8 Ka KUA Bantaeng Berburu Ilmu Dan Pengalaman Di KUA Kecamatan Watang Pulu, Sidrap


Sidrap, (Inmas Bantaeng) – Setelah prosesi penerimaan secara resmi digelar di Warkop Dharma Wanita Persatuan Kemenag Sidrap pada Rabu (11/12/2019) siang, oleh Kasubag TU didampingi Kepala Seksi Bimas Islam dan Kepala Seksi PAIS , rombongan Tim Studi Banding Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng kemudian mengunjungi salah satu Kantor Urusan Agama Kecamatan yakni KUA Kecamatan Watang Pulu.

Rombongan diterima dengan hangat oleh Kepala KUA KUA Kec. Watang Pulu H. Nurdin,S.Ag beserta segenap jajaran bertempat di ruang pertemuan KUA Kec. Watang Pulu.

Dalam kesempatan dialog itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Bantaeng selaku ketua rombongan mengajukan pertanyaan kepada Kepala KUA Kec. Watang Pulu H. Nurdin,S.Ag.

Kasi Bimas Islam Kemenag Bantaeng Drs. H. M. Ribi, MM menanyakan tentang kiat-kiat yang dilakukan oleh Kepala KUA beserta jajaran sehingga berhasil keluar sebagai Juara I dalam Lomba KUA tingkat Provinsi sekaligus menanyakan tentang apa kendala sehingga KUA Watang Pulu tidak berhasil masuk dalam 3 besar tingkat Nasional.

Secara gamblang Kepala KUA Watang Pulu H. Nurdin, S.Ag bercerita tentang pengalaman dan kendala yang dihadapi saat penilaian yang dilakukan oleh panitia lomba, hal mana dapat disaksikan oleh rombongan mulai dari bangunan hingga administrasi dan pelayanan yang dilakukan oleh KUA Watang Pulu.

Apa yang menjadi kekurangan dan yang masih perlu pembenahan dalam pengelolaan KUA, utamanya pelayanan masyarakat, menurut H. Nurdin memang perlu ditingkatkan dan lebih proaktif lagi dalam menjalin kerja sama antara instansi/lembaga yang dibuktikan dengan piagam kerjasama.

Acara kunjunganpun diakhiri dengan ramah tamah dan menikmati jajanan khas Kab. Sidrap seperti Apang Pella dan Rober (roti berre) sambil bersenda gurau. (mhd)

Jelang Porseni HAB 74 Tingkat Kabupaten Bantaeng, Panitia Gelar Technical Meeting

Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Menindak lanjuti surat pemberitahuan kegiatan lomba Ketua Panitia HAB 74 tingkat Kab. Bantaeng, seksi Olah Raga telah menggelar Technical Meeting bertempat di Aula  Kantor Kemenag Bantaeng (Jum'at, 13/12/19) pagi.

Technical Meeting dihadiri para anggota Seksi Olahraga dibawah koordinasi Ketua Seksi Olah Raga H. Syarif Hidayat, Lc, MA serta para Tim Cabor yang telah mendaftar.

Diantara kesepakatan yang dihasilkan bahwa untuk pendaftaran cabang olah raga masih terbuka sampai hari ini (Jum'at, 13/12/19) hingga pukul 00.00 wita

Sehingga panitia menghimbau, kepada seluruh warga Kementerian Agama Kab. Bantaeng untuk dapat menginformasikan kepada jajaran Madrasah, KUA dan AGPAII yang berminat mengikuti pertandingan untuk segera mendaftar dengan menghubungi salah satu panitia di bidang olahraga dengan catatan bisa mendaftarkan dulu cabor yang diikuti dengan nama pemain/peserta.

Adapun Cabor yang akan dipertandingkan antara lain adalah :Futsal (Pa), Tenis Meja tunggal (Pa dan Pi), Takraw (Pa), Bulu Tangkis Ganda (Pa dan Pi), Bola Volly (Pi) dan olah raga hiburan: tarik tambang, terompah dan lari karung.

Untuk pembagian group tidak bisa dilakukan dalam technical meeting tersebut karena terlebih dahulu akan dilakukan verifikasi berkas dan kemungkinan akan dilaksanakan usai mengikuti lomba (PORSENI) di tingkat kanwil. Demikian keterangan Koordinator bidang Olahraga.

Untuk jadwal fix kegiatan lomba PORSENI HAN 74 Tingkat Kab. Bantaeng setelah mengalami revisi, adalah sebagai berikut:




Dalam Rangka Peningkatan Pelayanan KUA, Kemenag Bantaeng Studi Banding Ke Kemenag Sidrap

Sidrap, (Inmas Bantaeng) - Dalam rangka peningkatan pelayanan pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Bimas Islam beserta jajaran dalam hal ini para Kepala KUA Kecamatan se Kab. Bantaeng melaksanakan Studi Banding ke Kantor Kementerian Agama Kab. Sidrap (10-12 Desember 2019).

Adapun maksud dan tujuan kunjungan tim yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Bantaeng Drs. H. M. Ribi, MM ini adalah guna mencari informasi tentang rahasia atau resep beberapa KUA yang ada di Kab. Sidrap hingga menjadi langganan juara tingkat Prov. Sulsel .

Adapun KUA yang menjadi sasaran Studi banding kali ini adalah KUA Kecamatan Pancarijang dan KUA Kecamatan Watampulu

Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang rombongan diterima secara resmi oleh Kasubag TU didampingi Kepala Seksi Bimas Islam dan Kepala Seksi PAIS bertempat di Warkop Dharma Wanita Persatuan Kemenag Sidrap. Rabu, (11/12/2019) siang.

Mengawali sambutannya, Kasubag TU H. Umar Yahya tak lupa menyampaikan  permohonan maaf dari bapak Kepala Kantor yang saat ini sedang dinas luar. Lebih lanjut Kasubag TU membeberkan 5 indikator yang menjadi rahasia keberhasilan KUA-KUA di Kemenag Sidrap ini sehingga menjadi langganan juara, y

Yang pertama menurut Ka. TU adalah regulasi, kemudian yang kedua adalah Tata Kelola Organisasi, ketiga Program berbasis anggaran, keempat Prasarana dan yang kelima adalah Akses layanan. Ditambahkannya lagi bahwa KUA yang menjadi juara bangunannya bagaikan hotel berbintang 3, katanya sambil tersenyum.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Bantaeng Drs. HM, Ribi, MM selaku ketua rombongan dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kesediaan Kantor Kementerian Agama Kab. Sidrap menerima kunjungan studi banding bahwa ini merupakan kali pertama dirinya menginjakkan kaki di Bumi Nene Mallomo.

Selanjutnya H. Ribi kemudian mengungkapkan maksud dan tujuannya bersama rombongan berkunjung di Kemenag Sidrap.

"Maksud dari kunjungan kami kemari adalah untuk menggali ilmu dan belajar lebih banyak tentang kiat-kiat tekhnis yang  menjadi rahasia keberhasil KUA-KUA di Kec. Sidrap ini sehingga berhasil menjadi juara di tingkat provinsi dan semoga kami dapat mengaplikasikannya di Kabupaten Bantaeng". Ungkap H. Ribi.

Mengakhiri sambutannya HM. Ribi tak lupa memperkenalkan satu persatu personil yang turut bersamanya yang dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata kepada tuan rumah yang diterima bapak Ka Subag TU.

Usai prosesi penerimaan secara resmi, agenda dilanjutkan dengan kunjungan ke 2 Kantor Urusan Agama, yakni KUA Kec. Watang Pulu dan KUA Kecamatan Panca Riajang yang menjadi juara hingga ketingkat Nasional dengan dipandu oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Sidrap H. Muslimin Muchtar, MEI. (mhd)

Kakan Kemenag Bantaeng Hadiri JAMARAH 2019

Makassar, (Inmas Bantaeng) - Di penghujung Tahun 2019, Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Prov. Sulsel menggelar sebuah acara Besar yang bertajuk JAMARAH (Jagong Masalah Umrah dan Haji) Tahun 2019.

