Tujuh Pondok Pesantren Di Kabupaten Bantaeng Terima Bantuan Pembelajaran Daring


Bantaeng, (Humas Bantaeng)
- Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren menyerahkan secara resmi peralatan Daring (Dalam Jaringan) kepada Pimpinan Pondok Pesantren di Kab. Bantaeng, Rabu (09/09/2020).

Bantuan peralatan Daring kepada tujuh Pimpinan Pondok Pesantren pada tahap pertama ini diserahkan secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus. S. Ag., M. Ag didampingi Kepala Seksi PD Pontren Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng Abd. Halim Yakub. S.Ag., MM  

Dalam kesempatan itu Kakan Kemenag mengharapkan kepada penerima Bantuan Pembelajaran Daring agar memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. 

Mudah-mudahan bantuan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik sembari sama-sama berdo’a mudah-mudahan covid-19 ini cepat berlalu dan bantuan ini adalah yang pertama sekaligus yang terakhir” tuturnya.

Pada saat itu pula dilakukan penyerahan Surat Rekomendasi pencairan Bantuan Pembelajaran Daring di Masa Covid-19 dari Dirjen Pendis Kementerian Agama RI kepada 7 pondok pesantren yang ada di Kab. Bantaeng antara lain: Pondok Pesantren As'adiyah Dapoko, Pondok Pesantren DDI Mattoanging, Pondok Pesantren Hasyim Asy'ari, Pondok Pesantren Khairul Ummah, Pondok Pesantren Riyadus Shalihin, Pondok Pesantren As'adiyah Kaloling dan Pondok Pesantren Syekh Muhammad Jafar.

Stok Darah Di PMI Menurun, PMR MA Muhammadiyah Bantaeng Gelar Bakti Sosial Donor Darah


Bantaeng, (Humas Bantaeng) -Kebutuhan darah di Indonesia belum terpenuhi seluruhnya. Berdasarkan perhitungan WHO, kebutuhan darah 2% dari jumlah penduduk atau secara nasional 5,2 juta kantong darah dibutuhkan Indonesia setiap tahunnya. Secara data, kebutuhan itu baru terpenuhi sekitar 92% yang berasal dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Penerapan physical distancing dan pembatasan aktivitas di luar rumah sejak wabah COVID-19 membuat banyak kegiatan donor darah terhenti. Hal ini menyebabkan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) dan UTD RS berkurang secara drastis, padahal kebutuhan transfusi darah tidak menurun.

Demikian halnya di Kabupaten Bantaeng selama Pandemik Covid-19 persediaan stok darah di UTD RS Prof. Dr. H. Anwar Makkatutu semakin menurun bahkan kehabisan stok darah.

Menyikapi kondisi tersebut, PMR (Palang Merah Remaja) MA Muhammadiyah Bantaeng berinisiatif menyelenggarakan kegiatan bakti sosil untuk memupuk kepedulian dan kepekaan anak-anak PMR khususnya juga seluruh lapisan masyarakat secara umum dengan berbagi melalui Donor Darah secara Sukarela.

Selain itu, Donor Darah juga dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran. Artinya ketika kita melakukan donor darah, kita sudah peduli terhadap sesama sekaligus untuk kesehatan sendiri.

"Alhamdulillah kegiatan ini dilaksanakan dengan baik dan lancar dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan, banyak masyarakat, juga aparat negara yang menyambut baik kegiatan ini". Ungkap Kamad MA Muhammadiyah Bantaeng H. Salahuddin, S.Pd.I, M.Pd.I kepada Humas Kantor Kemenag Bantaeng (Rabu, 2 September 2020)

"Pada kegiatan Donor Darah kali ini kami menyumbangkan stok darah sebanyak 31 kantong darah". Tambahnya.

Kegiatan ini juga, banyak mendapatkan dukungan dari sejumlah instansi dan lembaga/organisasi, antara lain Angkatan Muda Muhammadiyah, Lazismu Kab. Bantaeng, TNI, Kepolosian, dan PKK Kab. Bantaeng.

"Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, semangat kepekaan dan kepedulian pelajar se- Kab. Bantaeng beserta masyarakat Bantaeng semakin meningkat meskipun dalam situasi dan kondisi yang penuh keterbatasan disebabkan musibah pandemik Covid-19". Harap H. Salahuddin.

"Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pendonor sukarela kali ini dan kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan kegiataan bakti sosial PMR Wira MA Muhammadiyah Bantaeng". Pungkasnya.

