Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Gerak Jalan Kerukunan (Gerjakun) tingkat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI Ke-74 merupakan moment membahagiakan tersendiri bagi Rahmawati Rasyid, seorang Penyuluh Non PNS lingkup Kementerian Agama Kab. Bantaeng.
Pasalnya, gadis lulusan STAI Al Gazali Bulukumba tahun 2012 yang kembali lolos dalam rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS untuk periode tahun 2020-2024 ini tak pernah menduga sebelumnya dirinya akan mendapat hadiah berupa 1 paket perjalanan umroh di awal tahun 2020 ini.
4 paket Umroh yang diundi panitia sebagai doorprize utama pada kegiatan Gerjakun yang digelar Sabtu (4/1/1/2020) pagi bertempat di Lapangan Karebosi Makassar adalah merupakan persembahan dari Gubernur Sulawesi Selatan, 1 diantaranya persembahan dari Tazkia travel.
Ada puluhan hadiah door prize yang disediakan panitia pada kegiatan gerak jalan santai kerukunan ini, dan dari ribuan peserta, Rahmawati terpilih oleh takdirnya untuk mengunjungi Baitullah
"Tidak ada sama sekali firasat pak. justru selama ini kalau ada gerak jalan santai di Bantaeng saya selalu berharap dapat hadiah tapi tidak pernah dapat-dapat, apalagi ini gerjakunnya tingkat Sul-sel yang diikuti ribuan peserta". Tutur Rahma saat ditanya Humas Kantor Kemenag Bantaeng apa ada firasat sebelumnya akan mendapat hadiah doorprize ini.
"Tidak ada sama sekali itu di fikiranku mau dapat hadiah doorprize pokoknya kuhadiri saja gerjakun ini karena kuhargai kebaikannya Bu Linda yang telah mengajak saya untuk ikut ke Makassar sampai-sampai membelikan saya baju seragam olah raga" ujarnya mengenang kebaikan Ibu Nurlinda Gassing, seorang peyuluh fungsional di KUA tempatnya bertugas.
"Kemarin hampir tidak jadi berangkat ke Makassar karena bapak saya dalam keadaan sakit, berat rasanya mau tinggalkan beliau, tapi karena beliau kasi saya izin akhirnya saya berangkat juga". Imbuhnya
"Saya pun berangkat ke Makassar dengan dimodali Ibu Linda hingga tak sepeserpun uangku keluar bahkan sampai nginap di Hotel ibu Linda yang bayar". Kenangnnya.
"Waktu peserta pawai sudah jalan melewati rute, ada banyak peserta potong kompas saya hampir ikut mereka tapi saya dengar dari peserta lain katanya kupon dikumpul di rute berikutnya Bu linda lalu mencegah saya, dia bilang, kalau begitu jangan potong kompas siapa tau rezekita katanya, akhirnya kita jalan terus melewati rute, dan sampai dilapangan, karena kepanasan Bu Linda mengajak langsung naik ke tribun, baru saja saya mau turun untuk tinggalkan tribun, tiba-tiba nomor undian saya yang hanya satu-satunya yang saya pegang disebut, sampai 3 kali disebut baru saya yakin kalau betul itu nomor undian saya dan akhirnya saya pun berlari ke depan menunjukkan potongan kupon yang saya pegang". pungkasnya.
Demikian kisah Rahmawati yang telah beruntung mendapatkan hadiah umroh dari kegiatan Gerjakun HAB 74 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini, dan dengan kejadian ini, lagi-lagi membuktikan bahwa rezeki bukanlah ditentukan dari sebesar apa kita mengupayakan, dan sebesar apa peluang yang kita ciptakan, karena terbukti, Rahma yang hanya punya 1 kupon undian, akhirnya dipilih oleh Allah untuk berangkat umroh tahun ini diantara puluhan ribu kupon yang dipegang peserta yang lain. Selamat buat Rahma, semoga perjalanan umrohnya lancar dan berkah. amiin ya Robbal alamiin. (mhd)
Gerjakun HAB 74 Tingkat Kanwil Kemenag Sulsel, Ratusan Warga Kemenag Bantaeng Turut Padati Karebosi
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama merupakan rangkaian yang sangat panjang dan cukup melelahkan, namun menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh warga Kementerian Agama di Sulawesi Selatan bahkan di seluruh Indonesia.