JAMARAH Tahun 2019 yang dilangsungkan di Hotel Four Points By Sheraton Makassar pada Rabu (11/12/19) ini mengusung tema Menuju Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang lebih Profesional, Berkualitas dan Akuntabel.

Acara yang dibuka langsung oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI H. Nizar Ali didampingi Direktur Bina Umrah Khusus Kemenag RI H. Arfi Hatim ini dihadiri oleh sejumlah Tokoh dan pejabat diantaranya Anggota DPR RI Komisi VIII asal Sulsel H. Rapsel Ali, Ketua Tanfidz PWNU Sulsel, Polda Sulsel, Pemprov Sulsel, Kanwil Kemenkumham Sulsel, Kepala KKP Kelas I Makassar, Para Kabid dan Kakankemenag Kabupaten/Kota, Kasi PHU se Sulsel, Kepala UPT Asrama Haji Sudiang Makassar, Para Pimpinan Bank Syariah serta pengurus dan anggota Assosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah Se Sulsel, serta sejumlah Kepala KUA dan Penyuluh Agama Islam dari Kabupaten/Kota Se Sulsel.

JAMARAH yang dilaksanakan di Hotel Four Points By Sheraton Makassar hari ini merupakan acara yang secara serentak dilaksanakan di Seluruh Indonesia sebagai bagian dari sosialisasi kebijakan dan info-info baru yang terkait dengan Haji dan umrah itu bisa tersampaikan di publik demikian disampaikan Dirjen PHU Kemenag RI Prof. Dr. H. Nizar Ali, MA, dalam arahannya menyampaikan bahwa Kegiatan dan Program 

Sementara itu, Kabid PHU Kemenag Sulsel Dr. H. Kaswad Sartono, M.Ag, dalam laporannya mewakili Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini antara lain adalah menjadi media yang strategis untuk melakukan silaturahmi koordinasi dan kerjasama seluruh stakeholder dalam hal haji dan umrah di Sulawesi Selatan.

Disamping itu, lanjut Kaswad, acara ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan kebijakan-kebijakan, prestasi prestasi dan capaian yang diraih oleh Penyelenggaraan Haji dan umrah termasuk di dalamnya adalah kerjasama dengan pihak terkait.

Dan yang terpenting lanjut Kaswad adalah untuk merumuskan usulan dan rekomendasi terkait dengan penyelenggaraan haji dan umrah di Sulawesi Selatan kedepan, sehingga outpunya bisa semakin baik dan meningkat.

Dalam acara ini juga terungkap bahwa penandatangan MoU dengan Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia dalam hal ini Kementerian Khusus Haji itu sudah selesai dan diantaranya ada sejumlah item yang dibicarakan salah satunya adalah persoalan kuota.

Bahwa kuota Haji Indonesia untuk Tahun 2020 adalah sebesar 221.000 orang atau sama dengan kuota haji tahun lalu (1440 H). Angka ini belum termasuk tambahan kuota sebesar 10.000 orang yang masih menunggu persetujuan Pemerintah Arab Saudi.

Jumlah diatas terdiri dari kuota Haji reguler 204.000 ditambah 17.000 Kuota untuk haji Khusus. 

Hal Penting lainnya yang menjadi topik pembicaraan adalah persoalan Visa berbayar karena aturan dari majmuah bahwa Arab Saudi memutuskan bahwa orang asing non Arab yang masuk ke negara Arab itu kena biaya 300 real karena itu semua tidak pandang terkecuali termasuk Indonesia. Artinya Visa itu berlaku untuk Jemaah umrah dan Haji serta sekedar ziarah.

Untuk biaya perjalanan ibadah haji tahun 2020 diancang ancang berada di sekitar 35 jutaan lebih namun untuk real costnya mencapai nilai 70 juta perorang, jadi perorang mendapat subsidi sekitar Rp. 25 juta-an dari imbal jasa biaya setoran awal haji (BPIH). (mhd).