Kultum Ramadhan 1437 H Pokjaluh Kemenag Bantaeng Berakhir Hari Ini



Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Tak terasa Ramadhan akan meninggalkan kita, berbagai amalan telah kita jalani di waktu siang dan malam hari dengan harapan pahalanya akan dilipat gandakan oleh Allah SWT.

Salah satu program Ramadhan yang dilakoni oleh para penyuluh agama Islam yang tergabung dalam Pokjaluh (Kelompok Kerja Penyuluh) Agama Islam Kab. Bantaeng yaitu Kultum yang digelar di Mushallah Al-Ikhlas Kantor Kemenag Bantaeng ba'da Dhuhur telah berakhir hari ini, Kamis 30 Juni 2016.

Program Kultum yang dibuka oleh Kakan Kemenag Bantaeng  H. Muhammad Yunus pada hari pertama puasa ini oleh Sopyan Yasri, Sekretaris Pokjaluh Kab. Bantaeng kembali memberikan kehormatan kepada Kakan Kemenag untuk menutup secara resmi program Kultum Ramadhan Pokjaluh Kab. Bantaeng 1437 H / 2016 M ini sekaligus memberikan arahan.

Dalam arahannya, Kakan Kemenag menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya program ini dan nenyambut baik rencana Pokjaluh untuk melanjutkan program ini diluar bulan Ramadhan, sebagaimana yang disampaikan oleh Sopyan Yasri mendahului arahan Bapak Kakan Kemenag Bantaeng. Dimana menurut Sopyan, Pegawai Kemenag yang berjumlah 368 orang ditambah pegawai honorer yang terdiri dari penyuluh honorer berjumlah 115 orang, sementara guru dan staf honorer berjumlah kurang lebih 300 orang, merupakan potensi yang sangat besar guna merealisasikan program kultum ini pasca Ramadhan dengan asumsi bahwa semua pegawai Kemenag Bantaeng baik PNS maupun honorer bisa membawakan Tauziyah. Yasri menambahkan bahwa hari kerja diluar Ramadhan dalam 1 tahun berjumlah kurang lebih 200 hari, sehingga kita hanya membutuhkan kurang lebih 200 orang untuk mengisi kultum dalam setahun, dan jika setiap penceramah diwajibkan memasukkan tema kultumnya sebelum tampil, maka kita akan mendapatkan sekitar 200 tema kultum yang dapat kita jadikan referensi.

Sementara itu Kakan Kemenag menyampaikan bahwa guna mendukung rencana Pokjaluh ini, maka kiranya perlu untuk membentuk pengurus Mushalla agar kondisi Mushalla kita ini lebih terawat sehingga para muballigh kita lebih semangat lagi membawakan Tauziyahnya dan jemaah yang mendengarkan dapat lebih konsentrasi dan lebih khusuk menjalankan ibadah shalat berjamaah. Demikian Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus mengakhiri arahannya sekaligus menutup secara resmi program Kultum Ramadhan 1437 H / 2016 M.

Dalam kesempatan itu Kakan Kemenag H. Muhammad Yunus juga menyampaikan bahwa Libur Idul Fitri 1437 H di jajaran Kemenag Bantaeng dimulai hari Senin tanggal 4 Juli 2016 dan masuk kembali  pada hari Senin tanggal 11 Juli 2016.



Keluarga H. Kasiran Wakili Bantaeng Lomba Keluarga Sakinah Teladan

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan melalui Bidang Urais menggelar Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2016. Tim penilai tingkat provinsi yang terbagi dalam 3 tim menggelar Road Show ke Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan guna melakukan penilaian secara langsung kepada Keluarga Sakinah Teladan yang berhasil keluar sebagai Juara Terbaik I Tingkat Kabupaten/Kota

Kab. Bantaeng dan beberapa Kabupaten lain di wilayah Timur Provinsi Sulawesi Selatan diantaranya Kab. Jeneponto, Kab. Bulukumba, dan lain-lain disambangi oleh Tim 1 pada Tahap I Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2016 ini yang terdiri dari 3 orang antara lain: H. Sahawi, Kepala Seksi Kepenghuluan Bidang Urais, sebagai Ketua, Hj. St. Salmah, Kepala Seksi Kemasjidan dan Salman Patta, Staf/Pelaksana Seksi Pemberdayaan KUA sebagai anggota.