Sejumlah rangkaian kegiatan di tingkat Kabupaten/Kota telah digelar mulai dari kegiatan Porseni, kegiatan sosial berupa anjangsana ke panti-panti asuhan, donor darah, sunatan masal dan lain-lain.
Setelah upacara yang digelar secara serentak di seluruh Kantor Kementerian Agama baik tingkat Kanwil maupun tingkat Kabupaten/Kota pada tanggal 3 Januari 2020 yang merupakan puncak peringatan Hari Amal Bakti ke-74 tahun 2020, kini rangkaian kegiatan HAB menukik ke acara selanjutnya yakni Gerak Jalan Kerukunan (Gerjakun) dan Ramah Tamah tingkat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.
Gerjakun dan Ramah Tamah Hari Amal Bakti merupakan agenda tahunan tingkat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.
Gerjakun yang kembali dipusatkan di Lapangan Karebosi pada HAB ke-74 kali ini sukses menghadirkan puluhan ribu warga Kementerian Agama dari 24 Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan yang memadati lapangan terbesar di kota Makassar ini sejak pagi buta
Hadir Gubernur Sulawesi Selatan Prof. DR. H. Nurdin Abdullah, M.Agr, anggota DPR RI dari Fraksi PPP H. Muhammad Aras, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan Walikota Makassar dan sejumlah tamu dan undangan lainnya.
Kakanwil Kemenag Sulsel H. Anwar Abubakar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Gerak Jalan Santai Kerukunan ini.
“Melihat antusiasme peserta GJK, diperkirakan jumlah peserta yang hadir sekitar 20 ribuan. Hal ini sudah sesuai ekpektasi yang telah direncanakan sebelumnya, inipun juga belum sepenuhnya dihadiri oleh seluruh warga Kemenag Sulsel dari Seluruh Daerah Kabupaten Kota, ditambah juga dengan kehadiran para perwakilan umat seluruh Agama yang dikoordinir oleh para Ormas dan Wali Agama masing masing, dan Para Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kemenag Se-Sulsel, olehnya itu saya haturkan terima kasih atas atensi dan kehadiranta semua, ini membuktikan bahwa warga Kementerian Agama dan Umat Beragama di Sulsel solid dan bersatu, olehnya itu mari jaga kebersamaan dan Kerukunan ini seterusnya, khususnya di Sulawesi Selatan,” Tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Prof. DR. H. Nurdin Abdullah, M.Agr, dalam Sambutannya sebelum melepas secara resmi peserta GJK Kemenag Sulsel menyampaikan kekagumannya kepada Kementerian Agama.
Menurut Nurdin Abdullah, Kementerian Agama diusianya yang ke 74 tahun ini sudah memperlihatkan pengabdian dan kerja kerasnya dalam membantu perjalanan bangsa ini, khususnya dalam pembangunan di bidang Keagamaan.
“Dan khusus di Sulsel kita semua merasakan dan melihat hasilnya, salah satunya Indeks Kerukunan Umat Beragama Sulsel berada pada angka yang memuaskan diatas rata rata indeks kerukunan secara Nasional, semoga Kementerian Agama khususnya di Sulsel bisa menjadikan kondisi lebih baik lagi kedepan, dan hari ini kita apresiasikan kegembiraan kita atas ulang tahun Kemenag dengan penuh rasa kebersamaan dan Kerukunan,” ucapnya.
Kegiatan Gerjakun ini, disamping mengundang seluruh Aparatur Kementerian Agama se-Sulsel, panitia juga melibatkan para wali-wali Agama se Sulsel, Ormas Lintas Agama, dan seluruh mitra Kerja dan Kolega Kementerian Agama. Hal ini untuk menegaskan bahwa Kerukunan antar umat beragama di Sulsel terjalin sangat baik sebagaimana tema besar yang diusung pada HAB ke 74 tahun ini yaitu Umat Rukun, Indonesia Maju.
