Kemenag Bantaeng Donorkan 49 Kantong Darah Melalui UTDRS Bantaeng

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Kegiatan Donor darah kerjasama dengan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) Bantaeng ini merupakan yang pertama dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng dalam rangka memperingati HAB Kementerian Agama.

Tim UTDRS dari RSUD Bantaeng ini terdiri dari dr. Ahmad Masyfuq sebagai dokter pemeriksa, Hermanto sebagai Koordinator Tim, Zulfajar dan Norwaldi petugas bagian Aktaf, Rahmawati sebagai petugas bagian HB dan Golongan darah serta A. Isya sebagai petugas bag Administrasi.

Hingga kegiatan Donor darah ini selesai pukul 16.00.wita, tercatat sebanyak 54 orang pendonor yang sempat terdaftar, namun setelah melalui tahap pemeriksaan oleh tim, yang berhasil diambil darahnya sebanyak 49 orang, sedang 5 orang batal mendonor karena beberapa catatan antara lain, sedang mengalami haid, tekanan darah tinggi, sedang kurang enak badan, dan kurang tidur.

Dengan kegiatan Donor darah yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng dalam rangka HAB ke-71 Kemenag ini, sebanyak 49 Kantong darah telah berhasil didonorkan, dengan harapan semoga setiap tetes darah yang telah disumbangkan oleh para pendonor tadi akan menjadi secercah kehidupan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. (Mhd)

Jelang Tahun Baru, PGRI Dan Kemenag Bantaeng Wacanakan Dialog Kependidikan

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Diterima di ruang kepala Kantor Kemenag Bantaeng, Ketua PGRI Kab. Bantaeng Drs. Syafruddin, MM didampingi Ketua PGRI Cabang Khusus Kemenag Bantaeng, Muh. Arif Pieter, S.Ag, MM bersilaturrahmi dengan Ka Kankemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag, Rabu 28/12/2016.

Silaturrahmi Ketua PGRI Kab. Bantaeng dengan Kakan Kemenag Bantaeng tersebut menurut Arif Pieter adalah dalam rangka membicarakan rencana Dialog Kependidikan Akhir Tahun 2017, namun karena kepadatan agenda baik kegiatan intern Kemenag dalam rangka menyambut HAB ke 71, maupun kegiatan bekerjasama dengan Pemkab Bantaeng yakni Dzikir Akbar yang dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan pada malam pergantian tahun, sehingga rencana dialog akhir tahun yang diwacanakan Ketua PGRI akhirnya berubah menjadi Dialog Awal Tahun.

Dalam audience dengan Kakan Kemenag Bantaeng tersebut, Kakan Kemenag mengapresiasi ide dan gagasan-gagasan yang di sampaikan Ketua PGRI dan berharap agar bisa bersinergi terutama dalam membentuk karakter para pendidik yang ada dibawah naungan Kantor Kemenag Bantaeng serta menepis stigma-stigma negatif yang sempat menerpa PGRI di masa-masa yang lalu.






Sambut HAB Ke-71, Kemenag Bantaeng Gelar Donor Darah

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Dalam rangkaian menyambut Hari Amal Bhakti (HAB) ke-71 Kemenag RI, Kantor Kemenag Bantaeng menggelar kegiatan Donor darah bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) Bantaeng, Rabu 28/12/2016.

Kegiatan Donor darah yang berlangsung mulai pukul 09.30, hingga pukul 16.00.wita bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng ini diikuti oleh puluhan pendonor yang didominasi warga Kementerian Agama Kab. Bantaeng yang terdiri dari Pegawai/staf, guru, penyuluh/penghulu serta anggota DWP.

Kepala Kantor Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag didampingi ibu Ketua DWP Hj. St. Hasnah Yunus juga tampak hadir dan turut mendonor, dan

Menurut laporan sekretaris Panitia HAB Kemenag Bantaeng Wahyuddin, S.PdI, jumlah pendaftar sampai dengan kemarin, atau sesaat sebelum pelaksanaan donor darah adalah berjumlah kurang lebih 50-an orang.

Kegiatan Donor darah kerjasama dengan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) Bantaeng ini merupakan yang pertama dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng dalam rangka memperingati HAB Kementerian Agama.

Tim UTDRS dari RSUD Bantaeng ini terdiri dari dr. Ahmad Masyfuq sebagai dokter pemeriksa, Hermanto sebagai Koordinator Tim, Zulfajar dan Norwaldi petugas bagian Aktaf, Rahmawati sebagai petugas bagian HB dan Golongan darah serta A. Isya sebagai petugas bag Administrasi.

Hingga kegiatan Donor darah ini selesai pukul 16.00.wita, tercatat sebanyak 54 orang pendonor yang sempat terdaftar, namun setelah melalui tahap pemeriksaan oleh tim, yang berhasil diambil darahnya sebanyak 49 orang, sedang 5 orang batal mendonor karena beberapa catatan antara lain, sedang mengalami haid, tekanan darah tinggi, sedang kurang enak badan, dan kurang tidur.

Dengan kegiatan Donor darah yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng dalam rangka HAB ke-71 Kemenag ini, sebanyak 49 Kantong darah telah berhasil didonorkan, dengan harapan semoga setiap tetes darah yang telah disumbangkan oleh para pendonor tadi akan menjadi secercah kehidupan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. (Mhd)

Kasi Haji Kemenag Bantaeng Wakili Kepala Kantor Hadiri Maulid Di SDN 7

 
Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Mewakili Kepala Kantor Kemenag Bantaeng, Kasi PHU (Peny Haji & Umrah) H. Muh. Tahir, S.Ag, MM hadir sekaligus memberikan sambutan pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh SDN No.7 Letta, Kec. Bantaeng, Kab. Bantaeng.

Dalam kesempatan itu H. Muh. Tahir memberikan sambutan mewakili Kakan Kemenag Bantaeng yang kebetulan menghadiri undangan di Kanwil.

Dalam sambutannya H. Muh. Tahir tak lupa menyampaikan permintaan maaf salam dari bapak Kepala Kantor, berhubung pada saat yang bersamaan beliau harus menghadiri kegiatan di Makassar.

Lebih lanjut H. Muh. Tahir menyampaikan apresiasinya kepada Kepala Sekolah beserta segenap stake holder atas pelaksanaan Maulid di SD No. 7 Letta Bantaeng ini.

Kepada para hadirin H. Muh. Tahir mengungkapkan bahwa latar belakang Pendidikan beliau sebenarnya adalah sekolah guru, yakni dari SPG, jadi mengenai seluk beluk pendidik dan dunia kependidikan, beliau mengaku juga banyak tahu.

Dalam kesempatan itu H. Tahir juga tak lupa menyampaikan perihal Perhajian yang kebetulan menjadi leading sektornya di Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng.

Kepada para tamu dan undangan yang hadir, Kasi Haji melaporkan bahwa jumlah pendaftar haji Kab. Bantaeng sampai dengan saat ini adalah mencapai 6800 dengan lama antrian sampai dengan 39 tahun.

Dengan lama waktu antrian tersebut, menempatkan Kab. Bantaeng sebagai Kabupaten dengan antrian terpanjang ke dua se Sulsel setelah Wajo. Demikian H. Muh. Tahir mengakhiri sambutannya.