Dampang, (Humas Bantaeng) - Setelah berlangsung selama kurang lebih 5 hari (17-22 Februari 2020), Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 32 Tingkat Kab. Bantaeng tahun 2020 akhirnya ditutup secara resmi malam ini oleh Sekreraris Daerah Abd. Wahab, mewakili Bupati Bantaeng, bertempat di lapangan sepak bola Parela Dampang, Kel. Gantarangkeke, Kec. Gantarangkeke (Sabtu, 22/02/2020).
Hadir Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Bantaeng H. Hartawan Zainuddin, yang dalam kesempatan ini membacakan Laporan sebagai Ketua Panitia.
Turut hadir unsur Forkopimda Kab. Bantaeng, para Kepala OPD lingkup Penkab Bantaeng, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag besersama segenap jajaran, beserta Ibu Ketua DWP Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Hj. St. Hasnah Yunus.
Mengawali sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kab. Bantaeng, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Panitia Penyelenggara dan seluruh masyarakat Kab. Bantaeng pada umumnya terkhusus keluarga besar yang ada di Kelurahan Gantarangkeke, Kecamatan Gantarangkeke yang telah berupaya secara sungguh-sungguh dan maksimal serta penuh keikhlasan sehingga pelaksanaan MTQ ke 32 tingkat Kab. Bantaeng tahun 2020 ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses mulai pada saat pembukaan sampai dengan penutupan.
Dengan catatan bahwa untuk tahun yang akan datang atau tahun berikutnya, Bupati berharap panitia masih perlu mengevaluasi beberapa rangkaian kegiatan yang masih terdapat kekurangan-kekurangan didalamnya termasuk pada acara penutupan ini.
"Saya berharap kalau acaranya memang ada di dalam agenda kita, agar datanya terlebih dahulu disiapkan Demikian catatan penting bapak Bupati dalam pelaksanaan MTQ ini dengan harapan tentunya tidak mengurangi keberhasilan pelaksanaan yang telah berlangsung dengan lancar dan aman". Tutur Sekda membacakan sambutan tertulis Bupati Bantaeng.
Lebih lanjut bapak Bupati Dr. H. Ilham Azikin, M.Si menyampaikan harapannya pasca penyelenggaraan MTQ ini.
"Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an sarat dengan Syi'ar Islam, akan menjadi mubassir jika tidak memberi bekas dan pengaruh terhadap perilaku dan kehidupan masyarakat muslim, untuk itu kedepan sangat diperlukan perhatian dan dan keterlibatan yang sungguh-sungguh agar serta tanggung jawab seluruh komponen ummat Islam dan jajaran pemerintah agar pasca penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an ini dapat memberikan manfaat dan pengaruh positif bagi pembinaan kehidupan keagamaan kita". Harap Bupati
"Oleh karena itu tertumpu harapan besar kepada semua pihak yang terkait agar pelaksanaan secara terencana, upaya pembibitan Qari' dan Qari'ah, Hafidz dan Hafidzah maupun cabang lainnya dengan mengembangkan potensi Sumber Daya Manusia yang kita miliki" Lanjutnya.
Tak lupa pula bapak Bupati dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Dewan Hakim yang telah betugas pada MTQ kali ini yang telah menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dalam rangka menegakkan komitmen penyelenggaraan yang jujur, bersih dan berakhlak.
Ucapan yang sama juga disampaikan Bupati kepada seluruh Camat, Kementerian Agama beserta jajaran, Kantor Urusan Agama Kecamatan dan peserta MTQ yang telah bekerja keras dan berpartisipasi penuh dalam pelaksanaan MTQ ini
Dan kepada para pemenang, Bupati menyampaikan ucapan Selamat atas prestasi yang telah dicapai dan kemudian agar mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pangkep dan bagi peserta yang belum berhasil dalam MTQ ini Bupati berharap agar jangan berputus asa dan terus melakukan upaya guna meningkatkan kemampuan sehingga pada saatnya nanti mampu meraih prestasi sebagaimana yang diharapkan.
Pada Perhelatan Akbar 2 tahunan yang digelar secara bergantian dengan STQ (Seleksi Tilawatil Qur'an) ini, Kafilah Kontingen Kecamatan Bantaeng berhasil keluar sebagai Juara Umum I, disusul Kecamatan Tompobulu dan Kecamatan Uluere berturut-turut sebagai Juara Umum II dan III.
Acara penutupan MTQ ini juga dirangkaikan dengan pengundian hadiah Door Prize Umroh bagi para peserta, KUA Kecamatan dan Dewan Hakim MTQ yang pengundiannya dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kab. Bantaeng Abd. Wahab, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Bantaeng Hartawan dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag
Dan yang beruntung mendapatkan hadiah door prize umroh kali ini adalah ananda Ahmad Fahrul dari unsur peserta sebagai juara 1 pada cabang tahfidz golongan 1 juz, Dr. Muh Aidil Sudarmono dari unsur Dewan Hakim dan Kepala KUA Kec Bissappu M. Ridwan, S.Ag dari unsur kepala KUA Kecamatan. (mhd)
MTQ XXXII Tingkat Kabupaten Bantaeng Cabang KTIQ Tembus Pukul 02.00 Dini Hari
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Hari kelima atau hari keempat pelaksanaan lomba MTQ XXXII Tingkat Kab. Bantaeng tahun 2020, pasca dibuka secara resmi oleh bapak Bupati Bantaeng pada Senin (17/2/2020)Al malam, semua cabang yang diperlombakan sudah memasuki babak Final.
Salah satu cabang lomba yang cukup seru dan sangat alot pelaksanaannya di babak Final adalah cabang Karya Tulis Ilmiah Al Qur'an (KTIQ) atau sebelumnya bernama Musabaqah Makalah Alquran (MMQ).
Dalam final KTIQ yang terdiri dari 3 finalis Pria dan 3 finalis wanita, setiap finalis wajib mempresentasikan hasil karyanya dihadapan para Dewan Hakim yang akan menguji dan menilai kemampuan para finalis dengan menggunakan media laptop dan LCD
Final KTIQ ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag., M.Ag., bersama Kepala Seksi Bimas Islam Drs. H.M. Ribi, MM., didampingi Sekcam Kec. Gantarangkeke, Kepala KUA Kec. Gantarangkeke, Kepala KUA Kec. Bantaeng serta turut disaksikan oleh para penonton pengunjung MTQ yang dilaksanakan di Masjid Taqwa, Dampang, Kec. Gantarangkeke!
Keseruan terlihat ketika para Dewan Hakim yang terdiri dari: 1) Dr. H. Muh. Natsir, MM. 2) Dr. Idil Sudarmono, M.Pd.I. dan 3) Mappasabbi, S.Ag., MA. yang masing-masing mengajukan sejumlah pertanyaan terkait penulisan karya tulis ilmiah dengan isi kajian Alquran yang diuraikan dalam paparan presentasi para finalis. Para finalis benar-benar diuji kemampuannya dalam menguraikan sejumlah pertanyaan dan sanggahan yang diajukan oleh para Dewan Hakim.
Karena alotnya final KTIQ ini sehingga tidak terasa waktu berjalan terus hingga tembus pukul 02.00 dini hari (malam sabtu). Inilah cabang lomba yang paling akhir selesai dan menutup seluruh rangkaian lomba MTQ XXXII Tingkat Kab. Bantaeng yang nantia memasuki ceremonial Penutupan secara resmi pada hari Sabtu (malam), 22 Februari 2020.
Salah satu cabang lomba yang cukup seru dan sangat alot pelaksanaannya di babak Final adalah cabang Karya Tulis Ilmiah Al Qur'an (KTIQ) atau sebelumnya bernama Musabaqah Makalah Alquran (MMQ).
Dalam final KTIQ yang terdiri dari 3 finalis Pria dan 3 finalis wanita, setiap finalis wajib mempresentasikan hasil karyanya dihadapan para Dewan Hakim yang akan menguji dan menilai kemampuan para finalis dengan menggunakan media laptop dan LCD
Final KTIQ ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag., M.Ag., bersama Kepala Seksi Bimas Islam Drs. H.M. Ribi, MM., didampingi Sekcam Kec. Gantarangkeke, Kepala KUA Kec. Gantarangkeke, Kepala KUA Kec. Bantaeng serta turut disaksikan oleh para penonton pengunjung MTQ yang dilaksanakan di Masjid Taqwa, Dampang, Kec. Gantarangkeke!
Keseruan terlihat ketika para Dewan Hakim yang terdiri dari: 1) Dr. H. Muh. Natsir, MM. 2) Dr. Idil Sudarmono, M.Pd.I. dan 3) Mappasabbi, S.Ag., MA. yang masing-masing mengajukan sejumlah pertanyaan terkait penulisan karya tulis ilmiah dengan isi kajian Alquran yang diuraikan dalam paparan presentasi para finalis. Para finalis benar-benar diuji kemampuannya dalam menguraikan sejumlah pertanyaan dan sanggahan yang diajukan oleh para Dewan Hakim.
Karena alotnya final KTIQ ini sehingga tidak terasa waktu berjalan terus hingga tembus pukul 02.00 dini hari (malam sabtu). Inilah cabang lomba yang paling akhir selesai dan menutup seluruh rangkaian lomba MTQ XXXII Tingkat Kab. Bantaeng yang nantia memasuki ceremonial Penutupan secara resmi pada hari Sabtu (malam), 22 Februari 2020.
MTQ XXXII TINGKAT KABUPATEN BANTAENG AKAN SEGERA BERAKHIR, PARA DEWAN HAKIM GELAR RAPAT PENENTUAN JUARA
Dampang, (Inmas Bantaeng) - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-32 Tingkat Kab. Bantaeng Tahun 2020 telah memasuki gelaran puncak pada Jum'at (21/2/2020) malam sejak dibuka oleh bapak Bupati Bantaeng pada Senin (17/2/20) malam di lapangan sepak bola Parela Dampang Kec. Gantarangkeke.
Selama kurang lebih 5 hari para Dewan Hakim dan segenap Panitia Pelaksana berjibaku siang dan malam sejak dari babak penyisihan hingga babak final menjalankan tugas dan fungsinya guna mengawal dan menyeleksi bibit-bibit unggul berprestasi di bidang tilawah Al Qur'an dan cabang-cabang turunannya.
Para Dewan Hakim yang berjumlah sekira 40 orang tersebut adalah mereka yang ahli di bidangnya masing-masing yang dalam perekrutannya telah melalu prosesi seleksi yang sedemikian ketat yang tujuannya tentu saja demi mendapatkan para jawara-jawara yang akan mewakili Kabupaten Bantaeng pada MTQ tingkat provinsi bahkan hingga ke tingkat Nasional.
Pagi ini, setelah semua cabang lomba telah menuntaskan seluruh penampilan pesertanya, Dewan Hakim tengah menggelar Rapat Penentuan Juara beetempat di Posko Dewan Hakim, Dampang Gantarangkeke (Sabtu, 22/2/2020). (mhd)
Selama kurang lebih 5 hari para Dewan Hakim dan segenap Panitia Pelaksana berjibaku siang dan malam sejak dari babak penyisihan hingga babak final menjalankan tugas dan fungsinya guna mengawal dan menyeleksi bibit-bibit unggul berprestasi di bidang tilawah Al Qur'an dan cabang-cabang turunannya.
Para Dewan Hakim yang berjumlah sekira 40 orang tersebut adalah mereka yang ahli di bidangnya masing-masing yang dalam perekrutannya telah melalu prosesi seleksi yang sedemikian ketat yang tujuannya tentu saja demi mendapatkan para jawara-jawara yang akan mewakili Kabupaten Bantaeng pada MTQ tingkat provinsi bahkan hingga ke tingkat Nasional.
Pagi ini, setelah semua cabang lomba telah menuntaskan seluruh penampilan pesertanya, Dewan Hakim tengah menggelar Rapat Penentuan Juara beetempat di Posko Dewan Hakim, Dampang Gantarangkeke (Sabtu, 22/2/2020). (mhd)
Jelang MTQ XXXII Tahun 2020 Tingkat Kabupaten Bantaeng, 33 Dewan Hakim Ikuti Pembekalan
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Pelaksanaan MTQ. Tingkat Kab. Bantaeng yang akan digelar pada tanggal 17-22 Februari 2020 di Kelurahan Dampang, Kec. Gantarangkeke didahului dengan orientasi/pembekalan kepada para calon Dewan Hakim.
Pelatihan dan Orientasi/Pembekalan bagi calon Dewan Hakim MTQ tingkat Kab. Bantaeng yang berlangsung selama dua hari di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bantaeng yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan H. Hartawan, SH., MH. pada hari Sabtu, 8 Februari 2020.
Hadir pada acara pembukaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Bapak Dr. H. Muhammad Yunus, S. Ag., M. Ag, Kabag Kesra Setda Bantaeng Syamsul Alam, S.IP, Kepala Sub. Bagian Tata Usaha Kemenag Bantaeng Bapak H. Muhammad Tahir, S.Ag., MM
Dalam pembekalan ini Pemerintah Kab. Bantaeng melalui Bagian Kesra sebagai leading sektor pelaksanaan MTQ menghadirkan sejumlah nara sumber yang memiliki kualifikasi sebagai Dewan Hakim Nasional maupun Daerah diantaranya KH. Syarifuddin Usman dan Dr. H. Muammar Bakri, MA. Serta Qari Internasional H. Bahri Waru dan Ust. Husain
Para calon Dewan Hakin MTQ. tersebut diberikan sejumlah materi pembekalan sebagai penguatan yang bersifat tekhnis, diantaranya: Teknik dan tata cara penilaian untuk masing-masing cabang yang dilombakan, Tekhnik pengaturan tugas bagi para Dewan Hakim MTQ yang sesuai dengan kualifikasi keilmuan masing-masing Dewan Hakim MTQ. Etika Dewan Hakim MTQ ketika sedang bertugas dalam setiap cabang lomba
Ditekankan pula tentang Syarat, Kualifikasi, komitmen dan integritas Dewan Hakim MTQ yang ditugaskan pada masing-masing cabang lomba.
Selain itu, para calon Dewan Hakim MTQ. Juga dibekali sejumlah pengetahuan yang berkaitan dengan penanganan masalah tekhnis yang biasa tidak terduga dalam pelaksanaan penilaian. Misalnya, jika tiba-tiba listrik padam, sementara lomba sedang berlangsung dengan mengandalkan alat bantu yang membutuhkan listrik, demikian juga dengan hal-hal tekhnis lainnya.
Pada hari kedua atau hari terakhir ini, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Syamsul Alam selaku penanggungjawab kegiatan sebelum menutup secara resmi kegiatan menyampaikan harapannya kepada 33 orang Dewan Hakim ditambah 6 orang Panitera ini.
"Dengan kegiatan Pembekalan/Orientasi Dewan Hakim ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para Dewan Hakim MTQ yang akan bertugas sehingga dapat memberikan penilaian yang benar-benar objektif dan transparan".
Pelatihan dan Orientasi/Pembekalan bagi calon Dewan Hakim MTQ tingkat Kab. Bantaeng yang berlangsung selama dua hari di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bantaeng yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan H. Hartawan, SH., MH. pada hari Sabtu, 8 Februari 2020.
Hadir pada acara pembukaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Bapak Dr. H. Muhammad Yunus, S. Ag., M. Ag, Kabag Kesra Setda Bantaeng Syamsul Alam, S.IP, Kepala Sub. Bagian Tata Usaha Kemenag Bantaeng Bapak H. Muhammad Tahir, S.Ag., MM
Dalam pembekalan ini Pemerintah Kab. Bantaeng melalui Bagian Kesra sebagai leading sektor pelaksanaan MTQ menghadirkan sejumlah nara sumber yang memiliki kualifikasi sebagai Dewan Hakim Nasional maupun Daerah diantaranya KH. Syarifuddin Usman dan Dr. H. Muammar Bakri, MA. Serta Qari Internasional H. Bahri Waru dan Ust. Husain
Para calon Dewan Hakin MTQ. tersebut diberikan sejumlah materi pembekalan sebagai penguatan yang bersifat tekhnis, diantaranya: Teknik dan tata cara penilaian untuk masing-masing cabang yang dilombakan, Tekhnik pengaturan tugas bagi para Dewan Hakim MTQ yang sesuai dengan kualifikasi keilmuan masing-masing Dewan Hakim MTQ. Etika Dewan Hakim MTQ ketika sedang bertugas dalam setiap cabang lomba
Ditekankan pula tentang Syarat, Kualifikasi, komitmen dan integritas Dewan Hakim MTQ yang ditugaskan pada masing-masing cabang lomba.
Selain itu, para calon Dewan Hakim MTQ. Juga dibekali sejumlah pengetahuan yang berkaitan dengan penanganan masalah tekhnis yang biasa tidak terduga dalam pelaksanaan penilaian. Misalnya, jika tiba-tiba listrik padam, sementara lomba sedang berlangsung dengan mengandalkan alat bantu yang membutuhkan listrik, demikian juga dengan hal-hal tekhnis lainnya.
Pada hari kedua atau hari terakhir ini, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Syamsul Alam selaku penanggungjawab kegiatan sebelum menutup secara resmi kegiatan menyampaikan harapannya kepada 33 orang Dewan Hakim ditambah 6 orang Panitera ini.
"Dengan kegiatan Pembekalan/Orientasi Dewan Hakim ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para Dewan Hakim MTQ yang akan bertugas sehingga dapat memberikan penilaian yang benar-benar objektif dan transparan".
Langganan:
Postingan (Atom)