FKUB Bantaeng Gelar Dilaog Kebangsaan


Bantaeng, (Humas Bantaeng) -Dengan Mengusung tema "Memperkokoh Persatuan Bangsa, Tebar Kebaikan dalam Keberagaman untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia", FKUB Kab. Bantaeng bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Polres Bantaeng menggelar Dialog Kebangsaan bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, (Kamis, 3 September 2020).

Hadir sekaligus menjadi Keynote Speaker, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin secara khusus menjadi keynote speaker pada Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng kerjasama Polres Bantaeng, FKUB dan PCNU Kab. Bantaeng, di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis Pagi.

Dialog yang dipimpin langsung oleh Ketua FKUB Kab. Bantaeng Drs. M. Asir, M.Si itu juga menghadirkan Ketua Umum PD Muhammadiyah Bantaeng H. M. Amri Pakkanna dan Ketua PCNU Kab. Bantaeng H. Muh Ahmad Jailani, S.Agz MM sebagai narasumber.

Turut hadir Kepala Kantor Kesbang Pol Linmas, Anwar Hamido, Kasat Intel Polres Bantaeng, Saharuddin, para tokoh agama, serta para tokoh masyarakat.

Bupati Bantaeng, yang juga selaku Pembina FKBU Bantaeng, dalam arahannya menghaturkan apresiasi atas inisiasi pelaksanaan kegiatan ini yang tentunya menjadi sesuatu yang penting dan menjadi kebutuhan bagi kita semua di tengah keterbatasan ruang interaksi akibat pandemi Covid-19.

Dirinya menambahkan bahwa terkait dengan pandemi Covid-19 saat ini, sejak 14 Agustus 2020, berkat dukungan seluruh masyarakat, Bantaeng telah masuk dalam zona kuning, yakni daerah dengan resiko rendah dalam penyebaran covid-19.

"Kita membutuhkan kebersamaan para tokih masyarakat dan tokoh agama untuk menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Mengapa Pemerintah selalu menghinbau agar aktivitas keagamaan senantiasa mematuhi protokol kesehatan, karena kalau bukan payung keagamaan yang menjadi contoh, siapa lagi", ujar Bupati yang disambut dengan riuh tepuk tangan para peserta.

Lebih lanjut Bupati menambahkan bahwa ditengah kondisi ini yang kita butuhkan adalah kesejukan solusi bagi kepentingan kita bersama, bukan bagi kepentingan kami bersama. "Jadi mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas".

Kakan Kemenag Bantaeng Hadiri Rakor Pelaksanaan SKB


Bantaeng, (Humas Bantaeng) -
Dalam rangka Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 yang sempat tertunda karena Pandemi Covid-19, Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, menggelar Rapat Koordinasi bersama para Kepala Kantor Kementerian Agama Kab/Kota Se Sulawesi Selatan, (Kamis(3/9/2020)z pagi.

Rapat dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Sulsel H. Faturrahman, SE, mewakili Kakanwil ini diikuti Kepala Kantor Kemenag Kab. Bantaeng didampingi Kasubag Tata Usaha H. Muhammad Tahir, S.Ag, MM bersama Kakan Kemenag Kab/kota Se sulawesi Selatan, dan Perguruann Tinggi Agama Negeri serta para Kasubag TU dan analisis Kepengawaian Kemenag Kab/Kota se Sulsel bertempat di Aula Lantai IV Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel,l.

Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) rencananya akan dilaksanakan mulai tanggal 14 - 17 September 2020 dan tanggal 19 - 22 september 2020 Dengan jumlah peserta ujian SKB Kemenag Sulsel sebanyak 983 orang yang tersebar di Kab/kota Sulawesi Selatan dimana pelaksanaan nantinya akan berlangsung di masing-masing Kemenag Kab/kota Se Sulawesi selatan, sedang untuk Kab. Bantaeng sendiri, jumlah peserta terkonfirmasi sebanyak 9 orang.

Dalam rapat tersebut juga membahas pelaksanaan SKB tes Seleksi CPNS Seluruh kegiatan SKB nantinya diselenggarakan dengan memperhatikan Pedoman dan/atau Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang ditetapkan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Adapun Protokol kesehatan terbaru saat ini adalah Keputusan Menteri Kesehatan R.I. No. HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang “Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Penetapan lokasi tes akan diupayakan dapat meminimalisir pergerakan peserta, dan juga akan dilakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab/Kota Se Sulawesi Selatan.