Gubernur Sulsel yang juga Mantan Bupati Kab. Bantaeng 2 periode ini usai mengangkat bendera star, juga turut berjalan berbaur bersama puluhan ribu Peserta GJSK didampingi oleh Kakanwil Kemenag Sulsel, Kapolda Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, Walikota Makassar, Forkopimda Sulsel, para pimpinan wali Agama Agama Sulsel serta Para pejabat Eselon III dan IV di jajaran Kemenag Sulsel.
Kontingen Kementerian Agama Kab. Bantaeng pada kegiatan Gerjakun HAB Kemenag Sulsel kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus dengan memboyong ratusan warga Kementerian Agama Kab. Bantaeng dari berbagai unsur mulai staf, guru, maupun penyuluh/penghulu.
Rute Gerjakun start di Lapangan Karebosi Makassar Jalan Ahmad Yani, melewai Jln Jenderal Sudirman, Jl. Karunrung, Jl. Sultan Hasanuddin, Jl Slamet Riyadi, Jalan Ahmad Yani lalu kembali ke Lapangan Karebosi.
Sebagaimana Gerjakun sebelumnya, Gerjakun kali ini juga bertabur puluhan hadiah doorprize persembahan dari berbagai pihak, mulai dari hadiah doorprize utama berupa 4 paket umroh yang terdiri dari 3 paket umroh dari Gubernur Sulsel ditambah 1 paket umroh dari Tazkia Travel hingga ke hadiah menarik lainnya.
Dari puluhan hadiah doorprize ini, salah seorang pesert Gerjakun asal Kabupaten Bantaeng mendapat keberuntungan dengan memperoleh hadiah doorprize Umroh atas nama Rahmah Rasyid, salah seorang Penyuluh Non Fungsional yang bertugas pada KUA Kec. Pa'jukukang Kab. Bantaeng
Setelah kegiatan Gerjakun yang melibatkan puluhan ribu warga Kementerian Agama dari seluruh Sulawesi Selatan ini, keesokan harinya, (Ahad, 5 Januari 2020) bertempat di Aula Arafah Asrama haji Sudiang Makassar, digelar acara yang merupakan acara pamungkas dari seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Amla Bakti yakni Ramah tamah yang akan diikuti oleh seluruh pejabat dan pimpinan satker Kemenag Se-Sulsel.
Pada acara Ramah tamah ini, akan diumumkan Peraih prestasi tingkat Regional, Nasional dan Internasional yang diraih oleh Insan Kementerian Agama Sulsel Tahun 2019 lalu serta Pengumuman dan penyerahan hadiah bagi pemenang sejumlah Lomba dan pertandingan pada Porseni dalam rangka menyambut HAB ke 74 tingkat Prov. Sulsel. (mhd)
Sejumlah rangkaian kegiatan di tingkat Kabupaten/Kota telah digelar mulai dari kegiatan Porseni, kegiatan sosial berupa anjangsana ke panti-panti asuhan, donor darah, sunatan masal dan lain-lain.
Setelah upacara yang digelar secara serentak di seluruh Kantor Kementerian Agama baik tingkat Kanwil maupun tingkat Kabupaten/Kota pada tanggal 3 Januari 2020 yang merupakan puncak peringatan Hari Amal Bakti ke-74 tahun 2020, kini rangkaian kegiatan HAB menukik ke acara selanjutnya yakni Gerak Jalan Kerukunan (Gerjakun) dan Ramah Tamah tingkat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.
Gerjakun dan Ramah Tamah Hari Amal Bakti merupakan agenda tahunan tingkat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.
Gerjakun yang kembali dipusatkan di Lapangan Karebosi pada HAB ke-74 kali ini sukses menghadirkan puluhan ribu warga Kementerian Agama dari 24 Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan yang memadati lapangan terbesar di kota Makassar ini sejak pagi buta
Hadir Gubernur Sulawesi Selatan Prof. DR. H. Nurdin Abdullah, M.Agr, anggota DPR RI dari Fraksi PPP H. Muhammad Aras, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan Walikota Makassar dan sejumlah tamu dan undangan lainnya.
Kakanwil Kemenag Sulsel H. Anwar Abubakar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Gerak Jalan Santai Kerukunan ini.
“Melihat antusiasme peserta GJK, diperkirakan jumlah peserta yang hadir sekitar 20 ribuan. Hal ini sudah sesuai ekpektasi yang telah direncanakan sebelumnya, inipun juga belum sepenuhnya dihadiri oleh seluruh warga Kemenag Sulsel dari Seluruh Daerah Kabupaten Kota, ditambah juga dengan kehadiran para perwakilan umat seluruh Agama yang dikoordinir oleh para Ormas dan Wali Agama masing masing, dan Para Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kemenag Se-Sulsel, olehnya itu saya haturkan terima kasih atas atensi dan kehadiranta semua, ini membuktikan bahwa warga Kementerian Agama dan Umat Beragama di Sulsel solid dan bersatu, olehnya itu mari jaga kebersamaan dan Kerukunan ini seterusnya, khususnya di Sulawesi Selatan,” Tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Prof. DR. H. Nurdin Abdullah, M.Agr, dalam Sambutannya sebelum melepas secara resmi peserta GJK Kemenag Sulsel menyampaikan kekagumannya kepada Kementerian Agama.
Menurut Nurdin Abdullah, Kementerian Agama diusianya yang ke 74 tahun ini sudah memperlihatkan pengabdian dan kerja kerasnya dalam membantu perjalanan bangsa ini, khususnya dalam pembangunan di bidang Keagamaan.
“Dan khusus di Sulsel kita semua merasakan dan melihat hasilnya, salah satunya Indeks Kerukunan Umat Beragama Sulsel berada pada angka yang memuaskan diatas rata rata indeks kerukunan secara Nasional, semoga Kementerian Agama khususnya di Sulsel bisa menjadikan kondisi lebih baik lagi kedepan, dan hari ini kita apresiasikan kegembiraan kita atas ulang tahun Kemenag dengan penuh rasa kebersamaan dan Kerukunan,” ucapnya.
Kegiatan Gerjakun ini, disamping mengundang seluruh Aparatur Kementerian Agama se-Sulsel, panitia juga melibatkan para wali-wali Agama se Sulsel, Ormas Lintas Agama, dan seluruh mitra Kerja dan Kolega Kementerian Agama. Hal ini untuk menegaskan bahwa Kerukunan antar umat beragama di Sulsel terjalin sangat baik sebagaimana tema besar yang diusung pada HAB ke 74 tahun ini yaitu Umat Rukun, Indonesia Maju.
Gubernur Sulsel yang juga Mantan Bupati Kab. Bantaeng 2 periode ini usai mengangkat bendera star, juga turut berjalan berbaur bersama puluhan ribu Peserta GJSK didampingi oleh Kakanwil Kemenag Sulsel, Kapolda Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, Walikota Makassar, Forkopimda Sulsel, para pimpinan wali Agama Agama Sulsel serta Para pejabat Eselon III dan IV di jajaran Kemenag Sulsel.
Kontingen Kementerian Agama Kab. Bantaeng pada kegiatan Gerjakun HAB Kemenag Sulsel kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus dengan memboyong ratusan warga Kementerian Agama Kab. Bantaeng dari berbagai unsur mulai staf, guru, maupun penyuluh/penghulu.
Rute Gerjakun start di Lapangan Karebosi Makassar Jalan Ahmad Yani, melewai Jln Jenderal Sudirman, Jl. Karunrung, Jl. Sultan Hasanuddin, Jl Slamet Riyadi, Jalan Ahmad Yani lalu kembali ke Lapangan Karebosi.
Sebagaimana Gerjakun sebelumnya, Gerjakun kali ini juga bertabur puluhan hadiah doorprize persembahan dari berbagai pihak, mulai dari hadiah doorprize utama berupa 4 paket umroh yang terdiri dari 3 paket umroh dari Gubernur Sulsel ditambah 1 paket umroh dari Tazkia Travel hingga ke hadiah menarik lainnya.