Penilaian berlangsung di rumah Keluarga Sakinah Teladan Terbaik 1 Tingkat Kab. Bantaeng H. Kasiran Sidy, S.Sos, M.SI dan Ny. Hj. Aisyah Kasiran, S.Sos yang beralamat di Jl. Gagak Kel. Pallantikang Kec. Bantaeng, pada hari Sabtu tanggal 25 juni 2016 yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus dan Kepala Seksi Bimas Islam beserta jajarannya termasuk Kepala KUA Kec. Bantaeng. Pada kesempatan itu Panitia menghadirkan pula Keluarga Sakinah Teladan Terbaik 2 Keluarga H. Syamsuddin AR dan Hj. Basse, S.Ag utusan dari KUA Kec. Bissappu dan Terbaik 3 H. Muh. Anas dan Hj. Sia, utusan dari KUA Kec. Eremerasa untuk menerima piala dan penghargaan langsung dari Kepala Kantor Kemenag Bantaeng.

H. Sahawi dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan ini bertujuan menjadi pembelajaran mengelola keluarga yang baik sesuai anjuran agama Islam dan juga memperkokoh nilai dan fungsi Rumah Tangga supaya semakin rukun menjadi keluarga sakinah, mawaddah warahmah.

Adapun syarat mengikuti Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan ini menurut H. Sahawi antara lain adalah: Peserta harus beragama Islam, Pasangan suami/istri sah, telah menjalani usia perkawinan selama minimal 30 tahun, dan pendidikan minimal Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat, dan yang terpenting telah berhasil mendidik putra-putrinya menjadi generasi Islami yang berhasil, karena menurut H. Sahawi, banyak Keluarga yang orang tuanya nampak sukses dan berhasil di mata masyarakat, namun putra-putrinya tersangkut narkoba, pergaulan bebas dan sebagainya. Demikian H. Sahawi mengakhiri sambutannya.






Buka Puasa Bersama Pemerintah dan Masyarakat Kab. Bantaeng

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Ribuan Masyarakat sejak sore hingga malam hari memadati Lapangan Pantai Seruni Bantaeng guna melaksanakan buka puasa dan Shalat Maghrib bersama yang digelar oleh Pemerintah Kab. Bantaeng pada hari ke-19 puasa Ramadhan yang bertepatan dengan 24 Juni 2016.

Buka puasa bersama diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an oleh Ust. Husaeruddin, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Wakil Bupati Bantaeng H. Muh. Yasin, MT mewakili bupati.

Dalam sambutannya Wabup menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu memupuk rasa kebersamaan, menjungjung solidaritas, serta meningkatkan sinergitas khususnya di jajaran pimpinan SKPD, "Dulunya, setiap Ramadhan, SKPD memiliki jadwal buka puasa masing-masing. Namun pemerintah menganggap bahwa akan lebih efektif jika digabungkan menjadi buka puasa Akbar. Dimana momen ini kita jadikan sebagai ajang silaturahmi untuk mempertemukan masyarakat dengan pimpinannya", ujarnya.

Bertindak selaku pembawa hikmah Ramadhan sekaligus Imam Maghrib adalah Muh. Amir Harunayang dilaksanakan di Tribun Pantai Seruni Bantaeng.

Dalam Acara Buka Puasa Bersama Pemerintah dan Masyarakat Kab. Bantaeng tersebut, Kantor Kemenag Bantaeng, yang dikoordinir oleh Ketua DWP Kemenag Bantaeng Ibu Hj. St. Hasnah Yunus juga ikut ambil bagian dengan ikut mengisi stand diantara puluhan stand yang diisi oleh seluruh SKPD lingkup Pemkab Bantaeng.
 








Peringatan Nuzulul Qur'an 1437 H Kab. Bantaeng Digelar Di Kec. Tompobulu

Bantaeng, (Humas Bantaeng) - Bertempat Di Masjid Besar Banyorang Kec. Tompobulu, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah beserta Wakil Bupati dan Sekretasis Daerah Kab. Bantaeng bersama unsur SKPD dan segenap  masyarakat Kab.Bantaeng memperingati Nuzulul Qur'an 1437 H / 2016, pada hari Kamis 23 Juni 2016. Hadir pula Kepala Kantor Kemenag Bantaeng H. Muhammad Yunus beserta jajarannya.



