kec. Pa'jukukang, 41 orang asal Kec. Gantarangkeke, 31 orang asal Kec. Tompobulu, 17 orang asal Kec. Bissappu, 19 orang asal Kec. Sinoa, dan 14 orang asal Kec. Uluere.
Kegiatan manasik haji tingkat Kecamatan ini masih menurut keterangan H. Tahir, akan dilaksanakan di 3 Kecamatan penyelenggara yakni: di Kecamatan Bantaeng (36) yang akan bergabung dengan 2 Kecamatan lainnya yakni: Kecamatan Eremerasa (13) dan Kec. Pa'jukukang (25).
Kecamatan penyelenggara lainnya adalah Kecamatan Sinoa (19) yang akan bergabung dengan Kecamatan Bissappu (17) dan Kecamatan Uluere (14), serta Kecamatan Gantarangkeke (41) yang akan bergabung dengan Kecamatan Tompobulu (31).
Penggabungkan beberapa kecamatan dalam satu penyelenggaraan manasik haji ini menurut H. Tahir adalah berdasarkan ketentuan bahwa salah satu persayaratan bagi KUA Kecamatan untuk dapat melaksanakan bimbingan manasik haji secara mandiri adalah jika jumlah JCH pada wilayah kecamatan yang bersangkutan memenuhi syarat JCH minimal yakni 45 orang, sedangkan dari 8 Kecamatan diatas tidak ada 1 pun yang memenuhi syarat minimal tersebut sehingga harus digabung.
H. Muhammad Tahir juga kembali menegaskan bahwa JCH Bantaeng yang terdiri dari 111 orang jemaah perempuan dan 85 orang jemaah laki-laki ini dijadwalkan akan berangkat pada tanggal 22 Juli 2019 menuju Asrama Haji Sudiang Makasar dan akan terbang menuju Jeddah pada keesokan harinya.
Terakhir Kasi Haji juga meginformasikan bahwa Total Pendaftar Haji yang masuk dalam waiting list (daftar tunggu) terhitung mulai tanggal 2 Desember 2009 sampai dengan 29 Juni 2019 ini adalah sebanyak 7498 orang dengan estimasi masa antrian sampai dengan 41 tahun. (mhd)
Masa Orientasi Santri Ponpes As'adiyah Kaloling Bantaeng Diikuti 300 Santri
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Seluruh santri baru Pondok Pesantren As'adiyah Kaloling Bantaeng melaksanakan pawai dalam rangka Masa Orientasi Santri (MOS) Tahun Pelajaran 2019-2020. (Selasa, 1 Juli 2019).
Pawai kali ini diikuti oleh 300 santriwan-santriwati dari dua tingkatan pendidikan; SMP-IT & Madrasah Aliyah.
Rute pawai MOS di Pondok Pesantren As'adiyah Kaloling Bantaeng Start di Jl. Poros Desa Kaloling dan Finis di Kompleks Pondok Pesantren As'adiyah Kaloling.
Kegiatan pawai dibuka langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren As'adiyah Kaloling Bantaeng, KM. Muslimin Bukhari, S.HI, S.Pd.I.
Dalam sambutannya, KM. Muslimin Bukhari berharap agar para santri baru bersungguh-sungguh mengikuti masa orientasi santri karena dengan orientasi ini para santri dapat mengenal lingkungan pesantren.
'Dengan orientasi santri ini, para santri bisa membangun komunikasi dengan seluruh warga pesantren lainnya, selain itu dengan orientasi santri ini pula kita dapat mengetahui potensi dari masing-masing santri". Tutur KM Muslimin Bukhari.
"Menuntut ilmu di pesantren itu harus sabar dan ikhlas serta tahan menderita, tapi Insya Allah semua berkah. Jadi kalau mau dapat berkah silahkan masuk pesantren". Tambahnya.
Menurut jadwal, Masa Orientasi Santri (MOS) ini akan berlangsung selama tiga hari (01-03 Juli 2019) dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah pemberian materi dari para narasumber untuk santri baru. (mhd)
Pawai kali ini diikuti oleh 300 santriwan-santriwati dari dua tingkatan pendidikan; SMP-IT & Madrasah Aliyah.
Rute pawai MOS di Pondok Pesantren As'adiyah Kaloling Bantaeng Start di Jl. Poros Desa Kaloling dan Finis di Kompleks Pondok Pesantren As'adiyah Kaloling.
Kegiatan pawai dibuka langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren As'adiyah Kaloling Bantaeng, KM. Muslimin Bukhari, S.HI, S.Pd.I.
Dalam sambutannya, KM. Muslimin Bukhari berharap agar para santri baru bersungguh-sungguh mengikuti masa orientasi santri karena dengan orientasi ini para santri dapat mengenal lingkungan pesantren.
'Dengan orientasi santri ini, para santri bisa membangun komunikasi dengan seluruh warga pesantren lainnya, selain itu dengan orientasi santri ini pula kita dapat mengetahui potensi dari masing-masing santri". Tutur KM Muslimin Bukhari.
"Menuntut ilmu di pesantren itu harus sabar dan ikhlas serta tahan menderita, tapi Insya Allah semua berkah. Jadi kalau mau dapat berkah silahkan masuk pesantren". Tambahnya.
Menurut jadwal, Masa Orientasi Santri (MOS) ini akan berlangsung selama tiga hari (01-03 Juli 2019) dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah pemberian materi dari para narasumber untuk santri baru. (mhd)
Langganan:
Komentar (Atom)