Dari puluhan hadiah doorprize ini, salah seorang pesert Gerjakun asal Kabupaten Bantaeng mendapat keberuntungan dengan memperoleh hadiah doorprize Umroh atas nama Rahmah Rasyid, salah seorang Penyuluh Non Fungsional yang bertugas pada KUA Kec. Pa'jukukang Kab. Bantaeng
Setelah kegiatan Gerjakun yang melibatkan puluhan ribu warga Kementerian Agama dari seluruh Sulawesi Selatan ini, keesokan harinya, (Ahad, 5 Januari 2020) bertempat di Aula Arafah Asrama haji Sudiang Makassar, digelar acara yang merupakan acara pamungkas dari seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Amla Bakti yakni Ramah tamah yang akan diikuti oleh seluruh pejabat dan pimpinan satker Kemenag Se-Sulsel.
Pada acara Ramah tamah ini, akan diumumkan Peraih prestasi tingkat Regional, Nasional dan Internasional yang diraih oleh Insan Kementerian Agama Sulsel Tahun 2019 lalu serta Pengumuman dan penyerahan hadiah bagi pemenang sejumlah Lomba dan pertandingan pada Porseni dalam rangka menyambut HAB ke 74 tingkat Prov. Sulsel. (mhd)
Diwarnai Hujan Cukup Deras, Upacara HAB Ke-74 Tingkat Kemenag Bantaeng Berlangsung Khidmat
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Hari ini (Jum'at 3 Januari 2020), jajaran Kementerian Agama di seluruh Indonesia memperingati tonggak peristiwa penting yang mempunyai arti khusus bagi bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kaidah dan nilai-nilai kehidupan beragama, yaitu Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama yang ke-74.
Kementerian Agama yang dulu bernama DEPAG (Departemen Agama) terbentuk pada tanggal 3 Januari 1946 dengan Menteri Agama pertama Haji Mohammad Rasjidi.
Kementerian Agama lahir di tengah kancah revolusi fisik bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan. Sebagai bagian dari perangkat bernegara dan berpemerintahan, Kementerian Agama hadir dalam rangka pelaksanaan pasal 29 Undang-Undang Dasar 1945.
Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama merefleksikan rasa syukur kita kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dan penghargaan terhadap jasa-jasa para perintis dan pendiri Kementerian Agama. Kita semua bisa berdiri di tempat ini, tidak lepas dari perjuangan dan pengorbanan generasi terdahulu.
"Undang-Undang Dasar negara kita, pasal 29, menegaskan: “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.” dan “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.”
Demikian petikan sambutan seragam Menteri Agama RI Fachrul Razi pada upacara peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama RI ke-74 tahun 2020.
Upacara puncak peringatan Hari Amal Bakti ke-74 Kementerian Agama tingkat Kab. Bantaeng digelar pagi ini di lapangan Pantai Seruni Kab. Bantaeng dengan diikuti oleh segenap jajaran keluarga besar Kementerian Agama Kab. Bantaeng.
Bertindak sebagai inspektur upacara, bapak Wakil Bupati Bantaeng, Drs. H. Sahabuddin yang dalam sambutannya membacakan sambutan seragam Menteri Agama RI Fachrul Razi.
Hadir Sekretaris Daerah Abd. Wahab, SE, M.Si yang sekaligus membacakan sambutan bapak Bupati Bantaeng.
Turut hadir jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD lingkup Pemkab Bantaeng.
Upacara yang berlangsung penuh khidmat meski hujan mengguyur cukup deras lapangan Pantai seruni ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Satya Lencana Karya Satya, dan didampingi Kepala Kantor Kemenag Bantaeng, Dr. H Muhammad Yunus,M.Ag beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kemenag Bantaeng, Hj. St. Hasnah Yunus, bapak Wakil Bupati H. Sahabuddin berkenan menyematkan tanda kehormatan kepada 39 orang ASN Kemenag Bantaeng yang terdiri dari 1 orang penerima Satya lencana 20 tahun dan 38 orang penerima Satya lencana 10 tahun (3 orang penerima Satya lencana 10 tahun berhalangan hadir).
Kementerian Agama yang dulu bernama DEPAG (Departemen Agama) terbentuk pada tanggal 3 Januari 1946 dengan Menteri Agama pertama Haji Mohammad Rasjidi.
Kementerian Agama lahir di tengah kancah revolusi fisik bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan. Sebagai bagian dari perangkat bernegara dan berpemerintahan, Kementerian Agama hadir dalam rangka pelaksanaan pasal 29 Undang-Undang Dasar 1945.
Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama merefleksikan rasa syukur kita kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dan penghargaan terhadap jasa-jasa para perintis dan pendiri Kementerian Agama. Kita semua bisa berdiri di tempat ini, tidak lepas dari perjuangan dan pengorbanan generasi terdahulu.
"Undang-Undang Dasar negara kita, pasal 29, menegaskan: “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.” dan “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.”
Demikian petikan sambutan seragam Menteri Agama RI Fachrul Razi pada upacara peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama RI ke-74 tahun 2020.
Upacara puncak peringatan Hari Amal Bakti ke-74 Kementerian Agama tingkat Kab. Bantaeng digelar pagi ini di lapangan Pantai Seruni Kab. Bantaeng dengan diikuti oleh segenap jajaran keluarga besar Kementerian Agama Kab. Bantaeng.
Bertindak sebagai inspektur upacara, bapak Wakil Bupati Bantaeng, Drs. H. Sahabuddin yang dalam sambutannya membacakan sambutan seragam Menteri Agama RI Fachrul Razi.
Hadir Sekretaris Daerah Abd. Wahab, SE, M.Si yang sekaligus membacakan sambutan bapak Bupati Bantaeng.
Turut hadir jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD lingkup Pemkab Bantaeng.
Upacara yang berlangsung penuh khidmat meski hujan mengguyur cukup deras lapangan Pantai seruni ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Satya Lencana Karya Satya, dan didampingi Kepala Kantor Kemenag Bantaeng, Dr. H Muhammad Yunus,M.Ag beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kemenag Bantaeng, Hj. St. Hasnah Yunus, bapak Wakil Bupati H. Sahabuddin berkenan menyematkan tanda kehormatan kepada 39 orang ASN Kemenag Bantaeng yang terdiri dari 1 orang penerima Satya lencana 20 tahun dan 38 orang penerima Satya lencana 10 tahun (3 orang penerima Satya lencana 10 tahun berhalangan hadir).
Upacara dirangkaikan pula dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang PORSENI antar ASN Kemenag Bantaeng yang digelar beberapa waktu yang lalu.
RAT KPN Amal Bakti Kemenag Bantaeng, Ketua Laporkan Peningkatan Permodalan Tahun Buku 2018
Bantaeng, (Inmas Bantaeng) - Dipenghujung tahun 2019, Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) "AMAL BAKTI" Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2018, bertempat di Gedung Balaj Kartini Kab. Bantaeng (Selasa, 31/12/19).
Hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi RAT.
Turut hadir Ketua PKPRI Kab. Bantaeng,
Ketua Dekopinda (Dewan koperasi Indonesia Kab. Bantaeng), Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kab. Bantaeng, Jajaran Pengurus KPN Amal Bakti, jajaran pimpinan serta staf di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng, hadir pula ibu Ketua DWP Kantor Kemenag Bantaeng.
Ketua Umum Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) "AMAL BAKTI" Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng dalam laporannya menyampaikan bahwa RAT merupakan amanat Undang-Undang No.25 tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Anggaran Dasar KPN Amal Bakti Kemenag Bantaeng.
"Melalui RAT ini kami akan menerima sumbang saran, kritikan, dan sanggahan dari segenap anggota sekalian dengan lapang dada, demi kemajuan KPN Amal Bakti yang sama kita cintai ". Tutur H. Muhammad Tahir.