Masjid Besar Banyorang yang sedang dalam tahap penyelesaian pembangunan/rehab dengan memanfaatkan dana APBD ini merupakan salah satu alasan Bupati Bantaeng menggelar Nuzulul Qur'an 1437 H / 2016 M di Kec. Tompobulu tahun ini, hal tersebut disampaikan Bupati dalam sambutannya dihadapan para jemaah yang memadati masjid kebanggaan masyarakat Kec. Tompobulu ini. Beliau menyatakan akan merasa sangat sedih apabila menyelesaikan masa jabatannya yang sisa kurang lebih 2 tahun ini dalam keadaan Masjid Besar Banyorang tidak selesai. Untuk itu, dalam kesempatan Nuzulul Qur'an ini, beliau berjanji akan mengalokasikan kembali anggaran untuk memenuhi kebutuhan pengurus demi penyelesaian pembangunan masjid yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Banyorang Kec. Tompobulu ini nantinya. "Tadi sebelum dimulai acara saya bincang-bincang dengan pengurus, saya tanya butuh berapa lagi kira-kira untuk penyelesaian pembangunan/rehab masjid ini, dengan nada tidak yakin pengurus menjawab sekitar 500 Juta karaeng, karena tidak yakin, saya takut nanti tidak cukup lagi, maka Insya Allah saya tambah menjadi 700 juta, mudah-mudahan dengan tambahan anggaran sebesar itu Pembangunan/rehab Masjid Besar Banyorang ini akan segera rampung." demikian harapan Bupati Nurdin Abdullah.





Disamping itu, Bupati NA juga menaruh perhatian yang sangat serius terhadap kondisi penerangan jalan menuju ke Kec. Tompobulu yang cukup memperihatinkan, apalagi warga suka menaruh material dipinggir jalan menambah rawannya tingkat kecelakaan, untuk itu sebelum masa jabatannya pada periode ke dua ini berakhir, beliau berjanji jalan poros menuju ke Kec. Tompobulu ini sudah terang benderang seperti di Kota. Demikian Bupati Nurdin Abdullah mengakhiri sambutannya

Pada peringatan Nuzulul Qur'an tingkat Kab. Bantaeng kali ini panitia menghadirkan muballigh yang menurut ketua panitia M. Saeruddin (Kabag Kesra Setda Bantaeng) dalam laporannya menyampaikan bahwa pembawa hikmah Nuzulul Qur'an tingkat Kab. Bantaeng kali ini merupakan orang baru namun stok lama, karena beliau pertama kali terangkat menjadi pegawai negeri pada tahun 2005 lalu pada Departemen Agama Kab. Bantaeng, namun 2 tahun kemudian hijrah ke Makassar meninggalkan Kab. Bantaeng.

Adalah Ust Dr. Syamsul Alam, M.Ag, yang bagi sebagian pegawai Kemenag Bantaeng bukan orang asing lagi mengungkapkan bahwa, kedatangan beliau di Bantaeng ini adalah yang kedua sejak Pemerintahan Bupati Nurdin Abdullah dalam kapasitasnya sebagai penceramah, yaitu ketika membawakan tauziyah di Masjid Pantai Marina Bantaeng beberapa tahun yang lalu. Namun kedatangan beliau kali ini tidak sendiri akan tetapi ditemani istri dan anak, nah dalam perjalanan memasuki kota Bantaeng inilah istri beliau mengungkapkan kekagumannya akan indahnya Kota Bantaeng, namun begitu memasuki jalan menuju Kec. Tompobulu ini, kesan sang istri bersama anak beliau sedikit berubah dengan kondisi penerangan jalan yang sangat memperihatinkan, tapi ternyata kondisi ini telah difikirkan dan menjadi perhatian utama BupatiNA pada akhir masa jabatan beliau sebagai mana diungkapkan dalam sambutannya diawal acara tadi.

Dr. Syamsul Alam dalam tauziyahnya pada peringatan Nuzulul Qur'an tingkat Kab. Bantaeng kali ini membahas tentang esensi peringatan Nuzulul Qur'an yang jatuh pada 17 Ramadhan, bahwa Pemerintah Kab. Bantaeng memperingatinya pada malam ke 19 Ramadhan sebagaimana yang kita laksanakan pada malam hari ini adalah bukan sesuatu yang menyalahi ketentuan, karena Peringatan Nuzulul Qur'an bukan perkara syariah melainkan syi'ar. Demikian menurut Dr. Syamsul Alam.





 




Selengkapnya Hikmah Nuzulul Qur'an oleh Dr. Syamsul Alam dapat disaksikan pada tayangan dibawah ini: