Bantaeng Boyong 3 Piala Dari Ajang Aksioma

Ajang Kompetisi Seni dan Olah Raga Madrasah (Aksioma) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang diikuti oleh 23 Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan telah berakhir, semua kontingen telah kembali ke kampung masing-masing dengan membawa hasil dan prestasi masing-masing.

Ajang kompetisi yang diikuti oleh siswa-siswi MI, MTs dan MA se Sulawesi Selatan ini memperlombakan 9 cabang Seni dan Olah Raga, diantaranya: Tilawah, Singer, Hadroh, Pidato Bahasa Indonesia Dan Bahasa Arab, Kaligrafi, Lari 100M dan 400M, Tenis Meja dan Devile/Karnaval

Dari 9 Cabang yang diperlombakan itu, Bantaeng berhasil memboyong 3 piala dan salah satunya berhak untuk ikut ke Aksioma Tingkat Nasional di Palembang, Sumatera Utara, tanggal 3 Agustus 2015 nanti. Piala yang dibawa pulang berasal dari: Cabang Tilawah Tingkat MTs Putri yang berhasil keluar sebagai juara I, kemudian Cabang Pidato Bahasa Arab tingkat MTs Putri mendapat juara II dan piala yang ketiga berasal dari cabang Lomba Pidato Bahasa Arab tingkat MTs Putra yang meraih juara ke III.

Meskipun perolehan piala masih jauh dari yang ditargetkan yaitu 10 piala, namun rasa syukur dan ungkapan selamat serta apresiasi yang tak terhingga patut kita berikan atas prestasi mereka, semoga di tahun-tahun mendatang prestasinya dapat ditingkatkan lagi...





Pembukaan DWK Diklat Keterampilan Staf Lingkup Kantor Kemenag Bantaeng

(Humas Kemenag Bantaeng) - Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar Ibu Juhrah, S.Sos, M.AP didampingi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Bapak H. Muh. Ahmad Jailani, S.Ag, MA membuka Diklat di Wilayah Kerja Diklat Keterampilan Staf Lingkup Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng pagi tadi, Selasa 9 Juni 2015  bertempat di aula Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng.



Diklat yang akan berlangsung mulai tanggal 9 sampai dengan 12 Juni 2015 ini, menurut laporan ketua panitia Muhammad Hatta, diikuti oleh sebanyak 30 orang staf dari semua Satker di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng dengan Jumlah Jam Pelajaran sebanyak 40 Jam.
Setelah membuka, Ibu Juhrah, S.Sos, M.AP mempersilahkan kepada widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Makassar Bapak Drs. H. Musafir Ramli, S.IPI, M.Adm.SDA untuk mendampingi para peserta Diklat selama 4 hari bertempat di Aula Kantor PD Muhammadiyah di kompleks Madrasah Aliyah Muhammadiyah Bantaeng



H. Ahmad Husain Memberikan Bimbingan Teknik Kehumasan dan Pengelolaan Website Kemenag di Bantaeng

(Humas Kemenag Bantaeng). Dalam rangka pembinaan masalah Kehumasan dan pengelolaan Website Kemenag Sulsel, Kasubag Inmas H. Ahmad Husain, beserta rombongan menggelar acara Bimbingan Teknik (Bimtek) bekerjasama dengan Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng, hari ini, Ahad, 7 Juni 2015 di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng



Acara yang dihadiri oleh sebanyak 20 orang peserta dari seluruh Satker dan Unit Kerja Kantor Kementerian Agama Se Kab.Bantaeng ini berlangsung cukup cair dan santai di tengah guyuran hujan yang cukup deras di kota indah nan bersih 'Butta Toa" Bantaeng

Dalam materinya mengenai Humas dan Jurnalis, Kasubag Inmas Kantor Wilayah Kemenag Prov. Sul-Sel, H. Ahmad Husain.menyampaikan bahwa dalam program roadshow ke kantor Kemenag se Sulawesi Selatan ini, terpilih Kantor Kemenag Bantaeng sebagai Kantor Kemenag pertama yang dikunjungi dalam rangka Bimbingan Teknis Kehumasan dan pengelolaan website Kemenag Sulsel sulselkemenag.go.id 

Sementara itu, Nurhalis Ruslan, Staf pelaksana pada Sub Bagian Informasi dan Humas (Inmas) Kanwil Kemenag Sulsel dalam materinya bertema "Website sulsel.kemenag.go.id dan Pemanfaatannya" dibawakan dengan cukup apik dan mengundang antusiasme yang sangat besar dari para peserta Bimtek. (berita terkait)
Betapa tidak, kontribusi berita dari Kemenag Bantaeng pada website resmi Kemenag Sulsel yang tergolong sangat rendah yang salah satu penyebabnya adalah karena kurangnya admin kontributor untuk daerah Bantaeng, pada Bimtek kali ini, pak Halis membagi-bagikan ID Admin Kontributor beserta passwordnya kepada semua peserta yang hadir. Bisa dibayangkan jika ke 20 peserta Bimtek yang hadir tersebut aktif mengirimkan berita ke sulsel.kemenag.go.id setiap hari, maka dipastikan pak Halis dan semua admin utama website Kemenag sulsel akan kewalahan dalam mamvalidasi dan mengkonfirmasi penayangan berita dari Bantaeng, dan Insya Allah target "one day one news" dari Bapak Kakanwil untuk setiap Kantor Kemenag se Sulawesi Selatan akan terlampaui.