Mengacu pada maksud tersebut, pengurus KPN Amal Bakti Kemenag Bantaeng dalam RAT ini menyampaikan laporan tertulis yang meliputi 3 (tiga) bidang dengan lampiran-lamoirannya yaitu:
I. Bidang Organisasi dan Manajemen
II. Bidang Usaha
III. Bidang Keuangan dan Permodalan, dan
H. Muhammad Tahir yang juga Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Bantaeng lebih lanjut melaporkan bahwa, dibawah kepemimpinannya bersama Saharuddin Basir, S.Ag,M.Pd.I sebagai Sekretaris dan Abd. Halim Yakub, S.Ag, MM sebagai bendahara dengan jumlah anggota sebanyak 354 orang per 31 Desember 2018, Permodalan (Modal Sendiri) melalui Simpanan Pokok, Simpanan Wajib, Simpanan Khusus, Donasi, Cadangan Pemupukan Modal, Cadangan Pemupukan Modal, Cadangan Koperasi, Dana Jaminan dan SHU untuk Tahun Buku 2018 mengalami peningkatan dibandingkan Tahun Buku 2017.
Adapun Bidang Usaha sebagaimana Program Kerja Tahun Buku 2018 yang telah disyahkan pada RAT Tahun Buku 2017 menurut laporan H. Tahir antara lain adalah : Unit Usaha Simpan Pinjam DNA Unit Pertokoan dan Kredit Barang.
RAT berlangsung cukup Kondusif dengan tetap menerima kritikan, sumbang saran, dan sanggahan dari segenap anggota yang hadir. (mhd)
Hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, M.Ag memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi RAT.
Turut hadir Ketua PKPRI Kab. Bantaeng,
Ketua Dekopinda (Dewan koperasi Indonesia Kab. Bantaeng), Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kab. Bantaeng, Jajaran Pengurus KPN Amal Bakti, jajaran pimpinan serta staf di lingkungan Kantor Kemenag Bantaeng, hadir pula ibu Ketua DWP Kantor Kemenag Bantaeng.
Ketua Umum Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) "AMAL BAKTI" Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng dalam laporannya menyampaikan bahwa RAT merupakan amanat Undang-Undang No.25 tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Anggaran Dasar KPN Amal Bakti Kemenag Bantaeng.
"Melalui RAT ini kami akan menerima sumbang saran, kritikan, dan sanggahan dari segenap anggota sekalian dengan lapang dada, demi kemajuan KPN Amal Bakti yang sama kita cintai ". Tutur H. Muhammad Tahir.
Mengacu pada maksud tersebut, pengurus KPN Amal Bakti Kemenag Bantaeng dalam RAT ini menyampaikan laporan tertulis yang meliputi 3 (tiga) bidang dengan lampiran-lamoirannya yaitu:
I. Bidang Organisasi dan Manajemen
II. Bidang Usaha
III. Bidang Keuangan dan Permodalan, dan
H. Muhammad Tahir yang juga Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Bantaeng lebih lanjut melaporkan bahwa, dibawah kepemimpinannya bersama Saharuddin Basir, S.Ag,M.Pd.I sebagai Sekretaris dan Abd. Halim Yakub, S.Ag, MM sebagai bendahara dengan jumlah anggota sebanyak 354 orang per 31 Desember 2018, Permodalan (Modal Sendiri) melalui Simpanan Pokok, Simpanan Wajib, Simpanan Khusus, Donasi, Cadangan Pemupukan Modal, Cadangan Pemupukan Modal, Cadangan Koperasi, Dana Jaminan dan SHU untuk Tahun Buku 2018 mengalami peningkatan dibandingkan Tahun Buku 2017.
Adapun Bidang Usaha sebagaimana Program Kerja Tahun Buku 2018 yang telah disyahkan pada RAT Tahun Buku 2017 menurut laporan H. Tahir antara lain adalah : Unit Usaha Simpan Pinjam DNA Unit Pertokoan dan Kredit Barang.
RAT berlangsung cukup Kondusif dengan tetap menerima kritikan, sumbang saran, dan sanggahan dari segenap anggota yang hadir. (mhd)
Langganan:
Postingan (Atom)