Selanjutnya, Nurhalis memperkenalkan kembali Majalah Al-Marhamah yang pada tahun ini terbit dengan tampilan yang lebih menarik dan mengajak kepada semua peserta untuk juga ikut berkontribusi dalam menulis artikel dan opini, melalui email ke: almarhamahsulsel@kemenag.go.id

Dalam sesi akhir pelatihan, peserta diajarkan untuk membuat E-mail Kemenag yang merupakan kewajiban setiap Pegawai Kemenag sesuai Surat Edaran Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI No. SJ/B.VIII/2/HM.00/513/2015, yang menginstruksikan penggunaan e-mail user@kemenag.go.id. (m@hdy)




Bupati Bantaeng Meresmikan Masjid dan Rusunawa di Penamatan Santri As'adiyah Dapoko

Bantaeng (3/6/15) - Ponpes As'adiyah Dapoko dibawah naungan Yayasan Pendidikan H. Muh. Anas mengadakan acara Peringatan Is'ra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Penamatan santri sekaligus peresmian Masjid dan Pembangunan Rusunawa (Asrama Putra) di kompleks Ponpes As'adiyah Dapoko, Kec. Eremerasa Kab. Bantaeng oleh Bapak Bupati Bantaeng Prof. Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr. (Rabu, 3/6/2015).


Dalam penamatan yang dihadiri oleh Bapak Bupati, Kakan Kemenag Bantaeng dan unsur Muspida serta beberapa Pejabat Pemkab Bantaeng ini hadir pula "Anre Gurutta" Prof. Dr. KH. Muh. Rafi Yunus Martan, MA, Pimpinan pusat Pondok Pesantren As'adiyah Sengkang, Wajo.

Dalam sambutannya, "Anre Gurutta" menyatakan sangat kagum dan bangga dengan kondisi Ponpes As'adiyah Dapoko saat ini yang telah mengalami perkembangan yang cukup pesat dalam pengadaan sarana dan prasaran penunjang proses belajar mengajar Ponpes. Ini tidak terlepas dari bantuan dan peran serta dari seorang pemimpin yang sangat peduli dengan lembaga pendidikan keagamaan. Beliau menceritakan bahwa, di Ponpes As'adiyah pusat Sengkang Wajo saat ini juga mendapatkan proyek Rusunawa untuk Asrama Santri dari Kementerian Perumahan Rakyat, namun dalam pengurusannya mengalami beberapa kendala karena harus mengurus langsung ke Kementerian Perumahan Rakyat, beda dengan Ponpes As'adiyah Dapoko Bantaeng yang difasilitasi langsung oleh Bapak Bupati Bantaeng ke kementerian Perumahan Rakyat, sehingga patutlah kiranya jika pengurus dan segenap santri Ponpes As'adiyah Dapoko merasa bersyukur dan bangga punya Bupati seperti bapak Prof. Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr.

Lebih lanjut Prof Dr. KH. Muh Rafi Yunus Martan, MA menyampaikan bahwa, meskipun Ponpes As'adiyah Dapoko merupakan Cabang dari Ponpes As'adiyah Sengkang, Wajo, namun secara Hukum dan kelembagaan, Ponpes As'adiyah Dapoko memiliki 'hak otonomi" penuh terhadap lembaganya sendiri. Artinya, baik dari segi Administrasi maupun dari segi "Asset" yang dimiliki  menjadi hak milik penuh Ponpes As'adiyah Dapoko Bantaeng. Ponpes As'adiyah Cab. Dapoko dengan Ponpes As'adiyah Pusat Sengkang, Wajo hanya memiliki hubungan primordial, yaitu hanya mempunyai hubungan nama lembaga saja.



Senada dengan Anre Gurutta, Prof Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M. Agr, dalam sambutannya, juga mengakui bahwa dalam kurun waktu 7 tahun terakhir, sejak beliau terpilih untuk pertama kalinya menjadi Bupati Bantaeng tahun 2008, Ponpes yang memiliki santri 400 orang lebih ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Beliau teringat 7 tahun yang lalu waktu KM. Hamzah Israil datang menemui beliau dan menyampaikan keinginannya hendak membangun Masjid di dalam kompleks Ponpes, namun belum berani karena belum mempunyai kemampuan dana yang cukup untuk memulai. Akan tetapi, atas bantuan semangat dan tentunya sokongan dana dari bapak Bupati waktu itu, akhirnya pembangunan Masjid dalam lingkungan Ponpes dapat dimulai peletakan batu pertamanya, hingga akhirnya dapat diresmikan pada hari ini.

Penamatan yang merupakan yang ke VI kalinya untuk tingkat MTs dan ke III untuk tingkat MA, dengan jumlah santri yang diwisuda sebanyak 101 orang yang terdiri dari 38 orang tingkat MA dan 63 orang tingkat MTs ini menghadirkan KH. Amrullah Dg. Sibali dari Makassar sebagai pembawa Hikmah Is'ra' Mi'raj Nabi Besar Muhammadi SAW.